cover
Contact Name
Winsyahputra Ritonga
Contact Email
winsyahputra@gmail.com
Phone
+6281376204129
Journal Mail Official
winsyahputra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar Psr V Medan, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika)
ISSN : 23374624     EISSN : 25498258     DOI : https://doi.org/10.24114/inpafi
Core Subject : Science,
Jurnal Inpafi dikelola oleh prodi Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini merupakan hasil penelitian bidang Pendidikan fisika dan bidang rekayasa fisika lainnya. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk elektronik dan cetak oleh prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED. Agenda Jurnal Inpafi menjadi penting perannya bagi Prodi Pendidikan Fisika FMIPA UNIMED, dalam mendorong terbangunnya inovasi Pendidikan fisika yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan daerah, nasional maupun global. Sesuai dengan kapasitasnya dan dilandasi oleh kepentingan nasional, Jurnal Inpafi diterbitkan sebagai wadah mempermudah masyarakat khususnya dosen Prodi Fisika FMIPA UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 415 Documents
EFEK MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN ALAT PRAKTIKUM TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI POKOK ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE Ukhtikhumayroh Ukhtikhumayroh; Rahmatsyah Rahmatsyah
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 8, No 4 (2020): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.895 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v8i4.21144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning (PBL) berbantuan alat praktikum terhadap kemampuan pemecahan masalah pada materi poko elastisitasdan hukum Hooke. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain penelitian two group pretest -Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA SMA Negeri 13 Medan. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu XI MIA-5 sebagai kelas eksperimen dan XI MIA-4 sebagai kelas kontrol yang diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah dalam bentuk essay dengan jumlah soal sebanyak 6 soal yang telah divalidasi oleh validator. Hasil analisis data, diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing 29,17 dan 28,30. Setelah diberi perlakuan, hasil postes nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing 71,64 dan 63,44. Berdasarkan uji t menggunakan program SPSS menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan karena penerapan model PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah.Kata Kunci: Problem based learning (PBL), kemampuan pemecahan masalah, elastisitas dan Hukum Hooke
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK BESARAN DAN SATUAN DI KELAS X SEMESTER I SMA SWASTA BUDI AGUNG MEDAN T.P. 2014/2015 Amir Hamzah Lubis; Pintor Simamora
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 1 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.226 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i1.5411

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah (problem based learning) dan modelpembelajaran konvensional terhadap hasil belajar dan aktivitas siswa pada materi Besaran, Satuan dan Pengukuran. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Swasta Budi Agung Medan yang terdiri dari 6 kelas, yang seluruh siswanya berjumlah 250 orang siswa. Sampeldalanm penelitian ini diambil 2 kelas yang ditentukan secara cluster rondom sampling yaitu kelas X-1 yang terdiri dari 40 orang sebagai kelas eksperimen dan X-2 yang terdiri dari 40 orang siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan ada 2 jenis, yaitu : 1. Tes hjasil belajar dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 20 soal dengan lima pilihan jawaban yang sebelumnya telah dilakukan uji persyaratan tes, 2. Lembar observasi aktivitas siswa demgan menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah. Dari data penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 52,5 dengan standar deviasi 13,0 dan kelas kontrol adalah 53,3 dengan standar deviasi 13,6. Setelah diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan modelpembelajaran berdasarkan masalah dan kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional, diperoleh nilai postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 73,6 dan standar deviasi 10,3 dan kelas kontrol 60,8 dan standar deviasi 12,9. Hasil uji t menunjukkan ada pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap hasil siswa pada materi pokok Besaran dan Satuan di kelas X Semester I SMA Swasta Budi Agung Medan T.P 2014/2015.   Kata Kunci : pembelajaran berdasarkan masalah, hasil belajar,aktivitas.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 1 HABINSARAN T.P. 2012/2013 Jenopa Pardosi; Mara Bangun Harahap
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 3 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.506 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i3.1990

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together berbantuan peta konsep terhadap hasil belajar kognitif dan aktivitas siswa pada materi pokok Listrik Dinamis kelas X semester II SMA Negeri 1 Habinsaran T.P. 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Habinsaran terdiri dari 6 kelas berjumlah 232 orang. Sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling, yaitu Kelas X-2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 32 orang dan kelas X-1 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 40 orang. Instrumen yang digunakan ada 2, yaitu  tes hasil belajar dan lembar observasi aktifitas belajar siswa. Tes hasil belajar dibuat dalam bentuk pilihan berganda dengan 5 option  sebanyak 20 soal. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji t. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata postes dengan kelas eksperimen 74,06 dan kelas kontrol 63,13. Rata-rata keseluruhan aktivitas belajar siswa adalah 72,60 termasuk kategori aktif. Hasil uji t postes untuk α=0,05 dan dk=70, diperoleh thitung = 4,55 dan ttabel = 1,669, sehingga thitung> ttabel, ini berarti nilai rata-rata postes pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together berbantuan Peta Konsep terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok listrik dinamis kelas X Semester II SMA N 1 Habinsaran T.P. 2012/2013.   Kata kunci : kooperatif learning tipe NHT, peta konsep, hasil belajar, aktivitas ABSTRACT This study aimed to determine the effect of cooperative learning model Numbered Heads Together assisted concept mapping on learning outcomes of students' cognitive and activity in the subject matter Dynamic Electricity in the second half in class X SMA Negeri 1 Habinsaran TP 2012/2013. The study was quasi-experimental with the entire population of tenth grade students of SMA Negeri 1 Habinsaran consists of 6 classes and 232 people. Samples were taken 2 classes are determined by random cluster sampling technique, the Class X-2 as an experimental class with 32 students and the number of classes X-1 as a control class with the number of students 40. There are 2 instruments used, namely achievement test and observation sheets siswa. Tes learning activities learning outcomes is made in the form of multiple choice with option 5 of 20 questions. Hypothesis test used was t-test. The results obtained average posttest with experimental class 74.06 and a grade control with 63.13. Overall average is 72.60 students' learning activities including active category. T-test post-test results for α = 0.05 and df = 70, obtained t = 4.55 and t table = 1.669, so that tcalculation > ttable, the mean value of the average post-test in the experimental class higher than the control class, so it can be concluded that there is influence of cooperative learning model aided Numbered Heads Together concept map on learning outcomes of students in the subject matter of Dynamic Electricity in the second half in class X  SMA N 1 Habinsaran TP 2012/2013. Keywords : cooperative learning type NHT, concept map, learning outcomes, activities
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI FLUIDA STATIS DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 9 MEDAN T.P.2016/2017 Ica Indriyanti Manullang; Rappel Situmorang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 5, No 3 (2017): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.817 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v5i3.9118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (NHT) pada`materi pokok fluida statis di kelas X semester II SMA Negeri 9 Medan T.P 2016/2017. Jenis penelitian adalah quasi eksperimen, dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling dengan mengambil dua kelas dari empat kelas yaitu kelas X MIA 2 sebagai kelas eksperimen dan X MIA l sebagai kelas kontrol. Data hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 33,88 dan nilai rata-rata pretes kelas kontrol 36,94. Setelah diberikan perlakuan yang berbeda, diperoleh hasil postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 81,25 dan kelas kontrol 76,11. Hasil observasi di kelas eksperimen menunjukkan aktivitas siswa denhan kategori aktif. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji beda (uji-t) diperoleh ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok fluida statis di kelas X semester II SMA Negeri 9 Medan T.P 2016/2017. Kata Kunci: Kooperatif tipe NHT, hasil belajar, fluida statis, aktivitas
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR Nita Ariany Purba; Makmur Sirait
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 4 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.449 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i4.5395

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa dan mengetahui aktivitas siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan two group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X Semester II yang terdiri dari 5 kelas berjumlah 235 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling sebanyak 2 kelas yaitu kelas X-1 yang berjumlah 39 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas X-4 yang berjumlah 35 orang sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan yaitu tes hasil belajar berbentuk pilihan berganda dengan jumlah 15 soal dan lembar observasi aktivitas siswa yang diamati oleh dua observer. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t setelah data berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan analisis data dan uji hipotesis diperoleh bahwa ada pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok suhu dan kalor dan aktivitas siswa dikategorikan aktif.   Kata kunci : inquiry training, hasil belajar.
PEMBELAJARAN BERBASIS LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) MENGGUNAKAN MOODLE TERHADAP PENINGKATAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA Enjelina Siagian; Nurliana Marpaung; Mariati Purnama Simanjuntak
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 9, No 3 (2021): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.485 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v9i3.27792

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemandirian belajar siswa SMP N 24 Medan di saat pandemi covid-19. Masa pandemi covid-19 yang mengharuskan siswa belajar di rumah untuk dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian eksperimen. Sampel penelitian terdiri dari satu kelas yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa angket. Angket divalidasi terlebih dahulu oleh ahli fisika. Angket kemandirian yang diukur terdiri dari 40 pernyataan yang terdiri dari tujuh indikator, yaitu: percaya diri, mampu bekerja sendiri, mampu mengambil keputusan, bertanggung jawab, hasrat bersaing maju, disiplin, dan aktif dalam belajar. Data kemandirian belajar diperoleh dari lembar angket kemandirian belajar siswa pada materi cahaya dan alat optik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pembelajaran dengan menggunakan learning management system (LMS) menggunakan moodle dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa pada materi Cahaya dan Alat Optik pada siswa SMP N 24 Medan.Kata Kunci: LMS, moodle, kemandirian belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN SIKAP ILMIAH SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS Yusra Julia Br Maha; Ida Wahyuni
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 4, No 1 (2016): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.294 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v4i1.5443

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap keterampilan proses sains dan sikap ilmiah siswa pada materi pokok listrik dinamis. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan populasi seluruh siswa kelas X MAN Kabanjahe yang terdiri dari 6 kelas. Sampel penelitian diambil 2 kelas dengan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan terdiri dari tes keterampilan proses sains berbentuk uraian, lembar observasi keterampilan proses sains, dan tes sikap ilmiah menggunakan angket. Pengujian hipotesis dilakukan pada data yang berdistribusi normal dan homogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran inquiry training terhadap keterampilan proses sains dan sikap ilmiah siswa pada materi pokok listrik dinamis.   Kata kunci : inquiry training, keterampilan proses sains, sikap ilmiah  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) DENGAN MENGGUNAKAN PETA KONSEP TERHADAPHASIL BELAJAR SISWA PADA MATERIPOKOK ZATDAN WUJUDNYA KELASVII SEMESTER I SMP NEGERI 1 AIR PUTIH T.P 2013/2014 Saanatun .; Nurdin Siregar
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 4 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.478 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i4.2116

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Students Teams Achievement Division)  terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok zat dan wujudnya di kelas VII semester I SMP Negeri 1 Air Putih T.P. 2013/2014 dan mengetahui aktivitas belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Students Teams Achievement Division). Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian two group pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII Semester I SMP Negeri 1 Air Putih  yang berjumlah 210 siswa yang terdiri dari sembilan kelas. Sampel penelitian ini diambil dua kelas yaitu kelas VII-9 (sebagai kelas eksperimen) dan kelas VII-6 (sebagai kelas kontrol) yang masing-masing berjumlah 30 orang yang ditentukan dengan cara Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 16 soal dan lembar observasi aktivitas. Uji hipotesis menggunakan t. Hasil pretes nilai rata-rata kelas eksperimen 31,458 dengan standar deviasi 10,571 dan nilai rata-rata pretes kelas kontrol 27,917 dengan standar deviasi 96,269. Hasil uji t pretes diperoleh thitung = 1,336, ttabel = 1,984. Setelah diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Students Teams Achievement Division) dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional, diperoleh nilai aktivitas siswa dalam dua kali pertemuan, yaitu 60,63, dan 78,75, sehingga rata-rata aktivitas belajar siswa adalah 69,69 dengan kategori aktif. Nilai postes diperoleh dengan hasil rata- rata postes kelas eksperimen 74,793 dengan standar deviasi 9,764 dan nilai rata – rata postes kelas kontrol 68,333 dengan standar deviasi 8, 829 pada taraf signifikan α = 0,05 diantara dk=40 dan dk=60 . Hasil uji t satu pihak postes diperoleh thitung =2,67, ttabel = 1,662 (thitung > ttabel), maka H diterima yakni ada pengaruh hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD (Students Teams Achievement Division) pada  materi pokok zat dan wujudnya di kelas VII Semester I SMP Negeri 1 Air Putih T.P. 2013/2014.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA PETA PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Riskandi S Hutasoit; Togi Tampubolon
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 6, No 1 (2018): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.001 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v6i1.9495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model problem based learning (PBL) menggunakan media peta pikiran terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok suhu dan kalor di kelas X-MIA semester II SMA Negeri 2 Tarutung T.A. 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experiment dengan menggunakan two group pretest-postest design dengan populasi seluruh siswa kelas X MIA terdiri dari 4 kelas dengan teknik random sampling, yaitu kelas X MIA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa dalam bentuk essay sebanyak 10 soal dan instrumen lembar observasi aktivitas menyelidiki siswa. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata postest dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 77,1 dan kelas kontrol 72,3. Selama proses pembelajaran PBL menggunakan media peta pikiran berlangsung dilakukan pengamatan terhadap aktivitas siswa, dimana hasilnya dikategorikan aktif sejalan dengan peningkatan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil uji t diperoleh menunjukkan ada pengaruh yang signifikan model PBL menggunakan media peta pikiran terhadap hasil belajar siswa pada materi suhu dan kalor di kelas X-MIA semester II SMA Negeri 2 Tarutung T.A. 2016/2017.Kata Kunci : model problem based learning, hasil belajar, aktivitas.
PENERAPAN FUNGSI MANAJEMEN DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DI SMAN 7 MEDAN Yeni Megalina
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 7, No 3 (2019): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.684 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v7i3.14576

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui penerapan fungsi-fungsi manajemen dalam pembelajaran Fisika di SMAN 7 Medan (2) Untuk mengetahui permasalahan guru dalam menerapkan fungsi-fungsi Manajemen pada proses pembelajaran Fisika di SMAN 7 Medan. Subjek penelitian ini adalah guru bidang studi fisika di SMAN 7 Medan sebanyak 2 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini  mengunakan tehnik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: (1) Guru pertama  menerapkan fungsi-fungsi manajemen dengan hasil angket 78 % tergolong  baik, sedangkan guru kedua  menerapkan  mendapatkan fungsi-fungsi manajemen dengan hasil angket 65 % tergolong sedang. (2) Dari ke-empat fungsi manajemen, beberapa masalah masalah yang dihadapi guru pertama dan kedua  dalam penerapan fungsi manajemen yaitu:  (1) Guru kurang mengikuti perkembangan teknologi; (2) Rendahnya kualitas pendidik; (3) Kurangnya tanggung jawab siswa; (4) Fasilitas sekolah banyak yang tidak bisa digunakan; (5) Sarana dan prasarana yang tidak lengkap; (6) Waktu yang terbatas. (7) Pemahaman guru tentang sistem pendidikan masih rendah.Kata Kunci : Fungsi-Fungsi Manajemen, Pembelajaran

Page 10 of 42 | Total Record : 415