cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Pusat PPM Poltekkes Kemenkes Kendari, Gedung Rektorat Lt. 1, Jl. Jendral A.H. Nasution No. G14, Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27765628     EISSN : 27765628     DOI : https:/doi.org/10.36990/jippm
Core Subject : Health, Science,
Terbit secara berkala dua kali dalam satu tahun yang menghimpun laporan ilmiah hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat baik itu inovasi dan pemberdayaan dalam bidang kesehatan oleh dosen di lingkungan Poltekkes Kemenkes Kendari maupun oleh penulis lain di luar institusi Poltekkes Kemenkes Kendari.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2022): November" : 10 Documents clear
Edukasi Kesehatan Pola Hidup Sehat dan Pencegahan Penularan COVID-19 sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Lansia Rusna Tahir; Muhaimin Saranani; Sahmad Sahmad
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.019 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.408

Abstract

The COVID-19 pandemic has had a global impact on various aspects of life, especially the health of the elderly. This Community Service aims as an effort to increase the knowledge of the elderly regarding a healthy lifestyle and the prevention of transmission of COVID-19. The method used is health education. Community Service involves the participation of the elderly who are members of the Posyandu group for the elderly in Bungkutoko Village, Nambo Health Center Work Area, a total of 30 elderly. Community Service was enthusiastically attended by all participants and showed that health education is always important to implement as an effort to improve a healthy lifestyle and prevent COVID-19 by the elderly.
Pelatihan Duta Remaja Sadar Reproduksi yang Sehat dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Askrening Askrening; Khalidatul Khair Anwar
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.418 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.487

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membentuk Duta remaja/ pendidik sebaya terlatih dengan cara membekali pengetahuan dan keterampilan tentang kesehatan reproduksi remaja. Desain untuk mencapai tujuan tersebut dengan cara melatih sebagian siswa menjadi duta remaja/ pendidik sebaya tentang kesehatan reproduksi. Sasaran program adalah anggota OSIS SMAN 5 Kendari dan SMAN 10 Kendari. Pelatihan dilakukan 2 hari dan 1 hari pendampingan. Jumlah siswa yang dilatih 20 orang sebagai calon pendidik sebaya. Pengukuran keberhasilan program berdasarkan peningkatan signifikan pengetahuan tentang kesehatan. Hasil Kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta.
Optimalisasi Pencegahan Kanker Serviks melalui Promosi Kesehatan Reproduksi pada Kelompok Wanita Usia Subur Wahyu Nuraisya; Nunik Ike Yunia Sari
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.128 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.615

Abstract

Cervical cancer is a type of cancer with a large prevalence. Health promotion is one of the primary prevention efforts that can be done to prevent death from cervical cancer. This reproductive health promotion activity is carried out using the lecture method, showing videos and pictures, and questions and answers which begin with the pre-test and end with the post-test. Health promotion material, namely cervical cancer. This activity was carried out at the Darungan Village Hall, Pare District, Kediri Regency on May 12, 20 and 21 2022. The target of the activity was 30 women of childbearing age. The results obtained from this reproductive health promotion are increased knowledge of women of childbearing age about reproductive health problems and early detection of cervical cancer, from the sufficient category of 56.6% to the good category of 86.6%. Reproductive health promotion needs to be given to women of childbearing age to increase knowledge and awareness about cervical cancer prevention.
PERILAKU PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DI MASA PANDEMI COVID-19: PERILAKU PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DI MASA PANDEMI COVID-19 Hansen Maikel Su; Jenny Lilis Siagian
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.981 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.637

Abstract

Kondisi kesehatan yang baik dari setiap masyarakat ditunjang dengan pengetahuan dan pemahaman yang baik. Pemahaman dan pengetahuan yang baik akan menunjang seseorang untuk bersikap contohnya bersikap terhadap suatu permasalahan seperti penyakit yang dihadapi. Penyakit yang dihadapi saat ini adalah penyebaran Virus Covid-19 menyerang sistim pernapasan manusia yang berdampak pada semua sistim kehidupan manusia dan dapat menyebabkan kematian. Pencegahan secara dini dengan penyuluhan kepada setiap masyarakat dapat mengubah pola pikir masyarakat untuk bersiap menghadapi situasi tertentu. Penyuluhan dilakukan dengan melibatkan semua komponen di Gereja Bethel Indonesia Kalvari, yaitu Penyuluhan Kesehatan tentang Perilaku Pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut dimasa Pandemi Covid-19. Penyuluhan Kesehatan diikuti sejumlah 58 orang dengan alasan penentuan lokasi adalah karena ditemukan 3orang jemaat mengalami gejala gangguan pernafasan seperti batuk, pilek dan sakit pada tenggorokan. Penyuluhan dilakukan selama dua kali dalam seminggu, dalam melakukan penyuluhan jemaat diberi pemahaman tentang pengenalan dan pemahaman tentang penyakit gangguan pernafasan biasa, dan penyakit pernapasan yang disebabkan Covid-19, serta cara mencegah dan menghidar diri dari gangguan pernafasan yang disebabkan infeksi biasa maupun infeksi Covid-19. Penyuluhan telah dilaksanakan, semua jemaat telah memahami dan mengerti tentang bagaimana membedakan antara gangguan pernafasan biasa dan Covid serta upaya pencegahan melalui perilaku. Kata kunci : Perilaku pencegahan, Ispa, Covid-19
Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Mengatur Kehamilan dan Kelahiran menggunakan Kontrasepsi Efektif Terpilih Nurmiaty Nurmiaty; Sitti Aisa; Halijah Halijah; Hesti Wulandari; Muliati Dolofu
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1176.305 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.687

Abstract

Latar Belakang: Salah satu ancaman dari pandemic covid 19 adalah baby booming. Hal ini berpotensi terjadi jika pasangan usia subur tidak mengakses layanan kontrasepsi selama pandemic. Sehingga masyarakat perlu diberdayakan untuk mencegah terjadinya kehamilan yang tidak direncanakan pada masa pandemic. Tujuan: Meningkatkan peran masyarakat dan keluarga melalui KIE untuk mengatur jumlah kehamilan dan kelahiran dengan menggunakan kontrasepsi efektif terpilih di Wilayah Kerja Puskesmas Nambo. Metode: Kegiatan PKM dilaksanakan dalam 4 tahapan, tahap 1 dilakukan pre test, tahap 2 pemberian edukasi, tahap 3 pelayanan kontrasepsi dan tahap 4 evaluasi melalui post test. Kegiatan edukasi dilaksanakan dalam ruangan terbuka, menggunakan media LCD dan PPT, dan modul. Semua Kegiatan dilaksanaka dengan memperhatikan protocol covid 19. Hasil: Pelaksanaan pengabdian didahului dengan pengukuran pengetahuan ibu tentang metode kontrasepsi menggunakan kuesioner diperoleh hasil mean rata-rata saat pretest adalah 12,56. Selanjutnya dilakukan pemberian materi dan dilanjutkan dengan tanya jawab. Yang mana terungkap bahwa terdapat beberapa ibu yang menggunakan alat kontrasepsi yang tidak mengacu pada penggunaan kontrasepsi yang rasional. Selanjutnya para peserta kegiatan pengabdian dianjurkan untuk menggunakan kontrasepsi efektif terpilih melalui pelayanan KB yang dilaksanakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Kedari. Lalu dilakukan post test untuk mengukur pengetahuan dan diperoleh mean rata-rata post test adalah 15,9. Hasil analisis paired t test menunjukkan bahwa ada perbedaan antara mean skor pretest dengan mean skor posttest. Dari 30 responden, 10 orang memilih metode kontrasepsi Implant dan 2 orang menggunakan IUD. Sedangkan responden yang lain yang masih melanjutkan kontrasepsi yang saat ini digunakan seperti suntik. Kesimpulan: Pemberian KIE mampu meningkatkan pengetahuan ibu tentang metode kontrasepsi terpilih dan penggunaan kontrasepsi yang rasional. Tersedianya modul sebagai bahan bacaan bagi ibu khususnya dan masyarakat secara umum. Saran: Kegiatan seperti ini harus terus dilaksanakan untuk meningkatkan penggunaan kontrasepsi efektif terpilih khususnya kontrasepsi seperti implat, IUD dan MOW maupun MOP. Perlu disosialiasikan tentang pentingnya menunda kehamilan masa pandemic.
Intervensi Keluarga tentang Pemberian ASI Eksklusif melalui Perspektif Budaya Kaili Fitria Masulili; Nurlailah Umar; Iwan Iwan; Jurana Jurana
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.515 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.702

Abstract

Penyebab ASI eksklusif tidak sukses bukan hanya karena alasan kurangnya pengetahuan atau persepsi yang salah tentang menyusui dan ibu kembali bekerja, tetapi juga karena tradisi. Hal tersebut sesuai dengan hasil wawancara peneliti dengan beberapa anggota masyarakat dan seorang tokoh masyarakat (etnis Kaili di Palu), yang menyatakan bahwa kebiasaan ibu-ibu dalam memberikan makanan ke anaknya dimulai dari bayi baru lahir, diberikan madu dibibirnya dengan tujuan bahwa semua yang keluar dari bibir anak manis-manis, terutama ucapannya. Makanan yang diberikan berikutnya adalah ASI, kemudian sekitar usia dua minggu bayi diberikan pisang kecil yang dikerok, dihaluskan, dan dimasukkan kedalam air mendidih dengan maksud agar pisang tersebut menjadi matang, setelah pisang tadi matang dan dingin kemudian diberikan ke bayi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu memberikan pengetahuan kepada keluarga ibu hamil tentang nutrisi ibu hamil dengan menggunakan bahan makanan local Suku Kaili yang dapat menunjang gizi ibu hamil saat hamil dan saat menyusui, serta tentang ASI Eksklusif dan cara menyusui yang benar sehingga dapat memotivasi dan mendukung ibu hamil disaat hamil serta saat menyusui anaknya setelah lahir sehingga tercapai pemberian ASI Eksklusif dan dilanjutkan menyusui sampai 2 tahun. Tindakan yang dilakukan yaitu memberikan penyuluhan kepada keluarga tentang nutrisi ibu hamil dan ASI Eksklusif serta cara menyusui yang benar. Jumlah sasaran 20 orang. Hasil kegiatan yaitu pengetahuan keluarga tentang nutrisi ibu hamil mengalami peningkatan dari 15 peserta (75%) dengan pengetahuan baik, menjadi 19 peserta (95%). Pengetahuan keluarga tentang ASI Eksklusif sebagian besar sudah mempunyai pengetahuan baik yaitu 16 peserta (80%), setelah diberi penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan hanya pada 2 peserta dengan pengetahuan kurang menjadi pengetahuan cukup. Sikap keluarga tentang pemberian nutrisi pada ibu hamil mengalami peningkatan dari 17 peserta (85%) menjadi 18 peserta (90%) dengan sikap baik. Sikap keluarga tentang pemberian ASI Eksklusif terjadi peningkatan sikap baik dari 12 peserta (60%) menjadi 16 peserta (80%). Kesimpulan bahwa kegiatan pengabmas ini dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap keluarga yang pada dasarnya sebelum diberikan penyuluhan sebagian besar sudah memiliki pengetahuan dan sikap yang baik tentang nutrisi ibu hamil dan ASI Eksklusif. Saran kepada Puskesmas Wani untuk senantiasa tetap meningkatkan pengetahuan masyarakat dan motivasi terkait nutrisi ibu hamil dan ASI Eksklusif untuk menunjang keberhasilan pencapaian pemberian ASI Eksklusif pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Wani.
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Tangan Dari Minyak Jelantah Dengan Pemanfaatan Daun Sirih Sebagai Essence Bagi Ibu PKK di Kelurahan Kalumata dan Ubo-Ubo Aan Yulianingsih Anwar; Acce Basri; Samad Hi. Husen
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.893 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.711

Abstract

Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia sebagai alat pengolah bahan – bahan makanan. Minyak goreng sebagai media penggoreng sangat penting dan kebutuhannya semakin meningkat. Minyak goreng termasuk dalam salah satu bahan pangan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam rangka pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Ibu rumah tangga banyak yang menggunakan minyak goreng berulang-ulang. Mereka sengaja menggunakan minyak goreng bekas tersebut dengan alasan untuk berhemat dan adanya anggapan jika menggoreng sesuatu dengan minyak jelantah rasa yang dihasilkan lebih gurih. Pada proses pemakaian yang berulang kali akan menyisakan lemak jenuh yang tinggi, asam lemak jenuh yang tinggi dapat menyebabkan terbentuknya kolesterol. Mengingat banyaknya efek buruk terhadap kesehatan akibat minyak goreng bekas, diperlukan adanya suatu terobosan baru. Upaya untuk mengolah minyak goreng bekas dalam rangka penghematan, namun tidak membahayakan kesehatan serta mudah dilakukan sangat diperlukan. Dalam kehidupan sehari-hari, sabun telah menjadi kebutuhan pokok sebagian besar masyarakat baik untuk keperluan mandi, mencuci pakaian, mencuci peralatan, dan sebagainya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi ibu-ibu dalam membuat sabun. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Pre test, ceramah, Tanya jawab, praktikum (Demonstrasi) dan Post test. Hasil pengabdian Masayarakat ini menghasilkan sebuah leaflet, sebuah modul, sabun serta terjadinya peningkatan pengetahuan masyarakat di kelurahan Jambula dan Ubo-Ubo dalam membuat Sabun Cuci tangan Dari Minyak Jelantah Dengan Pemanfaatan Daun Sirih Sebagai Essence
Pelatihan dan Pengembangan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) guna Optimalisasi Kesehatan Reproduksi Remaja Di Kelurahan Togafo Kota Ternate Barat Tahun 2022 Nuzliati T Djama; Nurdiana Lante
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5273.159 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.720

Abstract

The Community Service Partner is the Manager of the Youth Counseling Information Center (PIK-R) Togafo Village, West Ternate City. Adolescents are vulnerable to health problems because of physical development, maturation of sexual and psychosocial organs that can affect adolescent behavior, supported by minimal understanding or knowledge, they will be very vulnerable to causing adolescent problems in society. Preliminary data in the Togafo Sub-district showed that the facilities in the form of the PIK-R room were already available, but there were no youth education innovation activities except for the posyandu service by the puskesmas, which was held once a month. Regarding adolescent reproductive health problems, data was obtained that there were still cases of early marriage, anemia in adolescent girls, and there was still drug abuse of the glue type. The solutions to improve competence and prevent adolescent health problems are: 1) Optimizing PIK-R through socialization of the PIK-R function for coaches and managers, 2) Implementing Peer Adolescent/Peer Counselor training, 3) Developing PIK-R programs through service websites Online adolescent reproductive health with the brand "Tamang Bacarita" and socializing it through Lounching in Togafo Village, West Ternate City. The approach method used is lectures, discussions, questions and answers related to reproductive health and assistance related to the online consultation service "Tamang Bacarita". The stages of implementing the activities include planning by coordinating the Related Offices, kelurahan parties, PIK-R coaches and managers, the implementation stages of activities include training in deepening of adolescent reproductive health materials and the application of online counseling services as well as monitoring and evaluation of PKM activities.
Optimalisasi Kerjasama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat pada Peningkatan Keterampilan Ibu Bayi Baru Lahir 0-6 Bulan dalam Memberikan Pijat Bayi Ratnanengsih Ratnanengsih; Gusriani Gusriani; Ruly Prapitasari; Nur Indah Noviyanti
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.849

Abstract

Baby massage offers important benefits for both mothers and babies, and being conducted to provide mothers with the necessary skills to optimize their child's growth and development independently. The purpose of this activity is to teach and enhance the ability of mothers to give independent baby massages to their infants. The method employed involves practicing baby massage through a series of stages, including socializing the material on baby massage, demonstrating and simulating massages, and providing assistance to mothers while they massage their babies. This activity took place on April 6, 2021, at the Mamburungan Air Force Satrad Hall and was attended by 20 mothers with babies between 0-6 months, one posyandu cadre, one midwife, four lecturers, and two students. The results of this service demonstrate that the activity provided information, knowledge, and improved the skills of mothers with toddlers between 0-6 months, enabling them to perform baby massage independently.
Optimalisasi Edukasi Kesehatan Pemberian Tablet Fe sebagai bentuk upaya pencegahan Anemia pada Remaja SMA Negeri 4 Kota Sorong Baktianita Ratna Etnis; Junaiddin Junaiddin; Yulinda Margaret Bambungan; Muhammad Faizal Arianto
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (952.538 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.862

Abstract

Anemia is a medical condition in which the number of red blood cells or hemoglobin is less than normal. The incidence of anemia in Indonesia is 21.7%. 18.4% occurred in males and 23.9% occurred in females. Based on the criteria for the age of 5-14 years it reached 26.4% and at the age of 15-25 years it reached 18.4%. Based on these data, community service activities are carried out with the aim of youth, which aims to provide knowledge by optimizing health education as an effort to prevent anemia in adolescents at SMAN 4 Sorong City so that adolescents can understand the dangers of anemia besides that adolescents can also apply how to consume good and correct Fe tablets as a form of optimizing the prevention of anemia in adolescents. The results obtained after the adolescents were given education about administering Fe tablets as a prevention of anemia, showed that there was an increase in the knowledge of 28 adolescents regarding the importance of preventing anemia by consuming Fe tablets properly and correctly.

Page 1 of 1 | Total Record : 10