cover
Contact Name
Budiman Nasution
Contact Email
j.einstein@unimed.ac.id
Phone
+6281269983607
Journal Mail Official
j.einstein@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. William Iskandar Ps. V, Kenangan Baru, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
EINSTEIN (E-JOURNAL)
EINSTEIN (e-Journal) is a journal managed by the Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Medan. This journal is published three times a year (February, June, and October). EINSTEIN (e-Journal) is a scientific journal that publishes articles from the fields of physics. Various topics of physics articles that can be accepted in this journal are: Theoretical Physics Earth Physics Material Physics Instrumentation Physics Computational Physics Applied Physics
Articles 287 Documents
PENGARUH SERAT SABUT KELAPA DAN SERBUK TEMPURUNG TERHADAP UJI FISIS PAPAN PARTIKEL MENGGUNAKAN PEREKAT UREA FORMALDEHIDA Lisa Herdiana Sinurat; Ratni Sirait; Abdul Halim Daulay
EINSTEIN (e-Journal) Vol 10, No 2 (2022): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.923 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v10i2.36271

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengaruh serat sabut kelapa dan serbuk tempurung terhadap uji fisis papan partikel menggunakan perekat urea formaldehida. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh serat sabut kelapa dan seruk tempurung dengan perekat urea formaldehida dan untuk mengetahui hasil papan partikel yang paling optimum terhadap sifat fisis papan partikel. Variasi komposisi serat sabut kelapa terdiri dari 30%, 35%, 40%, 45%, 50%, tempurung kelapa 30%, 25%, 20%, 15%, 10%, dengan jumlah perbandingan komposisi yang tetap sebesar 40%. Papan partikel dicetak dan diberikan tekanan dengan beban 15 kg selama 30 menit. Parameter pengujian papan partikel meliputi: densitas, kadar air dan pengembangan tebal dengan mengacu pada SNI 03-2105-2006. Hasil uji densitas semua sampel sudah memenuhi SNI, uji kadar air yang telah memenuhi SNI yaitu sampe A, B dan C dan hasil uji pengembangan tebal yang telah memenuhi SNI yaitu sampe A, B dan C. Sampel yang paling optimum merupakan sampel A yaitu perbandingan serbuk tempurung kelapa dan serat sabut kelapa sama yaitu 30%.
PENENTUAN STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN PANAS BUMI TINGGI RAJA KABUPATEN SIMALUNGUN BERDASARKAN DATA MAGNETIK Rita N Silaban; Juniar Hutahean
EINSTEIN (e-Journal) Vol 6, No 1 (2018): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.562 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v6i1.12062

Abstract

Telah dilakukan penelitian metode geomagnetik di daerah panas bumi Tinggi Raja Desa Dolok Marawa Kabupaten Simalungun, secara geografis berada pada koordinat 476140 - 476388 N dan 348209 – 348171 E . Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui struktur batuan bawah permukaan berdasarkan nilai suseptibilitas batuan. Pengukuran medan magnet total menggunakan alat yang disebut  Proton Precession Magnetometer (PPM), penentuan posisi menggunakan Global Position System (GPS) dan penentuan orientasi arah utara menggunakan kompas geologi. Pengambilan data dilakukan secara acak dengan jumlah titik yang diperoleh sebanyak 70 titik ukur. Pengolahan data diawali dengan koreksi variasi harian, koreksi topografi dan koreksi IGRF untuk mendapatkan anomali medan magnet total. Kemudian pengolahan data anomali magnet total dilakukan dengan menggunakan program Surfer10. Untuk mendapatkan penampang anomali magnetik digunakan program Mag2dc For Windows. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh struktur batuan bawah permukaan panas bumi (kawah biru) tersusun oleh batuan dengan suseptibilitas 0,001 merupakan batu gamping, dan batuan dengan suseptibilitas 0,0009 merupakan batu pasir dan batuan dengan suseptibilitas 0,0007 dan 0,0006  merupakan lempung, dimana lapisan penudung berupa batu gamping dan lapisan lempung diperkirakan sebagai zona konduktif.Kata Kunci : Metode Geomagnetik, Suseptibilitas
SIFAT MEKANIK KOMPOSIT TERHADAP FRAKSI VOLUME SERAT ECENG GONDOK BERMATRIKS POLYESTER Mariati Purnama Simanjuntak
EINSTEIN (e-Journal) Vol 1, No 2 (2013): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.379 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v1i2.5062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanik (kekuatan tarik dan kekuatan lentur) komposit polyester dengan filler serat eceng gondok (eicchornia crassipes). Adapun tahapan penelitian ini terbagi atas dua tahap, yaitu: Tahap pertama, pembuatan spesimen komposit dengan menggunakan penguat, dengan masing-masing fraksi volume 10%, 20%, 30%, dan 40%, serta spesimen tanpa penguat dengan fraksi volume 0% sebagai pembanding. Matriks yang digunakan yaitu Polyester BQTN 157-EX Yukalac dan menggunakan katalis MEKPO. Metode yang digunakan adalah hand lay up. Tahap kedua yaitu pengujian bahan komposit uji kekuatan tarik dengan menggunakan standar ASTM D-638 tipe 4 dan uji kekuatan lentur  dengan menggunakan ASTM D-790. Dari hasil penelitian diperoleh rata-rata kekuatan tarik maksimum (maks) 31,48 MPa pada fraksi volume serat 10 : 90%. Rata-rata Modulus Young maksimum (maks)  1175,08 MPa pada fraksi volume 40 : 60%. Rata-rata regangan maksimum (maks)  7,5% pada fraksi volume serat 10 : 90%. Hasil pengujian rata-rata kekuatan lentur maksimum () sebesar 32,59 MPa terdapat pada fraksi volume serat 40 : 60%. Grafik uji tarik menunjukkan pada komposisi 10 : 90% mempunyai kekuatan tarik dan regangan tertinggi namun modulus elastisitasnya menurun. Menurunnya modulus elastisitas diakibatkan adanya rongga atau cacat pada komposit yang sangat berpengaruh terhadap sifat mekanik komposit.
KEBERADAAN SITUS CANDI BAHAL II DENGAN METODE GEOMAGNETIK Hillary Jernih; Rahmatsyah Rahmatsyah
EINSTEIN (e-Journal) Vol 7, No 2 (2019): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.411 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v7i2.13632

Abstract

Penelitian untuk mengetahui pola penyebaran anomali magnet bumi di daerah situs Candi Bahal II di Desa Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara. Dengan tujuan untuk mengetahui struktur batuan benda-benda peninggalan yang berada dibawah permukaan pada situs candi Bahal II di desa Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara. Daerah penelitian terletak pada koordinat 1⁰13’50’’ - 2⁰2’32’’ Lintang Utara dan 99⁰20’44’’ - 100⁰19’10’’ Bujur Timur. Pengukuran medan magnet total menggunakan alat kompas geologi tipe KB-14/360R, Global Position System tipe Geodesi, serta Proton Precission Magnetometer (PPM) tipe G-856AX. Pengambilan data dilakukan dengan jumlah titik sebanyak 50 titik ukur. Pengolahan data diawali dengan koreksi IGRF untuk mendapatkan anomali medan magnet total. Kemudian Pengolahan data anomali magnet total dilakukan dengan menggunakan program Surfer. Penampang anomali magnetik digunakan program Mag2dc For Windows. Nilai anomali magnetik terendah di daerah situs Candi Bahal II pada koordinat 581247 N dan 155413 E berkisar -500 nT berada pada titik ke 42. Anomali tertinggi berada  pada koordinat 581255 N dan 155402 E dengan nilai 550 nT berada pada titik ke 34.Sedangkan untuk nilai suseptibilitas yang diperoleh antara lain, lapisan dengan nilai k=0,0015 (cgs unit) diinterpretasikan sebagai endapan batu pasir (batuan sedimen) yang berada pada kedalaman 0 hingga 25 meter. Lapisan dengan nilai k= 0,04 (cgs unit) diinterpretasikan sebagai batuan andesit (batuan beku) yang berada pada kedalaman 25 hingga 50 meter. Lapisan dengan nilai k= 0,44 (cgs unit) diinterpretasikan sebagai batuan dolomit (batuan sedimen) yang berada pada kedalaman 5 hingga 55 meter. Lapisan dengan nilai k=1,26 sampai k=2,12 diinterpretasikan sebagai batu gamping (batuan sedimen) yang berada pada kedalaman 25 hingga 75 meter.Kata Kunci: Metode Magnetik, Suseptibilitas, Padang Lawas Utara.
RANCANG BANGUN ALAT PENGONTROL SUHU DAN LAMPU OTOMATIS MENGGUNAKAN ARDUINO UNO R3 SEBAGAI SISTEM PENGENDALI Abdul Hakim; Fandi Christianto Hulu
EINSTEIN (e-Journal) Vol 3, No 1 (2015): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.115 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v3i1.5451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat pengontrol suhu dan lampu otomatis dengan menggunakan Arduino Uno R3 sebagai sistem pengendali. Dalam sistem kerjanya sensor LM35 dan LDR digunakan untuk mendeteksi intensitas cahaya dan suhu ruangan dan dirangkai dengan mikrokontroler Arduino Uno R3 yang telah diprogram dengan software Arduino.IDE sehingga intensitas cahaya dan suhu ruangan yang dideteksi oleh kedua sensor diteruskan pada mikrokontroler Arduino Uno R3. Hasil pengukurannya diolah dan disimpan kedalam basis data pada Arduino Uno R3 setiap detik yang kemudian hasil pengolahan data tersebut ditangkap oleh rangkaian output yaitu lampu dan kipas sebagai perintah sehingga hasil pengukuran suhu dan intesitas cahaya dapat dilihat pada layar LCD serta lampu dan kipas dapat menyala/padam secara otomatis. Berdasarkan hasil pengujian dari sistem yang telah dibuat, dapat disimpulkan bahwa sistem alat rancangan dapat berkerja dengan baik karena hasil proses penyalaan/pemadaman lampu dan kipas terhadap Arduino Uno R3 sebagai sistem pengendali (mikrokontroler) yang tersruktur dari program dapat berjalan sesuai dengan parameter yang diharapkan, meskipun masih belum mampu mempertahankan nilai suhu secara maksimal atau tidak stabil dan tidak  linear dengan suhu rata-rata yaitu 27,89 0C. Kata Kunci : Pengontrol Suhu, Arduino Uno R3, LDR, LM35.
ESTIMASI WAKTU ULANG DAN DIMENSI PATAHAN PENYEBAB GEMPABUMI PADANG, SUMATERA BARAT 6 APRIL 2010 Ratni Sirait
EINSTEIN (e-Journal) Vol 8, No 2 (2020): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.586 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v8i2.20442

Abstract

The data used in this study are earthquake data with a magnitude of 7.8 MW, taken from the USGS (United State Geological Service) at coordinates 2.383 ° N 97.048 ° E which is right above the Sunda megathrust zone. This study aims to determine the estimated return time and fault dimensions that caused the tectonic earthquake that occurred in Padang, West Sumatra April 6, 2010. This research was conducted using a mathematical method that refers to the Weels and Coppersmith equation (1994) as well as equations from Kanamori and Anderson ( 1975). Based on the magnitude of the earthquake, which is 7.8 MW with a main slip value of 1.2 meters, the estimated return time of this earthquake is 24, 50 years, as well as the fault dimensions with a fault length of 4.66 meters, a fault width of 6.76 meters, and an area of fault 31.48 meters
Studi Penentuan Semikonduktor Melalui Kajian Celah Energi Kompleks Senyawa Be-Porfirin Menggunakan Metode Komputasi Semiempiris ZINDO/1 Alkhafi Maas Siregar; Hendro Jansya Sinaga
EINSTEIN (e-Journal) Vol 5, No 1 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.261 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v5i1.7225

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menentukan celah energi dari Be-Porfirin yang dapat digunakan sebagai bahan semikonduktor dan menganalisis penyerapan inframerah dari Be-Porfirin. Penelitian ini menggunakan software Hyperchem versi 8.0 untuk Windows 7. Celah energi dan analisis penyerapan inframerah dari Be-Porfirin diperoleh dengan metode komputasi semiempiris ZINDO/1. Adapun celah energi dihitung dari selisih energi pada energi HOMO ( Highest Occupied Molecular Orbital) dan energi LUMO ( Lowest Unoccupied Molecular Orbital ). Energi HOMO yang dihasilkan sebesar 3,535352 eV dan energi LUMO sebesar 3,856724 eV, sehingga celah energinya sebesar 0.321372. Be-Porfirin yang diberi radiasi inframerah akan menyerap energi yang mampu mengeksitasi elektron dari pita valensi menuju pita konduksi. Energi foton yang diserap harus lebih besar dari celah energi yang dihasilkan. Be-Porfirin menyerap energi foton pada panjang gelombang 2,04 µm -2,11 µm. Sesuai dengan literatur, semikonduktor memiliki celah energi 0 < Eg < 3. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Be-Porfirin dapat dijadikan sebagai bahan semikonduktor organik dan memiliki kemiripan dengan bahan semikonduktor lead selenide(PbSe). Be-Porfirin menyerap baik sinar infra merah pada area mid infrared sehingga dapat diaplikasikan dalam pembuatan sensor dalam area mid infrared.Kata kunci : Semikonduktor Organik, Porfirin, Hyperchem versi 8.0, celah energi, Inframerah
PROTOTIPE SAJADAH OTOMATIS ARAH KIBLAT DENGAN MIKROKONTROLER ARDUINO Abdul Rafid Fakhrun Gani; Yul Ifda Tanjung; Abdul Rasyid Fakhrun Gani; Aji Ibnu Khair; Muhammad Jaka Maulana; Ilham Sidiq
EINSTEIN (e-Journal) Vol 10, No 1 (2022): EINSTEIN (e-Journal)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.455 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v10i1.27801

Abstract

Prayer is an obligation for Muslims in the context of worship, which means that a Muslim is obliged to pray even though he is in a vehicle. In carrying out prayers, there are several conditions for valid prayer, including facing the Qibla direction, scholars argue that facing the Qibla direction is a valid condition for prayer. However, when a Muslim prays in a vehicle, the relative qibla direction of the place changes as the vehicle turns direction. With the aim of making it easier for Muslims to carry out prayers in a vehicle "automatic prayer rug prototype with an Arduino microcontroller" using a CMPS 12 sensor as a Qibla direction detector and assisted by a dc motor that can direct the Qibla direction when the vehicle turns automatically.
PENENTUAN LAPISAN KERAS UNTUK KELAYAKAN PEMBANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS DI PESISIR PANTAI KAHONA KABUPATEN TAPANULI TENGAH Abdul Aziz Alfaiz; Juniar Hutahean
EINSTEIN (e-Journal) Vol 5, No 3 (2017): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.691 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v5i3.12000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai resistivitas lapisan tanah kemudian mengkaitkan dengan kelayakan pembangunan  gedung bertingkat pada daerah pesisir pantai Kahona Kabupaten Tapanuli Tengah. Berdasarkan analisa nilai resistivitasnya penelitian ini  menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Schlumberger. Variasi nilai tahanan jenis akan diperoleh jika jarak masing-masing elektroda diubah, kemudian diperoleh nilai tahanan jenis yang bukan nilai sebenarnya tetapi  berupa tahanan jenis semu. Data yang diperoleh menggunakan alat Geolistrik ARES-G4 v4.7 SN: 0609135 berupa nilai resistivitas semu, kemudian diubah menjadi nilai resistivitas. Data yang diperoleh dibuat menjadi gambar model penampang dua dimensi dengan menggunakan software Res2Dinv. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah pesisir pantai Kahona memiliki nilai resistivitas yang masih rendah sekitar 4,84 Ωm sampai 105 Ωm pada lintasan pertama dan 0,865 Ωm sampai 165 Ωm pada lintasan kedua. Berdasarkan dari nilai resistivitas yang diperoleh, daerah tersebut mengandung liat/lempung pada kedalaman 1,25 – 28,7 meter. Berdasarkan hasil penelitian ini  daerah pesisir pantai Kahona belum dapat direkomendasikan untuk pembangunan gedung bertingkat karena tidak terdapat lapisan keras pada struktur  batuan bawah permukaan  tanah. Pengukuran nilai resistivitas setiap lintasan memiliki persentasi kesalahan 23,6 – 24,2 %.Kata Kunci : Geolistrik, Konfigurasi Schlumberger, Lapisan Keras.
Pengaruh Annealing Terhadap Sifat Fisis Dan Mekanik Polietilen–Grafting –Maleat Anhidride (PE-g-MAH) Halawa Erni
EINSTEIN (e-Journal) Vol 1, No 1 (2013): EINSTEIN
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.637 KB) | DOI: 10.24114/einstein.v1i1.5051

Abstract

Polimer merupakan molekul besar yang terbentuk dari unit-unit berulang yang sederhana. Plastik yang merupakan salah satu polimer telah mengambil peran teknologi yang penting karena sifatnya yang ringan dan mudah dibentuk. Plastik mengalami perkembangan dan penggunaan luas yang berkembang dengan cepat, salah satu jenis polimer adalah polietilen (PE). Dalam rangka perluasan aplikasinya, PE perlu dimodifikasi untuk memperbaiki sifat-sifatnya. Salah satunya dengan cara penempelan molekul maleat anhidride (MAH) pada PE atau dikenal dengan cara grafting atau pencangkokan molekul. Proses penempelan MAH ini dapat mengakibatkan perubahan struktur pada PE. Perubahan struktur ini berkaitan dengan kemungkinan perubahan kristalinitas. Kristalinitas akan berpengaruh pada sifat fisis (densitas) dan sifat mekanik (modulus elastisitas dan kekuatan luluh). Pada penelitian ini dilakukan beberapa pengujian, yaitu uji tarik dengan menggunakan tensile tester, uji densitas dengan menggunakan densitometer kolom dan pengujian dengan spektroskopi FTIR (Fourier Transform Infra Red). Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa PE yang tergrafting yang mendapatkan perlakukan annealing mengalami perubahan sifat fisis dan mekanik, dimana nilainya semakin besar dengan pertambahan waktu pemanasan sampai pada waktu tertentu.