cover
Contact Name
Nur Azmi Wiantina
Contact Email
jurnaljiegc@gmail.com
Phone
+6285863202884
Journal Mail Official
jurnaljiegc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cipondoh Makmur Raya, RT.003/RW.009, Cipondoh Makmur, Kec. Cipondoh, Kota Tangerang, Banten 15148
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling
ISSN : 27743942     EISSN : 27745600     DOI : 10.51875/jiegc.v3i2
Core Subject : Education,
JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling is an electronic journal published by Institut Daarul Quran Jakarta, Indonesia. The scope of JIEGC Guidance and Counseling, Islamic Guidance and Counseling, Philosophy of Education, Islamic Education, Educational Psychology, Educational Sociology, General Psychology, Developmental Psychology, Personality Psychology, Career Counseling, Personal Social Counseling, Group Counseling, Media Counseling, Interfaith Counseling and Culture, Family Counseling, Learning Counseling, Childrens Counseling, Youth Counseling, Adult and Elderly Counseling, Counseling Psychology, Counseling Management, Psychological Measurement, Counseling Concepts and Techniques, Islamic Boarding School BKPI, Psychology of Religion, Mental Health Review processing using the system provided by OJS. It is published twice a year, in June and December. Editors accept contributions of articles in Indonesian that contain 2500-5000 words and have not been published by other media. The quote uses the APA style.
Articles 62 Documents
GAMBARAN KEMATANGAN EMOSI PADA SISWA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK Putra, Muhamad Dani Pramana; Isti’adah, Feida Noorlaila; Nugraha, Agung
JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling Vol. 6 No. 02 (2025): JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jiegc.v6i02.976

Abstract

Penelitian ini dimotivasi oleh pentingnya kematangan emosional di kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMP) yang dihadapkan pada tuntutan akademis, sosial, dan persiapan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi kematangan emosional di kalangan siswa kelas X dan XI di SMP Sukapura. Pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif digunakan. Populasi penelitian terdiri dari 758 siswa, dengan sampel 483 siswa kelas X dan XI yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel non-probabilitas dengan pendekatan convenience sampling. Instrumen penelitian adalah skala kematangan emosional, dan data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, termasuk mean, standar deviasi, analisis persentase, dan pengujian perbedaan gender menggunakan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematangan emosional siswa SMP Sukapura cenderung berada dalam kategori tinggi, dengan 78% diklasifikasikan memiliki kematangan emosional tinggi, 22% dalam kategori sedang, dan tidak ada siswa dalam kategori rendah. Temuan ini menegaskan bahwa mayoritas siswa memiliki tingkat kematangan emosional yang baik. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan untuk mengembangkan layanan bimbingan kelompok menggunakan teknik pembelajaran pengalaman sebagai upaya untuk menjaga dan meningkatkan kematangan emosional siswa.
PROFIL GAMBARAN UMUM GRATITUDE PADA SISWA MA AL-RAHMAN TASIKMALAYA: ANALISIS DESKRIPTIF Muzaki, Azhar; Rahimsyah, Anandha Putri; Nugraha, Agung
JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling Vol. 6 No. 02 (2025): JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jiegc.v6i02.980

Abstract

Tekanan psikososial yang dialami remaja selama proses perkembangan mereka, termasuk tuntutan akademis, hubungan sosial, dan dinamika keluarga, dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis siswa. Dalam konteks ini, rasa syukur merupakan faktor psikologis positif yang penting, karena membantu siswa menafsirkan pengalaman hidup dengan cara yang lebih adaptif. Tingkat rasa syukur yang rendah dapat meningkatkan kerentanan siswa terhadap masalah emosional dan perilaku maladaptif. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Partisipan terdiri dari 288 siswa yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan Skala Rasa Syukur dengan koefisien reliabilitas α = 0,915. Analisis statistik deskriptif digunakan untuk meneliti distribusi tingkat rasa syukur siswa. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas siswa dikategorikan memiliki tingkat rasa syukur yang tinggi, diikuti oleh tingkat sedang dan rendah. Temuan ini menyoroti pentingnya memetakan tingkat rasa syukur siswa sebagai dasar untuk merencanakan layanan bimbingan dan konseling preventif dan perkembangan untuk mendukung kesejahteraan psikologis siswa.