cover
Contact Name
Yuniardi Fadilah
Contact Email
fajrulfalah.fib@live.undip.ac.id
Phone
+6285259699793
Journal Mail Official
jurnalwicara@gmail.com
Editorial Address
Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Jalan Prof. Soedarto SH., Tembalang, Semarang, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Wicara
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 28300904     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya berfokus pada publikasi artikel penelitian sastra, bahasa, dan budaya. Fokus dan tujuan jurnal ini adalah menerbitkan tulisan analisis kritis dan teoritis terhadap segala objek penelitian kebahasaan, kesastraan, dan kebudayaan. Oleh karena itu, kami akan menerbitkan artikel orisinil yang berisi pemikiran kritis dalam ruang lingkup sastra, bahasa, dan budaya kontemporer. Adapun cakupan Jurnal Wicara meliputi: studi sastra interdisipliner; sastra kontemporer; studi sastra teoretik; sastra anak; linguistik; linguistik terapan; studi linguistik interdisipliner; filologi; sastra dan tradisi lisan; dan kebudayaan
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2: Oktober 2025" : 8 Documents clear
Representasi Karakter Tokoh Dewi Susilawati Dalam Serat Salokantara Karya KGPAA IV: Suntingan Teks Disertai Kajian Semiotika Riffaterre Darajati, Novia Wahyu; Muzakka, Moh.
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 4, No 2: Oktober 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2025.29806

Abstract

Serat Salokantara merupakan salah satu karya sastra Jawa yang mengandung simbol serta representasi makna mendalam. Teks ini mengisahkan Prabu Darmapati dengan dua putrinya, Dewi Susilawati dan Darmawati. Tokoh Dewi Susilawati lebih ditekankan, sebab selain menjadi calon pewaris takhta, ia juga memiliki peran penting dalam alur cerita. Penelitian ini bertujuan mengungkap representasi tokoh Dewi Susilawati melalui pembacaan heuristik dan hermeneutik dengan menerapkan pendekatan filologi dan semiotika Riffaterre. Metode penelitian meliputi tahap pengumpulan data, analisis, dan penyajian hasil. Hasil penyuntingan menunjukkan adanya delapan bentuk kesalahan naskah, meliputi satu kesalahan ditografi, enam substitusi, dan satu omisi, yang kemudian disunting sesuai kaidah filologi. Melalui analisis semiotik yang mencakup empat aspek utama Riffaterre, yaitu hipogram aktual, hipogram potensial, matriks, dan model, ditemukan bahwa Serat Salokantara memuat nilai religius, moral, serta gender. Representasi Dewi Susilawati menegaskan peran perempuan sebagai subjek yang memiliki otonomi dalam menentukan pilihan hidup berdasarkan tanggung jawab dan kepribadian, bukan semata kedudukan sosial ataupun materi. 
Simbol-Simbol dalam Tradisi Pernikahan Skotlandia dan Gorontalo (Suatu Analisis Semiotik) Kadir, Febyanto Aprilyani; Lotulung, Donald Ringgo; Sebayang, F. Ari Anggraini
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 4, No 2: Oktober 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2025.29758

Abstract

Penelitian ini berjudul “Simbol-Simbol dalam Tradisi Pernikahan Skotlandia dan Gorontalo (Suatu Analsisi Semiotik)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan simbol-simbol yang terdapat dalam tradisi pernikahan Skotlandia dan Gorontalo. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis persamaan dan perbedaan simbol-simbol dalam tradisi pernikahan Skotlandia dan Gorontalo. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teori Peirce dan Johansson. Penulis menggunakan metode deskriptif dari Walliman. Data-data dalam simbol-simbol pernikahan Skotlandia dikumpulkan dari beberapa sumber di internet dan juga menonton beberapa video di kanal Youtube. Sementara itu, data dalam simbol pernikahan Gorontalo dikumpulkan dengan cara menghadiri langsung upacara pernikahan dan juga mewawancarai beberapa informan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 11 simbol dalam tradisi pernikahan Skotlandia yang terdiri dari 5 simbol aktivitas, 4 simbol benda, 1 simbol makanan, sedangkan simbol tanaman non-pangan tidak ditemukan oleh penulis dan 15 simbol dalam tradisi pernikahan Gorontalo yang terdiri dari 2 simbol aktivitas, 3 simbol benda, 5 simbol makanan, 1 simbol pakaian, dan 4 simbol tanaman non-pangan. Persamaan antara simbol kedua budaya ini yaitu simbol cincin pernikahan. Pebedaan antara simbol-simbol dari kedua budaya tersebut yaitu tradisi pernikahan Skotlandia memiliki tradisi mencuci kaki, menghitamkan, puasa tangan, mencium pernikahan, menari ceilidh, alat musik bagpipe, bros luckyenbooth, cangkir quaich, kue pengantin, dan gaun pengantin, sedangkan di Gorontalo tidak memilikinya. Tradisi pernikahan Gorontalo memiliki mongakaji 'akad nikah', menyentuh dahi, tonggu dan kati 'uang adat', toyungo 'payung', limu bongo 'jeruk bali', nanati 'nenas', patodu 'tebu', langge 'nangka', tumula 'tunas kelapa', pakaian adat, luhuto 'pinang', gambele 'gambir', tembeh 'sirih', dan taba'a 'tembakau', sedangkan di Skotlandia tidak memilikinya. 
Tindak Tutur Ilokusi dalam Video Podcast PWK Edisi Bintang Tamu Dikta di Kanal YouTube HAS Creative (Kajian Pragmatik) Anwar, Muhammad Zidan; Suharyo, Suharyo
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 4, No 2: Oktober 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2025.29563

Abstract

Penelitian ini berfokus pada fenomena penggunaan bahasa dalam video podcast yang sering kali dianggap hanya sebagai sarana komunikasi dan hiburan semata. Dengan bantuan teori pragmatik tindak tutur ilokusi, tuturan dalam video podcast tidak hanya digunakan sebagai sarana komunikasi atau hiburan, tetapi juga memiliki maksud serta tujuan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis serta fungsitindak tutur ilokusipada video podcast PWKedisi bintang tamu Dikta dikanal Youtube HAS Creative. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teori yang digunakan sebagai landasan penelitian ini adalah teori pragmatik dengan fokus pada tindak tutur ilokusi serta teori SPEAKING oleh Dell Hymes. Metode dan teknik pengumpulan data pada penelitian ini, yaitu metode simak dan teknik catat. Metode dan teknikanalisis data pada penelitian ini, yaitu metode padan dan teknik pilah unsur penentu dengan menggunakan daya pilah pragmatis. Metode penyajian hasil analisis data yang digunakan pada penelitian ini, yaitu metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam video podcast dengan judul “PWK - Gak Cuma Sama Penonton, Anunya Dikta Juga Pernah Dir3mas Security?!” ditemukan berbagai fungsi tindak tutur ilokusi yaitu (1) tindak tutur ilokusi representatif dengan fungsi  ‘memberitahukan’ dan ‘memberitakan’; (2) tindak tutur ilokusi direktif dengan fungsi ‘permohonan’ dan ‘melarang’; (3) tindak tutur ilokusi komisif dengan fungsi ‘berjanji’ dan ‘penolakan’; (4) tindak tutur ilokusi ekspresif dengan fungsi ‘kesukaan’ dan ‘ketakutan’. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa dalam video podcast PWKedisi bintang tamu Dikta dikanal Youtube HAS Creative, tidak hanya sebagai sarana komunikasi atau hiburan semata, namun juga memiliki maksud serta tujuan tertentu.
Fantasy Genre and Fantastic Mode in Andry Chang's Novel Everna: Rajni Sari: A Structural Study Aliffianto, Diaz Restu; Noor, Redyanto; Komariya, Siti
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 4, No 2: Oktober 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2025.24619

Abstract

This research is a study of the novel Everna: Rajni Sari by Andry Chang through the perspective of fantasy literature. This study aims to explain the fantasy aspects of the novel and prove that the fantastic mode used is immersive fantasy based on Tolkien's sub-creation theory, Greer Watson's assumption of reality, and Farah Mendhlesohn's fantasy taxonomy. This research is a structural study with a literature study method. The data collection was done by note-taking technique and the analysis results were presented in descriptive terms in the tense of sentences and images. The results show that the novel is an immersive fantasy as proved by the concept of sub-creation, which are: (1) the existence of magical elements (Faerie), and (2) the existence of secondary worlds and secondary beliefs. 
Eksploitasi Anak sebagai Dampak Kemiskinan dalam Novel Kita Pergi Hari Ini Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie (Kajian Sosiologi Sastra) Limparu, Stella Lasverina; Umam, Khothibul; Fadilah, Yuniardi
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 4, No 2: Oktober 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2025.27427

Abstract

This study aims to describe the structure and explain the issue of child exploitation as a consequence of poverty in the novel Kita Pergi Hari Ini (KPHI) using a literary sociology approach, along with the theories of fiction structure and child exploitation. Data were collected through literature study and note-taking techniques, and analyzed using data reduction, data presentation, and verification. The findings reveal that the main theme of the novel is the struggle of children to obtain a better life amidst poverty and exploitation. The main characters consist of five children and a recruiter named Nona Gigi, with a progressive plot driving the narrative. Poverty is portrayed through economic hardship and limited access to employment due to a system dominated by certain groups, leading parents to relinquish their responsibilities and hand over their children to exploitative parties. The forms of exploitation depicted in the novel include emotional, verbal, and physical abuse, with emotional abuse being the most dominant. The novel offers social criticism of a system that fails to protect children and emphasizes the importance of child protection and poverty alleviation to prevent further exploitation.Keywords: Kita Pergi Hari Ini, Child Exploitation, Poverty
Alih Kode dan Campur Kode dalam Kanal Youtube Podcast PUELLA ID: Kajian Sosiolinguistik Ningrum, Alifah Putri; Amin, Mujid Farihul
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 4, No 2: Oktober 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2025.27692

Abstract

AbstrakPeristiwa penggunaan bahasa asing dalam percakapan sehari-hari, terutama di media sosial semakin marak dan memunculkan alih kode dan campur kode. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis alih kode dan campur kode serta faktor penyebab terjadinya dalam kanal Youtube podcast PUELLA ID. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan metode simak atau observasi dengan teknik simak, bebas, libat, cakap (SLBC). Analisis data menggunakan metode padan dengan teknik dasar pilah penentu (PUP). Penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat alih kode ke luar, yaitu dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan sebaliknya. Selain itu, campur kode yang ditemukan mencakup campur kode ke dalam, yaitu bahasa Jawa dan bahasa Sunda serta campur kode ke luar yang didominasi bahasa Inggris. Campur kode berwujud penyisipan kata, frasa, pengulangan kata, idiom, dan klausa. Faktor penyebab alih kode meliputi faktor penutur, lawan tutur, pokok pembicaraan, untuk membangkitkan rasa humor, dan sekadar bergengsi. Adapun faktor penyebab campur kode meliputi identifikasi peranan, keinginan untuk menjelaskan, dan identifikasi ragam.Kata kunci: alih kode, campur kode, sosiolinguistik, PUELLA ID
Edisi Teks Naskah Kitab Carita Raja Bermanakusumah Disertai Analisis Struktur Robert Stanton Rusydi, Syahna Salsabila; Rukiyah, Rukiyah; Khurosan, Herpin Nopiandi
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 4, No 2: Oktober 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2025.28813

Abstract

Naskah Kitab Carita Raja Bermanakusumah merupakan naskah tunggal berbahasa Sunda yang berbentuk prosa. Naskah ini mengisahkan tentang perjuangan Raja Muliyasasih dalam mendidik Raden Bermanakusumah yang memiliki dosa berzina dengan keempat istri Patih. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan edisi teks naskah dan nilai-nilai pendidikan dalam naskah Kitab Carita Raja Bermanakusumah dengan menggunakan pendekatan  filologi dan struktur cerita fiksi Robert Stanton. Metode yang digunakan terbagi menjadi tiga tahap, yakni metode pengumpulan data, metode analisis datam dan metode penyajian hasil analisis data. Peneliti melakukan pengumpulan data secara studi pustaka. Pada tahap analisis data, peneliti menggunakan pendekatan filologi untuk menyajikan hasil deskripsi dan suntingan, serta teori struktur cerita fiksi Robert Stanton untuk menyajikan nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalam naskah. Hasil penelitian ini ditemukan ada 3 kesalahan pada teks, yakni parakusti, omisi, dan subtitusi. Kemudian struktur pembangun cerita dalam teks KCRB yang saling berkaitan membentuk tipe fiksi didaktis yang memberikan banyak nilai-nilai pembelajaran
Relasi Makna dan Teknik Penciptaan Humor dalam Wacana Stand Up Comedy Indra Frimawan pada Acara Komedi Klasik Liwan, Arvel Abyan; Hermintoyo, Hermintoyo
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 4, No 2: Oktober 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2025.29509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk relasi makna serta teknik penciptaan humor yang digunakan oleh Indra Frimawan dalam acara Komedi Klasik. Teori yang digunakan sebagai landasan penelitian ini adalah teori semantik dengan fokus pada relasi makna serta teori teknik penciptaan humor oleh Arthur Asa Berger. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik dan teknik analisis padan. Data diperoleh dari video pertunjukan stand up comedy Indra Frimawan yang ditayangkan di kanal Youtube Khong Guan Biscuits Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indra Frimawan menggunakan berbagai bentuk relasi makna seperti polisemi, homonimi, hiponimi, sinonimi dan antonimi dalam menciptakan humor. Selain itu, ditemukan pula beragam teknik penciptaan humor yang digunakan, seperti definitions, absurdity, infantilism, exaggeration, dan sarcasm. Penggunaan relasi makna dalam tuturan komedi tidak hanya menciptakan efek lucu, tetapi juga menimbulkan ambiguitas makna yang terkesan absurd tetapi juga mendorong audiens untuk berpikir lebih dalam. Hal ini menjadikan gaya humor Indra Frimawan yang khas serta cerdas dan kreatif.

Page 1 of 1 | Total Record : 8