cover
Contact Name
Prima Dwi Priyatno
Contact Email
primadpriyatno@upnvj.ac.id
Phone
+6282182006202
Journal Mail Official
iesbir@upnvj.ac.id
Editorial Address
Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta MH Thamrin Building 1st Floor Jl. RS Fatmawati No. 1, Pondok Labu, South Jakarta, Indonesia 12450
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Islamic Economics and Business Review (IESBIR)
ISSN : 29649609     EISSN : 29635659     DOI : -
This journal encompasses research articles and conceptual papers in the areas: Islamic economics Islamic banking and finance Islamic microfinance Islamic philanthropy (zakat and waqf) Halal economy
Articles 86 Documents
Determinan Minat Masyarkat Menjadi Nasabah Asuransi syariah di Jabodetabek Muhammad Khusnul Fadlillah; Ade Nur Rohim
Islamic Economics and Business Review Vol 3 No 2 (2024): IESBIR, August 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59580/iesbir.v3i2.6259

Abstract

Abstract Human life has many risks that require a protection called insurance. Insurance in Indonesia only recognizes conventional insurance as time goes by, Sharia Insurance begins to be legalized. So that makes sharia insurance develop from time to time. Therefore, this research aims to describe and analyze the factors that influence people's interest in becoming sharia insurance customers in Jabodetabek. This research method has a quantitative nature, and data collection uses primary data obtained by distributing questionnaires using a purposive sampling technique with a sample of 104 respondents from five different regions. The method used to analyze the data is a multiple linear regression analysis technique using an analytical test tool, namely Statistical Product and Service Solution (SPSS). Where the results of this study are that the promotion, product and religiosity variables have a significant effect on the interest of the Jabodetabek community to become sharia insurance customers. Furthermore, each variable partially and simultaneously has a significant effect on the interest of the Jabodetabek community to become sharia insurance customers. Keywords: Sharia Insurance; Promotion; Product; Religiosity; Jabodetabek   Abstrak Kehidupan manusia memiliki banyak resiko sehingga memerlukan sebuah proteksi yang dinamakan asuransi. Asuransi di Indonesia hanya mengenal asuransi konvensional seiring berjalan waktu Asuransi Syariah mulai dilegalkan. Sehingga hal tersebut membuat asuransi syariah berkembang dari waktu kewaktu. Oleh karena itu dalam peneilitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat menjadi nasabah asuransi syariah di Jabodetabek. Metode penelitian ini memiliki sifat kuantitatif, dan penghimpunana data menggunakan data primer yang didapatkan dengan penyebaran kuesioner dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel yang didapat sebanyak 104 responden dari lima wilayah berbeda. Metode yang dihunakan untuk menganalisis data merupakan teknik analisis regresi linear berganda menggunaka alat uji analisis yaitu Statistical Product and Service Solution (SPSS). Dimana hasil dari penelitian ini bahwa variabel promosi, produk dan religiositas berpengaruh signifikan terhadap minat masyarakat Jabodetabek menjadi nasabah asuransi syariah. Selanjutnya setiap variabel secara parsial dan simultan berpengaruh secara signifikan terhap minat masyarakat jabodetabek menjadi nasabah asuransi syariah. Kata kunci: Asuransi Syariah; Promosi; Produk; Religiositas
Problematika dan Perkembangan Pasar Modal Syariah di Indonesia Hendra, Wiwi Widia Argita
Islamic Economics and Business Review Vol 3 No 2 (2024): IESBIR, August 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract In Indonesia, the sharia capital market has experienced rapid growth in line with increasing demand for sharia investment instruments. However, with the development of the Islamic capital market, various problems and challenges have emerged that need to be overcome. This study discusses the problems and development of the Islamic capital market in Indonesia with a focus on development efforts, regulatory changes and the challenges faced. The central problem is the lack of supportive regulations, thus hindering wider investment in the sharia capital market and also the lack of public literacy or knowledge of the sharia capital market is also an obstacle to the development of the sharia capital market in Indonesia. The aim of this research is to achieve an in-depth understanding of the problems and development of the Islamic capital market towards an efficient capital market. Research results The development of the sharia capital market can be seen from the development of instruments including sharia shares, sharia bonds and sharia mutual funds. This third instrument also continues to increase, although conventional remains superior, but does not reduce the performance of the sharia capital market and the interest of investors who choose sharia capital market instruments. Keyword: Problems, Sharia Capital Market, Development Abstrak Di Indonesia, pasar modal syariah telah mengalami pertumbuhan pesat seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap instrumen investasi syariah. Namun dengan berkembangnya pasar modal syariah, muncul berbagai permasalahan dan tantangan yang perlu diatasi. Kajian ini membahas permasalahan dan perkembangan pasar modal syariah di Indonesia dengan fokus pada upaya pengembangan, perubahan peraturan dan tantangan yang dihadapi. permasalahan sentralnya adalah kurangnya regulasi yang mendukung, sehingga menghambat investasi yang lebih luas di pasar modal syariah dan juga kurangnya literasi atau pengetahuan masyarakat terhadap pasar modal syariah juga menjadi kendala terhadap perkembangan pasar modal syariah di indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencapai pemahaman yang mendalam tentang problematika dan perkembangan pasar modal syariah menuju pasar modal yang efisien. Hasil penelitian Perkembangan pasar modal syariah dapat dilihat dari perkembangan instrumennya diantaranya saham syariah, obligasi syariah dan reksadana syariah. Ketiga instrumen ini juga terus mengalami peningkatan meskipun tetap saja konvensional lebih unggul tetapi tidak mengurangi kinerja pasar modal syariah dan minat para investor yang memilih instrumen pasar modal syariah. Kata kunci : Problematika, Pasar Modal Syariah, Perkembangan
Analisis Problemtika Negara-Negara Berkembang Mayoritas Muslim dalam Pembangunan Ekonomi Anwar, Sepiana; Zabrina, Tacika Nur; Haliza, Siti Nur; Ramadhan, Irsyadi; Yetti, Fitri
Islamic Economics and Business Review Vol 3 No 2 (2024): IESBIR, August 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This research examines these to understand the clash. This is not necessarily in accordance with the needs and characteristics of the people in these countries. In addition, the role of education in providing access and skills to society is analyzed to understand its relationship with economic development, but also focuses on aspects of economic and social inequality, and the impact of inequality is then discussed in this research. Concerning equal distribution of economic opportunities and community participation in economic development. To understand how political factors influence the investment environment and economic growth, we evaluate political stability as a determinant of sustainable economic development. Through a detailed analysis of these issues, this study can provide a deeper understanding of the serious challenges facing developing countries with a majority Muslim population and provide a basis for establishing more effective and comprehensive policies to support sustainable economic development. Keywords: Developing country; Muslim majority; Economic Policy            Abstrak Penelitian ini mengkaji hal ini untuk memahami benturan. Hal ini belum tentu sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat di negara-negara tersebut. Selain itu, peran pendidikan dalam memberikan akses dan keterampilan kepada masyarakat dianalisis untuk memahami hubungannya dengan pembangunan ekonomi, namun juga berfokus pada aspek kesenjangan ekonomi dan sosial, dan dampak kesenjangan kemudian dibahas dalam penelitian ini. Tentang pemerataan peluang ekonomi dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan ekonomi. Untuk memahami bagaimana faktor politik mempengaruhi lingkungan investasi dan pertumbuhan ekonomi, kami mengevaluasi stabilitas politik sebagai faktor penentu pembangunan ekonomi berkelanjutan. Melalui analisis rinci terhadap isu-isu tersebut, studi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tantangan serius yang dihadapi negara-negara berkembang yang mayoritas penduduknya Muslim dan memberikan dasar untuk menetapkan kebijakan yang lebih efektif dan komprehensif untuk mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan. Kata kunci: Negara Berkembang; Mayoritas Muslim; Kebijakan Ekonomi
Faktor yang Memengaruhi Perpindahan Merek Skincare Internasional ke Skincare Lokal Halal Rizka Yusrina; Tati Handayani
Islamic Economics and Business Review Vol 3 No 2 (2024): IESBIR, August 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59580/iesbir.v3i2.7744

Abstract

Abstract Skincare is the most popular type of cosmetic product and local skincare brands are in high demand. There are still many people who choose international skincare brands, compared to local brands, where international brands are not clear about their halalness. The factors considered are the price and the contents of the product packaging. In addition, most local brand skincare products are clearly halal and easier to find in the market and the ingredients are considered suitable for the skin type of Indonesian people. This study aims to analyze the factors that influence the switching of international skincare brands to local halal skincare. The data collection technique used the distribution of questionnaires with a likert scale. Research data analysis using data quality test and factor analysis test. The results stated that lifestyle factors, price, and halal awareness influence brand switching for halal skincare cosmetic products. Keywords: brand switching; halal awareness; halal skincare; lifestyle; price   Abstrak Skincare menjadi jenis produk kosmetik terpopular dan skincare merek lokal sudah banyak diminati. Masih banyak masyarakat yang memilih skincare merek internasional, dibandingkan merek lokal, di mana merek internasional belum jelas kehalalannya. Faktor yang dipertimbangkan adalah harga dan isi kemasan produk. Selain itu, sebagian besar produk skincare merek lokal sudah jelas kahalalannya dan lebih mudah didapatkan di pasaran serta kandungan yang dimiliki dinilai sesuai dengan jenis kulit masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang memengaruhi perpindahan merek skincare internasional ke skincare lokal halal. Teknik pengambilan data menggunakan penyebaran kuesioner dengan skala likert. Analisis data penelitian menggunakan uji kualitas data dan uji analisis faktor. Hasil penelitian menyatakan bahwa faktor gaya hidup, harga, dan kesadaran halal memengaruhi perpindahan merek produk kosmetik skincare halal. Kata kunci: gaya hidup; harga; kesadaran halal; perpindahan merek; skincare halal
Determinan Laba Per Saham Pada Bank Umum Syariah di Indonesia Sapuroh, Ayu
Islamic Economics and Business Review Vol 3 No 2 (2024): IESBIR, August 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59580/iesbir.v3i2.8826

Abstract

ABSTRACT This research aims to test and analyze the variables CR, DAR, ROA and CAR on Earnings Per Share in Islamic commercial banks listed on the Indonesia Stock Exchange. The independent variables used in this research are CR, DAR, ROA and CAR. The sample used is Sharia Commercial Banks listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2021-2022 period. In taking a sample of Sharia Commercial Banks listed on the Indonesia Stock Exchange, this research used a purposive sampling technique. This research was carried out using analytical methods such as multiple linear regression analysis, classical assumption tests in the form of normality tests, heteroscedasticity tests, multicollinearity tests and autocorrelation tests as well as partial tests and simultaneous tests. The research results provide the conclusion that CR, DAR, and CAR have no partial influence on Earnings Per Share, while ROA has a partial influence on Earnings Per Share. Apart from that, the F test proves that CR, DAR, ROA, and CAR have an influence on Earnings Per Share simultaneously. Keywords: Earning per Share, Return On Asset, Debt to Asset Ratio, Current Ratio    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis variabel CR, DAR, ROA dan CAR terhadap Laba Per Saham pada Bank umum syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini ialah CR, DAR, ROA dan CAR. Sampel yang digunakan ialah pada Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2022. Dalam mengambil sampel Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, maka penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis seperti analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik berupa uji normalitas, uji heteroskedastisitas, uji multikolinearitas dan uji autokorelasi serta uji parsial dan uji simultan. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa CR, DAR, dan CAR tidak memiliki pengaruh terhadap laba per saham secara parsial, sedangkan ROA memiliki pengaruh terhadap laba per saham secara parsial. Selain itu, uji F membuktikkan bahwa CR, DAR, ROA, dan CAR memiliki pengaruh terhadap laba per saham secara simultan. Kata-kata Kunci: Earning Per Share, Return On Asset, Debt to Asset Ratio, Current Ratio
Inovasi Pemasaran Islami: Menarik Konsumen Muslim di Era Digital Qizwini, Jimmi; Fitriana Kaban, Reny
Islamic Economics and Business Review Vol 3 No 2 (2024): IESBIR, August 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59580/iesbir.v3i2.8880

Abstract

Abstract The shifting marketing landscape due to the rise of digital technology has opened up new opportunities for companies to reach a broader range of consumers. The critical components nowadays encompass social media, mobile apps, and e-commerce platforms. However, businesses aiming to reach the Muslim market must ensure that the integration of these technologies aligns with Islamic principles to resonate culturally and gain consumer preference. Innovations in Islamic marketing play a crucial role in cultivating lasting relationships with Muslim consumers amid digital advancements. This article explores how these innovations effectively engage Muslim consumers in the digital age. Through qualitative analysis and literature review, the study critically assesses innovations in Islamic marketing and their substantial impact on consumer engagement in digital spaces. It underscores that companies integrating Sharia principles—like transparency, integrity, and social responsibility—into digital strategies can build trust and cultivate lasting loyalty. Leveraging platforms such as social media and mobile apps expands reach and enhances consumer interactions significantly. The research highlights the role of educational content rooted in Islamic values in boosting brand awareness and driving sales. Thus, innovation in Islamic marketing not only adapts to technology but also strengthens commitment to Islamic values. This study presents a unique novelty by demonstrating how the integration of digital technology with Islamic principles can craft more sophisticated marketing strategies, amplify consumer engagement, and foster enduring loyalty through the strategic optimization of digital media platforms. Keywords:Islamic Marketing, Digital Innovation, Muslim Consumers   Abstrak Perubahan lanskap pemasaran akibat kemajuan teknologi digital telah membuka peluang baru bagi perusahaan untuk mencapai jangkauan konsumen yang lebih luas. Komponen-komponen krusial saat ini meliputi media sosial, aplikasi seluler, dan platform e-commerce. Namun, bisnis yang bertujuan menjangkau pasar Muslim harus memastikan bahwa integrasi teknologi ini sejalan dengan prinsip-prinsip Islam untuk mencerminkan budaya dan mendapatkan preferensi konsumen. Inovasi dalam pemasaran Islam berperan penting dalam membina hubungan yang langgeng dengan konsumen Muslim di tengah kemajuan digital. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana inovasi-inovasi ini berhasil menarik perhatian konsumen Muslim di era digital. Melalui analisis kualitatif dan tinjauan literatur, studi ini secara kritis menilai inovasi-inovasi dalam pemasaran Islam dan dampak signifikan mereka terhadap keterlibatan konsumen di ruang digital. Studi ini menegaskan bahwa perusahaan yang mengintegrasikan prinsip-prinsip Sharia—seperti transparansi, integritas, dan tanggung jawab sosial—ke dalam strategi digital dapat membangun kepercayaan dan memupuk loyalitas yang berkelanjutan. Memanfaatkan platform seperti media sosial dan aplikasi seluler memperluas jangkauan dan meningkatkan interaksi dengan konsumen secara signifikan. Penelitian ini juga menyoroti peran konten pendidikan yang berakar pada nilai-nilai Islam dalam meningkatkan kesadaran merek dan mendorong penjualan, sehingga inovasi dalam pemasaran Islam tidak hanya beradaptasi dengan teknologi tetapi juga memperkuat komitmen pada nilai-nilai Islam itu.Studi ini menawarkan kebaruan dengan menyoroti bagaimana integrasi teknologi digital dan prinsip-prinsip Islam dapat menciptakan strategi pemasaran yang lebih efektif, memperluas interaksi, dan meningkatkan loyalitas melalui optimalisasi media digital Kata kunci:Pemasaran Islami, Inovasi Digital, Konsumen Muslim
Wakaf Tunai melalui Sukuk Negara: Sebuah Upaya menuju Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Karimah, Diva Azka; Laili, Sasmita Nurvinda
Islamic Economics and Business Review Vol 3 No 3 (2024): IESBIR, December 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The underutilization of waqf assets has driven the Indonesian government to explore innovative solutions for their empowerment, one of which is the Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) program. CWLS integrates commercial and social aspects, aiming to create a significant impact on society, particularly in supporting sustainable development programs. This study seeks to analyze the role of CWLS in achieving sustainable development and to elaborate on its contribution to various specific Sustainable Development Goals (SDGs) indicators. This research adopts a qualitative approach with descriptive analysis. The article offers a fresh perspective on the relationship between CWLS and SDGs, complementing prior studies that predominantly focus on waqf’s role in social development or climate change. The findings of this study are expected to highlight the importance of CWLS in advancing sustainable development initiatives in Indonesia. Keywords: Cash Waqf linked Sukuk, SDGs, Waqf. Abstrak Banyaknya aset wakaf yang kurang produktif mendorong Pemerintah Indonesia untuk mencari solusi guna memberdayakan aset-aset tersebut, salah satunya melalui program Wakaf Tunai berbasis Sukuk (Cash Waqf Linked Sukuk/CWLS). Program CWLS yang mengintegrasikan aspek komersial dan sosial diharapkan mampu memberikan dampak signifikan pada masyarakat, khususnya dalam mendukung program pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menghubungkan peran CWLS dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan serta menguraikan kontribusinya terhadap beberapa indikator Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Artikel ini memberikan sudut pandang baru mengenai keterkaitan antara CWLS dan SDGs, melengkapi penelitian sebelumnya yang lebih banyak berfokus pada hubungan antara wakaf dengan pembangunan sosial atau perubahan iklim. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya CWLS dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Kata kunci: Wakaf Tunai melalui Sukuk, Pembangunan Berkelanjutan, Wakaf.
Kajian Penggunaan Aplikasi Paylater Dalam Pandangan Maqashid Syariah Laili, Sasmita Nurvinda; Karimah, Diva Azka
Islamic Economics and Business Review Vol 3 No 3 (2024): IESBIR, December 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59580/iesbir.v3i3.10540

Abstract

Abstract The payment system through the paylater application on various e-commerce platforms has recently grown rapidly in Indonesia. The Buy Now, Pay Later service feature allows consumers to buy goods on credit and pay for them later. The use of this application also needs to be studied from the perspective of maqashid sharia, whether it is in accordance with its principles which focus on protecting five main aspects,This study uses a literature review method, namely collecting relevant information or references for a particular topic. The results of this study explain that the use of paylater in maqashid sharia must be adjusted to the level of need: maslahat daruriyat for urgent needs, maslahat hajiyat to support comfort and maslahat tahsiniyat which should be avoided if only for a consumptive lifestyle. Purchases of goods and transactions using paylater must be in line with the principles of maqashid sharia so that they remain in accordance with Islamic values ​​and do not cause adverse financial impacts. Transactions via paylater are permitted (mubah) as long as they do not violate the law and sharia. However, in its implementation there is an additional handling fee of 1%, an additional bai' at-taqsith fee of 2.95% and a late fine of 5%. Meanwhile, the scholars categorize late fines as usury nasi'ah. Therefore, the use of paylater is considered to comply with the principles of maqashid sharia provided that its use takes into consideration financial policies and capabilities and does not violate the sharia and applicable regulations. Keywords: Paylater, maqashid sharia, levels of need, riba nasi'ah   Abstrak Sistem pembayaran melalui layanan paylater di berbagai platform e-commerce belakangan ini semakin berkembang pesat di Indonesia. Fitur layanan Buy Now, Pay Later memungkinkan para konsumen membeli barang secara kredit dan membayarnya di kemudian hari. Penggunaan layanan ini juga perlu dikaji dari sisi maqashid syariah, Penelitian ini menggunakan metode literature review, yaitu mengumpulkan informasi atau referensi yang relevan untuk topik tertentu. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa penggunaan paylater dalam maqashid syariah harus disesuaikan dengan tingkat kebutuhan: maslahat daruriyat untuk kebutuhan mendesak, maslahat hajiyat untuk menunjang kenyamanan dan maslahat tahsiniyat yang sebaiknya dihindari jika hanya untuk gaya hidup konsumtif. Pembelian barang dan transaksi menggunakan paylater harus selaras dengan prinsip maqashid syariah agar tetap sesuai dengan nilali-nilai Islam dan tidak menimbulkan dampak finansial yang merugikan. Transaksi melalui paylater diperbolehkan (mubah) asalkan tidak melanggar hukum dan syariat. Namun, dalam penerapannya dikenakan tambahan biaya penanganan 1%, tambahan biaya bai’ at-taqsith 2,95% dan denda keterlambatan 5%. Sedangkan denda keterlambatan, para ulama mengkategorikannya sebagai riba nasi’ah. Oleh karena itu, penggunaan paylater dianggap memenuhi prinsip maqashid syariah dengan syarat penggunaannya mempertimbangkan kebijaksanaan dan kemampuan finansial serta tidak melanggar syariat dan peraturan yang berlaku. Kata kunci: maqashid syariah, tingkatan kebutuhan, Paylater,riba nasi’ah
Pengeluaran Negara untuk Perlindungan Sosial Dalam Tinjauan Ekonomi Islam Telaah APBN 2023 Marcella Nazmatul Lail; Dhia, Dinar; Rizki Mansis, Ihsan
Islamic Economics and Business Review Vol 3 No 3 (2024): IESBIR, December 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59580/iesbir.v3i3.6009

Abstract

Abstract After the Covid-19 Pandemic, the world was faced with economic uncertainties, such as the food and energy crises, soaring commodity prices, inflation, and rising interest rates. These conditions can threaten the economies of countries in the world, like Indonesia. Therefore, Indonesia needs government efforts to maintain the stability of national economic conditions, by using the state budget as a tool for fiscal policy. The field of social protection is one of the focuses of the 2023 State Budget as a safety net for society when economic conditions are not in good condition, as well as a manifestation of achieving the vision and mission of Islam, namely social welfare. This study aims to examine and relate the relevance of state spending for social protection in the 2023 State Budget in the view of Islamic Economics. The method used is library research. The results of the study show that state spending on social protection, especially the Family Hope Program and Pre-Employment Programs, has fulfilled the six rules of state spending in Islam, but the Indonesian government still needs an evaluation of a series of policies on program implementation in order to provide maximum results. Keywords: Budget, Social Protection, State Expenditure Abstrak Setelah Pandemi Covid-19, global dihadapkan ketidakpastian perekonomian, seperti krisis pangan dan energi, pelonjakan harga komoditas, inflasi, dan peningkatan suku bunga. Kondisi berpengaruh terhadap perekonomian negara-negara di dunia, seperti Indonesia. Indonesia membutuhkan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas kondisi ekonomi nasional dengan penggunaan APBN sebagai alat kebijakan fiskal. Bidang perlindungan sosial menjadi salah satu fokus APBN 2023 sebagai jaring pengaman masyarakat apabila kondisi ekonomi tidak dalam keadaan baik, salah satu wujud pencapaian visi misi Islam yaitu kesejahteraan sosial.  Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menghubungkan relevansi pengeluaran negara untuk perlindungan sosial dalam APBN 2023 dalam pandangan Ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeluaran negara pada perlindungan sosial, terutama Program Keluarga Harapan dan Pra Kerja telah memenuhi enam kaidah belanja negara dalam Islam, namun pemerintah Indonesia tetap membutuhkan evaluasi dari serangkaian kebijakan pada pelaksanaan program agar memberikan hasil maksimal. Kata kunci: Anggaran, Pengeluaran negara, Perlindungan sosial
Pengaruh Pembangunan Ekonomi Islam dengan Kesejahteraan Masyarakat Islam di Indonesia Aina Aulia, Nurul; Widyaningtias, Rizka; Syifa Rahmania, Dwiana
Islamic Economics and Business Review Vol 3 No 3 (2024): IESBIR, December 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59580/iesbir.v3i3.7011

Abstract

Abstract The development of sharia economics in Indonesia is expected to have a positive impact on the welfare of the Islamic community. Several factors that can influence the welfare of Islamic communities in Indonesia include the implementation of sharia economics, the role of Islamic charity and philanthropic institutions, social conditions and poverty, and the Islamic economic system. The implementation of sharia is expected to provide prosperity for society, while Islamic charitable and philanthropic institutions play a role in improving the economic welfare of society by carrying out good deeds for the public interest. However, there are still challenges in overcoming poverty levels and achieving equal distribution of prosperity for the entire community. Therefore, greater efforts are needed to improve the welfare of Muslims in Indonesia, both in the economic, social and justice fields. The development of sharia economics is expected to have a positive impact on the welfare of the Islamic community in Indonesia by providing a sense of justice, togetherness, kinship and being able to provide opportunities for everyone. Keywords:  Islamic Economics; Prosperity; Challenges Abstrak Pembangunan ekonomi Islam di Indonesia diharapkan dapat memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat Islam. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat Islam di Indonesia meliputi penerapan ekonomi syariah, peran lembaga amal dan filantropi Islam, kondisi sosial dan kemiskinan, serta sistem ekonomi Islam. Penerapan ekonomi syariah diharapkan dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, sedangkan lembaga amal dan filantropi Islam berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melakukan perbuatan baik untuk kepentingan umum. Namun, masih terdapat tantangan dalam mengatasi tingkat kemiskinan dan mencapai kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Islam di Indonesia, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun keadilan. Pembangunan ekonomi Islam diharapkan dapat memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat Islam di Indonesia dengan memberikan rasa keadilan, kebersamaan, kekeluargaan serta mampu memberikan kesempatan bagi siapapun. Kata Kunci: Ekonomi Islam; Kesejahteraan; Tantangan