cover
Contact Name
Muslim
Contact Email
paradoks.jie@umi.ac.id
Phone
+6282196242883
Journal Mail Official
paradoks.jie@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo No.km.5, Panaikang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, South Sulawesi 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 26226383     DOI : https://doi.org/10.57178/paradoks
Core Subject : Social,
Jurnal ini memuat tulisan ilmiah dalam bentuk hasil penelitian, kajian teori dan aplikasi teori, gagasan konseptual, resensi buku baru dan bibliografi. Tulisan-tulisan yang dimuat telah melalui proses penyuntingan seperlunya oleh penerbit dengan tanpa mengubah substansi sesuai naskah aslinya. Tulisan dalam setiap penerbitan merupakan tanggungjawab pribadi penulisnya, dan bukan mencerminkan pendapat penerbit. Naskah yang dikirim pada redaksi harus merupakan naskah asli dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan oleh penerbit yang lain.
Articles 760 Documents
Analisis Fasilitas KITE IKM Bagi UMKM Dalam Meningkatkan Ekspor Dalam Negeri (Studi Kasus KPPBC TMP B Medan) Arif Riyukuri; Sri Ramadhani; Imsar
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran KPPBC TMP B Medan terhadap fasilitas KITE IKM, pemanfaatan fasilitas KITE IKM, dampak peningkatan devisa ekspor dan impor, kendala dan upaya peningkatan penerima fasilitas KITE IKM. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk mengeksplorisasi data-data dan hasil wawancara dengan teknik analisis metode interactive model analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan peran KPPBC TMP B Medan sebagai pelaksana fasilitas KITE IKM telah berjalan dengan baik terdapat 2 perusahaan penerima fasilitas ini yaitu PT. Nexusled Cahaya Lestari dibidang industri distributor lampu LED dan CV. Karya Indra dibidang furniture, kedua Industri memperoleh peningkatan dan penurunan devisa ekspor dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, penguatan investasi dan berkembangnya perusahaan. Kendala yang dihadapi ialah sosialisasi yang dilakukan bea cukai Medan tergolong pasif karena masih terfokus pada hot issue dan ketentuan terbaru saja. kendala yang lain ialah kurangnya kerjasama antar instansi terkait terutama dengan kementrian/lembaga dan pemerintah daerah. Oleh karena itu bea cukai Medan akan terus berupaya memaksimalkan sosialisasi sehingga informasi tesebut sampai dan dijangkau oleh kalangan luas. Bea cukai Medan melalui program klinik ekspor UMKM akan terus berkolaborasi dengan dinas-dinas terkait maupun ikatan pengusaha dan industri yang berada disekitar kota Medan agar mempermudah dalam pendataan, pembinaan, pelatihan dan penyelesaian masalah yang dialami para pelaku IKM berorientasi ekspor.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN SYARIAH, TRANSFORMASI DIGITAL, DAN KEPERCAYAAN DIGITAL TERHADAP INKLUSI KEUANGAN SYARIAH PADA PELAKU UMKM DI KOTA MAKASSAR Animsar Achmad
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2577

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan statistik literasi keuangan syariah, transformasi digital, dan kepercayaan digital dengan inklusi keuangan syariah pada pelaku UMKM di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori dan pengumpulan data secara potong lintang. Responden penelitian adalah pemilik atau pengelola UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur berskala Likert dan dianalisis menggunakan korelasi Pearson serta regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil regresi menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah, transformasi digital, dan kepercayaan digital secara bersama-sama memiliki kontribusi statistik yang signifikan dalam menjelaskan variasi inklusi keuangan syariah. Secara parsial, literasi keuangan syariah menunjukkan koefisien positif dan signifikan. Transformasi digital memiliki arah koefisien positif, tetapi tidak signifikan. Sementara itu, kepercayaan digital menunjukkan koefisien positif dan signifikan serta menjadi prediktor relatif paling kuat dalam model. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa ketersediaan dan pemanfaatan teknologi digital belum dengan sendirinya berkaitan dengan penggunaan layanan keuangan syariah apabila tidak didukung pemahaman yang memadai dan kepercayaan pengguna. Oleh karena itu, regulator dan lembaga keuangan syariah perlu mengintegrasikan edukasi keuangan syariah, transparansi akad, perlindungan data, penguatan keamanan layanan, dan pendampingan penggunaan teknologi dalam strategi perluasan inklusi keuangan syariah bagi pelaku UMKM di Kota Makassar. Karena desain penelitian bersifat potong lintang dan menggunakan purposive sampling, hasil penelitian ditafsirkan sebagai hubungan dan kontribusi statistik, bukan bukti kausalitas temporal.
PENGARUH ENDORSEMENT INFLUENCER INSTAGRAM TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN GENERASI Z: PERAN MEDIASI BRAND AWRENESS Fauzi Rahman; Ihwan Susila
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2578

Abstract

This study aims to analyze the effect of Instagram influencer endorsement on Generation Z’s purchase decisions, with brand awareness as a mediating variable. This research employed a quantitative approach using a survey method involving 126 Generation Z respondents who actively use Instagram. The sampling technique used was purposive sampling, while data were collected through a structured questionnaire distributed via Google Forms. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM).The results show that influencer endorsement has a positive and significant effect on both brand awareness and purchase decisions. Brand awareness also has a positive and significant effect on purchase decisions and is proven to partially mediate the relationship between influencer endorsement and purchase decisions. These findings indicate that the effectiveness of influencer endorsement does not only operate through its direct effect on purchase decisions, but also through the enhancement of consumers’ brand awareness. Practically, the findings imply that business actors should select influencers who are credible, aligned with the target market, and capable of consistently building brand recognition among Generation Z Instagram users.
Implementasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Bugis Dalam Mewujudkan Peningkatan Kinerja Aparatur Yang Berbasis Pemerintahan Yang Bersih Di Kabupaten Soppeng Andi Fajar Asmari; Indira Basalamah; Nuriaini
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai kearifan lokal Bugis (8M yaitu Macca, Malempu, Magetteng, Makkaritutu, Mawarani, Masagena, Malabo, dan Mappasitinaja) dalam meningkatkan kinerja aparatur berbasis prinsip-prinsip Good Governance guna mewujudkan pemerintahan yang bersih (clean government) di Kabupaten Soppeng. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan lokus pada instansi pemerintah daerah Kabupaten Soppeng. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap tujuh informan representatif di lingkungan birokrasi, dipadukan dengan observasi partisipatif dan non-partisipatif, serta ditunjang oleh data sekunder melalui studi dokumentasi literatur. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis tematik, dan keabsahannya diuji melalui teknik triangulasi sumber. Temuan utama penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai 8M berkontribusi positif secara fungsional terhadap pembentukan karakter aparatur yang berintegritas, profesional, dan disiplin. Terdapat keterkaitan sistemik di mana nilai-nilai 8M beroperasi sebagai fondasi etika yang secara langsung mendorong peningkatan kinerja aparatur dan memperkuat penerapan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Keberhasilan implementasi ini didorong oleh keteladanan pimpinan dan budaya organisasi, namun masih dihadapkan pada hambatan seperti intervensi politik, tekanan hierarki organisasi, serta disrupsi digitalisasi. Sebagai sintesis, penelitian ini menghasilkan model konseptual tata kelola kultural (cultural governance). Implikasi dari temuan ini mengisyaratkan perlunya kebijakan pemerintah daerah untuk melembagakan pembinaan kearifan lokal secara formal di lingkungan birokrasi, bukan sekadar menjadikannya imbauan moral. Untuk penelitian di masa depan, direkomendasikan pengujian model ini melalui studi kuantitatif guna mengukur signifikansi dampaknya secara statistik, serta pelaksanaan studi komparatif di wilayah dengan karakteristik sosiokultural yang berbeda.
Analisis Kemampuan Kerja, Lingkungan Kerja Dan Budaya Organisasi Serta Dampaknya Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Pada Perusahaan Tambang Nikel Pt. Citra Lampia Mandiri) Muh. Azhar Siraj; Indira Basalamah; Nuraini
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kemampuan kerja, lingkungan kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan pada konteks operasional perusahaan tambang nikel PT Citra Lampia Mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan pengumpulan data primer melalui penyebaran kuesioner kepada 80 karyawan. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik yang meliputi normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Sementara itu, budaya organisasi memiliki pengaruh positif, tetapi tidak signifikan secara statistik terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, kemampuan kerja, lingkungan kerja, dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 51%. Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja karyawan pada sektor pertambangan berisiko tinggi lebih banyak ditentukan oleh kemampuan teknis kerja dan kondisi lingkungan kerja yang mendukung dibandingkan budaya organisasi secara langsung. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur manajemen sumber daya manusia melalui bukti empiris dari sektor pertambangan serta memberikan implikasi praktis bagi manajemen untuk memprioritaskan pengembangan keterampilan teknis, peningkatan kompetensi mekanis, dan penguatan fasilitas keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan variabel mediasi, seperti komitmen organisasi atau motivasi kerja, guna menguji peran tidak langsung budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja karyawan.
Efektivitas Kinerja SDM dalam Mendukung Peningkatan Mutu Pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 67 Pangkajene Kepulauan Marwah; Tenriwaru; Indira Basalamah
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan efektivitas kinerja sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 67 Pangkajene Kepulauan. Sumber daya manusia yang terdiri atas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pendidikan, khususnya dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 67 Pangkajene Kepulauan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai responden penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas kinerja SDM berada pada kategori sangat efektif dengan rata-rata persentase sebesar 85,5%. Indikator disiplin kerja memperoleh nilai tertinggi sebesar 88,2%, diikuti oleh tanggung jawab sebesar 87,1%, kualitas kerja sebesar 86,4%, kerja sama sebesar 85,8%, ketepatan waktu sebesar 84,6%, kuantitas kerja sebesar 83,7%, serta kreativitas dan inovasi sebesar 82,9%. Sementara itu, mutu pendidikan berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata persentase sebesar 86,0%, yang ditunjukkan oleh tingginya kualitas pembelajaran, pelayanan pendidikan, prestasi peserta didik, kepuasan stakeholder, dan efektivitas pengelolaan sekolah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa efektivitas kinerja SDM mendukung peningkatan mutu pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 67 Pangkajene Kepulauan. Semakin efektif kinerja tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, maka semakin optimal pula mutu pendidikan yang dihasilkan. Oleh karena itu, pengembangan kompetensi, peningkatan disiplin kerja, penguatan budaya organisasi, serta peningkatan profesionalisme SDM perlu dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung tercapainya tujuan pendidikan yang berkualitas.
Pengaruh Produksi Beras, Harga Beras Domestik, dan Nilai Kurs Rupiah, Terhadap Impor Beras di Indonesia Tahun 2019 – 2025 Dalam Perspektif Ekonomi Islam Satria Abdillah Ilman; Sugianto; Imsar
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2583

Abstract

Indonesia memiliki Komoditi hasil pertanian yang berperan penting bagi perekonomian nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produksi beras, harga beras domestik dan nilai tukar rupiah terhadap impor beras di Indonesia. Pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan jenis data time series. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Sumber data diperoleh dari berbagai institusi seperti Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, Kementerian Pertanian serta sumber-sumber lain yang terkait dengan penelitian ini. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produksi beras tidak berpengaruh terhadap impor beras di Indonesia. Harga beras domestik berpengaruh signifikan terhadap impor beras di Indonesia. Nilai kurs rupiah berpengaruh signifikan terhadap impor beras di Indonesia.
Determinasi Kinerja Pegawai: Peran Disiplin Kerja, Kepuasan Kerja Dan Pengembangan Karir Di Dinas Perhubungan Kota Makassar Sansibar; Indira Basalamah; Sitti Murniati
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh disiplin kerja, kepuasan kerja, dan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan pada Dinas Perhubungan Kota Makassar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kinerja aparatur sipil negara dalam mewujudkan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan akuntabel. Disiplin kerja, kepuasan kerja, dan pengembangan karir dipandang sebagai faktor-faktor strategis yang dapat memengaruhi pencapaian kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian explanatory research. Penelitian dilaksanakan pada Dinas Perhubungan Kota Makassar dengan subjek penelitian seluruh pegawai yang menjadi responden penelitian. Sumber data terdiri atas data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan data sekunder yang diperoleh dari dokumen organisasi serta berbagai referensi ilmiah yang relevan. Jumlah sampel penelitian sebanyak 88 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokuemntasi dan kuesioner. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert lima poin yang telah memenuhi persyaratan validitas, ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi setiap butir pertanyaan lebih besar dari nilai kritis (r hitung > r tabel), serta reliabilitas, yang ditunjukkan oleh nilai Cronbach's Alpha > 0,70 untuk seluruh variabel penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan analisis statistik deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Perhubungan Kota Makassar, sedangkan pengembangan karir berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, disiplin kerja, kepuasan kerja, dan pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai memerlukan pengelolaan sumber daya manusia secara terpadu melalui penguatan disiplin kerja, peningkatan kepuasan kerja, dan pengembangan karir yang berkelanjutan. Oleh karena itu, Dinas Perhubungan Kota Makassar disarankan untuk memperkuat budaya disiplin, meningkatkan kepuasan kerja melalui sistem penghargaan yang adil dan lingkungan kerja yang kondusif, serta mengoptimalkan program pengembangan karir melalui pendidikan, pelatihan, dan jalur karir yang transparan guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
Determinan Produktivitas Kerja Karyawan: Pengaruh Motivasi Kerja, Lingkungan Kerja, Dan Beban Kerja Pada PT. Midi Utama Indonesia, Tbk Cabang Gowa Astri Widya Ramadhani; Indira Basalamah; Sitti Murniati
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja, dan beban kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT. Midi Utama Indonesia, Tbk Cabang Gowa, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan produktivitas kerja sebagai faktor penentu keberhasilan perusahaan ritel dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia, khususnya mengenai determinan produktivitas kerja, serta menjadi dasar bagi perusahaan dalam merumuskan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori (explanatory research). Lokasi penelitian adalah PT. Midi Utama Indonesia, Tbk Cabang Gowa dengan sampel sebanyak 44 data yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh (census sampling). Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumentasi perusahaan dan studi literatur. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert lima poin yang telah memenuhi uji validitas (seluruh item memiliki nilai r hitung > r tabel) dan uji reliabilitas (Cronbach's Alpha > 0,70). Analisis data dilakukan menggunakan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (t), uji simultan (F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan, sedangkan beban kerja berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap produktivitas kerja. Secara simultan, motivasi kerja, lingkungan kerja, dan beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Motivasi kerja merupakan variabel yang paling dominan dalam meningkatkan produktivitas kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan produktivitas kerja memerlukan pengelolaan motivasi, penciptaan lingkungan kerja yang kondusif, serta pengelolaan beban kerja yang proporsional. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penyusunan kebijakan sumber daya manusia yang berorientasi pada peningkatan motivasi dan kualitas lingkungan kerja. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain, seperti kepemimpinan, kompensasi, atau kepuasan kerja, serta memperluas objek penelitian agar hasil yang diperoleh memiliki tingkat generalisasi yang lebih baik.
PENGARUH PSYCHOLOGICAL WELL-BEING, ORGANIZATIONAL CULTURE DAN KNOWLEDGE MANAGEMENT TERHADAP JOB SATISFACTION PEGAWAI PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN MAMUJU Lipna; Mu’fidatul Nurul Hajjad; Nur Fajariani; Rohsita Amalyah Rasyid; Muhammad Arsyad
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Psychological Well-Being, Organizational culture, dan Knowledge management terhadap Job Satisfaction pegawai pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Mamuju. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 44 pegawai yang terdiri atas 39 PNS dan 5 PPPK. Sampel penelitian sebanyak 39 responden dengan kriteria pegawai berstatus PNS. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan Psychological Well-Being berpengaruh signifikan terhadap Job Satisfaction dengan nilai thitung 3,677 > ttabel 2,030 dan signifikansi 0,001. Organizational culture berpengaruh signifikan terhadap Job Satisfaction dengan nilai thitung 2,767 > ttabel 2,030 dan signifikansi 0,009. Knowledge management juga berpengaruh signifikan terhadap Job Satisfaction dengan nilai thitung 2,216 > ttabel 2,030 dan signifikansi 0,033. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap Job Satisfaction dengan nilai Fhitung 71,747 > Ftabel 2,874 dan signifikansi 0,000. Ketiga variabel mampu menjelaskan 86% variasi Job Satisfaction, sedangkan 14% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model.