cover
Contact Name
Rini Dorojati
Contact Email
jurnal.pmd@gmail.com
Phone
+6281216350083
Journal Mail Official
jurnal.pmd@gmail.com
Editorial Address
Jl. Timoho No.317, Baciro, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55225
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Masyarakat dan Desa
ISSN : 27931339     EISSN : 28280938     DOI : https://doi.org/10.47431/jmd
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal Masyarakat dan Desa is an open-access and peer-reviewed journal published by the Village Community Development Study Program, Yogyakarta "APMD" Village Community Development College. The PMD Study Program journal aims to facilitate scientific discussions related to the study. rural communities, community welfare, rural socio-economics, village governance, social movements, and sustainable community independence.
Articles 64 Documents
Dinamika Interaksi antar Etnis di Lingkungan Pemukiman Medan Estate Cindy Nurhasanah; Hulman Panjaitan; Sarah Theresia Zega; Thessa D Triputri Manurung; Hapni Laila Siregar
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 6 No 1 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika interaksi sosial antar etnis di Lingkungan Medan Estate, Sumatera Utara. Wilayah ini merupakan komunitas multikultural dengan keberagaman etnis seperti Batak, Jawa, Melayu, Tionghoa, dan lainnya. Pendekatan kualitatif dan deskriptif digunakan untuk memperoleh data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasilnya menunjukkan bahwa interaksi sosial bersifat harmonis dan saling membantu, dengan kegiatan seperti gotong royong dan partisipasi dalam acara komunitas tanpa membedakan etnis. Penggunaan bahasa Indonesia sebagai lingua franca mempermudah komunikasi dan mendukung integrasi sosial. Faktor yang mendukung termasuk toleransi, kesadaran sosial, dan rasa kebersamaan, sedangkan perbedaan budaya dan sikap etnosentris menjadi hambatan. Upaya bersama dengan menanamkan nilai toleransi dan saling menghormati sangat penting untuk menjaga harmoni sosial di masyarakat multietnis ini
Dampak Kebijakan Kartu Indonesia Pintar terhadap Kelangsungan Pendidikan Siswa Kurang Mampu di SMPN 29 Medan Endang Isnawati; Rachel Meilisa Pakpahan; Dinda Amalia Nst; Frita Rohani Manik; Alvin Putra Hariando Manik; Julia Ivanna
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 6 No 1 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak kebijakan Kartu Indonesia Pintar (KIP) terhadap kelangsungan pendidikan siswa kurang mampu di SMP Negeri 29 Medan. Permasalahan yang dikaji meliputi tiga aspek utama, yaitu dampak program KIP terhadap tingkat kehadiran dan angka putus sekolah, pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa, serta efektivitas penyaluran dana KIP dalam memenuhi kebutuhan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang dilaksanakan pada 1 April 2026. Subjek penelitian terdiri dari wakil kepala sekolah, ketua OSIS, siswa penerima KIP, dan siswa non-penerima KIP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KIP memberikan dampak positif yang signifikan, tercermin dari meningkatnya motivasi belajar, berkurangnya beban ekonomi keluarga, dan terpenuhinya kebutuhan dasar pendidikan. Pelaksanaan program berjalan secara terstruktur dan transparan melalui sistem Dapodik, verifikasi lapangan, serta koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan bank penyalur. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa keterlambatan pencairan dana dan ketidaktepatan sasaran penerima yang perlu diperbaiki
Evaluasi Pemberdayaan BUM Desa Bukit Bersemi Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Di Desa Sedayugunung Laily Purnawati; Syakila Azizatus Zahara; Syahdin Rafly Safrizal; Sherina Aurelya Putri; Danu Guswanto
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 6 No 1 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v6i1.951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Bukit Bersemi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Sedayugunung, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung. BUM Desa merupakan instrumen strategis pembangunan desa yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan potensi ekonomi lokal secara mandiri dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling, melibatkan pengelola BUM Desa dan perangkat desa. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori evaluasi kebijakan William N. Dunn yang meliputi lima indikator, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, dan responsivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUM Desa Bukit Bersemi telah berjalan cukup efektif dalam meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui berbagai unit usaha, seperti pelayanan kebutuhan pokok, jasa keuangan, dan pembiayaan modal usaha. Dari sisi efisiensi dan kecukupan, BUM Desa mampu menghasilkan profit mandiri dan membantu memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat desa, meskipun masih menghadapi keterbatasan modal dan inovasi usaha. Pemerataan manfaat sudah terlihat melalui pelibatan masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan layanan BUM Desa. Namun demikian, dari aspek responsivitas, masih diperlukan peningkatan sosialisasi agar program BUM Desa dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan inovasi usaha dan strategi komunikasi sebagai upaya meningkatkan keberlanjutan pemberdayaan ekonomi desa.
Implementasi Kebijakan BPJS Kesehatan di Puskesmas: Antara Aturan Pusat dan Harapan Warga Sidorejo di Kota Medan Agnes Elsonya Damanik; Ameytia Rizka Aulia; Friska Rehulina Br.Ginting; Rupma Riana Saragih; Thessa D Triputri Manurung; Julia Ivanna
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 6 No 1 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan BPJS Kesehatan di UPT Puskesmas Sering, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, dengan menelaah kesesuaian antara aturan yang ditetapkan pemerintah pusat dan realitas pelayanan yang dirasakan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pegawai puskesmas serta tiga informan masyarakat pengguna BPJS Kesehatan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan BPJS Kesehatan di Puskesmas Sering telah berjalan sesuai prosedur dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, dengan pelayanan yang tidak membedakan antara pasien BPJS dan pasien umum. Namun demikian, masih terdapat kesenjangan antara kebijakan pusat dengan harapan masyarakat, yang tercermin dari kendala seperti antrian panjang, waktu tunggu yang lama, keterbatasan tenaga kesehatan, fasilitas yang belum optimal, serta ketersediaan obat yang terbatas. Meskipun begitu, masyarakat secara umum memiliki persepsi positif terhadap program BPJS Kesehatan karena dinilai mampu meringankan beban biaya pengobatan.
BUM Desa sebagai Tonggak Ekonomi Desa Putera Perdana
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v5i1.584

Abstract

This study aims to determine the extent to which BUM Desa is able to become a village economic milestone, after the issuance of the Village Law many villages are competing to establish BUM Desa, some of which were born from community initiatives, some were established due to Regional Government intervention. The purpose of BUM Desa is to strengthen the economy of the community and increase the village's original income. BUM Desa is also known as a Hybrid Institution because BUM Desa is a form of collaboration between the Village Government and its citizens to utilise shared resources owned by the village for the welfare of the citizens. The method used in this research is qualitative with a case study approach to obtain in-depth data. The research results from 3 locations, namely Panggungharjo Village, Melikan Village and Bleberan Village, show that the seriousness in planning and reading the existing potential at the local level as well as the idea of presenting BUM Desa are the determining factors for the success of BUM Desa as a village economic milestone. It can be concluded that the success of BUM Desa is also determined by the type of business to be conducted and in accordance with the local potential in the village as well as the working system of BUM Desa management
Pemenuhan Kuota Hak Pekerja Penyandang Disabilitas di Kota Yogyakarta Lalu Bintang Wahyu Putra
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the implementation of the fulfillment of the quota for disabled workers in the city of Yogyakarta, as regulated in national and regional regulations. This study uses a descriptive qualitative approach, collecting data through interviews, observations, and literature studies with triangulation techniques to maintain validity. The results of the study indicate that even though regulations and institutions such as the Disability Service Unit (ULD) for Employment have been available, the fulfillment of the quota for the rights of disabled workers is still not optimal. Government agencies and BUMD have not implemented the mandate of a 2 percent quota for disabled workers. Meanwhile, on the other hand, the private sector has shown better progress in absorbing disabled workers. The low participation of disabilities in the formal sector is due to minimal access to information, lack of relevant training, and strong discriminatory practices in the recruitment and job placement process
Kepemimpinan Transformasional: Strategi Kepemimpinan Eko Suwanto Tiga Periode Sebagai Ketua Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta Juang Gagah Mardhika
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines Eko Suwanto's transformational leadership strategy during his three terms as Chair of Commission A of the Yogyakarta Special Region Regional People's Representative Council. Transformational leadership is the main foundation for understanding how Eko Suwanto succeeded in building public trust, establishing effective communication, and inspiring his followers to achieve common goals. This study employs a descriptive qualitative approach using in-depth interviews, observation, and documentation techniques. The findings reveal that Eko Suwanto's success was not solely based on political power but also on innovative strategies he implemented, such as personalised campaign approaches, social media utilisation, and participatory public services. These strategies have strengthened the image of inclusive leadership that is open to change. The impact of his leadership is evident in the improved performance of Commission A, harmonious relations between the government and the community, and increased citizen participation in public decision-making processes. This study recommends that the transformational leadership model applied by Eko Suwanto can serve as an example for other leaders in creating positive change and strengthening democracy at the local level. Thus, this study contributes to the development of leadership science, particularly in the context of public organisations and electoral politics in Indonesia
Efektivitas Pelayanan BPJS Kesehatan di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sleman Baselius Afrendi; Fikrin; Fera Arista Wardani; Agus Ferianto
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jmd.v5i1.588

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of BPJS Health services at the Public Service Mall (MPP) in Sleman Regency as part of an integrated public service innovation. The research was motivated by the observed low service utilization and limited operational presence of BPJS Health at the MPP, raising concerns regarding service effectiveness. Employing a qualitative approach with a case study method, data were collected through in-depth interviews, field observations, and documentation. The findings reveal that BPJS Health services at MPP Sleman have not functioned effectively, as assessed using four indicators: accuracy of program targeting, effectiveness of public outreach and socialization, achievement of service objectives, and the absence of regular monitoring and evaluation. The main contributing factors include the limited availability of service personnel, low daily visitor numbers, and a shift in public preference toward digital channels and mobile-based services such as Mobile Customer Service (MCS). The study recommends a comprehensive evaluation of the BPJS Health service model at MPP to better align with current public needs and behaviors
Pengaruh Pertumbuhan Wisatawan terhadap Kualitas Udara di Kota Yogyakarta (Sebuah Kajian Literatur) Uul Resia Harahap; Gunawan Wibisono; Ahmad Zaenudin; Juli Kristiarina Susanti
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid growth of tourism in Yogyakarta has brought significant economic benefits but also raised concerns about environmental impacts, particularly air quality degradation. This literature review aims to analyze the relationship between tourist growth and air quality through a systematic examination of existing studies from 2015-2024. Using systematic literature review methodology, 28 peer-reviewed articles, government reports, and relevant publications were analyzed from multiple databases. Key findings indicate that increased tourist activities contribute to elevated levels of particulate matter (PM2.5 and PM10), nitrogen oxides (NOx), and carbon monoxide (CO) concentrations, particularly in popular destinations such as Malioboro Street, Sultan Palace area, and Taman Sari. Monitoring data shows PM2.5 concentrations ranging from 45-65 μg/m³ in tourist areas, frequently exceeding WHO standards. Primary pollution sources include increased vehicular traffic with 200-300% volume increase during peak seasons, emissions from tourist transportation, hotel operations contributing to 20-40% higher energy consumption, and intensified commercial activities. The relationship is complex, influenced by seasonal variations, meteorological conditions, and urban planning policies. Temporal analysis reveals pollution peaks during school holidays and special events, with daily peaks between 16:00-19:00 when tourist activities coincide with rush hour traffic. The study concludes that sustainable tourism management strategies are urgently needed, including sustainable transportation development, tourist capacity management, and green tourism initiatives to balance economic growth with environmental preservation in Yogyakarta
Adaptive Co-Management Kearifan Lokal Dalam Tata Kelola Lingkungan Berkelanjutan Di Kabupaten Gunung Mas Desie Andreastuti; Katriani Puspita Ayu
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Masyarakat dan Desa
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas integrasi kearifan lokal masyarakat Dayak dengan pendekatan Adaptive Co-Management (ACM) dalam tata kelola lingkungan berkelanjutan di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana nilai-nilai lokal seperti pahuni, tumbang, dan sistem ladang berputar dapat diadaptasikan ke dalam kebijakan dan praktik pengelolaan lingkungan modern yang cenderung top-down. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola lingkungan di Gunung Mas berada pada fase emerging collaboration, di mana kolaborasi antaraktor negara, komunitas adat, dan organisasi mitra mulai tumbuh, tetapi belum terinstitusionalisasi secara permanen. Pembelajaran sosial terbukti menjadi mekanisme penting dalam menjembatani pengetahuan ilmiah dan tradisional, menghasilkan peta tata kelola bersama yang memengaruhi kebijakan daerah. Kesimpulannya, integrasi ACM dan kearifan lokal memperkuat legitimasi sosial dan efektivitas ekologis pengelolaan lingkungan, namun keberlanjutannya memerlukan penguatan kelembagaan, mekanisme power sharing, dan feedback loop kebijakan yang adaptif. Kata Kunci: Kearifan Lokal, Adaptive Co-Management, Tata Kelola Lingkungan Berkelanjutan