cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Pusat PPM Poltekkes Kemenkes Kendari, Gedung Rektorat Lt. 1, Jl. Jendral A.H. Nasution No. G14, Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27765628     EISSN : 27765628     DOI : https:/doi.org/10.36990/jippm
Core Subject : Health, Science,
Terbit secara berkala dua kali dalam satu tahun yang menghimpun laporan ilmiah hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat baik itu inovasi dan pemberdayaan dalam bidang kesehatan oleh dosen di lingkungan Poltekkes Kemenkes Kendari maupun oleh penulis lain di luar institusi Poltekkes Kemenkes Kendari.
Articles 74 Documents
PERILAKU PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DI MASA PANDEMI COVID-19: PERILAKU PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT DI MASA PANDEMI COVID-19 Hansen Maikel Su; Jenny Lilis Siagian
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.981 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.637

Abstract

Kondisi kesehatan yang baik dari setiap masyarakat ditunjang dengan pengetahuan dan pemahaman yang baik. Pemahaman dan pengetahuan yang baik akan menunjang seseorang untuk bersikap contohnya bersikap terhadap suatu permasalahan seperti penyakit yang dihadapi. Penyakit yang dihadapi saat ini adalah penyebaran Virus Covid-19 menyerang sistim pernapasan manusia yang berdampak pada semua sistim kehidupan manusia dan dapat menyebabkan kematian. Pencegahan secara dini dengan penyuluhan kepada setiap masyarakat dapat mengubah pola pikir masyarakat untuk bersiap menghadapi situasi tertentu. Penyuluhan dilakukan dengan melibatkan semua komponen di Gereja Bethel Indonesia Kalvari, yaitu Penyuluhan Kesehatan tentang Perilaku Pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut dimasa Pandemi Covid-19. Penyuluhan Kesehatan diikuti sejumlah 58 orang dengan alasan penentuan lokasi adalah karena ditemukan 3orang jemaat mengalami gejala gangguan pernafasan seperti batuk, pilek dan sakit pada tenggorokan. Penyuluhan dilakukan selama dua kali dalam seminggu, dalam melakukan penyuluhan jemaat diberi pemahaman tentang pengenalan dan pemahaman tentang penyakit gangguan pernafasan biasa, dan penyakit pernapasan yang disebabkan Covid-19, serta cara mencegah dan menghidar diri dari gangguan pernafasan yang disebabkan infeksi biasa maupun infeksi Covid-19. Penyuluhan telah dilaksanakan, semua jemaat telah memahami dan mengerti tentang bagaimana membedakan antara gangguan pernafasan biasa dan Covid serta upaya pencegahan melalui perilaku. Kata kunci : Perilaku pencegahan, Ispa, Covid-19
Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Mengatur Kehamilan dan Kelahiran menggunakan Kontrasepsi Efektif Terpilih Nurmiaty Nurmiaty; Sitti Aisa; Halijah Halijah; Hesti Wulandari; Muliati Dolofu
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1176.305 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.687

Abstract

Latar Belakang: Salah satu ancaman dari pandemic covid 19 adalah baby booming. Hal ini berpotensi terjadi jika pasangan usia subur tidak mengakses layanan kontrasepsi selama pandemic. Sehingga masyarakat perlu diberdayakan untuk mencegah terjadinya kehamilan yang tidak direncanakan pada masa pandemic. Tujuan: Meningkatkan peran masyarakat dan keluarga melalui KIE untuk mengatur jumlah kehamilan dan kelahiran dengan menggunakan kontrasepsi efektif terpilih di Wilayah Kerja Puskesmas Nambo. Metode: Kegiatan PKM dilaksanakan dalam 4 tahapan, tahap 1 dilakukan pre test, tahap 2 pemberian edukasi, tahap 3 pelayanan kontrasepsi dan tahap 4 evaluasi melalui post test. Kegiatan edukasi dilaksanakan dalam ruangan terbuka, menggunakan media LCD dan PPT, dan modul. Semua Kegiatan dilaksanaka dengan memperhatikan protocol covid 19. Hasil: Pelaksanaan pengabdian didahului dengan pengukuran pengetahuan ibu tentang metode kontrasepsi menggunakan kuesioner diperoleh hasil mean rata-rata saat pretest adalah 12,56. Selanjutnya dilakukan pemberian materi dan dilanjutkan dengan tanya jawab. Yang mana terungkap bahwa terdapat beberapa ibu yang menggunakan alat kontrasepsi yang tidak mengacu pada penggunaan kontrasepsi yang rasional. Selanjutnya para peserta kegiatan pengabdian dianjurkan untuk menggunakan kontrasepsi efektif terpilih melalui pelayanan KB yang dilaksanakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Kedari. Lalu dilakukan post test untuk mengukur pengetahuan dan diperoleh mean rata-rata post test adalah 15,9. Hasil analisis paired t test menunjukkan bahwa ada perbedaan antara mean skor pretest dengan mean skor posttest. Dari 30 responden, 10 orang memilih metode kontrasepsi Implant dan 2 orang menggunakan IUD. Sedangkan responden yang lain yang masih melanjutkan kontrasepsi yang saat ini digunakan seperti suntik. Kesimpulan: Pemberian KIE mampu meningkatkan pengetahuan ibu tentang metode kontrasepsi terpilih dan penggunaan kontrasepsi yang rasional. Tersedianya modul sebagai bahan bacaan bagi ibu khususnya dan masyarakat secara umum. Saran: Kegiatan seperti ini harus terus dilaksanakan untuk meningkatkan penggunaan kontrasepsi efektif terpilih khususnya kontrasepsi seperti implat, IUD dan MOW maupun MOP. Perlu disosialiasikan tentang pentingnya menunda kehamilan masa pandemic.
Edukasi Adaptasi Perubahan Fisik dan Pemberdayaan Ibu Hamil dalam Persiapan Laktasi Elyasari Elyasari; Feryani Feryani; Sultina Sarita; Rizka Anggriani
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.27 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.688

Abstract

Ibu hamil akan mengalami perubahan fisik dan psikologis yang nyata sehingga diperlukan adaptasi. Proses adaptasi yang kurang baik dapat menyebabkan stress atau kecemasan sehingga dapat meningkatkan produksi kortisol yang akan menghambat produksi ASI. Untuk itu peningkatan pengetahuan ibu hamil melalui program pendidikan kesehatan kepada ibu hamil perlu dilaksanakan karena dengan pengetahuan yang baik dapat mengurangi kecemasan karena perubahan fisik yang ada pada ibu. Ibu juga membutuhkan bantuan dan informasi serta dukungan agar dapat mempersiapkan diri untuk laktasi pada masa kehamilan untuk menunjang keberhasilan menyusui. Kondisi pandemi Covid-19 saat ini mengakibatkan keterbatasan ibu hamil untuk mengakses informasi kesehatan dari tenaga kesehatan dapat diminimalisir dengan pemberian promosi kesehatan yang disampaikan melalui media. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang perubahan fisik selama kehamilan dan kemampuan persiapan laktasi pada masa kehamilan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk edukasi dengan menggunakan media LCD (video) dan leaflet dengan metode ceramah, tanya jawab dan diskusi interaktif dimana peserta diberikan kuesioner sebelum (pra) dan setelah (pasca) edukasi yang diikuti oleh 25 ibu hamil di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, terdapat peningkatan pengetahuan tentang perubahan fisik selama kehamilan dan kemampuan melakukan perawatan payudara sebagai persiapan laktasi setelah diberikan edukasi.
DETEKSI DINI RISIKO PENYAKIT MENULAR DAN UPAYA PENINGKATAN SELF AWARENESS LANSIA TERHADAP PENCEGAHAN PENYAKIT PENULAR DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS MORAMO KECAMATAN MORAMO Reni Devianti Usman; Dian Yuniar Syanti Rahayu; Dwi Purnama Putri Paluala
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.269 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.690

Abstract

Ringkasan: Menua merupakan suatu peroses yang akan terjadi pada setiap manusia yang berlangsung secara alamiah dalam sikulus kehidupannya. Proses menua diiringi dengan menurunnya fungsi fisik maupun psikologis yang berlangsung secara fisiologis. Penurunan fungsi fisik pada lansia juga menyebabkan penurunan pada sistem kekebalan tubuh yang berperan dalam melawan agent penyakit seperti bakteri, virus, jamur, akibatnya lansia sangat rentan mengalami penyakit infeksi menular. Berdasarkan masalah yang muncul di usia lanjut maka diperlukan adanya dukungan dari lingkungan sekitar lansia khususnya keluarga. Keluarga merupakan individu terdekat lansia perlu meningkatkan self awareness dalam merawat lansia sehingga lansia sehat secara optimal dan produktif.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan self awareness pada keluarga lansia terhadap deteksi dini risiko penyakit menular pada lansia. Metode yang digunakan dengan melakukan edukasi tentang cara melakukan deteksi dini risiko penyakit menular pada lansia serta dan demonstrasi upaya kebersihan diri yaitu cara melakukan kebersihan tangan, menggunakan pelindung diri untuk mencegah lansia dari penyakit menular dan cara mengukur suhu tubuh pada lansia secara mandiri untuk mendeteksi peningkatan suhu tubuh sebagai salah satu parameter kondisi kesehatan lansia.Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah 25 orang yang berasal dari keluarga yang memiliki lansia. Hasil pengabdian menunjukan pengetahuan keluarga dari (40% menjadi 80%), self awareness meningkat dari(36% menjadi 92%) Dari kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Ranooha Raya yang dilakukan oleh Tim pengabmas jurusan keperawatan adalah terjadi peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta self awareness pada keluarga lansia tentang deteksi dini risiko penyakit menular pada lansia.
Pendampingan Ibu dan Anak Prasekolah Dalam Upaya Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut Mardhatilla Rachma Primasanti; Amelia Dwi Putri; Mauludiya Nur Hakiki; Riesa Cindi Apriyani; Rikawarastuti Rikawarastuti; Erwin Erwin
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.825 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.700

Abstract

Preschool children are a vulnerable group to dental health problems. Education in the preschool age period is essential because children are very easy to learn and direct so children will get used to doing dental health care independently, to get good results this program involves parents. The purpose of this program is to assist mothers and preschool children to maintain dental and oral health. The targets of this activity are preschool students and Ruhul Jihad Kindergarten students in Ciganjur, South Jakarta. The method of implementing the action is conducting dental health education for preschool children and mothers, dental edu visits, and brushing teeth together. The results of the activity showed an increase in knowledge of oral and dental health care for mothers and preschool children, an increase in brushing skills correctly in preschool children, as well as coordinated responses, enthusiasm, and interest in preschool children visiting the dental clinic. The conclusion shows that mentoring activities for mothers and preschool children to maintain dental and oral health are carried out well and provide benefits to the target.
Intervensi Keluarga tentang Pemberian ASI Eksklusif melalui Perspektif Budaya Kaili Fitria Masulili; Nurlailah Umar; Iwan Iwan; Jurana Jurana
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.515 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.702

Abstract

Penyebab ASI eksklusif tidak sukses bukan hanya karena alasan kurangnya pengetahuan atau persepsi yang salah tentang menyusui dan ibu kembali bekerja, tetapi juga karena tradisi. Hal tersebut sesuai dengan hasil wawancara peneliti dengan beberapa anggota masyarakat dan seorang tokoh masyarakat (etnis Kaili di Palu), yang menyatakan bahwa kebiasaan ibu-ibu dalam memberikan makanan ke anaknya dimulai dari bayi baru lahir, diberikan madu dibibirnya dengan tujuan bahwa semua yang keluar dari bibir anak manis-manis, terutama ucapannya. Makanan yang diberikan berikutnya adalah ASI, kemudian sekitar usia dua minggu bayi diberikan pisang kecil yang dikerok, dihaluskan, dan dimasukkan kedalam air mendidih dengan maksud agar pisang tersebut menjadi matang, setelah pisang tadi matang dan dingin kemudian diberikan ke bayi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu memberikan pengetahuan kepada keluarga ibu hamil tentang nutrisi ibu hamil dengan menggunakan bahan makanan local Suku Kaili yang dapat menunjang gizi ibu hamil saat hamil dan saat menyusui, serta tentang ASI Eksklusif dan cara menyusui yang benar sehingga dapat memotivasi dan mendukung ibu hamil disaat hamil serta saat menyusui anaknya setelah lahir sehingga tercapai pemberian ASI Eksklusif dan dilanjutkan menyusui sampai 2 tahun. Tindakan yang dilakukan yaitu memberikan penyuluhan kepada keluarga tentang nutrisi ibu hamil dan ASI Eksklusif serta cara menyusui yang benar. Jumlah sasaran 20 orang. Hasil kegiatan yaitu pengetahuan keluarga tentang nutrisi ibu hamil mengalami peningkatan dari 15 peserta (75%) dengan pengetahuan baik, menjadi 19 peserta (95%). Pengetahuan keluarga tentang ASI Eksklusif sebagian besar sudah mempunyai pengetahuan baik yaitu 16 peserta (80%), setelah diberi penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan hanya pada 2 peserta dengan pengetahuan kurang menjadi pengetahuan cukup. Sikap keluarga tentang pemberian nutrisi pada ibu hamil mengalami peningkatan dari 17 peserta (85%) menjadi 18 peserta (90%) dengan sikap baik. Sikap keluarga tentang pemberian ASI Eksklusif terjadi peningkatan sikap baik dari 12 peserta (60%) menjadi 16 peserta (80%). Kesimpulan bahwa kegiatan pengabmas ini dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap keluarga yang pada dasarnya sebelum diberikan penyuluhan sebagian besar sudah memiliki pengetahuan dan sikap yang baik tentang nutrisi ibu hamil dan ASI Eksklusif. Saran kepada Puskesmas Wani untuk senantiasa tetap meningkatkan pengetahuan masyarakat dan motivasi terkait nutrisi ibu hamil dan ASI Eksklusif untuk menunjang keberhasilan pencapaian pemberian ASI Eksklusif pada bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Wani.
SKRINING DAN TATALAKSANA KECEMASAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PENDERITA HIPERTENSI PADA MASYARAKAT PESISIR DESA BOKORI KECAMATAN SOROPIA Dewi Sartiya Rini; Rusna Tahir; Sitti Muhsinah
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.708

Abstract

Desa Bokori adalah salah satu daerah di wilayah pesisir Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe yang terletak diantara bukit dan lautan. Masyarakat Desa Bokori dengan segala keterbatasan fasilitas dan lokasi wilayah yang cukup jauh dari fasilitas pelayanan kesehatan menyebabkan penanganan kesehatan dilakukan dengan tradisional. Bahkan masyarakat terkadang enggan untuk memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan yang terletak di kecamatan karena jaraknya yang lumayan jauh serta terbiasa dengan pengobatan yang turun temurun dilakukan di desa tersebut. Begitupun dengan kejadian hipertensi yang cukup meningkat jumlahnya di desa tersebut tidak menjadi masalah yang urgen oleh warga serta aparat desa. Menurut mitra, tekanan darah yang tinggi tidak menjadi masalah bagi mereka untuk beraktivitas. Tuntutan ekonomi mengalihkan mereka dari rasa tidak nyaman akibat tekanan darah yang meningkat (hipertensi). Perasaan cemas tidak dapat memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari menjadi alasan utama warga untuk tetap bekerja walaupun kondisi fisik yang tidak nyaman akibat hipertensi
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Tangan Dari Minyak Jelantah Dengan Pemanfaatan Daun Sirih Sebagai Essence Bagi Ibu PKK di Kelurahan Kalumata dan Ubo-Ubo Aan Yulianingsih Anwar; Acce Basri; Samad Hi. Husen
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.893 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.711

Abstract

Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia sebagai alat pengolah bahan – bahan makanan. Minyak goreng sebagai media penggoreng sangat penting dan kebutuhannya semakin meningkat. Minyak goreng termasuk dalam salah satu bahan pangan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam rangka pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Ibu rumah tangga banyak yang menggunakan minyak goreng berulang-ulang. Mereka sengaja menggunakan minyak goreng bekas tersebut dengan alasan untuk berhemat dan adanya anggapan jika menggoreng sesuatu dengan minyak jelantah rasa yang dihasilkan lebih gurih. Pada proses pemakaian yang berulang kali akan menyisakan lemak jenuh yang tinggi, asam lemak jenuh yang tinggi dapat menyebabkan terbentuknya kolesterol. Mengingat banyaknya efek buruk terhadap kesehatan akibat minyak goreng bekas, diperlukan adanya suatu terobosan baru. Upaya untuk mengolah minyak goreng bekas dalam rangka penghematan, namun tidak membahayakan kesehatan serta mudah dilakukan sangat diperlukan. Dalam kehidupan sehari-hari, sabun telah menjadi kebutuhan pokok sebagian besar masyarakat baik untuk keperluan mandi, mencuci pakaian, mencuci peralatan, dan sebagainya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi ibu-ibu dalam membuat sabun. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Pre test, ceramah, Tanya jawab, praktikum (Demonstrasi) dan Post test. Hasil pengabdian Masayarakat ini menghasilkan sebuah leaflet, sebuah modul, sabun serta terjadinya peningkatan pengetahuan masyarakat di kelurahan Jambula dan Ubo-Ubo dalam membuat Sabun Cuci tangan Dari Minyak Jelantah Dengan Pemanfaatan Daun Sirih Sebagai Essence
Pelatihan dan Pengembangan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) guna Optimalisasi Kesehatan Reproduksi Remaja Di Kelurahan Togafo Kota Ternate Barat Tahun 2022 Nuzliati T Djama; Nurdiana Lante
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5273.159 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.720

Abstract

The Community Service Partner is the Manager of the Youth Counseling Information Center (PIK-R) Togafo Village, West Ternate City. Adolescents are vulnerable to health problems because of physical development, maturation of sexual and psychosocial organs that can affect adolescent behavior, supported by minimal understanding or knowledge, they will be very vulnerable to causing adolescent problems in society. Preliminary data in the Togafo Sub-district showed that the facilities in the form of the PIK-R room were already available, but there were no youth education innovation activities except for the posyandu service by the puskesmas, which was held once a month. Regarding adolescent reproductive health problems, data was obtained that there were still cases of early marriage, anemia in adolescent girls, and there was still drug abuse of the glue type. The solutions to improve competence and prevent adolescent health problems are: 1) Optimizing PIK-R through socialization of the PIK-R function for coaches and managers, 2) Implementing Peer Adolescent/Peer Counselor training, 3) Developing PIK-R programs through service websites Online adolescent reproductive health with the brand "Tamang Bacarita" and socializing it through Lounching in Togafo Village, West Ternate City. The approach method used is lectures, discussions, questions and answers related to reproductive health and assistance related to the online consultation service "Tamang Bacarita". The stages of implementing the activities include planning by coordinating the Related Offices, kelurahan parties, PIK-R coaches and managers, the implementation stages of activities include training in deepening of adolescent reproductive health materials and the application of online counseling services as well as monitoring and evaluation of PKM activities.
Senam Kegel Sebagai Upaya Pencegahan Prolaps Uteri pada Wanita Klimakterium dan Menopause Sitti Aisa; Sultina Sarita; Endah Saraswati
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.68 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.736

Abstract

Kegel Exercise as an Effort to Prevent Uterine Prolapse in Climacteric and Menopausal Women