cover
Contact Name
Nita Linuria
Contact Email
nitali1501@gmail.com
Phone
+6281271111086
Journal Mail Official
admin@bundadelima.ac.id
Editorial Address
JL. Bakau, No. 5, Tanjung Gading, Tj. Raya, Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Lampung 35227
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima
ISSN : 29857058     EISSN : 2985668X     DOI : https://doi.org/10.59030/jpmbd.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima (JMBD) dalah Jurnal untuk mempublikasikan penelitian di bidang keperawatan, dan kesehatan kepada peneliti, ilmuwan, dan profesional. Untuk setiap edisi yang diterbitkan Jurnal Keperawatan Bunda Delima, kami berupaya: Menggunakan prosedur dan waktu standar untuk naskah yang dikirimkan Memberikan layanan editorial yang baik untuk setiap naskah yang dikirimkan Menarik penulis untuk berkontribusi mengirimkan naskah berkualitas Mengelola jurnal dengan standar kualitas yang baik JPMBD diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Akademi Keperawatan Bunda Delima. Makalah yang disumbangkan harus asli dan menawarkan kontribusi yang mutakhir. Setiap manuskrip akan ditinjau oleh rekan sejawat oleh pengulas di bidang yang relevan untuk memastikan kualitas publikasi. Jpmbd menawarkan lisensi akses terbuka (CC-BY), penulis memegang hak cipta.
Articles 70 Documents
Upaya Peningkatan Keterampilan Kader Posyandu Lestari 3 Dalam Melakukan Pemeriksaan Kadar Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat, Dan Tekanan Darah Secara Mandiri Wijonarko; Ferry
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 3 No 1 (2024): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v3i1.41

Abstract

Kader Posyandu Lestari 3 memiliki peran yang signifikan dalam menyediakan layanan kesehatan masyarakat, terutama dalam pemeriksaan kesehatan preventif. upaya peningkatan keterampilan kader Posyandu Lestari 3 dalam melakukan pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, asam urat, dan tekanan darah secara mandiri. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan, dan penerapan praktik langsung dalam situasi lapangan. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan kader Posyandu dalam melakukan pemeriksaan kesehatan mandiri, yang berpotensi meningkatkan deteksi dini penyakit kronis dan mendorong pencegahan yang lebih efektif.
Peningkatan pengetahuan tentang dampak negatif gadget terhadap prilaku sosial dan penandatanganan komitmen untuk mengurangi penggunaan gadget bagi siswa SMP Tunas Mekar Indonesia Bandar Lampung Nuriman, Arif; Waluyo, Agus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 3 No 1 (2024): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v3i1.43

Abstract

Dampak negatif gadget pada perilaku sosial anak maupun remaja adalah dapat menurunkan kemampuan anak untuk berinteraksi dengan orang lain. Anak, remaja akan menjadi lebih individual dengan kenyamananya bersama gadget sehingga kurang memiliki sikap peduli terhadap orang lain. Hal ini harus dicegah, salah satu kegiatan yang dapat dilakukan dengan memberikan pemahaman tentang bahaya kecanduan gadget, bahaya kecanduan ini dapat menjadi parah yaitu mengalami gangguan jiwa dan di tahap awal anak akan mengalami perilaku sosial yang negatif. Penyuluhan kesehatan tentang dampak negatif gadget pada aspek kesehatan mental, terutama pada perilaku sosial negatif yang muncul diharapkan menjadi penambah pengetahuan siswa sekolah menengah pertama, dan penanda tanganan untuk berkomitmen mengurangi waktu penggunaan gadget diharapkan menjadi pengingat diri akan pentingnya kita berupaya untuk jangan sampai kecanduan gadget. Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan siswa mengalami peningkatan pengetahuan  tentang kriteria anak dengan kecanduan gadget, terjadi peningkatan pengetahuan tentang sikap peduli sosial yang seharusnya dimiliki, terjadi peningkatan pengetahuan tentang 4 perilaku sosial negatif yang muncul akibat kecanduan gadget, serta seluruh siswa menyatakan siap berkomitmen untuk mengurangi waktu menggunakan gadget hanya 1-2 jam sehari.
Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Prasekolah Di TK Juniah, Juniah; Wulandari, Yanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 3 No 1 (2024): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v3i1.44

Abstract

Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interselular, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan, sehingga dapat diukur dengan satuan panjang dan berat, Perkembangan adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. Usia Pra sekolah adalah anak usia 36 bulan sampai dengan 72 bulan atau 3 – 6 tahun. Ada berbagai faktor mengapa perkembangan fisik anak sedikit lebih cepat atau lebih lama. Pembawaan keluarga memiliki pengaruh sangat kuat terhadap berat, tinggi, dan tingkat perkembangan anak. Cara mengukuran Tinggi Badan dan penimbangan Berat Badan, Pengukuran perkembangan menggunakan buku SDIDTK anak dilatih membuat lingkaran, garis vertical, garis horizontal, menggambar bagian tubuh sesuai dengan format SDIDTK untuk anak usia pra sekolah, didapatkan dari 15 orangtua 13 orangtua bisa mendemonstrasikan bagaimana cara mengukur dan menimbang anaknya, dan dari 15 anak pra sekolah yang bisa melakukan membuat gambar vertical, lingkaran, horizontal serta bagian tubuh anak adalah 14 anak. 1 anak mengalami keterlambatan pada motoric halusnya. Cara orangtua mengasuh anak juga terbukti mempengaruhi seberapa baik anak tumbuh
Upaya Pencegahan Diabetes Mellitus Melalui Edukasi Dan Pemeriksaan Kadar Gula Darah Pada Ibu-Ibu di Wilayah Akademi Keperawatan Bunda Delima Khomsah, Ida Yatun; Nurani, Rahmawati Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 3 No 1 (2024): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v3i1.47

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan suatu kondisi meningkatnya kadar glukosa darah atau dikenal dengan hiperglikemia, munculnya sekumpulan gejala akibat dari penurunan sekresi insulin yang progresif. Pengecekan kadar gula darah belum tentu mengindikasikan seseorang mengalami Diabetes mellitus, tetapi hal ini bisa dilakukan sebagai upaya untuk mengetahui kadar gula darah sehingga dapat mengontrol dan mengantisipasi agar tidak berakibat buruk di masa yang akan datang. Deteksi Diabetes Mellitus dapat dilakukan secara dini dengan pemeriksaan kadar gula darah sewaktu dan edukasi dalam keberhasilan upaya pencegahan munculnya Diabetes Mellitus dan pengendalian kadar gula darah. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa diabetes mellitus dapat dicegah dengan rutin melakukan pemeriksaan kadar gula darah. Metode yang dilakukan berupa penyuluhan kesehatan tentang Diabetes Mellitus. Sebelum penyuluhan dimulai peserta diberikan pre-test dengan nilai pre-test rata-rata adalah 60. Setelah post-test rata-rata menjadi 93,3. Terjadi peningkatan pengetahuan kesehatan peserta tentang Diabetes Mellitus.
Menuju Kehamilan Yang Sehat Dengan Bebas Anemia : Solusi Pencegahan Anemia Dengan Pemanfaatan Buah Dan Sayur Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Karang Bandar Lampung Milindasaari, Praty; Yanti, Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 3 No 1 (2024): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v3i1.48

Abstract

Anemia atau sering disebut dengan istilah kurang darah adalah kondisi dengan jumlah sel darah merah berkurang sehingga mengakibatkan oxygen-carrying capacity tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan fisiologis tubuh. Anemia lebih sering dijumpai pada ibu hamil, hal ini dikarenakan dalam kehamilan keperluan akan zat-zat makanan bertambah dan terjadi perubahan-perubahan dalam darah dan sumsum tulang. Anemia pada ibu hamil adalah suatu keadaan dimana kadar hemoglobin di bawah 11 gr% pada trimester pertama dan ketiga, dan di bawah 10,5 gr% di trimester kedua. Salah satu cara untuk membantu menangani masalah anemia selain dengan pemberian tablet penambah darah adalah dengan dengan mengkonsumsi makanan dengan kandungan zat besi dan mengubah kebiasaan pola makan dengan mengkonsumsi makanan seperti buah dan sayuran. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu hamil  agar dapat memberdayakan diri dalam mencegah terjadinya anemia. Metode pengabdian ini adalah edukasi tentang pencegahan anemia pada ibu hamil dengan pemanfaatan buah dan sayur. Hasil dari kegiatan ini bahwa mayoritas peserta aktif dalam kegiatan serta dapat menjelaskan kembali cara pencegahan anemia pada ibu hamil dengan pemanfaatan buah dan sayur. Peserta kegiatan 90% mengalami peningkatan pengetahuan dalam upaya pencegahan anemia pada ibu hamil dengan pemnafaatan buah dan sayur.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat dalam Perawatan Luka Khitan Paska Khitan Massal di Kelurahan Tanjung Raya Bandar Lampung: Improving Community Knowledge in Circumcision Wound Care After Mass Circumcision in Tanjung Raya Village, Bandar Lampung putra, hendrajaya; Ferry; Wijonarko
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 3 No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v3i2.49

Abstract

  Kegiatan Pengabdian  masyarakat  ini  bertujuan  untuk  meningkatkan  pengetahuan  dan  pemahaman  keluarga tentang tanda  dan  gejala  luka  pasca  khitan,  mengajarkan  cara  perawatan  luka  agar  cepat  sembuh serta  menberikan  pemahaman  mengenai  hal-hal  yang  harus  dilakukan  dan  dihindari  pada  anak pasca  khitan.  Metode  penyuluhan  kesehatan  yang  diberikan  melalui  ceramah  menggunakan bantuan  leaflet.  Pengabdian  Masyarakat  Perawatan  luka  pasca  khitan  metode  konvensional  yang optimal  diikuti oleh  50 orang  tua  anak  yang  di  khitan  massal  dan  diberikan  penyuluhan  secara private  kepada  orang-perorang  ketika  menunggu  anaknya  dikhitan.  Kegiatan  meliputi  pengisian data  anak  yang  dilakukan  khitan  dan  datang  di halaman kampus Akper Bunda Delima, yang selanjutnya dilakukan pendidikan kesehatan oleh 3 orang penyuluh menggunakan bantaun leaflet. 
Pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan untuk Anak di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD): First Aid Training In Accidents For Children In Early Childhood Education (PAUD) Revine Siahaan, Edita; Yanti, Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 3 No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v3i2.50

Abstract

Usia dini merupakan fase emas pertumbuhan anak ketika kapasitas otak berkembang secara maksimal pada dimensi intelektual, emosi, dan sosial anak. Kemampuan-keampuan sederhana dalam melakukan tindakan pertolongan pertama pada kondisi kecelakaan seperti terjatuh-lecet, memar, mimisan, benda asing masuk kedalam hidung dapat dilakukan setelah diberikan penjelasan dan latihan. Perawat anak dituntut memberi latihan dan edukasi ketermpilan pertolongan pertama pada kecelakaan pada Anak PAUD. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan guru dan anak-anak PAUD tentang pertolongan pertama pada kecelakaan. Kegiatan pelatihan dilakukan di PAUD Inklusi Ceria Bandar Lampung. Waktu pelaksanaan pelatihan pada tanggal 1 Mei 2024 pukul 08.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama pada kecelakaan pada anak PAUD dengan nilai Pre-test sebelum pemberian materi 64,13, nilai setelah pemberian materi rata-rata 91,31. Dari nilai tersebut  terdapat peningkatan nilai rata-rata 27,28. Kesimpulan terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama pada kecelakaan pada anak PAUD
Meningkatkan Kesadaran Bahaya Sampah Pantai Melalui Pendampingan Pada Masyarakat Lokasi Wisata Di Pantai Pangah, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh Halim, Amanda Dwinata; Pramono Siregar, Anggi; Natasya, Dea; Ulfa, Mahlia; Nadila Amna; Safrida
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 3 No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v3i2.55

Abstract

Pantai telah dianggap sebagai tempat pembuangan sampah karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang dampak sampah pantai bagi sumberdaya yang ada di pantai. Sampah pantai merupakan ancaman bagi ekosistem, bahkan bagi kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan memberikan kesadaran terhadap kebersihan pantai di lokasi sekitar Pantai Pangah Kec. Gandapura Kab. Bireuen prov. Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi sosialisasi dan diskusi, Teknik yang digunakan adalah penyuluhan yang menyajikan dua hal yaitu: (1) terkait dengan kesadaran masyarakat akan kebersihan pantai dan (2) terkait dengan cara mengumpulkan/mengkoleksi sampah-sampah pantai. Dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : (1) Telah dibuat media untuk kegiatan penyuluhan berupa poster tentang pencemaran pantai dan efeknya terhadap kehidupan, (2) Dari hasil observasi, diskusi dan tanya jawab, serta tes sikap masyarakat, menunjukkan bahwa melalui kegiatan penyuluhan ini pengetahuan masyarakat tentang bahaya sampah pantai meningkat, (3) Dari hasil observasi, diskusi dan tanya jawab, serta tes sikap masyarakat, menunjukkan bahwa melalui kegiatan penyuluhan ini kesadaran masyarakat terhadap bahaya sampah pantai meningkat.
Pelatihan Bidan dan Kader Menyusui Sebagai Upaya Keberhasilan asi ekslusive: Breastfeeding Training for Midwives dan Breastfeeding Voluntir as an Effort Succeed in Exslusive Breastfeeding Nuryati, Elmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 3 No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v3i2.57

Abstract

Peran bidan dan kader berperan penting dalam keberhasilan asi ekslusive. karena asi ekslusive menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting pada balita. Upaya yang dilakukan adalah dengan melibatkan bidan dan kader dalam persiapan menyusui. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dalam bentuk materi dan demontarasi menyusui. Hasil pengabdian Masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan psikomotor bidan dan kader dalam persiapan menyusui. Hal ini akan berdampak positip terhadap Kesehatan ibu dan bayi sesuai dengan target capaian asi ekslusive di kabupaten Pringsewu
Edukasi Pemberian Jahe Merah Dan Kayu Manis Untuk Menurunkan Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Melitus : Diabetes Mellitus Patients Can Lower Their Blood Sugar Levels By Learning About Red Ginger And Cinnamon Yosi permana , Dinda; nur alifah, diva; ratna sari, dewi; dewi, rani; nur hazizah, siti; sugi; zumaedza ulfa, hana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 3 No 2 (2024): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v3i2.65

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang dimanifestasikan dengan tingginya kadar glukosa darah. Menurut World Health Organization (2019) Sekitar 422 juta orang di seluruh dunia menderita diabetes. Banyaknya penderita DM tidak menyadari pentingnya penatalaksanaan dalam mengontrol kadar glukosa darah. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan tentang pemberian jahe merah dan kayu manis untuk menurunkan kadar glukosa darah pada pasien DM. Kegiatan ini dilaksanakan di Puskesmas Wates pada 10 Mei 2024. Kegiatan dilakukan dengan penyampaian materi kepada para lansia berjumlah 30 orang. Didapatkan hasil terdapat perbedaan antara pengetahuan tentang pemberian jahe merah dan kayu manis untuk menurunkan kadar glukosa darah pada pasien DM sebelum dengan setelah diberikan edukasi. Berdasarkan penyuluhan ini, kami menyarankan kepada pihak yang terkait, seperti puskesmas untuk mengadakan pelatihan dan edukasi serupa dan menggabungkan beberapa metode seperti ceramah, diskusi, dan simulasi agar memberikan hasil yang lebih baik terhadap pemahaman lansia.