cover
Contact Name
Sahrul Hidayat
Contact Email
sahrul@unpad.ac.id
Phone
+6222-7796014
Journal Mail Official
jmei@phys.unpad.ac.id
Editorial Address
Departemen Fisika Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran Jl. Raya Jatinangor Sumedang Jawa Barat, 45363
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Material dan Energi Indonesia
ISSN : 2087748X     EISSN : 25796054     DOI : https://doi.org/10.24198/jmei
Core Subject : Science,
Jurnal Material dan Energi Indonesia (JMEI) merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian yang mencakup kajian teoretik, simulasi dan modeling, eksperimen, rekayasa dan eksplorasi dalam bidang Material dan Energi. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Redaksi menerima naskah ilmiah hasil penelitian, pikiran dan pandangan, review, komunikasi singkat dalam bidang material dan energi. Petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan dan secara online. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bebestari dan disetujui oleh dewan editor.
Articles 133 Documents
STUDI REDUKSI GRAPHENE OXIDE SECARA KIMIA DENGAN MENGGUNAKAN ASCORBIC ACID YANG RAMAH LINGKUNGAN FITHRI, HAFIDHEA LUTHFIANA; FITRILAWATI, F; SYAKIR, NORMAN
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 12, No 02 (2022)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.069 KB) | DOI: 10.24198/jme.v12i02.45078

Abstract

Untuk menghasilkan bahan graphene like dalam jumlah besar sering dipergunakan proses reduksi secara kimia dengan menggunakan senyawa hydrazine sebagai agen pereduksi, namun senyawa tersebut sangat berbahaya bagi lingkungan. Sebagai pengganti hydrazine, banyak diteliti ascorbic acid (AA) sebagai agen pereduksi yang ramah lingkungan. Dalam penelitian ini untuk menghasilkan reduced graphene oxide (rGO) dilakukan proses reduksi graphene oxide (GO) secara kimia dengan menggunakan ascorbic acid. Proses reduksi dilakukan dengan mencampurkan dispersi GO dengan larutan AA yang dilanjutkan dengan pengadukan selama 24 jam pada suhu 65°C. Hasil karakterisasi dengan  spektrofotometer  UV-Vis memperlihatkan adanya penurunan nilai bandgap dari 3,36 eV pada GO menjadi sebesar 2,63 eV setelah dikenakan proses reduksi menggunakan AA. Spektrum Fourier-Transform Infrared (FTIR) dari rGO menunjukkan penurunan gugus fungsi oksigen setelah dilakukan reduksi dengan AA. Selain itu hasil pengukuran Energy Dispersive X-ray Spectroscopy (EDS) menunjukkan peningkatan rasio  C/O dari 1,27  menjadi 2,74  dan hasil pengukuran X-Ray Diffraction (XRD) menunjukkan penurunan jarak interlayer dari 8,2 Å menjadi 3,198 Å setelah dilakukan proses reduksi.Kata kunci: reduksi secara kimia, graphene oxide,reduced graphene oxide, ascorbic acid
PENGARUH UKURAN PARTIKEL TERHADAP KUALITAS TERMAL DAN MEKANIK BRIKET CAMPURAN ARANG SEKAM PADI DAN KULIT KOPI SRI SURYANINGSIH; PUSPITA MELATI ANGGRAENI; OTONG NURHILAL
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 9, No 02 (2019)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.729 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v9i2.26351

Abstract

Biomassa dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan dengan mengolahnya menjadi briket. Sebagai bahan bakar padat, briket harus memenuhi kualitas yang diterima pasar diantaranya adalah memiliki kualitas termal dan mekanik yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ukuran partikel terhadap sifat mekanik dan laju pembakaran pada briket campuran dari bahan sekam padi dan kulit kopi. Metodologi penelitian meliputi karbonisasi bahan, penghalusan dan penyaringan bahan dengan variasi ukuran partikel 40 mesh, 60 mesh, dan 100 mesh. Kemudian pencetakan dan pengepresan briket dengan tekanan pembebanan tetap sebesar 75 kg. Dari hasil uji kualitas mekanik menunjukkan bahwa ukuran partikel mempengaruhi densitas, durabilitas dan kuat tekan briket. Ukuran partikel 100 mesh memberikan nilai densitas terbaik pada tekanan pembebanan 75 kg sebesar 598 g/cm³. Nilai durabilitas terbaik 98% dan nilai kekuatan tekan terbaik 1.937 kg/cm² diperoleh dengan menggunakan ukuran partikel 40 mesh. Pengaruh ukuran partikel terhadap karakteristik laju dan lama pembakaran menunjukkan bahwa semakin besar ukuran partikel maka laju pembakaran menurun, sehingga membutuhkan waktu pembakaran lebih lama. Hasil yang baik pada laju dan durasi pembakaran ditemukan pada sampel dengan ukuran partikel 40 mesh yang memiliki laju pembakaran 0,867 g/menit dan lama waktu pembakaran 60 menit
PENGARUH KONSENTRASI CERIUM DALAM POLI (TMSPMA) TERHADAP KARAKTERISTIK IMPEDANSINYA PADA PERMUKAAN BAJA KARBON F. FITRILAWATI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 7, No 01 (2017)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.263 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v7i01.12644

Abstract

Bahan baja karbon banyak dipakai sebagai pipa penyalur minyak dan gas yang diletakkan dibawah laut. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan bahan Poli(TMSPMA)-Cerium dan pengujiannya terhadap korosi. Prekursor polimer hibrid dibuat dari monomer 3-(Trimetoksilil)propil metakrilat (TMSPMA dengan menggunakan metoda sol-gel. Kedalam prekursor tersebut ditambahkan dengan Inhibitor Cerium dengan berbagai konsentrasi mulai dari 0,1% hingga 0,4%. Prekursor polimer hibrid tersebut selanjutnya ditambahkan inisiator Irgacure 819, lalu dilapiskan pada permukaan baja karbon dengan menggunakan metode solution casting dan proses fotopolimerisasi. Untuk menguji ketahanan korosi, sampel tersebut diuji pada suhu ruang dalam larutan 3,5 % NaCl yang setara dengan air laut dengan menggunakan Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS). Hasil sintesis menunjukan gel komposit poli(TMSPMA)-Ce yang dihasilkan tetap berada pada fase gel dan transparan. Nilai Impedansi hasil pengujian EIS menunjukan  penambahan inhibitor Cerium dapat meningkatkan nilai impedansi total dari lapisan pada baja karbon. Peningkatan nilai impedansi tersebut dapat memperkecil arus korosi sehingga proses korosi dapat diperlambat.
PENGARUH JENIS PREKURSOR TERHADAP KARAKTERISTIK PARTIKEL ZnO BESERTA PENGUJIAN SIFAT FOTOKATALITIKNYA AMANDA, NUR APRILIA; RAMADHIKA, LUTFI NAUFAL; BAHTIAR, AYI; SAFRIANI, LUSI; APRILIA, ANNISA
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 12, No 01 (2022)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1098.019 KB) | DOI: 10.24198/jme.v12i01.40511

Abstract

Material ZnO disintesis menggunakan prekursor berbeda, yaitu zinc acetate dihydrate dan zinc nitrate hexahydrate dalam aplikasinya sebagai material aktif fotokatalis. Kedua material disintesis menggunakan metode sol-gel. Struktur material dikarakterisasi menggunakan XRD dan FTIR, morfologi menggunakan TEM dan BET, komposisi menggunakan EDS, sifat optik menggunakan PL Spectroscopy dan UV-Vis Spectroscopy, serta dispersitas menggunakan Zeta Potential. Hasil karakterisasi menunjukkan material ZnO yang terbentuk telah memiliki struktur wurtzite dan bermorfologi spherical. Masih terdapat ikatan-ikatan karbonil yang merupakan residu dari proses sintesis yang belum sepenuhnya hilang. Komposisi atom, dispersitas, dan band gap untuk kedua material tidak jauh berbeda. Pada ZnO-A terdapat defect berupa zinc vacancies. Ukuran partikel ZnO-A lebih kecil daripada ZnO-N, sehingga luas permukaan spesifiknya pun jauh lebih besar. Pengujian sifat fotokatalitik dilakukan menggunakan larutan metil biru 3,2 ppm selama 45 menit di bawah sinar matahari. Didapat nilai konstanta laju degradasi sebesar 0,0604/menit untuk ZnO-A dan 0,0763/menit untuk ZnO-N, serta besar efisiensi 94% untuk ZnO-A dan 97% untuk ZnO-N.Kata kunci: fotokatalis, serbuk ZnO, sol-gel, prekursor
PENGARUH KONSENTRASI AKTIVATOR TERHADAP DAYA SERAP IODIN ARANG AKTIF DARI LIMBAH DAUN KI SABUN DAN DAUN MAHONI (SWIETENIA MAHAGONI) ABDUL HARIS; OTONG NURHILAL; SRI SURYANINGSIH
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 9, No 01 (2019)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.245 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v9i1.23103

Abstract

Biomassa tidak hanya dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai penanganan limbah lingkungan. Salah satu produk dari biomassa yang dapat dimanfaatkan sebagai penanganan limbah lingkungan adalah arang aktif. Arang aktif adalah karbon amorf yang mempunyai permukaan dalam dan kemampuan daya serap yang cukup baik. Arang aktif dapat dibuat dari berbagai macam bahan biomassa. Dalam penelitian ini bahan biomassa yang digunakan sebagai bahan utama pembuatan arang aktif adalah limbah daun ki sabun dan daun mahoni.Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui daya serap arang aktif dari limbah daun ki sabun dan daun mahoni yang diaktivasi menggunakan aktivator NaOH konsentrasi 2%, 3%, 7%; ZnCl2 konsentrasi 6%, 7% dan 8% serta H3PO4 konsentrasi 1 M. Metode penelitian meliputi pengeringan bahan, karbonisasi, penghalusan, penyaringan, aktivasi yang dilakukan secara kimia menggunakan aktivator NaOH, ZnCl2 dan H3PO4, pengeringan arang aktif dan pengujian arang aktif. Pengujian arang aktif meliputi pengujian struktur morfologi karbon menggunakan SEM EDS dengan jenis hitachi SU 3500 dan pengujian daya serap menggunakan titrasi iodometri. Dari hasil pengujian daya serap diperoleh daya serap arang aktif dari limbah daun ki sabun dan daun mahoni yang diaktivasi menggunakan aktivatorNaOH konsentrasi 2%, 3% dan 4%; ZnCl2 konsentrasi 6%, 7% dan 8% serta H3PO4 konsentrasi 1 M memiliki nilai daya serap yang berbeda-beda
STRUKTUR KRISTAL DAN MORFOLOGI FILM PEROVSKITE YANG DIBUAT DENGAN METODE SPIN-COATING DUA TAHAP SINTHIA RAHMANITA, YUNIAR DWI INAYATIE, ANGGIA ERDIENZY, AYI BAHTIAR
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 5, No 02 (2015)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.873 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v5i02.11165

Abstract

Sel-surya dengan material aktif perovskite saat ini banyak dikembangkan para peneliti karena mampu menghasilkan efisiensi konversi di atas 20%, sehingga diharapkan dapat menjadi sel-surya masa depan. Kontrol morfologi dan struktur kristal perovskite merupakan kunci utama untuk meningkatkan efisiensi sel-surya dan stabilitas terhadap lingkungan. Film perovskite harus menunjukkan derajat kristalinitas yang tinggi dengan ukuran butir dalam orde mikrometer. Dalam makalah ini akan disampaikan studi terbaru kami tentang struktur kristal dan morfologi film perovskite metilamonium-iodida (CH3NH3PbI3) yang dibuat dengan metode spin-coating dua-tahap. Struktur kristal perovskite diukur dengan XRD dan morfologi permukaan film diukur dengan SEM. Dalam metode spin-coating dua-tahap ini, film perovskite dibuat dengan membuat lapisan PbI2 terlebih dahulu, kemudian melapiskan metilamonium-iodida (MAI) di atas lapisan PbI2, sehingga lapisan PbI2 dapat terkonversi menjadi perovskite CH3NH3PbI3. Hasil studi kami menunjukkan bahwa kristal perovskite telah terbentuk dengan ukuran butir sekitar 1 mikrometer. Hasil studi ini dapat dijadikan metode standar dalam pembuatan sel-surya padat berbasis material aktif perovskite CH3NH3PbI3.
ANALISIS HUJAN LEBAT DENGAN MENGGUNAKAN DATA CITRA SATELIT DI KABUPATEN BANJARNEGARA (STUDI KASUS 18 JUNI 2016) SULTON KHARISMA; LAKSITA WIDOMURTI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 8, No 01 (2018)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.849 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v8i01.12108

Abstract

Abstrak. Banjir yang melanda sebagian wilayah di Jawa Tengah pada tanggal 18 Juni 2016 menyebabkan setidaknya 24 orang tewas, ribuan rumah rusak, dan sekitar 1.000 jiwa dievakuasi ke lokasi yang lebih aman. Bencana tersebut diakibatkan oleh hujan lebat, salah satu wilayah yang terdampak yaitu Kabupaten Banjarnegara. Fenomena tersebut dirasa perlu oleh peneliti untuk dilakukan penelitian. Penelitian ini menggunakan metode interpretasi data citra satelit dengan cara mengolah data infrared channel Himawari-8 dan dibandingkan dengan data curah hujan dari pos hujan di Kabupaten Banjarnegara tanggal 16 hingga 18 Juni 2016. Dari hasil analisis akan ditentukan gangguan cuaca yang menyebabkan kejadian hujan lebat pada tanggal 18 Juni 2016. Hujan berintensitas lebat yang terjadi di wilayah Jawa Tengah disebabkan oleh akumulasi beberapa proses fisis. Berdasarkan interpretasi data citra satelit, terlihat adanya  kumpulan awan Cb (Cumulonimbus) aktif dengan suhu puncak awan mencapai -80.0° C . Adanya daerah belokan angin dan daerah pertemuan angin yang secara khusus diikuti dengan perlambatan angin. Keberadaan gangguan berupa daerah bertekanan rendah yang mempengaruhi sirkulasi udara di sekitar perairan barat daya Pulau Jawa juga mendukung terjadinya pembentukan awan-awan hujan.Kata kunci : Himawari-8, banjir, hujan lebat
TRANSPORT PROPERTIES OF N-PHENYLDITHIOLS SYSTEM ANCHORED ON CU[111] METALLIC CONTACTS SETIANTO TH. NIEHAUS
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 5, No 01 (2015)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.273 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v5i01.11156

Abstract

Molekul terkonjugasi adalah bahan yang banyak dikembangkan dan dipelajari untuk teknologi elektronik berbasis pada perangkat molekul tunggal. Dalam tulisan ini kami mengkaji dan mengamati sifat konduktansi berbagai molekul tunggal berdasarkan sistem cincin “n-fenil” yang dihubungkan dengan gugus  thiol (Sulfur) pada kontak logam Cu [111]. Metode Non-Equilibrium Green Function (NEGF) diimplementasikan dalam teori kerapatan fungsional (gDFTB) yang digunakan untuk menyelidiki sifat transportnya. Hasilnya menunjukkan bahwa, peningkatan cincin fenil akan mengurangi  celah energi HOMO-LUMO. Namun, nilai konduktansi mengalami penurunan. Tingkat energi dari molekul (molekul terisolasi) melebar dan bergeser setelah disambungkan dengan kontak logam  Cu [111].
EFEK PENAMBAHAN rGO PADA FOTOANODA TiO2 TERHADAP PERFORMA SEL SURYA TERSENSITASI DYE LUSI SAFRIANI; RAHMADANI RAHMADANI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 11, No 01 (2021)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.447 KB) | DOI: 10.24198/jme.v11i01.35039

Abstract

Sel surya tersensitasi dye merupakan sel surya yang banyak menarik perhatian karena prosespembuatannya mudah dengan biaya fabrikasi yang rendah, namun efisiensi sel surya ini masih relatif rendah.Berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan efisiensi sel surya tersensitasi dye, salah satunya adalah denganmenambahkan reduced graphene oxide (rGO) pada fotoanoda TiO2 membentuk nanokomposit TiO2-rGO.Metode pencampuran larutan digunakan untuk membuat nanokomposit TiO2-rGO dari pasta TiO2 dan serbuk rGO dengan konsentrasi 5wt% dalam etanol. Metode screen printing digunakan untuk membuat fotoanoda nanokomposit TiO2-rGO. Sel surya tersensitasi dye dengan fotoanoda nanokomposit TiO2-rGO menunjukkan rapat arus hubung singkat short circuit (JSC) 6,68 mA cm−2, tegangan rangkaian terbuka (VOC) 0,65 V dan efisiensi konversi 3,11%; yang lebih tinggi dari sel surya dengan fotoanoda TiO2 murni. Peningkatan efisiensi konversi terjadi karena rGO dapat mempermudah transport elektron dan mengurangi terjadinya proses rekombinasi pada interface antar lapisan.
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI STRUKTUR KRISTAL BAHAN OVER DOPED SUPERKONDUKTOR DOPING ELEKTRON (Eu)_(2-X) (Ce)_X (CuO)_(4+Α-Δ) (ECCO) YATI MARYATi; TOGAR SARAGI; RISDIANA RISDIANA
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 6, No 01 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.593 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v6i01.11145

Abstract

Telah dilakukan pembuatan dan karakterisasi struktur kristal bahan superkonduktor doping elektron Eu2-xCexCuO4+α-δ (ECCO) dengan kandungan doping lebih besar dari keadaan optimum (over doped), yaitu x=0.17, 0.18, 0.20 untuk mengetahui pengaruh penambahan x terhadap struktur kristalnya. Proses annealing dilakukan pada rentang suhu 900-930°C dengan variasi waktu antara 10-20 jam. Hasil XRD menunjukkan bahwa semua bahan yang telah diuji memiliki struktur kristal tetragonal. Parameter kisi a mengalami penurunan seiring dengan penambahan konsentrasi doping Ce4+. Hal tersebut dikarenakan jari-jari Ce4+ yang lebih kecil dibandingkan jari-jari Eu3+.

Page 4 of 14 | Total Record : 133