cover
Contact Name
Nita Linuria
Contact Email
nitali1501@gmail.com
Phone
+6281271111086
Journal Mail Official
admin@bundadelima.ac.id
Editorial Address
JL. Bakau, No. 5, Tanjung Gading, Tj. Raya, Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Lampung 35227
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima
ISSN : 29857058     EISSN : 2985668X     DOI : https://doi.org/10.59030/jpmbd.v1i1
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima (JMBD) dalah Jurnal untuk mempublikasikan penelitian di bidang keperawatan, dan kesehatan kepada peneliti, ilmuwan, dan profesional. Untuk setiap edisi yang diterbitkan Jurnal Keperawatan Bunda Delima, kami berupaya: Menggunakan prosedur dan waktu standar untuk naskah yang dikirimkan Memberikan layanan editorial yang baik untuk setiap naskah yang dikirimkan Menarik penulis untuk berkontribusi mengirimkan naskah berkualitas Mengelola jurnal dengan standar kualitas yang baik JPMBD diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Akademi Keperawatan Bunda Delima. Makalah yang disumbangkan harus asli dan menawarkan kontribusi yang mutakhir. Setiap manuskrip akan ditinjau oleh rekan sejawat oleh pengulas di bidang yang relevan untuk memastikan kualitas publikasi. Jpmbd menawarkan lisensi akses terbuka (CC-BY), penulis memegang hak cipta.
Articles 70 Documents
Skrining dan Edukasi Depresi, Kecemasan dan Stres (DASS-42) pada Masyarakat Kota Bambu: Screening and Education on Depression, Anxiety, and Stress (DASS-42) in the Bambu City Community Biromo, Anastasia Ratnawati; Santoso, Alexander Halim; Goh, Daniel; Gracienne; Dinali, Diana; Aziel, Disya Gwyneth
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.115

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan mental merupakan bagian penting dalam kesejahteraan individu, namun kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini gangguan mental masih rendah dan stigma terhadap gangguan mental tinggi. Kota Bambu sebagai wilayah perkotaan memiliki risiko paparan terhadap tantangan lingkungan, sosial, dan ekonomi yang berpotensi meningkatkan risiko gangguan mental. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan melakukan penapisan/skrining depresi, kecemasan,dan stres menggunakan instrumen Depression Anxiety Stress Scale-42 (DASS-42) dan edukasi. Kegiatan dilaksanakan pada Juni 2025 dengan melibatkan 168 peserta dari berbagai kelompok usia. Metode yang digunakan berupa pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA) yang mencakup perencanaan, edukasi interaktif, skrining, analisis hasil, hingga tindak lanjut. Hasil skrining menunjukkan masih ada 16,1% peserta dengan kecemasan sedang dan 3% peserta dengan kecemasan sangat berat. Proporsi kecil depresi dan stres juga ditemukan pada berbagai tingkat keparahan. Kesimpulan: Dari hasil ini menggambarkan bahwa kecemasan masih ditemukan pada populasi perkotaan. Depresi dan stres juga tetap harus menjadi perhatian karena dapat mempengaruhi kualitas hidup dan produktivitas masyarakat. Edukasi terbukti dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, sementara DASS-42 efektif sebagai instrumen deteksi dini. Implikasi kegiatan ini adalah perlunya skrining rutin, edukasi berkelanjutan, dan potensi integrasi dengan program Puskesmas.
Peningkatan Kesadaran Kesehatan Fisik melalui Skrining dan Edukasi Kekuatan Genggaman Tangan di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat: Enhancing Physical Health Awareness through Education and Handgrip Strength Screening in Kelurahan Kota Bambu, West Jakarta Santoso, Alexander Halim; Goh, Daneil; Lumintang, Valentino Gilbert; Amertha, Anak Agung Ngurah Putrayoga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.116

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan fisik merupakan aspek penting dalam menunjang kualitas hidup, salah satu indikator sederhana yang dapat digunakan adalah kekuatan genggaman tangan. Pengukuran ini tidak hanya mencerminkan fungsi otot lokal, tetapi juga berkaitan dengan kondisi fungsional tubuh secara keseluruhan serta risiko gangguan metabolik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan fisik sekaligus melakukan skrining kekuatan genggaman tangan pada masyarakat dewasa di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada Juni 2025 dengan melibatkan 168 peserta yang bersedia mengikuti pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan. Metode menggunakan pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA), mencakup edukasi kesehatan, pemeriksaan genggaman tangan menggunakan dynamometer digital pada tangan kanan dan kiri, serta konseling singkat terkait hasil pengukuran. Hasil: Data pemeriksaan menunjukkan rata-rata kekuatan genggaman tangan kanan 25,28 kg dan tangan kiri 22,25 kg, dengan sebaran yang cukup bervariasi. Distribusi histogram memperlihatkan bahwa sebagian besar peserta berada pada kisaran nilai menengah, meskipun terdapat beberapa nilai ekstrem terutama pada tangan kanan. Kesimpulan: Hasil pemeriksaan ini menegaskan bahwa pemeriksaan genggaman tangan dapat menjadi alat skrining sederhana namun bermakna untuk mendeteksi variasi kapasitas otot dalam masyarakat. Integrasi edukasi dan pengukuran genggaman tangan di tingkat komunitas berpotensi meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kekuatan otot, sekaligus mendorong penerapan pola hidup aktif untuk mencegah penurunan fungsi fisik di masa depan.
Skrining dan Edukasi Kesehatan Metabolik melalui Pemeriksaan Profil Lipid pada Masyarakat Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat: Metabolic Health Screening and Education through Lipid Profile Testing in the Bambu Village Community, West Jakarta Sari, Triyana; Santoso, Alexander Halim; Goh, Daniel; Alvianto, Fidelia; Enike, Syilvia Cendy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.117

Abstract

Introduction: Lipid profile is an essential parameter in assessing metabolic health and cardiovascular risk. Total cholesterol, high-density lipoprotein (HDL), and low-density lipoprotein (LDL) are the main components used to evaluate lipid metabolism balance, which is often disrupted in urban populations. This community service activity aimed to increase public awareness of metabolic health through education and simple screening of lipid profiles. Method: The program was conducted in Kelurahan Kota Bambu, West Jakarta, in June 2025, involving 168 participants across various age groups. Lipid profile measurements were performed using the Nesco BL-101 5in1 Lipid Panel Monitoring System, and interactive educational sessions were provided to promote healthy diet and dyslipidemia prevention. Results: The results showed that the average total cholesterol level was 208.24 mg/dL, HDL was 51.15 mg/dL, and LDL was 122.11 mg/dL. Classification revealed that most participants had high total cholesterol and LDL levels, while the majority of HDL levels were within the low category. These findings highlight a significant cardiovascular risk among urban communities. Conclusion: This activity emphasizes that simple lipid profile screening can serve as an effective early detection tool while simultaneously providing a basis for targeted education to prevent cardiovascular disease.
Peningkatan Kesadaran Mengenai Anemia melalui Edukasi dan Skrining Hemoglobin serta Hematokrit di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta: Enhancing Anemia Awareness through Education and Screening of Hemoglobin and Hematocrit in Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Hidayat, Fadil; Santoso, Alexander Halim; Goh, Daniel; Waltoni, Bobby Marshel Ancheloti; Soebrata, Linginda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.118

Abstract

Pendahuluan: Anemia merupakan masalah kesehatan global yang berdampak pada kualitas hidup, produktivitas, serta risiko morbiditas dan mortalitas. Pemeriksaan hemoglobin (Hb) dan hematokrit (Ht) merupakan metode sederhana yang dapat digunakan untuk deteksi dini anemia di tingkat komunitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap anemia sekaligus memperoleh gambaran status hematologi masyarakat perkotaan. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat, pada bulan Juni 2025, dengan melibatkan 168 peserta. Pelaksanaan menggunakan pendekatan Plan–Do–Check–Act (PDCA), meliputi edukasi mengenai anemia dan pemeriksaan Hb serta Ht melalui analisis laboratorium. Hasil: Hasil pemeriksaan menunjukkan rata-rata kadar hemoglobin sebesar 11,2 g/dL dan hematokrit 32,8%, dengan distribusi nilai yang cukup luas. Berdasarkan klasifikasi, sebagian besar peserta termasuk dalam kategori anemia, sementara sisanya berada dalam kategori normal. Temuan ini menegaskan bahwa anemia merupakan masalah nyata di masyarakat perkotaan yang perlu mendapat perhatian khusus. Kesimpulan: Pemeriksaan Hb dan Ht sederhana dapat menjadi sarana efektif dalam skrining komunitas untuk mendeteksi kelompok berisiko, sekaligus menjadi dasar intervensi promotif dan preventif yang lebih terarah.
Optimalisasi Kesehatan Kulit melalui Edukasi dan Deteksi Dini Gula Darah Sewaktu, HbA1c, dan Hidrasi Kulit di Kota Bambu, Jakarta: Optimizing Skin Health through Education and Early Detection of Random Blood Glucose, HbA1c, and Hydration in Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Yudhitiara, Novia; Santoso, Alexander Halim; Goh, Daniel; Bachri, Fiqi Afrizal; Ramadhani, Kenzie Rafif
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.119

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan metabolik memiliki kaitan erat dengan kondisi kulit, khususnya melalui pengaruh kadar gula darah sewaktu (GDS) dan hemoglobin A1c (HbA1c) terhadap hidrasi kulit. Gangguan metabolik kronis, seperti hiperglikemia, dapat mempercepat proses kerusakan kolagen dan elastin sehingga berdampak pada penurunan kelembapan serta fungsi protektif kulit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya deteksi dini gangguan metabolik dan kaitannya dengan kesehatan kulit. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat, pada bulan Juni 2025 dengan melibatkan 168 peserta dari berbagai kelompok usia. Edukasi interaktif diberikan terkait manajemen gula darah dan perawatan kulit, dilanjutkan dengan pemeriksaan GDS menggunakan glucometer portabel, HbA1c melalui analisis laboratorium, serta hidrasi kulit dengan hidrometer digital. Hasil: Hasil pemeriksaan menunjukkan rata-rata GDS sebesar 98,29 mg/dL dan HbA1c 4,58%, keduanya masih dalam kategori normal pada sebagian besar peserta. Sementara itu, rata-rata hidrasi kulit adalah 58,71%, dengan distribusi terbanyak pada kategori lembab dan sedikit lembab. Temuan ini menunjukkan bahwa kontrol metabolik yang baik berhubungan dengan kondisi hidrasi kulit yang relatif terjaga. Kegiatan ini menegaskan pentingnya skrining terpadu yang menghubungkan aspek metabolik dengan kesehatan kulit. Kesimpulan: Upaya promotif dan preventif melalui edukasi, pemeriksaan sederhana, serta tindak lanjut berbasis komunitas diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat perkotaan
Optimalisasi Kesadaran Masyarakat melalui Edukasi dan Skrining Serum Kreatinin serta eLFG di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta: Optimizing Community Awareness through Education and Screening of Serum Creatinine and eGFR in Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Frisca; Santoso, Alexander Halim; Goh, Daniel; Setiady, Brandon Alexander; Anthony, Louis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.120

Abstract

Pendahuluan: Fungsi ginjal memiliki peran vital dalam menjaga homeostasis tubuh, sehingga deteksi dini gangguan ginjal menjadi langkah penting sebagai upaya preventif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan ginjal melalui edukasi serta pemeriksaan serum kreatinin dan estimasi laju filtrasi glomerulus (eLFG). Metode: Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat, pada bulan Juni 2025 dengan melibatkan 168 peserta dari berbagai kelompok usia. Pemeriksaan dilakukan melalui pengambilan sampel darah vena untuk analisis kreatinin, kemudian hasilnya digunakan untuk menghitung eLFG dengan rumus CKD-EPI. Hasil: Hasil menunjukkan nilai rata-rata kadar kreatinin adalah 0,93 mg/dL dan nilai eLFG rata-rata sebesar 99,26 mL/min/1,73m². Mayoritas peserta  berada dalam kategori normal, namun sebagian kecil menunjukkan penurunan fungsi ginjal derajat ringan. Kesimpulan: Kegiatan ini menegaskan pentingnya pemeriksaan skrining sederhana di tingkat komunitas untuk mendeteksi individu berisiko sejak dini. Pendekatan berbasis komunitas memungkinkan intervensi promotif dan preventif dilakukan lebih cepat guna menurunkan risiko penyakit ginjal kronis di wilayah perkotaan
Edukasi dan Skrining Kadar SGOT dan SGPT sebagai Deteksi Dini Gangguan Fungsi Hati di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta : Education and Screening of SGOT and SGPT for Early Detection of Liver Function Disorder in Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Purnomo, Yonathan Adi; Santoso, Alexander Halim; Goh, Daniel; Fajarivaldi, Kresna Bambang; Alwini, Muhammad Rifat Umar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.121

Abstract

Pendahuluan: Gangguan fungsi hati merupakan masalah kesehatan yang sering tidak disadari sejak awal karena gejalanya muncul secara perlahan. Pemeriksaan enzim hati, terutama Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT) dan Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT), menjadi metode sederhana yang dapat memberikan gambaran awal kondisi hati. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan hati melalui edukasi dan pemeriksaan kadar SGOT serta SGPT. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat, pada Juni 2025 dengan melibatkan 168 peserta yang mengikuti penyuluhan interaktif dan pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan dilakukan melalui pengambilan darah vena kemudian dianalisis di laboratorium untuk menilai kadar SGOT dan SGPT. Hasil: Hasil menunjukkan rata-rata kadar SGOT sebesar 21,50 U/L dan SGPT 22,75 U/L, dengan distribusi nilai terkonsentrasi pada rentang 15–25 U/L. Mayoritas peserta memiliki hasil dalam batas normal, meskipun terdapat variasi individu dengan nilai mendekati batas atas yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan bahwa pemeriksaan enzim hati sederhana efektif digunakan untuk deteksi dini gangguan hati di masyarakat. Dengan integrasi edukasi mengenai pola hidup sehat, langkah promotif dan preventif dapat dijalankan untuk menekan risiko penyakit hati kronis dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.
Edukasi dan Skrining Kesehatan melalui Pemeriksaan Asam Urat dan Kekuatan Genggaman Tangan pada Masyarakat Dewasa di Jelambar: Education and Health Screening through Uric Acid Examination and Handgrip Strength Assessment among Adults in Jelambar Tan, Sukmawati Tansil; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Alvianto, Fidelia; Pratama, Aditya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.124

Abstract

Pendahuluan: Hiperurisemia dan sarkopenia merupakan dua kondisi metabolik dan muskuloskeletal yang prevalensinya meningkat seiring bertambahnya usia dan perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan. Kondisi ini sering kali tidak terdeteksi pada tahap awal karena kurangnya pemeriksaan rutin di tingkat layanan primer. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan melakukan deteksi dini terhadap risiko hiperurisemia dan sarkopenia melalui pemeriksaan kadar asam urat dan kekuatan genggaman tangan (handgrip strength, HGS) pada masyarakat dewasa di Kelurahan Jelambar, Jakarta Barat. Metode kegiatan meliputi edukasi kesehatan, pemeriksaan asam urat kapiler menggunakan alat digital, dan pengukuran HGS dengan hand dynamometer sesuai prosedur standar. Sebanyak 46 partisipan berusia 20–63 tahun berpartisipasi secara sukarela. Hasil menunjukkan rerata kadar asam urat sebesar 6,56 ± 1,83 mg/dL dengan proporsi hiperurisemia 50%, sedangkan rerata kekuatan genggaman tangan 24,49 ± 8,55 kg dengan 30,4% peserta menunjukkan indikasi penurunan kekuatan otot. Data ini menegaskan adanya kecenderungan gangguan metabolik dan muskuloskeletal pada populasi usia produktif. Kesimpulan: Pelaksanaan skrining sederhana ini terbukti efektif dan mudah diaplikasikan di komunitas serta meningkatkan literasi kesehatan mengenai gaya hidup aktif, hidrasi, dan konsumsi protein adekuat. Integrasi pemeriksaan asam urat dan HGS dapat menjadi model promotif–preventif untuk pencegahan hiperurisemia dan sarkopenia di tingkat layanan primer.
Skrining Kesehatan Mental Berbasis DASS-Y sebagai Upaya Promotif–Preventif pada Anak Sekolah di Jakarta Barat: Mental Health Screening Using DASS-Y as a Promotive–Preventive Effort among School-Aged Children in West Jakarta Dewanto, Naomi Esthernita Fauzia; Santoso, Alexander Halim; Wijaya, Bryan Anna; Dinali, Diana; Aziel, Disya Gwyneth
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.125

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan mental remaja merupakan isu penting kesehatan masyarakat yang membutuhkan deteksi dini dan intervensi preventif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining gejala depresi, ansietas, dan stres pada siswa sekolah menggunakan Depression Anxiety Stress Scale–Youth (DASS-Y) serta meningkatkan literasi kesehatan mental di lingkungan pendidikan. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Mutiara Bangsa 3, Jakarta Barat, melibatkan 306 siswa usia 11–18 tahun. Metode: pendekatan Plan–Do–Check–Action (PDCA). Tahap plan meliputi koordinasi lintas sektor, sosialisasi, dan persiapan instrumen. Tahap do mencakup pelaksanaan skrining DASS-Y dan edukasi mengenai regulasi emosi, manajemen stres, serta gaya hidup mental sehat. Tahap check dilakukan melalui skoring dan kategorisasi hasil, sementara tahap action berupa konseling singkat dan rekomendasi rujukan bagi partisipan dengan skor sedang hingga berat. Hasil menunjukkan tingginya proporsi gejala emosional pada peserta. Sebanyak 73,5% siswa mengalami stres ringan hingga sangat berat; 100% siswa memiliki tingkat ansietas mulai dari ringan hingga sangat berat; dan seluruh siswa menunjukkan gejala depresi dengan derajat bervariasi. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan urgensi skrining berkala di lingkungan sekolah sebagai upaya promotif–preventif. Program ini juga meningkatkan pemahaman siswa dan guru mengenai kesehatan mental. DASS-Y terbukti praktis, mudah diterapkan, dan relevan sebagai alat skrining berbasis sekolah. Implementasi berkelanjutan serta kolaborasi dengan fasilitas kesehatan diharapkan dapat memperkuat dukungan psikososial remaja dan mencegah konsekuensi jangka panjang gangguan kesehatan mental.
Peningkatan Kesadaran Kesehatan Kulit melalui Edukasi dan Pemeriksaan Hidrasi Kulit pada Penduduk di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Moniaga, Catharina Sagita; Santoso, Alexander Halim; Bryan Anna Wijaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.126

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan kulit merupakan salah satu indikator penting yang mencerminkan keseimbangan antara faktor internal dan eksternal. Hidrasi, kadar minyak, dan kadar air kulit merupakan parameter utama yang menentukan elastisitas, fungsi protektif, serta penampilan kulit. Namun, kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kondisi kulit secara komprehensif masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan kulit sekaligus melakukan skrining sederhana pada masyarakat perkotaan. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat, pada Juni 2025 dengan melibatkan 168 peserta dari berbagai kelompok usia. Pendekatan Plan-Do-Check-Act (PDCA) yang digunakan mencakup edukasi interaktif mengenai kesehatan kulit serta pemeriksaan menggunakan skin analyzer digital untuk kadar air dan minyak, dan hidrometer kulit untuk menilai hidrasi. Hasil: Pemeriksaan menunjukkan rata-rata hidrasi kulit 58,71%, kadar air 69,08%, dan kadar minyak 32,50%, dengan variasi yang cukup luas antar individu. Hasil penelitian memperlihatkan mayoritas subjek berada pada kategori kulit normal, meskipun masih terdapat kelompok dengan kulit kering dan berminyak. Hal ini mengindikasikan adanya kebutuhan akan edukasi perawatan yang lebih terarah dan menyeluruh. Kesimpulan: Pemeriksaan sederhana terhadap hidrasi dan komposisi kulit dapat menjadi alat skrining komunitas yang efektif. Selain memberikan gambaran kondisi kulit masyarakat, kegiatan ini juga berperan dalam mendorong kesadaran dan perubahan perilaku menuju pola hidup sehat serta perawatan kulit yang tepat.