cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Pusat PPM Poltekkes Kemenkes Kendari, Gedung Rektorat Lt. 1, Jl. Jendral A.H. Nasution No. G14, Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27765628     EISSN : 27765628     DOI : https:/doi.org/10.36990/jippm
Core Subject : Health, Science,
Terbit secara berkala dua kali dalam satu tahun yang menghimpun laporan ilmiah hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat baik itu inovasi dan pemberdayaan dalam bidang kesehatan oleh dosen di lingkungan Poltekkes Kemenkes Kendari maupun oleh penulis lain di luar institusi Poltekkes Kemenkes Kendari.
Articles 71 Documents
Evaluasi Program Pemeriksaan Gigi pada Ibu Hamil Sebagai Upaya Deteksi Dini Komplikasi Kehamilan di Puskesmas Kaliwates dan Puskesmas Banjarsengon Selama Tahun 2019 Nadia Dian Rosanti; Dinar Rizqi Perwitasari
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): Juni-November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.803 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v1i2.413

Abstract

Minister of Health Regulation Number 89 of 2015 regulates the implementation of dental and oral health services for pregnant women. Unhealthy teeth and mouth conditions during pregnancy can increase the risk of pregnancy complications. Researchers evaluated the implementation of the Dental Examination Program for pregnant women during 2019 in Jember Regency. Data were obtained through in-depth interviews with five informants, document review and direct observation at Kaliwates Health Center and Banjarsengon Health Center. The results of the evaluation of the implementation of the Dental Examination Program for pregnant women have generally been carried out. There was an increase in preeclampsia cases at the Kaliwater Health Center in 2019 compared to 2018, and a decrease in preeclampsia cases at the Banjarsengon Health Center compared to 2018. It is necessary to improve the management of the Dental Examination Program services for pregnant women to achieve optimal health goals for pregnant women.
Edukasi Pencegahan dan Pemeriksaan Malaria pada Ibu Hamil Muji Lestari; Fitrah A Iriani; Fachry Amal
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.597 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i1.438

Abstract

Malaria is still a public health problem. Malaria can attack anyone from infants to the elderly, even pregnant women. Community service is carried out by means of counseling, distribution of leaflets and malaria examination using the RDT method. Based on the results of the post test carried out, it showed that the knowledge of the target community/pregnant women increased compared to before the service activities were carried out, this was illustrated by the answers of the target audience on the questionnaire sheets that had been distributed and filled out. The results of service activities at the Genyem Health Center can increase the independence of the community/pregnant women to take preventive measures, recognize the signs and symptoms of malaria. This independent behavior is something that is very important for citizens to do. Education has been carried out to the public/pregnant women about malaria prevention and malaria examination in pregnant women. Implications for civil servants. Community service activities can increase the knowledge of the target audience about malaria prevention.
Upaya Preventif melalui Edukasi dan Simulasi Gerakan Tanggap Bencana pada Masyarakat di Wilayah Pesisir, Desa Bokori, Kecamatan Soropia Dewi Sartiya Rini; Rahmah Prahesti; Khusnul Khatimah; Nesi Arsita; Dwi Putra
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.792 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i1.453

Abstract

Bokori Village is one of the areas in the coastal area of Soropia District, Konawe Regency which is located between a hill and the ocean. This condition is one of the causes of the high potential for disasters in the area. This community service activity aims to increase the knowledge and ability of the community in carrying out disaster response movements in the coastal area of Bokori Village. The method used in this community service is education and simulation as well as community assistance in carrying out disaster response movements. The potential result of this community service activity is an increase in the knowledge and ability of residents to carry out disaster preparedness marked by residents being able to independently carry out disaster response movements accompanied by a community service team. This activity is expected to be the first step in collaboration between health centers, educational institutions, and village officials in preventing disasters in coastal areas which in everyday life are still thick with belief in culture.
Pelaksanaan Pos Gizi pada Masa Pandemi COVID-19 di Posyandu Kasih Ibu, Puskesmas Tanah Garam, Tahun 2020 Pophy Arwin; Alharis Arta; Nurmaines Adhyka
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.491 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i1.466

Abstract

Permasalahan gizi di masyarakat merupakan salahsatu perhatian pemerintah. Hal ini terkait dengan kerawananpangan dan gizi dapat meningkatkan risiko terjadinya masalahgizi akut (gizi kurang dan gizi buruk) pada kelompok rentan,bahkan permasalahan gizi kronik (stunting). PengoptimalanUpaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Esensial di masa pandemiCovid-19 diharapkan tetap bisa berjalan dengan menerapkanprotokol kesehatan yang ketat. Pelaksanaan pengabdiankepada masyarakat dilaksanakan oleh Tim Puskesmas TanahGaram Kota Solok menekankan pada Pos Pemulihan GiziBerbasis Masyarakat (Pos Gizi). Pos Gizi merupakan upayapemberdayaan keluarga yang dalam pelaksanaannya berasal dari,oleh dan untuk masyarakat dalam upaya pengoptimalan potensiekonomi keluarga dan mengembangkan kebutuhan gizi seluruhanggota keluarga. Pelaksanaan kegiatan Pos Gizi ini dibantu olehkader posyandu dengan jumlah peserta sebanyak 12 ibu yangmemiliki balita. Metode pengabdian yang dilakukan adalah:penyuluhan; diskusi; pendampingan ibu balita dalam bentukmenu gizi seimbang serta pola asuh. Hasil pengabdian inidiperoleh adanya peningkatan berat badan balita sebesar 75%.Hal ini membuktikan bahwa kegiatan ini sangat berpengaruhdalam meningkatkan kualitas hidup balita terutama pada masapandemi Covid-19.
Edukasi Bahaya Narkoba pada Remaja Kumalasari Kumalasari; Lestari Rahmah; Yulina Dwi Hastuti
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.321 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i1.484

Abstract

Pelajar adalah aset berharga yang dimiliki oleh bangsa Indonesia karena merupakan harapan serta cahaya baru agar negara ini bisa menjadi sebuah negara yang maju dan dapat bersaing serta menjadi salah satu negara yang mempengaruhi peradaban dari berbagai aspek kehidupan masyarakat secara global. Semakin maraknya fenomena tawuran antar pelajar sekolah yang disebabkan oleh faktor kecil, sampai perbuatan yang masuk dalam kategori tindak pidana serius yang efeknya dapat merusak tatanan generasi penerus bangsa. Penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh pelajar SMA menempati urutan tertinggi (61.9%) dari semua jenjang pendidikan. Tingginya angka penyalahgunaan narkotika dikalangan pelajar SMA hal ini menimbulkan keprihatinan dan kekhawatiran yang sangat besar bagi semua pihak termasuk civitas akademika, pemerintah, serta orang tua. Kasus penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar SMA ini sudah masuk pada tahapan masa kritis, untuk itu perlu dilakukan tindakan pencegahan berupa edukasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui kegiatan penyuluhan pada siswa dan siswi yang ada di SMA IT Al Ulum Medan. Hasil yang didapat dari kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan adalah adanya peningkatan pengetahuan dari siswa dan siswi yang dapat dilihat dari peningkatan pretest didapatkan 33,5 % pengetahuan kurang dan skor rata-rata rata-rata skor 3.5 nilai post test untuk pengetahuan kurang menjadi 6% dengan skor rata-rata 6,06, dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini sebagai upaya pencegahan dapat dilakukan dengan adanya peningkatan pengetahuan baik terhadap siswa dan siswi maupun masyarakat sekitar penyalahgunaan narkoba pada remaja khususnya siswa dan siswi di SMA IT Al Ulum Medan.
Pelatihan Duta Remaja Sadar Reproduksi yang Sehat dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Askrening Askrening; Khalidatul Khair Anwar
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.418 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.487

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membentuk Duta remaja/ pendidik sebaya terlatih dengan cara membekali pengetahuan dan keterampilan tentang kesehatan reproduksi remaja. Desain untuk mencapai tujuan tersebut dengan cara melatih sebagian siswa menjadi duta remaja/ pendidik sebaya tentang kesehatan reproduksi. Sasaran program adalah anggota OSIS SMAN 5 Kendari dan SMAN 10 Kendari. Pelatihan dilakukan 2 hari dan 1 hari pendampingan. Jumlah siswa yang dilatih 20 orang sebagai calon pendidik sebaya. Pengukuran keberhasilan program berdasarkan peningkatan signifikan pengetahuan tentang kesehatan. Hasil Kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta.
Edukasi melalui Pemberian Tempe Telur Goreng Tepung dan Jus Jambu Biji pada Lansia Penderita TBC di Puskesmas Betung Kota Rimba Asam Muzakar; Susyani; Fajriah Purnama
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.656 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i1.491

Abstract

Penyakit TB Paru (Tuberkulosis) termasuk penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dengan masa pengobatan 6 bulan hingga lebih dari1 tahun. Menurut laporan WHO tahun 2013, Indonesia memiliki prevalensi ketiga TB setelah India dan Cina, dengan hampir 700.000 kasus, dan angka kematian masih tinggi pada 27/100.000 penduduk. Berdasarkan Riskesdas tahun 2018, prevalensi TB paru di Provinsi Sumatera Selatan sebesar 40%. Dan berdasarkan data profil kesehatan Kabupaten Banyuasin, perkembangan TB Paru yang diamati selama kurun waktu tiga tahun dari tahun 2017 s/d 2019 diketahui prevalensi sebesar 74% (2017), 41% (2018), 32% (2019). Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah training/pelatihan dan pengajaran kepada pasien TB Paru di Puskesmas Betung Kota. Alasan memilih topik dikarenakan hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Muzakar sebagian besar responden memiliki asupan energi, protein, zat besi, dan vitamin C yang kurang. Hasil pengabmas yaitu meningkatnya pengetahuan dan asupan zat gizi peserta TB Paru yang dapat dilihat dari hasil penyuluhan, leaflet dan recall pasien dan menambah keterampilan dan pengetahuan manfaat Tempe Telur Goreng Tepung Dan Jus Jambu Biji dalam upaya memenuhi asupan zat gizi energi, protein, zat besi dan vitamin C pada pasien TB Paru di Puskesmas Betung Kota Rimba Asam.
Pemberdayaan Remaja dan Orangtua tentang Pendewasaan Usia Perkawinan dan Dampak Perkawinan Usia Dini di Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Abeli, Kota Kendari Hesti Wulandari; Nurmiaty Nurmiaty; Sitti Aisa; Halijah Halijah
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.014 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i1.493

Abstract

Pendewasaan usia perkawinan (PUP) sangat penting digalakkan karena dampaknya sangat kompleks. Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menunjukkan angka perkawinan anak meningkat pada masa pandemi Covid-19. Tercatat kenaikannya mencapai 24 ribu. Sulawesi Tenggara termasuk dalam 5 besar Provinsi dengan proporsi perempuan berstatus kawin sebelum umur 18 tahun Perkawinan anak/remaja berdampak pada berbagai parameter kependudukan yang telah menjadi pusat perhatian pemerintah saat ini seperti kematian bayi, kematian ibu, perceraian, KDRT dan angka putus sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya remaja dan orangtua tentang pentingnya pendewasaan usia perkawinan. Pelaksanaan kegiatan di Desa Bungkutoko Kecamatan Nambo Kota Kendari dengan metode ceramah tanya jawab, pemberian komik edukasi, pemutaran video dan diskusi interaktif. Hasil evaluasi pretest dan posttes menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan, yaitu dari 77,86 menjadi 88,8. Luaran yang dihasilkan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan remaja dan orangtua tentang pendewasaan usia perkawinan dan dampak perkawinan usia dini.
Pemberian Edukasi dan Praktik Personal Hygiene dalam Meningkatkan Perilaku Hidup Sehat Anak Pondok Pesantren Di Konda, Konawe Selatan Indriono Hadi; Lilin Rosyanti; Taamu Taamu; Dwi Yanthi
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.705 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i1.560

Abstract

Personal hygiene di pondok pesantren Ubay bin Kaab adalah untuk meningkatkan kebersihan diri, meningkatkan derajat kesehatan, mencegah penyakit, terutama pada masa pandemi Covid-19. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah setelah diberikannya pendidikan dan praktik personal hygiene dapat meningkatkan perilaku sehat anak di pondok ubay bin kaab, Konda Konawe. Metode yang digunakan adalah persuasif, edukatif dan praktis dengan menggabungkan metode ceramah, audio-vosual, tanya jawab dan praktik. Jumlah sampel adalah 20 siswa laki-laki dan 50 siswa perempuan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa dari (45% menjadi 67,5), kemampuan praktik dari (50% menjadi 72,5%), melalui uji berpasangan, dengan nilai P < 005 terjadi perubahan pengetahuan dan praktik santri pondok pesantren. Kesimpulannya, penting untuk memberikan penyuluhan dan praktik secara teratur di rumah pondok, meningkatkan kebersihan diri dengan melibatkan orang tua, guru di pondok pesantren, pendampingan puskesmas, lembaga pendidikan.
Optimalisasi Pencegahan Kanker Serviks melalui Promosi Kesehatan Reproduksi pada Kelompok Wanita Usia Subur Wahyu Nuraisya; Nunik Ike Yunia Sari
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.128 KB) | DOI: 10.36990/jippm.v2i2.615

Abstract

Cervical cancer is a type of cancer with a large prevalence. Health promotion is one of the primary prevention efforts that can be done to prevent death from cervical cancer. This reproductive health promotion activity is carried out using the lecture method, showing videos and pictures, and questions and answers which begin with the pre-test and end with the post-test. Health promotion material, namely cervical cancer. This activity was carried out at the Darungan Village Hall, Pare District, Kediri Regency on May 12, 20 and 21 2022. The target of the activity was 30 women of childbearing age. The results obtained from this reproductive health promotion are increased knowledge of women of childbearing age about reproductive health problems and early detection of cervical cancer, from the sufficient category of 56.6% to the good category of 86.6%. Reproductive health promotion needs to be given to women of childbearing age to increase knowledge and awareness about cervical cancer prevention.