cover
Contact Name
Ghullam Hamdu
Contact Email
ghullamh2012@upi.edu
Phone
+6285294819001
Journal Mail Official
pedadidaktika.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Core Subject : Education, Social,
Bahasa SD, Matematika SD, IPA SD, PKN SD, IPS SD, Seni SD, Penjaskes SD, Karakter SD, serta Bimbingan dan Konseling SD
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA" : 26 Documents clear
Instrumen Penilaian Kinerja pada Pembelajaran Tematik Berbasis Outdoor Learning di Sekolah Dasar Ade Yulianto; Hodidjah Hodidjah; Ghullam Hamdu
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.351 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7203

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan instrumen penilaian kinerja pada pembelajaran tematik berbasis outdoor learning disekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengembangkan instrumen penilaian berupa rubrik penilaian kinerja pada pembelajaran tematik berbasis outdoor learning di sekolah dasar sesuai dengan prosedur penialian pada kurikulum 2013; 2) memvalidasi instrumen penilaian yang dilakukan melalui validasi ahli; 3) menguji coba rubrik penilian kinerja pada pembelajaran tematik berbasis outdoor learning di sekolah dasar. Tahapan penelitan ini menggunakan metode Design Based Research. Pengembangan metode ini terdiri dari 4 tahap yaitu 1) identifikasi dan analisis masalah oleh peneliti dan praktisi secara kolaboratif; 2) mengembangkan solusi yang didasarkan pada patokan teori, design principle yang ada dan inovasi teknologi; 3) melakukan proses berulang untuk menguji dan memperbaiki solusi secara praktis; 4) refleksi untuk menghasilkan design principle serta meningkatkan implementasi dari solusi secara praktis. Hasil pada penelitian ini berupa 1) instrumen penialian berupa rubrik penilaian kinerja pada pembelajaran tematik berbasis outdoor learning di sekolah dasar; 3) rubrik penialian kinerja pada pembelajaran tematik berbasis outdoor learning di sekolah dasar terdiri dari rubrik penilaian kinerja untuk individu dan rubrik penilaian kinerja untuk kelompok untuk 2 pembelajaran; 2) instrumen penilaian (rubrik penilaian kinerja) ini, berdasatrkan validasi oleh para ahli dinyatakan layak digunakan sebagai bentuk penilaian; 3) berdasarkan uji coba tahap satu dan tahap dua, rubrik penialian kinerja ini memiliki tingkat kesamaan diatas 80% pada penskoran yang dilakukan oleh para observer. Hasil yang diperoleh dari keseluruhan dalam penelitian pengembangan ini bahwa instrumen penialian kinerja berupa rubrik dikatakan valid dan reliabel (ajeg) sebagai bentuk penilaian.Kata kunci : penilaian kinerja, rubrik, outdoor learning.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE NHT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS Elia Cahyani; Sumardi Sumardi; mo Halimah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.157 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7232

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan penggunaan model pembelajaran konvensional yang masih mendominasi dan menjadi model yang paling sering digunakan oleh guru. Proses pembelajaran dirasakan jenuh karena siswa tidak dibiasakan untuk berinteraksi dan berpartisipasi secara aktif. Permasalahan tersebut dapat mempengaruhi rendahnya hasil belajar siswa. Untuk mengatasi permasalahan yang telah disebutkan, peneliti memilih dan menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe NHT yang didasarkan atas studi pustaka yang telah dilakukan. Tujuan penelitian ini secara umum yaitu untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran cooperative learning tipe NHT terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi penjajahan pada masa Belanda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Pahlawan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Dari hasil analisis data, diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar siswa setelah diberikan perlakuan di kelas eksperimen adalah 85,2 sedangkan di kelas kontrol rata-rata hasil belajarnya adalah 70. Dari uji perbedaan rata-rata normal gain memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata nilai normal gain antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan model cooperative learing tipe NHT lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.
Model Polya untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Soal Cerita Luas Daerah Persegi dan Persegi Panjang Meris Aristiani; Epon Nur'aeni L; Oyon Haki Pranata
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.916 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7237

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal cerita. Peneliti menemukan salah satu alternatif pemecahan masalah melalui penerapan model polya pada pembelajaran yang diasumsikan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Perencanaan pembelajaran dengan menerapkan model polya; 2) Pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan model polya; 3) peningkatan hasil belajar siswa pada soal cerita dengan menerapan model polya. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis dan MC Taggart sebanyak 3 siklus digunakan untuk mendapatkan data penelitian di SD yang berada di Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya. Aktivitas siswa meningkat disetiap siklusnya yaitu siswa lebih memahami tahap menyelesaikan soal cerita dan lebih percaya diri dalam mengkomunikasikan hasil diskusi. Hasil belajar siswa pada siklus I mencapai nilai rata-rata kelas 70,22. Siklus II mencapai nilai rata-rata kelas 82,39 sedangkan pada siklus ke III mencapai puncak peningkatan dengan nilai rata-rata kelas 83,26. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model polya pada soal cerita luas daerah persegi dan persegi panjang dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
ANALISIS PEMBELAJARAN MENULIS NARASI BERDASARKAN KINERJA GURU DI SEKOLAH DASAR Ratnasari Komala Setiawan; Dian Indihadi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.231 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7333

Abstract

Abstrak Kinerja guru merupakan salah satu komponen yang penting dalam menentukan keberhasilan pembelajaran. Kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran tidak boleh sembarangan. Kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran menulis narasi diimplementasikan berdasarkan tahapan proses menulis dan langkah-langkah menulis narasi. Penelitian dilaksanakan di 12 Sekolah Dasar mitra UPI Kampus Tasikmalaya. Tujuan umum penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran menulis narasi berdasarkan kinerja guru di Sekolah Dasar. Kemudian tujuan khusus penelitian ini untuk mendeskripsikan penentuan topik karangan narasi berdasarkan tema, pemilihan dan penyusunan gagasan utama untuk mendeskripsikan topik berdasarkan tema, pengoreksian kerangka tulisan, penulisan buram (draf) sesuai karangan pengembangan tulisan berdasarkan kelengkapan kebahasaan, dan perbaikan (perevisian) kesalahan hasil tulisan berdasarkan temuan kesalahan dalam menjabarkan ide gagasan berdasarkan darf yang telah dibuat dalam proses menulis karangan. Penelitian disusun dan dilaksanakan menggunakan metode deskriptif berdasarkan pedoman alisis melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partispasi pasif. Hasil penelitian secara umum menunjukkan persentase pembelajaran menulis narasi berdasarkan kinerja guru sebesar 34,1%. Kemudian hasil penelitian secara khusus kinerja guru dalam pembelajaran menulis narasi menunjukkan persentase sebesar 44,4% untuk penentuan topik karangan narasi berdasarkan tema, persentase sebesar 27,7% untuk pemilihan dan penyusunan gagasan utama untuk mendeskripskan topik berdasarkan tema, persentase sebesar 8,3% untuk pengoreksian kerangka tulisan, persentase sebesar 61,1% untuk penulisan buram (draf) sesuai karangan pengembangan tulisan berdasarkan kelengkapan kebahasaan, dan persentase sebesar 30,5% untuk perbaikan (perevisian) kesalahan hasil tulisan berdasarkan temuan kesalahan dalam menjabarkan ide gagasan berdasarkan draf yang telah dibuat.Kata kunci: pembelajaran menulis narasi, kinerja guru.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KOMIK TERHADAP HASIL MEMBACA PEMAHAMAN DI KELAS V SD NEGERI 2 GUNUNG PERENG KOTA TASIKMALAYA Suci Meidyawati; Rustono WS; Hodidjah Hodidjah
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.446 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7342

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya nilai Bahasa Indonesia dalam membaca pemahaman dan kurangnya minat siswa dalam membaca karena penggunaan media yang minimal. Sehingga proses pembelajaran siswa cenderung pasif dan kurang termotivasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti memberikan salah satu alternatif dengan menggunakan media pembelajaran komik. Karena dengan menggunakan media berbasis komik dapat memotivasi siswa dan pembelajaran akan lebih menyenangkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media komik terhadap hasil membaca pemahaman di kelas V SD Negeri 2 Gunung Pereng Kota Tasikmalaya. Populasi dan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Gunung Pereng Kota Tasikmalaya yang berjumlah 40 orang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain Pre-Eksperimen Design. Dalam pengumpulan data, teknik yang digunakan yaitu teknik tes berupa soal pilihan ganda. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa analisis data kuantitatif dengan menggunakan bantuan program Microsoft Exel 2007 dan SPSS 18.0. Hasil belajar siswa pada saat pre-test diperoleh jumlah skor 14,5. Sedangkan hasil dari post-test 17,5. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh dari penggunaan media komik terhadap hasil membaca pemahaman siswa kelas V di SD Negeri 2 Gunung Pereng Kota Tasikmalaya. Kata Kunci: Media Komik,hasil membaca pemahamanPenelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya nilai Bahasa Indonesia dalam membaca pemahaman dan kurangnya minat siswa dalam membaca karena penggunaan media yang minimal. Sehingga proses pembelajaran siswa cenderung pasif dan kurang termotivasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti memberikan salah satu alternatif dengan menggunakan media pembelajaran komik. Karena dengan menggunakan media berbasis komik dapat memotivasi siswa dan pembelajaran akan lebih menyenangkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media komik terhadap hasil membaca pemahaman di kelas V SD Negeri 2 Gunung Pereng Kota Tasikmalaya. Populasi dan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Gunung Pereng Kota Tasikmalaya yang berjumlah 40 orang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain Pre-Eksperimen Design. Dalam pengumpulan data, teknik yang digunakan yaitu teknik tes berupa soal pilihan ganda. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa analisis data kuantitatif dengan menggunakan bantuan program Microsoft Exel 2007 dan SPSS 18.0. Hasil belajar siswa pada saat pre-test diperoleh jumlah skor 14,5. Sedangkan hasil dari post-test 17,5. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh dari penggunaan media komik terhadap hasil membaca pemahaman siswa kelas V di SD Negeri 2 Gunung Pereng Kota Tasikmalaya. Kata Kunci: Media Komik,hasil membaca pemahaman
PENGARUH PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SOAL CERITA TENTANG PERKALIAN Agip Hermawan; Oyon Haki Pranata; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.336 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7157

Abstract

ABSTRAKLatar belakang penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar pada materi soal cerita tentang perkalian. Oleh karena itu, alternatif yang dipilih peneliti untuk mengatasi rendahnya hasil belajar siswa tersebut dengan salah satu pendekatan. Pendekatan yang dipilih adalah pendekatan pemecahan masalah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pendekatan pemecahan masalah terhadap hasil belajar siswa pada materi soal cerita tentang perkalian. Lokasi penelitian yaitu di SDN Mugarsari Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Sampel penelitian yang digunakan adalah siswa kelas IV-A dan IV-C yang berjumlah 40 orang siswa. Peneliti menggunakan metode Quasi Eksperimen Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan soal tes esai. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis data kuantitatif dengan menggunakan program Microsof Excel 2013 dan program SPSS 22.0. Dari hasil penelitian maka diperoleh hasil belajar siswa di kelas eksperimen nilai rata-rata pre-test memiliki kategori sedang dan nilai post-test di kelas eksperimen memiliki kategori sangat tinggi. Selanjutnya nilai rata-rata pre-test dan post-test pada kelas  kontrol memiliki kategori tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan pemecahan masalah  terhadap hasil belajar siswa pada materi soal cerita tentang perkalian dibandingkan tanpa menggunakan pendekatan pemecahan masalah. Kata Kunci: Pendekatan pemecahan masalah; Hasil belajar siswa
Peningkatan Pemahaman Siswa tentang Unsur-Unsur Bangun Ruang melalui Penggunaan Alat Peraga Potongan Lidi pada Pembelajaran Matematika Di Kelas V Sekolah Dasar Isbadi Mulya; Dindin Abdul Muiz L
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.321 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7426

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan kurangnya pemahaman siswa tentang unsur-unsur bangun ruang dalam proses pembelajaran matematika, serta perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang kurang sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa sehingga pembelajaran terlihat monoton dan siswa kurang aktif dalam pembelajarannya. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 Maleber Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 1 Maleber dengan jumlah siswa sebanyak 23 siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami konsep bangun ruang. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, model Kemmis dan MC Taggart dengan tahapan-tahapannya, yaitu: perencanaan, tindakan , pengamatan , dan refleksi. Pada siklus I, hasil penilaian RPP mencapai rata-rata 2,90, hasil penilaian pelaksanaan pembelajaran mencapai rata-rata 3,22, hasil penilaian aktifitas siswa mencapai rata-rata 3,15, hasil evaluasi mencapai rata-rata 68, dan hasil penilaian karya siswa mencapai rata-rata 42,5. Pada siklus II, hasil penilaian RPP mencapai rata-rata 3,58, hasil penilaian pelaksanaan pembelajaran mencapai rata-rata 3,67, hasil penilaian aktifitas siswa mencapai rata-rata 3,55, hasil evaluasi mencapai rata-rata 83, dan hasil penilaian karya siswa mencapai rata-rata 55. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan penggunaan alat peraga model bangun ruang dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang unsur-unsur bangun ruang.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa pada Pembelajaran Tematik Berbasis Outdoor Learning di Sekolah Dasar Annisa Cita Septiawiyati; Sumardi Sumardi; Ghullam Hamdu
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.834 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7276

Abstract

Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) ini dilatar belakangi dengan banyak pemahaman guru yang beranggapan salah satu penggunaan LKS. LKS dianggap sebagai lembar soal-soal evaluasi untuk melatih kemampuan siswa. melihat karakteristik pembelajaran tematik yaitu berpusat pada siswa, memberikan pengalaman langsung, pemisah mata pelajaran tidak begitu jelas, menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran, bersifat fleksibel, hasil pembelajaran sesuai dengan minat kebutuhan siswa dan menggunakan prinsip belajar sambil bermain dan menyenangkan yang melatarbelakangi pengembangan LKS berbasis Outdoor Learning. Pembelajaran berbasis Outdoor Learning untuk memberikan peluang bagi siswa untuk merasa asyik dan senang dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, siswa akan bebas bergerak leluasa untuk mencari pengetahuan sambil menikmati udara segar, lingkungan indah tentu saja tidak membosankan dan bentuk outdoor learning yang digunakan pada pembelajaran ini adalah JAS (Jelajah Alam Sekitar). Peneliti ini menggunakan metode Design Based Research yang digunakan untuk menghasilkan produk Lembar Kerja Siswa berbasis Outdoor Learning. Produk LKS berbasis outdoor learning ini dirancang untuk dua kali pertemuan dengan mencakup mata pelajaran IPS, IPS, Bahasa Indonesia dan PPKn. Rancangan LKS berbasis outdoor learning divalidasi oleh tiga ahli yang telah kompeten. Setelah divalidasi oleh tim ahli dan direvisi kekurangan LKS, dilakukan uji coba sebanyak dua kali yaitu uji coba pertama dan uji coba kedua. Hasil analisis jawaban pada LKS uji coba 1 pertemuan pertama rata-rata 84,08 % dan pertemuan kedua rata-rata 86 %, sedangkan hasil analisis jawaban uji coba 2 pertemuan pertama rata-rata 95,45 % dan pertemuan kedua rata-rata 99% siswa memahami isi LKS. Hasil dari uji coba kedua direvisi sehingga menjadi produk akhir Lembar Kerja Siswa berbasis outdoor learning. Produk akhir ini kemudian diimplementasikan di Sekolah Dasar yang menggunakan kurikulum 2013.
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS SD Mutia Rahmawati; Sumardi Sumardi; Nana Ganda
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.125 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7308

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil studi yang dilakukan oleh peneliti di lapangan, yang menunjukkan bahwa masih rendahnya minat siswa terhadap pembelajaran IPS karena kurangnya model pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran sehingga berakibat kurangnya pemahaman siswa. Model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa salah satunya adalah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sebelum dan sesudah model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Lokasi penelitian yang diambil adalah SD Negeri 2 Cibunigeulis yang berada di kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini  adalah quasy experimental design dengan jenis non-equevalent control group desaign. Populasi penelitian ini adalah SD Negeri 2 Cibunigeulis, dengan sampel kelas V-A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 25 orang siswa dan kelas V-B sebagai kelas kontrol dengan jumalah 25 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik tes, sedangkan teknik analisis data yang digunakan menggunakan teknik analisis statistik dan teknik analisis inferensial. Dari hasil pengolahan dan analisis data terdapat informasi mengenai perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional (kelas kontrol), dengan hasil belajar siswa dengan mengguanakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (kelas eksperimen). Terbukti dari hasil posttest dimana pada kelas kontrol berada pada kategori tinggi, sedangkan pada kelas eksperimen hasil posttest berada pada kategori sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe NHT di SD Negeri 2 Cibunigeulis berpengaruh terhadap hasil belajar  siswa pada pembelajaran IPS.
Peningkatan Pemahaman Konsep Materi Simetri Lipat melalui Penerapan Model Pembelajaran Learning Cycle 5E Siti Sopi Sarinengsih; Epon Nuraeni L; Oyon Haki Pranata
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2018): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.535 KB) | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v5i2.7303

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman konsep siswa terhadap materi simetri lipat dikarenakan kegiatan pembelajaran yang selalu digunakan kurang memperhatikan perkembangan berpikir siswa, kurangnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran, dan kurang optimalnya penggunaan media pembelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut, maka diperlukan sebuah model pembelajaran yang berpusat pada siswa dan sesuai dengan kriteria yang telah disebutkan, yaitu model pembelajaran Learning Cycle 5E. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pembelajaran pada materi simetri lipat dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E, memperoleh gambaran peningkatan pemahaman konsep materi simetri lipat menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E, dan mengetahui perbedaan peningkatan pemahaman konsep materi simetri lipat antara kelas yang menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E dengan kelas yang tidak menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian quasi experimen dengan desain Nonequivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN IPK Mohammad Toha Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu sampel jenuh yang terdiri dari kelas kontrol dan kelas eksperimen. Peneliti menggunakan instrumen tes sebagai alat utama pengumpul data dan instrumen observasi sebagai bukti bahwa kegiatan penelitian sesuai dengan model pembelajaran yang digunakan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E dapat terlaksana sesuai dengan fase-fasenya, peningkatan pemahaman konsep materi simetri lipat yang menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E terbukti berkategori tinggi, dan terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep materi simetri lipat kelas eksperimen dan pemahaman konsep materi simetri lipat kelas kontrol.

Page 1 of 3 | Total Record : 26