cover
Contact Name
Muchamad Subali Noto
Contact Email
msnoto@ugj.ac.id
Phone
+6282117556837
Journal Mail Official
euclid.unswagati@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ). Jalan Pemuda No. 32, Kota Cirebon, Jawa Barat, Indonesia. Kode Pos 45132.
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Euclid
ISSN : 25414453     EISSN : 23551712     DOI : https://doi.org/10.33603/e.v10i1.7258
Core Subject : Education, Social,
The aim of Euclid, p-ISSN 2355-1712 and e-ISSN 2541-4453, is to provide a national forum for sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of pure and applied mathematics, education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies, and new technologies in mathematics education. The Journal invites original articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. The whole spectrum of research in pure mathematics, applied mathematics, and mathematics education are welcome, which includes, but not limited to the following topics: Mathematics Learning Model, Assesment and Evaluation in Mathematics Teaching, Design/Development Research in Mathematics Education, Mathematics Ability, ICT in Mathematics Education, Ethnomathematics. Applied Mathematics: Environmental Mathematics, Industrial Mathematics, Computational Mathematics, Mathematical Economics, Financial Mathematics, Statistics. Pure Mathematics: Algebra, Geometry, Analysis, Discrete Mathematics/ Combinatorics.
Articles 275 Documents
A Simple Indicator to Measure Welfare Muhammad Fajar
Euclid Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v10i2.8510

Abstract

This paper proposes a welfare index derived from the welfare function by accommodating the people’s happiness index as the adjustment factor. This treatment makes the proposed welfare index different from the known welfare indicator. Other than that, the simplicity of the formula and calculation process remains the same.Keywords: welfare indicator, happiness, GDP
DESAIN TUGAS NUMERASI DENGAN KONTEKS PERMAINAN LATO-LATO Oktavia Wahyu Sugandi; Nurul Masita; Ahmad Wachidul Kohar
Euclid Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v10i2.8523

Abstract

Numerasi merupakan salah satu bagian dari AKM. Konteks pribadi yang melibatkan permainan menarik untuk dikaji. Permainan lato-lato mempunyai unsur geometri dan pengukuran dalam matematika. Adapun reliabilitas, kualitas soal serta tingkat kesukaran soal dll tidak menjadi bahasan pada artikel ini. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan soal numerasi matematika dengan menggunakan konteks permainan lato-lato yang valid. Dalam pengembangannya, penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Namun pada artikel ini, peneliti membatasi model pengembangan hanya sampai dengan tahap keempat yaitu tahap implementasi. Berdasarkan hasil validasi para validator diperoleh bahwa secara kuantitatif soal yang dikembangkan dinyatakan valid berdasarkan hasil rata-rata semua aspek yang mendapat nilai 0,80 sehingga berdasarkan kriteria yang digunakan soal tersebut valid. Hasil produk akhir pengembangan soal numerasi berbasis konteks permainan lato-lato disebut sebagai prototipe II serta telah dilakukan uji coba terbatas kepada 3 siswa SMA kelas X dengan masing-masing berkemampuan matematika rendah, sedang, dan tinggi. Salah satu implikasi dari penelitian ini adalah dapat menjadi referensi dan inspirasi bagi pendidik yang akan mengembangkan soal numerasi dengan memperhatikan konteks permainan.
Pengembangan E-Modul Berbasis Web untuk Mendukung Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SMP Hanifah Rubadiyah
Euclid Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v10i1.8543

Abstract

Proses pembelajaran matematika yang mencoba untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi memerlukan kemampuan yang dapat memahami ide, prinsip, dan prosedur serta kapasitas untuk menggunakan teknik pemecahan masalah yang diberikan, yaitu kemampuan pemahaman matematis. Penelitian dan pengembangan dilakukan dalam upaya mendukung kemampuan tersebut dengan tujuan menciptakan produk berupa e-modul berbasis web untuk mendukung kemampuan pemahaman matematis siswa SMP, yang telah diuji kevalidan dan kepraktisannya. Model pengembangan 4D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate merupakan model yang diigunakan dalam kegiatan penelitian dan pengembangan (R&D). E-modul yang dikembangkan dibuat dan disajikan dengan bantuan aplikasi canva, yang dilengkapi dengan beberapa media pelengkap yaitu video pembelajaran yang digunakan sebagai pendahuluan materi. Hasil uji coba produk menunjukan bahwa E-modul layak untuk digunakan. Uji coba pertama adalah validasi produk oleh dua dosen dan satu guru mata pelajaran matematika dimana hasil uji kevalidan E-modul yang telah dikembangkan berdasarkan ahli materi memperoleh persentase 100% dan ahli media dengan persentase 100%, dimana kedua persentase tersebut berada dalam kategori valid. Sedangkan uji coba kedua, yaitu uji kepraktisan yang terdiri 18 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Cilegon dinyatakan praktis setelah mendapat persentase 96% dengan kategori sangat baik.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMK Ditinjau dari Minat Belajar Dika Prakasa Prakasa; Ammamiarihta Ammamiarihta Ammamiarihta
Euclid Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v10i2.8516

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna menganalisis kemampuan penalaran matematis siswa di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ditinjau melalui minat belajarnya dalam menyelesaikan persoalan matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA Tritech Informatika dengan sampelnya yaitu siswa kelas X yang berjumlah 36 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan angket. Data yang diperoleh pada penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji One-Way ANOVA. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa nilai rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematis siswa adalah 74,31 dan mayoritas siswa memiliki tingkat minat belajar pada kategori sedang. Berdasarkan analisis One-Way ANOVA diperoleh nilai F hitung sebesar 29,918 dengan nilai sig. 0,000. Karena nilai F hitung > F tabel (29,918 > 3,285) dan nilai sig. < 0,05 (0,000 < 0,000) maka disimpulkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata kemampuan matematis siswa berdasarkan tingkat minat belajar rendah, sedang dan tinggi.
Implementasi Pendidikan Karakter Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Pasca Pandemi Covid-19 Haqqy Tamimah; Muhammad Nuh
Euclid Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v10i2.8558

Abstract

Membina generasi penerus bangsa untuk menunjukkan perilaku yang bermoral dan beretika sesuai dengan norma dan nilai sosial merupakan salah satu tanggung jawab pendidikan. karena kita semua ingin membesarkan anak-anak muda yang menjadi orang baik. Pasca pandemi Covid-19 di MTs Cerdas Murni Tembung, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi kepemimpinan dan penerapannya dalam penerapan pendidikan karakter pada pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan pendekatan fenomenologis adalah untuk mengkaji fenomena sosial dan kelas yang terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pendidikan karakter dimasukkan ke dalam pembelajaran matematika pascapandemi Covid-19 di salah satu MTs. Cerdas Murni Tembung, Sumatera Utara.Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Pembelajaran Matematika, Pasca Pandemi Covid-19, Strategi Kepemimpinan
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Dan Tingkat Kecemasan Matematika Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Humaira Humaira; Asih Miatun
Euclid Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v10i1.8528

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji (1) pengaruh penggunaan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, (2) pengaruh kecemasan matematika siswa terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, dan (3) interaksi antara model PBL dan tingkat kecemasan matematika terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-experimental. Sampel pada penelitian ini merupakan siswa kelas VII SMPN 149 Jakarta yang dipilih dengan teknik cluster random sampling. Data pada penelitian dikumpulkan menggunakan tes kemampuan komunikasi matematis dan angket kecemasan matematika. Metode pengolahan data menggunakan ANOVA dua jalan dan uji komparasi ganda Scheffe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan komunikasi matematis sampel yang menerima pembelajaran  dengan model PBL lebih baik daripada sampel yang tidak menerima pembelajaran dengan model PBL; (2) ditemukan perbedaan yang signifikan dalam kemampuan komunikasi matematis siswa berdasarkan tingkat kecemasan matematika mereka. Siswa pada tingkat kecemasan matematika rendah memiliki kemampuan komunikasi matematis yang sangat baik dibandingkan dengan siswa pada tingkat kecemasan matematika sedang dan tinggi; (3) tidak ada interaksi antara model PBL dan tingkat kecemasan matematika terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa.Kata Kunci. PBL, Kecemasan Matematika, Komunikasi Matematis.
PERBEDAAN EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI PECAHAN KELAS IV SD Sekar Sari Suryaningrum; Adi Winanto
Euclid Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v10i1.8547

Abstract

Pembelajaran matematika dikategorikan pelajaran yang sulit dipelajari dan dipahami siswa. Penelitian bertujuan mengetahui perbedaan hasil belajar penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan tipe Jigsaw pada matematika materi pecahan IV SD. Model pembelajaran kooperatif STAD dan tipe Jigsaw sebagai variabel bebas dan hasil belajar matematika materi pecahan kelas IV SD sebagai variabel terikat. Sampel yang digunakan yaitu siswa kelas IVA dan IVB SD Negeri 2 Ngadirejo yang masing-masing berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi dan tes. Observasi digunakan untuk mengetahui proses pelaksanaan dan kesesuaian pembelajaran yang telah direncanakan, sedangkan tes digunakan sebagai alat ukur mengenai hasil belajar siswa. Jenis tes yang digunakan yaitu tes sumatif dari pretest dan posttest. Analisis data hasil belajar menggunakan uji T dengan bantuan SPSS 25 for Windows menunjukkan bahwa equal variances assumed dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,019, dimana signifikansi < 0,05, bearti terdapat perbedaan hasil belajar matematika pada materi pecahan kelas IV SD antara model pembelajaran kooperatif STAD dan tipe Jigsaw.Kata Kunci. STAD dan Jigsaw, Hasil Belajar, Matematika
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) Berbasis Literasi Matematika Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dewi Nur Alya Syafita; Arum Dwi Rahmawati; Anwas Mashuri
Euclid Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v10i2.8520

Abstract

Model adalah suatu kerangka atau desain untuk membantu proses yang disederhanakan dari suatu sistem kerja. Pembelajaran pada siswa kelas VIII SMPN 3 Ngawi bahwa pencapaian standar kompetensi pembelajaran matematika di sekolah hanya sampai pada level kognitif C3 (aplikasi). Disamping itu, juga, anak-anak merasa sulit untuk memecahkan beberapa masalah narasi matematika karena kurangnya minat mereka dalam membaca. Untuk mencapai capaian pembelajaran terbaik, pendekatan tersebut harus digunakan sebagai alternatif untuk membaca dan menulis. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan dampak dari nilai-nilai yang ditanamkan oleh pendekatan pedagogis berbasis masalah yang didasarkan pada literasi matematika, pengajaran berbasis masalah, dan pembelajaran langsung. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan tiga kelompok peserta yang berbeda. Dengan menggunakan uji One Way ANOVA dihasilkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik di antara ketiga perlakuan yang diberikan. Kemudian dilakukan uji Tukey hanya pendekatan problem based learning yang didasarkan pada literasi matematika yang menunjukkan perbedaan penting dari model pembelajaran langsung.  Kata kunci: Model Pembelajaran, Problem based Intruction, Literasi Matematika, Berpikir Kritis
SDGS: Tingkat Numerasi Siswa SMP Kelas VIII Berdasarkan Gender di Kabupaten Tangerang Felisia Oktovia Manurung; Aan Subhan Pamungkas
Euclid Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v10i2.8562

Abstract

Kemampuan numerasi adalah salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki setiap orang, dan menjadi fokus target yang ingin dicapai dalam SDGs untuk mewujudkan tujuan ke-4 yakni Pendidikan Berkualitas. Dalam pelaksanaan dari SDGs di Indonesia, tingkat numerasi  masih dapat dikatakan rendah menurut indikator PISA, dan pada wilayah Kabupaten Tangerang mencapai pada tingkat di bawah kompetensi minimum dengan indikator Asesmen Nasional. Tak hanya itu, hasil kemampuan numerasi Indonesia pada PISA juga mengungkapkan bahwa siswa perempuan cenderung lebih unggul dalam kemampuan numerasi dibandingkan dengan laki-laki. Untuk mengetahui tingkat numerasi  SMP kelas VIII di Kabupaten Tangerang berdasarkan gender, dilakukan penelitian kualitatif studi kasus di empat sekolah dengan berbagai akreditasi untuk dapat mendeskripsikan tingkat numerasi serta faktor yang mempengaruhi tingkat numerasi  berdasarkan gender. Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa  perempuan cenderung lebih unggul dibandingkan dengan  laki-laki, namun tidak ada kesenjangan yang cukup jauh di antara kedua kelompok tersebut dan tingkat numerasi  di wilayah Kabupaten Tangerang pada kategori di bawah kompetensi minimum.Kata Kunci: Kemampuan Numerasi, Gender, Asesmen Nasional, SDGs
ETHNOMATHEMATICS: EXPLORATION IN KAJANG LAKO HOUSE Elda Rahmadhana; Yulyanti Harisman
Euclid Vol 10, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v10i3.8632

Abstract

This study aims to identify and describe the mathematical concepts contained in the Kajang Lako Jambi House. This research is a qualitative research using an ethnographic approach. The instruments used in this study were humans as the main instrument, observation guidelines, interview guidelines, documentation, and field notes. Collecting data in this study using observation, interviews, documentation, and field notes. Data analysis techniques were carried out by data reduction, data presentation, and Conclusion Drawing/Verification of Data. The results of this study describe the architectural design of Kajang Lako Jambi House. In the architecture of the Kajang Lako Jambi House, many geometric shapes are applied, including the heads of the stairs on the Kajang Lako Jambi House stairs in the form of cubes, handrails on the stairs, krawo, and Jambi traditional aisle chairs in the house in the form of blocks, the roof of the house as a whole is in the form of triangular prisms, the roof Jambi traditional aisles are in the form of a rectangular pyramid, square windows, doors, carved frames, and the sloping sides of a rectangular roof, then a roof covering called tedeng/tebarlayar which is triangular in shape. Apart from that, the counting of the steps on the steps of the Kajang Lako House applies the concept of a number pattern, as well as the carvings on the house, doors and window screens using the concept of reflection. These are all mathematical concepts that can introduce mathematics learning through local culture.Keywords: Ethnomathematics, Mathematics, Kajang Lako House