cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Sain Veteriner
ISSN : 012660421     EISSN : 24073733     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 23, No 1 (2005): JUNI" : 9 Documents clear
Pengaruh Penyemprotan Air Panas, Asam Asetat Dan Asam La Ktat Terhadap Perkembangan Jumlah Mikroba Pada Karkas Kambing Anwar Rosyidi; Doodi Yudhabuntara; Setyawan Budiharta
Jurnal Sain Veteriner Vol 23, No 1 (2005): JUNI
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1166.824 KB) | DOI: 10.22146/jsv.357

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui sejauh mana efektivitas air panas, asam asetat dan asam laktat dalam menghambat perkembangan mikroba pada karkas kambing. Paha kambing diperoleh dari rumah pemotongan hewan Ngampilan Yogyakarta. Masing-masing kelompok diberi perlakuan sebagai berikut : kelompok I tanpa penyemprotan (kontrol), kelompok II disemprot dengan asam asetat 1,8 %, kelompok III disemprot dengan dengan asam laktat 1,5 % (v/v), kelompok IV disemprot dengan air panas 80 °C diikuti asam laktat 1,5 % (v/v) dan kelompok V disemprot dengan asam asetat 1,8 % (vlv) diikuti dengan asam laktat 1,5 % (vlv). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan jumlah total koliform pada kelompok kontrol lebih tinggi dibandingkan pada keempat kelompok perlakuan.. Perkembangan jumlah total koliform lebih tinggi pada kelompok asam laktat 1,5 %, kelompok asam asetat 1,8 % dibandingkan dengan kelompok kombinasi asam asetat 1,8 % dan asam laktat 1,5 % (P
Efektivitas Pemberian Vaksin Koksidia Melalui Air Minum Dan Pakan Dwi Priyowidodo
Jurnal Sain Veteriner Vol 23, No 1 (2005): JUNI
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2134.824 KB) | DOI: 10.22146/jsv.358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan vaksin koksidia yang diberikan melalui air minum dan semprot pakan terhadap infeksi tantangan E. tenella. Sebanyak 60 ekor anak ayam pedaging umur satu hari dipakai sebagai hewan percobaan. Ayam dibagi menjadi 3 kelompok secara acak, tiap kelompok terdiri dari 20 ekor. Pada umur 5 hari, kelompok II divaksin dengan Coccivac-D® yang diberikan melalui semprot pakan, kelompok III divaksin dengan Immucox® diberikan lewat air minumda kelompok I (kontrol) tidak divaksin. Duapuluh satu hari sesudah perlakuan, ayam dari kelompok I,II,dan III ditantang dengan 3.000 oosista E. tenella. Lima hari sesudah infeksi, 10 ekor ayam dari masing-masing kelompok dinekropsi untuk melihat derajat perlukaan sekum. Hari ke-7 sampai ke-11 setelah infeksi, tinja ayam diperiksa dengan metode McMaster untuk menghitung jumlah oosista per gram tinja. Data derajat perlukaan sekum dianalisis dengan metode Rank test, sedangkan data jumlah eliminasi oosista dianalisis dengan metode Split plot (Gill, 1978). Kesimpulan penelitian menunjukkan pemberian vaksin Coccivac-D® melalui semprot pakan lebih baik juka dibandingkan dengan pemberian Immucox® melalui air minum..
The Administration Of Mixture Vibrio Parahaemolytieus And Vibrio Alginolyticus Bacterin and Their Components to Enhance the Survival Hari Suprapto
Jurnal Sain Veteriner Vol 23, No 1 (2005): JUNI
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1457.202 KB) | DOI: 10.22146/jsv.359

Abstract

The vibriosis in hatchery and farm easily recognized by the luminous the bacteria present in the water and shrimp itself. The Vibrio sp. used in this experiment were isolated from shrimp and rearing water and the LD50 of V.parahaemolyticus is 10 2'6 and V alginolyticus is 102.5 CFU/fish. The best results obtained from 10 mg/ml mixed of both V.parahaemolyticus and V alginolyticus. The protection of OMP vaccinated fishes was relatively low, the reason could be the OMP contained the low antigenic substance. The SR of fish vaccinated FKC and ICC is 65-70 percent 70-75 percent. Even though it was not proved that FKC and ICC contents more antigenic substance, the FKC and ICC have the higher protein than OMP in measurement of protein and electrophoresis.
Gambaran Darah Kucing Yang Diinfeksi Mycobacterium tuberculosis Ida Tjahajati; Widya Asmara; Bambang Hariono
Jurnal Sain Veteriner Vol 23, No 1 (2005): JUNI
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6517.249 KB) | DOI: 10.22146/jsv.360

Abstract

elah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui gambaran darah kucing yang diinfeksi dengan M.tuberculosis. Penelitian menggunakan 20 ekor kucing sehat (jantan, umur 1-2 tahun, berat badan 1-2 kg) dibagi dalam 4 kelompok secara acak, masing-masing kelompok 5 ekor. Kelompok I adalah kelompok yang diinfeksi secara per oral (PO) M.tuberculosis dengan dosis 1x105 cfu, kelompok II diinfeksi secara intraperitoneal (IP), kelompok III diinfeksi secara intramuskular (IM), dan kelompok IV sebagai kelompok kontrol tidak diinfeksi. Setelah dilakukan infeksi, secara periodik 5 ml darah diambil untuk dilakukan pemeriksaan darah rutin, yaitu pada minggu ke0, 1, 2, 4, 12, dan 24 setelah infeksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran lekosit kucing yang diinfeksi M.tuberculosis pada awal infeksi mengalami lekositosis dengan neutrofilia, kemudian gambaran bergeser ke monositosis pada petengahan (minggu ke-12) sampai akhir penelitian (minggu ke-24). Iumlah eritrosit, nilai PCV, kadar Hb dan TPP masih dalam batas kisaran normal namun ada kecenderungan term menurun pada akhir penelitian.
Uji Sensitivitas Isolat Escherichia Coli Patogen pad Ayam terhadap Beberapa Jenis Antibiotik MM.Firdiana Krisnaningsih; Widya Asmara; M. Haryadi Wibowo
Jurnal Sain Veteriner Vol 23, No 1 (2005): JUNI
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2823.285 KB) | DOI: 10.22146/jsv.361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan sifat resistensi Escherichia coli yang berasal dari kasus kolibasilosis pada ayam terhadap beberapa jenis antibiotik. Bahan penelitian berupa lima isolat E. coli patogen pada ayam koleksi laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada. Kelima isolat tersebut bereaksi positif pada media congo red. Uji sensitivitas dilakukan dengan metode Bauer-Kirby terhadap ampicillin, amoxycillin, strepyomycin, doxycycline, erythromycin, lincomycin dan danofloxacin pada media Mueller Hinton Agar (MHA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% isolat Escherichia coli resisten terhadap lincomycin dan danofloxacin, 80% terhadap ampicillin dan amoxycillin, 60% untuk streptomycin, 40% untuk doxycycline dan 20% untuk erythromycin. Sifat Multiple-drug resistance (MDR), ditemukan pada isolat I dan V terhadap ampicillin, amoxycillin, streptomycin dan doxycycline. Resistensi silang antara ampicillin dan amoxycillin ditemukan pada isolat I,111, IV dan V, antara streptomycin dan doxycycline pada isolat I dan V, antara erythromycin dan lincomycin pada isolat I.
Studi Serologis Dengan Uji Hambatan Hemaglutinasi Terhadap Angsa Surya Amanu; Oktavianus Kale Rohi
Jurnal Sain Veteriner Vol 23, No 1 (2005): JUNI
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.776 KB) | DOI: 10.22146/jsv.362

Abstract

elah dilakukan penelitian uji hambatan hemaglutinasi (HH) pada sera angsa untuk mengetahui adanya reaktor terhadap Newcastle disease (ND) di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada yang bertujuan untuk memberikan informasi adanya reaktor terhadap ND pada angsa. Sebanyak 118 sampel sera angsa di daerah Istimewa Yogyakarta berasal dan Kabupaten Sleman 45 sampel, Kabupaten Kulonprogo 17 sampel, Kabupaten Bantul 28 sampel dan Kodya Yogyakarta 28 sampel, yang diuji HH dengan metode pelat mikro (Beard, 1980). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dan sebanyak 118 sampel sera angsa yang diperiksa, yang memberikan reaksi pesitif pada uji HH atau sebagai reaktor sebanyak 88 sampel (74,57 %).
Intracytoplasmic Sperm Injection (Icsi) Sebagai Teknik Reproduksi Bantuan Unggulan Takdir Syahruddin Said; Syahruddin Said; Mohamad Agus Setiadi; Srihadi Agungpriyono; Mozes R. Toelihere; Aries Boediono
Jurnal Sain Veteriner Vol 23, No 1 (2005): JUNI
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1299.938 KB) | DOI: 10.22146/jsv.363

Abstract

Beberapa teknik fertilisasi mikro telah diterapkan untuk mengatasi masalah infertilitas pria, namun hanya intracytoplasmic sperm injection (ICSI) yang mampu meningkatkan secara nyata keberhasilan fertilisasi, implantasi dan kelahiran. Pada perkembangannya teknik ICSI juga telah diterapkan pada beberapa jenis hewan sebagai suatu model untuk mempelajari kemampuan fertilisasi berbagai jenis spermatozoa yang secara alami atau melalui fertilisasi in vitro tidal( bisa membuahi sel telur. Walaupun keberhasilan teknik ICSI telah dapat mengatasi masalah infertilitas pada pria, teknik ICSI masih mempunyai potensi negatif yang mungkin muncul pada anak hasil ICSI. Namun demikian, hal ini perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikannya.
Uji Sensitivitas Bakteri Escherichia Coli Isolat Asal Ayam Yang Bereaksi Widagdo Sri Nugroho; M. Haryadi Wibowo
Jurnal Sain Veteriner Vol 23, No 1 (2005): JUNI
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2825.683 KB) | DOI: 10.22146/jsv.364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resistensi bakteri E.coli isolat ayam yang bereaksi positif pada media congo red terhadap preparat ampisilin, streptomisin, dan enrofloksasin. Delapan biak murni bakteri E.coli yang diisolasi dari kasus kolibasilosis ayam diuji afinitasnya terhadap zat warna merah kongo. Bakteri yang bereaksi positif pada media congo red tersebut, kemudian diuji sensitivitasnya menggunakan media agar Mueller-Hinton, metode disk difusi menurut Kirby-Bouer. Disk antibiotika ampisilin, streptomisin, dan enrofloksasin diposisikan menggunakan dropper pada permukaan kultur bakteri tersebut, kemudian diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C. Diameter zona terang disekililing disk antibiotik yang terbentuk, kemudian diukur dalam satuan milimeter. Hasil pengukuran tersebut dibandingkan dengan referensi dan atau menurut standar interpretasi Kirby-Bouer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, seluruh bakteri E. coli isolat asal ayam, mempunyai penampilan penotif mengilcat zat warna merah kongo , ternyata 100 % resisten terhadap preparat ampisilin, streptomisin dan enrofloksasin.
Identifikasi Subtipe Hemaglutinin Virus Avian Influenza Pada Berbagai Spesies Unggas dengan RT-PCR Widya Asmara; M. Haryadi Wibowo; Charles Rangga Tabbu
Jurnal Sain Veteriner Vol 23, No 1 (2005): JUNI
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1809.212 KB) | DOI: 10.22146/jsv.365

Abstract

Wabah avian influenza yang high pathogenic telah terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Infeksi virus ini menimbulkan penyakit respirasi dengan mortalitas yang tinggi pada berbagai spesies unggas, termasuk itik, ayam dan puyuh. Isolasi virus Al dari sampel itik, ayam kampung, petelur dan pedaging telah berhasil dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Hew an Universitas Gadjah Mada, menggunakan telur ayam berembrio. Subtipe hemaglutinin virus diidentifikasi dengan RT-PCR menggunakan primer spesifik H5 dan H7. Hasil penelitian memberi indikasi bahwa virus AI yang terisolasi tersebut termasuk dalam subtipe H5.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2005 2005


Filter By Issues
All Issue Vol 43, No 3 (2025): Desember Vol 43, No 2 (2025): Agustus Vol 43, No 1 (2025): April Vol 42, No 3 (2024): Desember Vol 42, No 2 (2024): Agustus Vol 42, No 1 (2024): April Vol 41, No 3 (2023): Desember Vol 41, No 2 (2023): Agustus Vol 41, No 1 (2023): April Vol 40, No 3 (2022): Desember Vol 40, No 2 (2022): Agustus Vol 40, No 1 (2022): April Vol 39, No 3 (2021): Desember Vol 39, No 2 (2021): Agustus Vol 39, No 1 (2021): April Vol 38, No 3 (2020): Desember Vol 38, No 2 (2020): Agustus Vol 38, No 1 (2020): April Vol 37, No 2 (2019): Desember Vol 37, No 1 (2019): Juni Vol 36, No 2 (2018): Desember Vol 36, No 1 (2018): Juni Vol 35, No 2 (2017): Desember Vol 35, No 1 (2017): Juni Vol 34, No 2 (2016): Desember Vol 34, No 1 (2016): Juni Vol 33, No 2 (2015): Desember Vol 33, No 1 (2015): JUNI Vol 32, No 2 (2014): DESEMBER Vol 32, No 1 (2014): JUNI Vol 31, No 2 (2013): DESEMBER Vol 31, No 1 (2013): JULI Vol 30, No 2 (2012): DESEMBER Vol 30, No 1 (2012): JUNI Vol 29, No 2 (2011): DESEMBER Vol 29, No 1 (2011): JUNI Vol 28, No 2 (2010): DESEMBER Vol 28, No 1 (2010): JUNI Vol 27, No 2 (2009): DESEMBER Vol 27, No 1 (2009): JUNI Vol 26, No 2 (2008): DESEMBER Vol 26, No 1 (2008): JUNI Vol 25, No 2 (2007): DESEMBER Vol 25, No 1 (2007): JUNI Vol 24, No 2 (2006): DESEMBER Vol 24, No 1 (2006): JUNI Vol 23, No 2 (2005): DESEMBER Vol 23, No 1 (2005): JUNI Vol 22, No 2 (2004): DESEMBER Vol 22, No 1 (2004): Juli Vol 21, No 2 (2003): DESEMBER Vol 21, No 1 (2003): JULI Vol 20, No 2 (2002): Desember Vol 20, No 1 (2002): Juli Vol 19, No 2 (2001): DESEMBER Vol 18, No 1&2 (2000) Vol 18, No 2 (2000) Vol 18, No 1 (2000) Vol 17, No 1 (1999) Vol 16, No 2 (1999) Vol 16, No 1 (1998) Vol 15, No 1&2 (1996) Vol 14, No 2 (1995) More Issue