cover
Contact Name
Fahrur Rozi
Contact Email
tamkasatuloh_83@unimed.ac.id
Phone
+6281361060828
Journal Mail Official
handayani_pgsd@unimed.ac.id
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar Pasar V Kelurahan Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED
ISSN : 23551739     EISSN : 24076295     DOI : https://doi.org/10.24114/jh
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Handayani memuat artikel-artikel yang berkaitan dengan bidang pendidikan, pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal disingkat Handayani JH, dikelola oleh program studi pendidikan guru sekolah dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JH diterbitkan sebagai wadah untuk memfasilitasi Dosen, Guru, Praktisi Pendidikan, Peneliti, dan Mahasiswa dalam mempublikasikan hasil pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam penerbitan jurnal, terdapat proses review yang dilakukan oleh manajemen, reviewer, dan tim editor. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk cetak dan elektronik oleh program studi PGSD FIP UNIMED. Agenda Jurnal Handayani menjadi peran penting bagi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong inovasi pendidikan yang harmonis yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan regional, nasional dan global. Sesuai dengan kapasitasnya dan berpijak pada kepentingan nasional, jurnal ini diterbitkan sebagai wadah yang memfasilitasi komunitas Handayani khususnya Guru Besar Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 522 Documents
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTIONPADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS V SD NEGERI 104208 CINTA RAKYAT Khairul Anwar
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 7, No 1 (2017): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.589 KB) | DOI: 10.24114/jh.v7i1.6577

Abstract

Abstract: Improving Student Learning Outcomes Using Learning Model Explicit Instruction In Subject Science IPA in Class V State Element 104208 Cinta Rakyat. Method of this research is Classroom Action Research (PTK) apply two cycles that is cycle I and II.Berdasarkan research done In the first cycle obtained an average value increased to 63.87, students who complete learning there are 17 students and the percentage of student learning outcomes classically 54.84% <80%. In the second cycle obtained an average score of 82.58, students who have completed as many as 27 students with the percentage of students' learning mastery 87.09% <80%, so it can be concluded that there is an increase in student learning outcomes in science subjects.                                            Keywords : Learning Outcomes, Explicit Instruction Model, PTK Abstrak : Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Explicit Instruction Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas V SD Negeri 104208 Cinta Rakyat. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menerapkan dua siklus yaitu siklus I dan II.Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada siklus I diperoleh nilai rata-rata mengalami kenaikan menjadi 63,87, siswa yang tuntas belajar terdapat 17 orang siswa dan persentase hasil belajar siswa secara klasikal 54,84% < 80%. Pada siklus II diperoleh nilai rata-rata menjadi 82,58, siswa yang sudah tuntas sebanyak 27 orang siswa dengan presentase ketuntasan belajar siswa 87,09% < 80%, jadi dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Kata kunci : Hasil Belajar, Model Explicit Instruction, PTK
ACTIVENESS ENHANCEMENT AND STUDENT LEARNING RESULTS THROUGH THE DISCOVERY LEARNING MODEL AND MONOPOLY BOARD GAME MEDIA IN ELEMENTARY CLASS IV Rico Dwi Kristanto; Stefanus C Relmasira; Agustina Tyas Asri Hardini
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 10, No 1: June 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.24 KB) | DOI: 10.24114/jh.v10i1.14139

Abstract

Abstract:This research aims to improve the activeness and learning outcomes of fourth grade elementary school students by applying the Discovery Learning model assisted with the Monopoly Board Game. The research is a Classroom Action Research carried out at Tingkir Tengah 01 Elementary School, with 29 students as research subjects. The data of this research were obtained using test techniques, in the form of questions and non-tests for measuring activeness, teacher and student activities. The result indicates an increase in the activeness and learning outcomes of students in each learning cycle when compared with the initial condition, for student activity it is evidenced by the number of students who are in the active category. Student learning outcomes has also increased in each cycle, it can be seen from a large number of students who achieved passing grades in cycle I and increasing in cycle II. Keywords :Learning Outcomes, Activeness,Discovery Learning, Monopoly Board Game Abstrak: Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa kelas IV SD dengan menerapkan model Discovery Learning yang berbantuan dengan media Monopoly Board Game. Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas dan dilaksanakan di SD Negeri Tingkir Tengah 01, dengan subjek penelitian sebanyak 29 siswa. Data penelitian ini didapatkan dengan menggunakan teknik tes yaitu berupa soal dan non tes berupa lembar observasi keaktifan, lembar aktivitas guru dan lembar aktivitas siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada keaktifan dan hasil belajar siswa pada setiap siklusnya jika dibandingkan dengan kondisi awal, untuk keaktifan siswa hal tersebut dibuktikan dengan jumlah siswa yang masuk dalam kategori aktif. Data hasil belajar siswa mengalami peningkatan di setiap siklusnya, hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya jumlah siswa yang mendapat nilai tuntas pada siklus I dan meningkat di siklus II. KataKunci: Hasil belajar, Keaktifan, Discovery Learning, Monopoly Board Game
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE THINK PAIR SHARE PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS VIIIFSMP NEGERI 1 LUBUK PAKAM Mondang Syahniaty Elfrida Sinaga
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 4, No 2 (2015): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.376 KB) | DOI: 10.24114/jh.v4i2.2858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa kelas VIIIF pada bidang studi IPA dan mengetahui peningkatan kemampuan kognitif siswa kelas VIIIF pada bidang studi Matematika dengan diterapkannya model pembelajaran Think Pair Share di SMP Negeri 1 Lubuk Pakam. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIF SMP Negeri 1 Lubuk Pakam dengan jumlah siswa sebanyak 36 orang. Terjadi peningkatan kemampuan kognitif siswa dengan diterapkannya model pembelajarana Think Pair Share yang dilihat dari peningkatan hasil belajar siswa dari setiap siklusnya. Pada Uji pretes ketuntas klasikal 0% dengan rata-rata nilai 36,4 meningkat menjadi 22,2% siswa tuntas secara klasikal dan rata-rata nilai 58,3 pada siklus I dan meningkat menjadi 91% siswa lulus secara klasikal dengan rata-rata nilai 88,3.Kata Kunci : Think Pair Share, Siswa, Aktivitas Belajar
LUNTURNYA NILAI-NILAI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT INDONESIA DI ERA GLOBALISASI YANG MENGAKIBATKAN MUNCULNYA KELOMPOK TERORISME Yusron Abda&#039;u Ansya; Anggun Agia Ardhita; Kurnia Sari; Monica Gabriela Nainggolan; Ratih Ayunda; Wahyuni Amanda Hasibuan; Windy Antika
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 12, No 2: December 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.097 KB) | DOI: 10.24114/jh.v12i2.45265

Abstract

The purpose of this research is the cause of the fading of Pancasila values as an ideology in the life of Indonesian society in the era of globalization which has resulted in the emergence of terrorist groups and solutions for the formation of the next generation of young people who apply Pancasila values as an ideology in everyday life. This research uses the normative legal research method, which is an activity that will examine the internal aspects (to solve problems that exist within) of positive law. The data obtained is sourced from journals or books related to the case. The results showed that the causes of the fading of Pancasila values were the lack of the role of religious education in forming adolescent attitudes, the lack of Pancasila education, the ineffectiveness of moral development carried out by the environment (parents, schools and society), deviations from Pancasila values, and the effect of globalization on solutions. The solution for the formation of the next generation of young people who apply Pancasila values as an ideology in everyday life is to always be orderly in carrying out worship, not to lie to teachers or friends, to attend flag ceremonies in an orderly manner, to work together to clean the school environment, to help friends who are trouble doesn't discriminate in choosing friends, and treats everyone fairly.Keyword: the fading of Pancasila values; ideology; community life; globalization; terrorismTujuan dari penelitian ini yaitu penyebab lunturnya nilai-nilai pancasila sebagai ideologi dalam kehidupan masyarakat indonesia di era globalisasi yang mengakibatkan munculnya kelompok terorisme dan solusi terbentuknya generasi muda penerus bangsa yang menerapkan nilai-nilai pancasila sebagai ideologi dalam kehidupan sehari-hari. Penilitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yaitu suatu kegiatan yang akan mengkaji aspek-aspek (untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada di dalam ) internal dari hukum positif. Data yang diperoleh bersumber pada jurnal ataupun buku yang berkaitan dengan kasus tersebut. Hasil penelitian menunjukkan penyebab lunturnya nilai-nilai pancasila yaitu kurangnya peranan pendidikan agama dalam pembentukan sikap remaja, kurangnya pendidikan pancasila, kurang efektifnya pembinaan moral yang dilakukan oleh lingkungan (orangtua, sekolah maupun masyarakat), penyimpangan nilai–nilai pancasila, dan efek globalisasisolusi. Adapun solusi terbentuknya generasi muda penerus bangsa yang menerapkan nilai-nilai pancasila sebagai ideologi dalam kehidupan sehari-hari yaitu selalu tertib dalam melaksanakan ibadah, tidak berbohong kepada guru ataupun teman, mengikuti upacara bendera dengan tertib, bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah, menolong teman yang sedang kesusahan tidak membeda-bedakan dalam memilih teman, dan berlaku adil terhadap siapapun.Kata Kunci: lunturnya nilai pancasila; ideologi; kehidupan masyarakat; globalisasi; terorisme 
KOSAKATA BAHASA GAUL SISWA SEKOLAH DASAR KELAS TINGGI Arfi Yana; Nurlela .; Gustianingsih .
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 9, No 1: June 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.446 KB) | DOI: 10.24114/jh.v9i1.10507

Abstract

Abstract : The Slang Vocabulary of High Grade Elementry School students. The aimed to describe the slang vocabulary of high grade elementryschool students. Source of data was the text from students essay. The data was analyzed by word class theory and sosiolinguistic questionnaire. The result showed that the word class of slang vocabulary involve: verbs (36,7%), adjectives (11,7%), nouns (6,7%), pronouns (6,7%), numeralia (3,3%), adverbs (8,3%), interogativa (1,7%), demonstrativa (3,3%), conjuction (3,3%), fatis category (16,7%), and interjection (1,7%).Acquistion factors of the slang students were parent (4,5%), sister/brother (15,8%), playmates (16,5%), schoolmates (20,3%), television (26,3%), and facebook (16,5).Keywords : Word Class, Slang, SosiolinguisticAbstrak : Kosakata Bahasa Gaul Siswa Sekolah Dasar Kelas Tinggi. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan kosakata bahasa gaul siswa kelas tinggi. Sumber data penelitian ini berupa data teks melalui karangan siswa. Data dianalisis menggunakan teori kelas kata dan kuesioner sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kata bahasa gaul siswa SD kelas tinggi meliputi: verba (36,7%), adjektiva (11,7%), nomina (6,7%), pronomina (6,7%), numeralia (3,3%), adverbia (8,3%), interogativa (1,7%), demonstrativa (3,3%), konjungsi (3,3%), kategori fatis (16,7%), dan interjeksi (1,7%). Faktor pemerolehan bahasa gaulsiswa yaituorang tua (4,5%), kakak/abang (15,8%), teman sepermainan (16,5%), teman sekolah (20,3%), televisi (26,3%), dan facebook (16,5).Kata kunci: Kelas Kata, Bahasa Gaul, Sosiolinguistik
KEEFEKTIFAN MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTU MEDIA MONTASE TERHADAP HASIL BELAJAR TEMATIK SISWA KELAS 3 SD NEGERI CANDI 01 SEMARANG Nur Annisa Luqyana; Arfilia Wijayanti
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 2: December 2020
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.214 KB) | DOI: 10.24114/jh.v11i2.21944

Abstract

Abstract:The background that encourages this research is that students are less enthusiastic and enthusiastic in learning because of the lack of supporting tools for learning activities so that it makes students passive and the learning outcomes of some children are not optimal.The problem in this study is whether the learning model Model Project Based Learning Assisted Montage Media is effective on the thematic learning outcomes of grade 3 SD Negeri Candi 01 Semarang. This study aims to determine whether the learning model model project based learning assisted montage media is effective on the thematic learning outcomes of grade 3 Sekolah Dasar Negeri 1 Candi, Semarang. This type of research is quantitative with the pretest-posttest experimental research method. The population of this study used 2 classes, namely 3A and 3B Sekolah Dasar Negeri 1 Candi,Semarang. The sample of this research was 25 students of class 3A as the control class and 25 students of 3B as the experimental class. The data in this study were obtained through interviews, documentation, and tests.The results of the analysis of the final normality test data for the control class can be seen that the value of the Lcount <Ltable then H0 is accepted, so that the posttest results of the control class come from a normally distributed population. Furthermore, the results of t test analysis obtained tcount = 2.3484> ttable = 2.021 then H0 is rejected and Ha is accepted. In the control class classical completeness results with the Postest percentage of 84% and the classical completeness of the experimental class with the Postest percentage of 100%. So it can be concluded that the learning outcomes in thematic learning in the experimental class are better than the control class because of the effectiveness of the project based learning model assisted by montage media is effective on the thematic learning outcomes of class 3 Sekolah Dasar Negeri 1 Candi, Semarang. Keywords: Project based learning, Montage, Thematic Learning Abstrak: Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah siswa kurang antusias dan bersemangat dalam pembelajaran karena kurangnya alat pendukung kegiatan pembelajaran sehingga membuat siswa pasif dan hasil belajar sebagian anak belum maksimal. Permasalahan pada penelitian ini adalah apakah model pembelajaranModel Project Based Learning Berbantu Media Montase efektif terhadap hasil belajar tematik siswa kelas 3SD Negeri Candi 01 Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Model Project Based Learning Berbantu Media Montase efektif terhadap hasil belajar tematik siswa kelas 3SD Negeri Candi 01 Semarang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini menggunakan 2 kelas yaitu 3A dan 3B SD Negeri Candi 01 Semarang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas 3A yang berjumlah 25 siswa sebagai kelas kontrol dan kelas 3B berjumlah 25 siswa sebagai kelas eksperimen. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, dan tes. Hasil analisis data uji normalitas akhir kelas kontrol dapat diketahui nilai Lhitung< Ltabel maka H0 diterima, sehingga hasil postest kelas kontrol berasal dari populasi yang berdistribusi normal. Selanjutnya hasil analisis uji t diperoleh thitung = 2,3484> ttabel = 2,021 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Pada hasil ketuntasan klasikal kelas kontrol dengan persentase Postest 84% dan ketuntasan klasikal kelas ekperimendengan persentase Postest 100%. Jadi dapat disimpulkan bahwa hasil belajar pada pembelajaran tematik di kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol karena keefektifan model project based learning berbantu media montase efektif terhadap hasil belajar tematik siswa kelas 3 SD Negeri Candi  01  Semarang.Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah supaya model pembelajaran model project based learning berbantu media Montase dapat digunakan dalam proses pembelajaran sebagai model pembelajaran yang menarik dan mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Project based learning, Montase, Belajar Tematik.  
PENERAPAN MODEL TAI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS V-B SD NEGERI 053955 PAYA SALIT Sempa Arihta
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 6, No 1 (2016): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.497 KB) | DOI: 10.24114/jh.v6i1.5039

Abstract

Abstract: Application of Model TAI To Improve Student Learning Activities In Maths Lesson In Class V-B Elementary School 053 955 Paya Salit. The purpose of this study was to determine the increased activity of learning and students' mathematics learning outcomes when implementing cooperative learning model Team Assisted Individualization (TAI) in class V-B Elementary School 053 955 Paya Salit T.P. 2015/2016. The subjects were all students of class V-B Elementary School 053 955 Paya Salit T.P. 2015/2016, totaling 24 people. The results showed that the cooperative learning model Team Assisted Individualization (TAI) to increase the average student activity and student learning outcomes in the first cycle, there were 13 students who completed individually while the class was not finished and the second cycle there are 22 students who completed individually and classes have been completed. Keywords: Model TAI, Activities Learning, Learning Outcomes   Abstrak : Penerapan Model TAI Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Di Kelas V-B SD Negeri 053955 Paya Salit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar matematika siswa saat menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI)  di kelas V-B SD Negeri 053955 Paya Salit T.P. 2015/2016. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V-B SD Negeri 053955 Paya Salit T.P. 2015/2016, berjumlah 24 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) meningkatkan rata-rata aktivitas belajar siswa dan  hasil belajar siswa pada siklus I terdapat 13  siswa yang tuntas secara individu sedangkan kelas belum tuntas dan  siklus II terdapat 22 siswa yang tuntas secara individu dan kelas sudah tuntas.   Kata Kunci : Model TAI, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE THINK PAIR SHARE PADA PEMBELAJARAN IPS DI KELAS V SDN 104204 SAMBIREJO TIMUR RISMA SITOHANG; MERI S ULINA SITEPU
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 2, No 1 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.715 KB) | DOI: 10.24114/jh.v2i1.1741

Abstract

ABSTRAK Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan metode THINK PAIR SHARE dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi pokok Menghargai Jasa dan Peranan para tokoh Perjuangan Dalam Mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 104204 Sambirejo Timur yang berlokasi di Jln. Sempurna/pendidikan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.  Alat pengumpul data yang digunakan adalah observasi motivasi belajar siswa dan guru.Kriteria ketuntasan motivasi belajar siswa didasarkan ketuntasan secara perorangan dengan nilai ≥ 70. Seorang siswa dikatakan telah termotivasi dalam belajar apabila mendapatkan nilai ≥ 80. Hasil penelitian yang diperoleh selama pengamatan menunjukkan adanya peningkatan pada siklus I, pertemuan I diperoleh data bahwa 36,66% yang motivasi belajarnya tergolong sangat rendah, pada siklus I, pertemuan II diperoleh data bahwa 53,33% yang motivasi belajarnya tergolong rendahpada siklus II, pertemuan I diperoleh data bahwa 70% yang motivasi belajarnya tergolong sedang,pada siklus II, pertemuan II diperoleh data bahwa 90% yang motivasi belajarnya tergolong sangat tinggi, hasil penelitian dari angket yang dibagikan pada siswa juga mengalami peningkatan yaitu pada kondisi awal sebelum tindakan hanya ada 5 siswa yang memiliki motivasi belajar yang di atas 70%  yaitu sekitar 23,33%, dan setelah dilaksanakan Metde Think Pair Share pada kondisi akhir menjadi 27 orang siswa atau sekitar   90%. Kata kunci : Metode pembelajaran, metode  Think Pair Share, Motivasi belajar
HARMONISASI POLA ASUH ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PADA TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS Cheri Surina Ita; Hotmaulina Sihotang
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 12, No 1: June 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.767 KB) | DOI: 10.24114/jh.v12i1.26558

Abstract

Abstract : This research was conducted with the aim of seeing the results of the harmonious relationship between parenting styles in increasing the value of learning achievement at the high school level. The research was conducted through a quantitative approach with explanatory methods and descriptive analysis. The data sources analyzed were the results of the fifth semester report cards and questionnaires. From the research conducted, the criteria for harmonization of parenting with parents were very high 41.18%, high 38.82%, sufficient 11.77%, and low  8.23%. For very high student achievement criteria 9.42%, high 32.94%, sufficient 34.12%, and low 23.52% with the interval for the mean score of report cards is  85. The treatment of parents in the family is an important factor in supporting children's formal learning achievement that takes place in the school environment. Keywords : Harmonization,  family upbringing patterns, achievement Abstrak : Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan harmonisasi pola asuh orang tua dalam meningkatkan nilai prestasi belajar siswa, melalui pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory survey dan analisis deskriftif. Sumber data berupa raport semester lima dan angket. Hasil penelitian diperoleh kriteria harmonisasi pola asuh orang tua sangat tinggi  41,18 % , tinggi  38,82 % , cukup 11,77 %, dan rendah  8,23 % . Kriteria prestasi belajar siswa sangat tinggi  9,42 %, tinggi  32,94 %, cukup  34,12 % , dan rendah  23,52 % dengan interval nilai rerata raport 85. Orang tua berperan meningkatkan prestasi belajar siswa. Kata Kunci : Harmonisasi,  pola asuh orang tua,  prestasi belajar
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PKN DENGAN MENGGUNAKAN METODE CONTEXTUAL TEACHING LEARNING DI KELAS VIII-3 SMP NEGERI 4 TEBING TINGGI Muhammad Azhari
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 5, No 2 (2016): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.247 KB) | DOI: 10.24114/jh.v5i2.6512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan metode Contextual Teaching Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Tebing Tinggi. Pada tes awal terdapat 27 orang (90%) siswa yang belum tuntas dan sebanyak 3 orang siswa (10%) tuntas. Pada siklus I terdapat 10 orang siswa (33,33%) yang tuntas dan sebanyak 20 orang siswa (66,66%) belum tuntas. Pada siklus II  terdapat 23 orang siswa (76,66) tuntas dan sebanyak 7 orang siswa (23,33) belum tuntas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan metode contextual teaching learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci : Hasil Belajar, Metode, Contextual Teaching Learning