cover
Contact Name
Prima Dwi Priyatno
Contact Email
primadpriyatno@upnvj.ac.id
Phone
+6282182006202
Journal Mail Official
iesbir@upnvj.ac.id
Editorial Address
Faculty of Economics and Business, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta MH Thamrin Building 1st Floor Jl. RS Fatmawati No. 1, Pondok Labu, South Jakarta, Indonesia 12450
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Islamic Economics and Business Review (IESBIR)
ISSN : 29649609     EISSN : 29635659     DOI : -
This journal encompasses research articles and conceptual papers in the areas: Islamic economics Islamic banking and finance Islamic microfinance Islamic philanthropy (zakat and waqf) Halal economy
Articles 86 Documents
Strategi Bauran Pemasaran (Studi Pada Produk Kerupuk Bawang Doa Ibu, kab. Malang) Hakim, Arif Luqman; Wahyudi, Wahyudi; Millatina, Afifah Nur
Islamic Economics and Business Review Vol 4 No 1 (2025): IESBIR, June 2025
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59580/iesbir.v4i1.10612

Abstract

Abstract Business activity is an activity that requires serious understanding, starting from planning what to do, the implementation stage and the monitoring stage of a business being carried out. In running a business, the important task of marketers is to be able to provide what is needed by society, both consumers and customers. The purpose of this study was to determine the marketing strategy for the product of mother's prayer onion crackers in the Islamic Economic Perspective. The method used is qualitative analysis such as observation, interviews and documentation. With a marketing strategy, the company will be ready to compete and market its products to the fullest. Keywords: Strategy;  Marketing Mix; Crisp Abstrak Kegiatan berbisnis merupakan kegiatan yang membutuhkan pemahaman yang serius, mulai dari merencanakan apa yang akan diperbuat, tahap pelaksanaannya serta tahap memonitor suatu bisnis yang dijalankan. Dalam menjalankan bisnis, tugas penting pemasar adalah dapat menyediakan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat baik konsumen dan pelanggan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui Strategi Pemasaran pada Produk Krupuk Bawang Doa Ibu dalam Perspektif Ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif seperti observasi, interview dan dokumentasi. Dengan adanya strategi pemasaran maka perusahaan akan siap bersaing dan memasarkan produk dengan maksimal. Kata kunci: Strategi; Bauran Pemasaran; Kerupuk
Integrasi Akuntansi Syariah dalam Sistem Informasi E-Commerce dengan Transaksi Berbasis Syariah Muhammad Aldi; Raditian; Muhammad Paqih Cik Ali; Peny Cahaya Azwari
Islamic Economics and Business Review Vol 4 No 1 (2025): IESBIR, June 2025
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59580/iesbir.v4i1.11054

Abstract

Abstract Rapid developments have driven significant transformations in the business world, including in e-commerce practices, which have now become a vital component of the global economic system. Amid this growth, the need to apply Sharia principles in digital transactions has gained increasing attention, especially in Indonesia, where the majority of the population is Muslim. This study focuses on how the integration of Sharia accounting into e-commerce information systems can create a more trustworthy and sustainable Sharia-based transaction ecosystem in today’s digital era. The research employs a descriptive qualitative approach, utilizing data from academic sources as well as practical and technical documentation. The findings reveal that advancements in information technology have brought major changes to the digital economy, particularly in the e-commerce sector. However, the integration of Sharia accounting with e-commerce information systems still faces several challenges, including technical, regulatory, and comprehension issues related to fiqh muamalah principles. The implications of these findings suggest that to support the growth of Sharia-compliant e-commerce, an accounting system aligned with Sharia principles is needed—one that prioritizes efficiency, transparency, and adherence to fiqh muamalah. Keywords: Digital Transactions; E-commerce; Information System; Sharia Accounting   Abstrak Perkembangan pesat mendorong transformasi signifikan dalam dunia bisnis,termasuk dalam praktik e-commerce yang saat ini menjadi hal penting dari sistem ekonomi dunia ditengah pertumbuhan ini, kebutuhan terhadap penerapan prinsip-prinsip syariat dalam transaksi digital semakin menjadi perhatian, khususnya di indonesia yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Penelitian ini berfokus pada bagaimana integrasi akuntansi syariah dalam sistem informasi e-commerce dapat menciptakan ekosistem transaksi berbasis syariah yang lebih terpercaya dan berkelanjutan di era digital saat ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sunber data yang berasal dari sumber akadameik serta   sumber praktis dan dokumentasi teknis, Hasil penelitian menunujukkan bahwa, perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam ekonomi digital, terutama dalam sektor e-commerce. Namun, integrasi antara akuntansi syariah dan sistem informasi e-commerce masih menghadapi beberapa tantangan, baik dari sisi teknis, regulatif, maupun pemahaman terhadap prinsip fiqh muamalah. Implikasi dari temuan ini yaitu, untuk memfasilitasi perkembangan e-commerce syariah, diperlukan sistem akuntansi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan mengutamakan efisiensi, transparansi, dan kepatuhan terhadap fiqh muamalah. Kata kunci: Akuntansi Syariah; E-commerce; Sistem Informasi; Transaksi Digital
Peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam Menciptakan Aksesibilitas dan Kepercayaan bagi Masyarakat untuk Berzakat Nafiah, Ilfiatun; Muhtadi, Ridan
Islamic Economics and Business Review Vol 4 No 1 (2025): IESBIR, June 2025
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59580/iesbir.v4i1.11126

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to investigate the role of the National Zakat Agency (BAZNAS) in Pamekasan Regency in increasing the ease and trust of the community to pay zakat. Zakat is expected to reduce poverty and improve community welfare, but community participation in distributing zakat through official institutions still needs to be improved. The research method currently being used is field research using a descriptive qualitative approach. The data sources used are primary data sources and secondary data. The results of the study indicate that BAZNAS Pamekasan has implemented various initiatives, both offline and online, to increase accessibility. However, the low level of socialization and understanding of the importance of paying zakat through BAZNAS is still a challenge. It is hoped that BAZNAS can be more optimal in distributing zakat and provide a wider impact on the welfare of the people in Pamekasan.. Keywords: BAZNAS, Community, Convenience, Role, Trust. AbstrakTujuan penelitian ini menginvestigasi peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kabupaten Pamekasan dalam meningkatkan kemudahan dan kepercayaan masyarakat untuk berzakat. Zakat diharapkan bisa membuat kemiskinan berkurang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun partisipasi masyarakat dalam menyalurkan zakat melalui lembaga resmi masih perlu ditingkatkan. Metode penelitian yang sedang digunakan yaitu penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Pamekasan telah melaksanakan berbagai inisiatif, baik secara offline maupun online, untuk meningkatkan aksesibilitas. Meskipun demikian, faktor rendahnya sosialisasi dan pemahaman tentang pentingnya berzakat melalui BAZNAS masih menjadi tantangan. Diharapkan, BAZNAS dapat lebih optimal dalam mendistribusikan zakat dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan umat di Pamekasan. Kata Kunci: BAZNAS, Kemudahan, Kepercayaan, Masyarakat, Peran.
Optimalisasi Strategi Marketing 4.0 pada Produk Murobahah di BPRS Sarana Prima Mandiri Pamekasan Munawaroh, Hikmatul; Muhtadi, Ridan
Islamic Economics and Business Review Vol 4 No 1 (2025): IESBIR, June 2025
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59580/iesbir.v4i1.11127

Abstract

Abstract This study aims to explore how the implementation of Marketing 4.0 strategies can be optimized to address the declining interest in murabahah financing products at BPRS Sarana Prima Mandiri Pamekasan. Over the past five years, a significant decrease in customer interest— dropping to only 5% in 2024—has presented a critical challenge to the bank's sustainability and competitiveness. This research uses a descriptive qualitative approach through field research conducted at PT BPRS Sarana Prima Mandiri. Data were collected using non-participant observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, display, and verification. The findings show that the application of the 4C components of Marketing 4.0 (Co-creation, Currency, Communal Activation, and Conversation) has contributed positively to re-engaging customers and restoring interest in murabahah financing. The study implies that the integration of digital and human-centered marketing strategies is essential for Islamic microfinance institutions to remain competitive and inclusive in the digital economy. Keywords: Marketing 4.0, BPRS, Murobahah, Financing.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi penerapan strategi Marketing 4.0 dalam mengatasi penurunan minat nasabah terhadap produk pembiayaan murabahah di BPRS Sarana Prima Mandiri Pamekasan. Selama lima tahun terakhir, terjadi penurunan signifikan dalam minat nasabah—hingga hanya 5% pada tahun 2024—yang menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan dan daya saing bank. Penelitian ini merupakan riset lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di PT BPRS Sarana Prima Mandiri. Teknik pengumpulan data meliputi observasi non-partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi Marketing 4.0 dengan pendekatan 4C (Co-creation, Currency, Communal Activation, dan Conversation) berhasil meningkatkan kembali minat nasabah terhadap produk pembiayaan murabahah. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya integrasi strategi pemasaran berbasis digital dan pendekatan manusiawi dalam mempertahankan daya saing lembaga keuangan mikro syariah di era ekonomi digital. Kata kunci: Marketing 4.0, BPRS, Murobahah, Pembiayaan
Spin Off Asuransi Syariah di Indonesia: Kajian Efisiensi dan Kinerja Keuangan Mira Rahmi; Tri Siswantini
Islamic Economics and Business Review Vol 4 No 1 (2025): IESBIR, June 2025
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59580/iesbir.v4i1.11863

Abstract

Abstract This study aims to evaluate the effectiveness of the spin-off policy for sharia business units (UUS) in Indonesia’s Islamic insurance industry, focusing on operational efficiency and financial performance. Using a literature review with a descriptive qualitative approach, the study examines academic sources, regulatory frameworks, and industry reports from the past decade. Findings indicate that the spin-off policy is intended to enhance the independence, efficiency, and growth of the Islamic insurance sector by improving governance, fostering product innovation, and increasing corporate competitiveness. However, implementation in practice faces significant challenges, including high transaction costs, substantial capital requirements, organizational restructuring, and the limited readiness of human and managerial resources. The impact of spin-offs on efficiency and financial performance varies widely, depending on institutional preparedness, parent company support, and the strategies adopted. To fully realize the benefits of spin-offs, careful planning, strong governance, and the development of skilled human resources in the sharia sector are essential, enabling companies to evolve into healthy and competitive independent entities within the national insurance landscape. Keywords: Islamic insurance; efficiency; financial performance; spin off   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan spin off unit usaha syariah (UUS) dalam industri asuransi syariah di Indonesia, khususnya dari aspek efisiensi operasional dan kinerja keuangan. Studi ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengkaji berbagai referensi akademik, regulasi, dan laporan industri selama sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan spin off diharapkan dapat memperkuat kemandirian, efisiensi, dan pertumbuhan industri asuransi syariah melalui peningkatan tata kelola, inovasi produk, dan daya saing perusahaan. Namun, implementasi spin off di lapangan masih menghadapi tantangan besar, seperti tingginya biaya transaksi, kebutuhan modal, restrukturisasi organisasi, serta ketidaksiapan sumber daya manusia dan manajemen untuk beroperasi secara independen. Dampak spin off terhadap efisiensi dan kinerja keuangan perusahaan asuransi syariah terbukti beragam, sangat dipengaruhi oleh kesiapan institusi, dukungan induk, dan strategi adaptasi yang dijalankan. Untuk mengoptimalkan manfaat spin off, diperlukan perencanaan matang, penguatan tata kelola, serta pengembangan SDM yang kompeten di bidang syariah, sehingga perusahaan dapat bertransformasi menjadi entitas mandiri yang sehat dan kompetitif di industri asuransi nasional. Kata kunci: asuransi syariah; efisiensi; kinerja keuangan; spin off
Pengembangan Model Bisnis Berkelanjutan untuk Produk Halal Priyatno, Prima Dwi; Sayuti, Muhammad Noor
Islamic Economics and Business Review Vol 4 No 1 (2025): IESBIR, June 2025
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59580/iesbir.v4i1.12092

Abstract

Abstract This study aims to explore the development of sustainable business models for halal products in Indonesia, focusing on environmentally friendly and ethical production, distribution, and marketing aspects. The research combines data from literature review, academic journals, government policies, and recent news sources to provide a comprehensive overview of the opportunities and challenges faced by the halal industry. The findings indicate that Indonesia has significant potential to become a global halal sustainable industry hub through efficient production practices, the implementation of digital technologies such as blockchain for supply chain transparency, and green marketing strategies that broaden the halal market beyond Muslim consumers to a global audience. However, internal obstacles such as limited human resources and halal certification issues, alongside regulatory and market competition challenges, still need to be addressed. Key recommendations include strengthening Environmental, Social, and Governance (ESG) principles, multi-stakeholder pentahelix collaboration, human resource development, and regulatory harmonization to enhance the sustainability and global competitiveness of Indonesia’s halal industry. Keywords: Sustainable business model; Halal products; Indonesian halal industry   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengembangan model bisnis berkelanjutan pada produk halal di Indonesia dengan fokus pada aspek produksi, distribusi, dan pemasaran yang ramah lingkungan dan etis. Studi ini menggabungkan data dari literatur, jurnal akademik, kebijakan pemerintah, dan sumber berita terkini untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai potensi dan tantangan dalam industri halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peluang besar menjadi pusat industri halal berkelanjutan melalui penerapan praktik produksi efisien, penggunaan teknologi digital seperti blockchain untuk transparansi rantai pasok, serta strategi pemasaran hijau yang memperluas pasar halal bukan hanya untuk konsumen Muslim, tapi juga pasar global yang lebih luas. Namun, masih terdapat hambatan internal seperti keterbatasan sumber daya manusia dan sertifikasi halal, serta tantangan regulasi dan persaingan pasar yang perlu diatasi. Rekomendasi utama penelitian ini meliputi penguatan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), kolaborasi multi-pihak pentahelix, pengembangan kapasitas SDM, dan harmonisasi regulasi sertifikasi untuk mendukung keberlanjutan dan daya saing global industri halal Indonesia. Kata kunci: Sustainable business model; Produk halal; Industri halal Indonesia