cover
Contact Name
Achmad Riyanto
Contact Email
ariyanto@ub.ac.id
Phone
+62341-562454
Journal Mail Official
jtresda@ub.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono No.167, Ketawanggede, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 27982386     EISSN : 27983420     DOI : https://doi.org/10.21776/ub.jtresda
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air is a scientific journal published regularly twice per year by Water Resources Engineering Department, Universitas Brawijaya. The paper submitted in this journal covers the fields of Water Resources Information System, Water Resources Conservation, Water Resources Utilization and Efficiency, Water Structure Engineering Planning and Water Resources Engineering Basic Knowledge. The submitted paper can be a summary of research reports or scientific literature review. The language used in this journal is either English or Indonesian.
Articles 612 Documents
Studi Perencanaan Tanggul (Turap Beton dan Urugan Tanah) Sebagai Upaya Pengendalian Banjir pada Sungai Bremi Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah Syaelendra, M. Sina; Suprijanto, Heri; Sisinggih, Dian
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.35

Abstract

DAS Bremi yang berlokasi di Kabupaten Pekalongan memiliki bentuk DAS parallel, sehingga mengakibatkan besarnya kumulatif debit pada hilir, serta adanya pintu air yang tidak berfungsi dan pengaruh pasang surut menyebabkan kenaikan muka air di hulu. Pada studi ini, diperlukan analisis debit banjir rancangan kala ulang 25 tahun (Q25) untuk menganalisis tinggi muka air banjir existing dengan aplikasi HEC-RAS V.5.0.7, agar mendapatkan informasi kapasitas tampungan sungai asli. Pendesainan sungai dilakukan apabila kapasitas tampungan existing kurang mencukupi. Sungai yang dimodelkan pada studi ini dimulai dari Muara hingga pertemuan Sungai Bremi dan Meduri sepanjang 1.564 Km, dan dari pertemuan kedua Sungai tersebut ke arah hulu Sungai Bremi sepanjang 3.412 Km. Desain penampang sungai menggunakan turap beton dan urugan tanah bergantung dari lokasi ruas sungai yang ditinjau. Pada studi ini, jenis bangunan yang digunakan untuk mengganti pintu air exisiting yang tidak berfungsi adalah bendung karet. Bendung karet didesain dengan kemampuan meloloskan debit sebesar 37.796 m3/dt. Setelah melakukan desain, maka disimulasikan ulang untuk mengetahui kapasitas tampungan Sungai Bremi yang sudah didesain. Hasil akhir dari studi ini berupa besar debit banjir rancangan, desain & jenis penampang, dimensi dari bendung karet, dan analisis stabilitas desain tanggul.
Analisis Volume Limpasan Permukaan dan Erosi Tanah dengan Model Soil Conservation Service (SCS) dan Modified Universal Soil Loss Equation (MUSLE) Menggunakan Alat Rainfall Simulator Pramasela, Pramasela; Limantara, Lily Montarcih; Wahyuni, Sri
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.34

Abstract

Jumlah curah hujan melampaui laju infiltrasi dan penguapan maka akan mengakibatkan limpasan permukaan. Hujan dengan kekuatan dan butiran yang besar akan membuat tanah menjadi terkelupas dan akan menyebabkan erosi. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisi pengaruh dari intensitas hujan yang bervariasi terhadap volume limpasan permukaan dan laju erosi pada alat rainfall simulator. Studi ini dilakukan pada alat rainfall simulator dengan variasi hujan yaitu 0,5 liter/menit, 1,0 liter/menit, 1,5 liter/menit, dan 2,0 liter/menit dengan kemiringan alat rainfall simulator sebesar 5% dan tanpa vegetasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Soil Conservation Service (SCS) yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variasi intensitas hujan terhadap volume limpasan permukaan serta menggunakan metode modified universal soill loss equation (MUSLE) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variasi intensitas hujan terhadap laju erosi. Hasil dari hubungan intensitas hujan dan Volume Limpasan Permukaan tersebut menunjukan nilai koefisien determinasi (R2) yaitu sebesar 0,9993. Dan pada metode MUSLE tersebut menunjukan nilai koefisien determinasi (R2) yaitu sebesar 0,9995.
Studi Perbandingan Model Horton dan Model Philip Terhadap Karakteristik Laju Infiltrasi Pramestiningrum, Novita; Harisuseno, Donny; Fidari, Jadfan Sidqi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.36

Abstract

DAS Lesti, Kabupaten Malang mengalami alih fungsi lahan yang besar akibat pesatnya pembangunan di era modern ini sehingga  mempengaruhi laju infiltrasi. Studi ini ditujukan guna mengetahui besar laju infiltrasi dengan Model Horton dan Model Philip, kemudian didapatkan model yang memiliki prediksi paling sesuai dengan pengukuran di lapangan. Pengambilan data infiltrasi berupa hubungan antara waktu dan besarnya penurunan air di titik-titik pengukuran menggunakan alat Double Ring Infiltrometer, kemudian nilai laju infiltrasi dihitung dengan Model Horton dan Model Philip, setelah itu dilakukan uji validasi menggunakan NSE, Koefisien Determinasi, Kesalahan Relatif, MAE dan RMSE. Hasil pengukuran yang dilakukan pada empat jenis tanah di DAS Lesti didapatkan laju infiltrasi awal tertinggi dengan nilai 15,0 mm/menit yaitu pada titik 4 dan titik 11, sedangkan nilai terendah sebesar 4,00 mm/menit pada titik 12. Dari perhitungan laju infiltrasi dengan Model Horton dan Philip didapatkan bahwa Model Horton memiliki kesesuaian yang baik terhadap lapangan sehingga Model Horton lebih dipilih untuk mengestimasi laju infiltrasi pada daerah studi.
Sensitivitas Kelayakan Ekonomi Perencanaan IPAL Menggunakan Metode Stokastik Pada Tambak Udang Vanamei Di Kota Probolinggo Rizky, Moch; Andawayanti, Ussy; Lufira, Rahmah Dara
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.37

Abstract

Potensi sumberdaya perikanan dan kelautan yang dimiliki Kabupaten Probolinggo cukup besar. Dinas Kelautan dan Perikanan Probolinggo (2012) menyebutkan bahwa bandeng dan udang vanamei merupakan komoditas yang banyak dibudidayakan di tambak Kabupaten Probolinggo, namun air buangan dari tambak berpotensi mencemari lingkungan, sehingga diperlukan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) guna mengolah limbah menjadi aman untuk dikembalikan ke laut. Pembangunan IPAL direncanakan dengan beberapa alternatif kemudian dilakukan analisis kelayakan menggunakan metode Stokastik untuk mengetahui alternatif yang paling layak diterapkan dari segi ekonomi. Hasil anggaran investasi untuk pembangunan IPAL yaitu Rp 52.149.000. Biaya tersebut diperoleh dari hasil panen udang setiap tahunnya. Dengan 1 kolam tambak udang vaname didapatkan keuntungan sebesar Rp. 378.000.000. Biaya Operasi dan Pemeliharaan selama setahun yaitu Rp. 109.900.000. Berdasarkan perhitungan yang telah dirancang, dapat disarankan untuk menggunakan Alternatif 1 dengan 1 kolam produksi dan 1 kali panen dalam setahun. Dikarenakan keuntungan bersih tiap tahun terbesar yaitu Rp 297.400.694, payback periode yang singkat yaitu 1 tahun, B/C sebesar 2,12, NPV Rp 2.061.552.086, IRR 38,49% dan semua kondisi layak berdasarkan analisis sensitivitas.
Studi Optimasi Pemanfaatan Air Irigasi Pada Daerah Irigasi Kedungrejo Kabupaten Madiun Menggunakan Program Linier Rahman, Danang Nur; Sayekti, Rini Wahyu; Ismoyo, M Janu
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.44

Abstract

Daerah Irigasi Kedungrejo merupakan suatu kawasan yang termasuk dalam daerah irigasi, berada di Desa Wonoayu, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur yang sering mengalami defisit air. Penelitian ini mengkaji tentang optimalisasi dalam memanfaatkan air guna kebutuhan irigasi di wilayah Irigasi Kedungrejo. Peneliti menggunakan metode program linier dengan bantuan solver dalam menganalisis optimasi pemanfaatan air. Fungsi tujuan optimasi ini adalah intensitas tanam dan keuntungan maksimum, dengan fungsi kendala  luas lahan dan debit tersedia. Selain pola tanam eksisting, terdapat empat rencana alternatif dalam pola  tanamnya. Dari analisis debit andalan yang telah dilakukan, penulis memilih debit andalan 80% karena nilai presentase dari debit tersebut mampu mendekati/mewakili debit yang terdapat pada Daerah Irigasi Kedungrejo dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Berdasarkan hasil optimasi dengan solver, peneliti mendapatkan hasil bahwa untuk kondisi debit andalan 80% sesuai dengan pola  tanam alternatif 4, dimana penulis mendapatkan hasil intensitas tanam selama  kurun waktu satu tahun sebesar 230,52 % dan mendapatkan laba dari produksi pertanian sebesar Rp. 70.231.727.974 . MT 1  Keuntungan sebesar Rp. 42.145.036.560,-  MT 2  Keuntungan sebesar Rp. 22.020.742.374,- MT 3 : Keuntungan sebesar Rp. 6.065.949.040,-. Untuk Intensitas tanam MT 1 dan MT 2 sebesar 100% sedangkan untuk MT 3 sebesar 30,52%.
Studi Alternatif Perencanaan Rainwater Harvesting Pada Apartemen Westpoint Jakarta Barat Maulana, Firhand; Haribowo, Riyanto; Sholichin, Moh.
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa potensi air hujan yang dapat digunakan sebagai alternatif sumber air pada Apartemen Westpoint dan juga merencanakan anggaran biaya pada perencanaan pemanenan air hujan di Apartemen Westpoint. Pada penelitian ini untuk area tangkapan air hujan menggunakan 3 area. Dari hasil 3 area tangkapan maka diperoleh air hujan yang dapat di tampung pada Apartemen Westpoint yaitu sebesar 34 m3/hari dengan luas area tangkapan sebesar 1,500 m2. Tampungan pada perencanaan ini menggunakan 2 tampungan yaitu ground water tank dan roof tank dengan masing-masing kapasitasnya sebesar 34 m3 dan 4.6 m3. Pada perhitungan kebutuhan air berdasarkan jenis alat plambing pada lantai 1 sampai 3  didapatkan sebesar 17,366 m3/hari Setelah dilakukan analisa maka kebutuhan air untuk kegiatan menyiram toilet dan bak cuci tangan biasa pada lantai 1 sampai 3 dapat terpenuhi, dengan penghematan sebesar Rp 217.868 / hari yang akan menguntungkan pihak pengelola Apartemen Westpoint. Sedangkan untuk rancangan anggaran biaya perencanaan pemanenan air hujan pada Apartemen Westpoint ini sebesar Rp 292.471.563.
Analisis Hujan TRMM (Tropical Rainfall Measuring Mission) menjadi Debit dengan Metode F.J. Mock pada DAS Bango Ilham, Muhammad; Suhartanto, Ery; Fidari, Jadfan Sidqi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.42

Abstract

Keterbatasan data hujan maupun data debit menjadi masalah umum dalam analisis hidrologi. Adanya data satelit meteorologi TRMM dapat memberikan alternatif data hujan spasial yang kemudian dapat dialihragamkan menjadi data debit menggunakan permodelan metode F.J. Mock. Studi ini berlokasi di DAS Bango dengan tujuan mengetahui hasil kalibrasi dan validasi data TRMM serta debit model F.J. Mock terhadap data lapangan. Kalibrasi TRMM dilakukan dengan menggunakan persamaan regresi terpilih untuk mengkoreksi data, sedangkan kalibrasi debit model F.J. Mock dengan menentukan parameter yang mempengaruhi model agar sesuai debit lapangan. Validasi menggunakan parameter statistik Root Mean Squared Error (RMSE), Nash Sutcliffe Efficiency (NSE), Kesalahan Relatif (KR), dan Koefisien Korelasi (R). Hasil kalibrasi dengan TRMM terkoreksi terbaik pada data 9 tahun dengan validasi terbaik pada data 4 tahun ditunjukkan NSE=0,817. Hasil kalibrasi debit model F.J. Mock terbaik pada data 5 tahun dengan validasi terbaik pada data 1 tahun ditunjukkan NSE=0,712. Alihragam TRMM menjadi debit metode F.J. Mock dengan kisaran nilai i=0,20; k=0,55-0,65; ISM=19-76 mm; m=31%; SMC=200 mm. Dari keseluruhan analisis, dapat disimpulkan data debit model F.J. Mock dari hujan TRMM dapat digunakan untuk memprediksi data debit lapangan karena menghasilkan nilai yang mendekati.
Studi Perencanaan Dinding Penahan Sebagai Upaya Penanganan Kelongsoran Lereng Pada Ruas Jalan Trenggalek - Ponorogo Provinsi Jawa Timur Rosdiyono, Anangga; Hendrawan, Andre Primantyo; Asmaranto, Runi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.46

Abstract

Kegagalan lereng dan tanah longsor masih menjadi masalah serius dan sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Bila terjadi kegagalan lereng ini maka dapat menyebabkan kerugian baik secara materil dan imateril. Studi kegagalan lereng ini berada di ruas jalan Trenggalek – Ponorogo (Km 16+650 – Km 17+750) dan (Km 17+400 – Km 17+550) Provinsi Jawa Timur dimana memiliki kondisi topografi curam. Dari berbagai macam faktor penyebab kegagalan lereng dan tanah longsor maka perlu mengetahui faktor aman lereng pada ruas jalan Trenggalek – Ponorogo. Dari hasil analisis stabilitas lereng asli menggunakan bantuan software Geo5 didapatkan hasil bahwa nilai faktor aman terhadap stabilitas lereng  ≤ 1,5 tanpa adanya pengaruh gempa. Sedangkan untuk stabilitas lereng dengan pengaruh gempa didapatkan hasil faktor aman terhadap lereng alami ≤ 1,1. Berdasarkan analisis nilai faktor aman kondisi eksisting yang menyatakan bahwa lereng asli tidak aman oleh sebab itu, perlu adanya perbaikan lereng menggunakan dinding penahan sebagai upaya penanganan kelongsoran lereng. Dari hasil analisis stabilitas lereng kembali setelah adanya perbaikan lereng dengan dinding penahan menunjukan nilai angka aman yang lebih baik dengan kondisi tanpa gampa dengan nilai ≥ 1,5 dan nilai angka aman ≥ 1,1 akibat beban gempa. Sedangkan untuk mengatasi masalah kegagalan lereng menggunakan dinding penahan membutuhkan anggaran biaya sebesar Rp. 11.934.155.000,00.
Evaluasi Dimensi dan Stabilitas Tanggul Kali Lamong di Kabupaten Gresik Jawa Timur Dwi Lestari, Febby Sekar; Hendrawan, Andre Primantyo; Prayogo, Tri Budi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.39

Abstract

Pembangunan tanggul tanah merupakan metode pengendalian banjir yang umum dipakai di wilayah perkotaan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas tanggul urugan tanah Kali Lamong dalam berbagai kondisi dan untuk mengevaluasi keamanan tanggul dengan bantuan grafik evaluasi (evaluation chart). Penelitian ini dilaksanakan di Kali Lamong, Propinsi Jawa Timur.  Software yang digunakan untuk analisa stabilitas lereng adalah AutoCAD dan GeoStudio SLOPE/W. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi kondisi tanah yang paling aman/stabil untuk pembangunan tanggul adalah variasi I, III, dan V. Parameter kondisi tanggul yang paling direkomendasikan adalah kondisi tanah variasi I, III, dan V, dengan tinggi tanggul bagian dalam (water-side) 3 m dengan setiap variasi tinggi jagaan. Grafik evaluasi menunjukkan pengaruh parameter kondisi tanah, geometrik, dan muka air terhadap nilai faktor keamanan tanggul eksisting Kali Lamong. Dari grafik evaluasi stabilitas tanggul eksisting Kali Lamong diketahui bahwa pada setiap parameter variasi kondisi tanah untuk sisi tanggul bagian dalam (water-side) mengalami kenaikan nilai faktor keamanan ketika tinggi tanggul bagian dalam (water-side) bertambah sedangkan untuk sisi tanggul bagian luar (land-side) mengalami penurunan nilai faktor keamanan ketika tinggi tanggul bagian dalam (water-side) bertambah.
Analisa Karakteristik Genangan Berdasarkan Kejadian Hujan dan Laju Infiltrasi Widyaningrum, Anditya Ika; Harisuseno, Donny; Wahyuni, Sri
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.40

Abstract

Sub DAS Lesti memiliki lahan kritis yang tinggi, karena penggunaan lahan tidak sesuai potensinya. Perubahan lahan untuk area pemukiman berdampak pada penutupan lahan oleh permukaan impermeable, sehingga terjadi peningkatan limpasan air hujan dan berkurangnya nilai kapasitas infiltrasi. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan analisis karakteristik genangan. Air hujan akan menggenang jika intensitas hujan melebihi kapasitas infiltrasi. Analisis hidrologi didapatkan hujan rancangan pada kala ulang 2, 5, 10, dan 20 tahun, selanjutnya dilakukan perhitungan intensitas hujan dengan Metode Mononobe. Sedangkan pengukuran laju infiltrasi menggunakan Double Ring Infiltrometer. Kurva laju infiltrasi pengukuran sangat fluktuatif, sehingga perlu pendekatan infiltrasi hitung dan Rumus Horton. Dari penggabungan pola kejadian hujan dalam bentuk hyetograph dan kurva laju infiltrasi maka dihasilkan tinggi dan waktu genangan. Perkalian tinggi genangan dan luas area penelitian diperoleh volume genangan. Hasil perhitungan diperoleh kejadian genangan infiltrasi hitung lebih besar daripada infiltrasi Horton. Dimana kejadian genangan berbanding lurus dengan waktu genangan, namun berbanding terbalik dengan tinggi dan volume genangan.