cover
Contact Name
Fahrur Rozi
Contact Email
tamkasatuloh_83@unimed.ac.id
Phone
+6281361060828
Journal Mail Official
handayani_pgsd@unimed.ac.id
Editorial Address
Jalan Willem Iskandar Pasar V Kelurahan Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED
ISSN : 23551739     EISSN : 24076295     DOI : https://doi.org/10.24114/jh
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Handayani memuat artikel-artikel yang berkaitan dengan bidang pendidikan, pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal disingkat Handayani JH, dikelola oleh program studi pendidikan guru sekolah dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan. JH diterbitkan sebagai wadah untuk memfasilitasi Dosen, Guru, Praktisi Pendidikan, Peneliti, dan Mahasiswa dalam mempublikasikan hasil pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam penerbitan jurnal, terdapat proses review yang dilakukan oleh manajemen, reviewer, dan tim editor. Diterbitkan dua kali dalam setahun dalam bentuk cetak dan elektronik oleh program studi PGSD FIP UNIMED. Agenda Jurnal Handayani menjadi peran penting bagi PGSD FIP UNIMED, dalam mendorong inovasi pendidikan yang harmonis yang dapat memberikan jawaban atas berbagai persoalan regional, nasional dan global. Sesuai dengan kapasitasnya dan berpijak pada kepentingan nasional, jurnal ini diterbitkan sebagai wadah yang memfasilitasi komunitas Handayani khususnya Guru Besar Prodi PGSD FIP UNIMED untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdiannya kepada masyarakat.
Articles 522 Documents
MARKOV CHAIN TO CONTROL GENERIC DRUG IN INVENTORY PROBLEM Marlina Setia Sinaga; Hamidah Nasution; Oktariani Purba; Lasker Pangarapan Sinaga
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 10, No 2: December 2019
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.43 KB) | DOI: 10.24114/jh.v10i2.18076

Abstract

Abstract: Have the generic drugs inventory been optimal, neither excessive nor deficient? Inadequate inventory can cause in losses due to increased ordering and storage costs. Shortage of generic drug will cause a decrease of public health services. Given demand generic drugs which always fluctuates, so stochastic process is the right method. In this study, the optimal level of generic drugs inventory will be analyzed by using the Markov chain. Steady state conditions were achieved when the same results obtained with the previous iteration result. There are 7 linear equations produced, each accompanied by 7 levels of inventory, optimal order quantities and also the costs.Keywords: Demand; Generic Drug; Inventory; Markov Chain.Abstrak: Apakah persediaan obat generik sudah optimal, tidak berlebih maupun kekurangan? Persediaan yang tidak optimal dapat mengakibatkan kerugian akibat bertambahnya biaya pemesanan maupun biaya penyimpanan. Kekurangan persediaan obat generik bahkan juga akan mengakibatkan turunnya tingkat layanan kesehatan masyarakat. Mengingat tingkat permintaan obat generik yang berfluktuasi maka proses stokastik menjadi pilihan metode yang tepat. Pada penelitian ini, tingkat persediaan obat generik yang optimal akan dianalisis dengan menggunakan markov chain. Kondisi steady state tercapai ketika hasil yang sama diperoleh dengan hasil dari iterasi sebelumnya. Ada 7 persamaan linier yang dihasilkan, masing-masing disertai dengan 7 tingkat persediaan dan besaran pemesanan optimal dan juga besaran biaya.Kata kunci: Permintaan, Obat Generik; Persediaan; Rantai Markov
DAMPAK LATAR BELAKANG PENDIDIKAN DOSEN PADA PEMAHAMAN MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN 2011 M. FAISAL AKBAR; ELVI MAILANI
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 1, No 2 (2014): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.833 KB) | DOI: 10.24114/jh.v1i2.1270

Abstract

ABSTRACT The purpose of the present study was to determine the level of student understanding on a subject, based on the educational background of a teacher who taught in the classroom. The expected result is that students can understand the level of mastery of the material in the learning process based on area of ​​expertise educators. The method used is the method of unstructured interviews, the research procedure that uses interviews, which is a process to collect information for research purposes by way of question and answer face to face between the interviewer or interviewers with the respondents answering or using a tool called a local interview (interview guide ). Conclusion is obtained, the extension building technical education students in 2011 to better understand when taught by lecturers who graduate educational background of the pure scientist. Keywords: Background Education, Understanding, Competence, Professional
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MUATAN PELAJARAN IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA SISWA KELAS V SD N BAWANG 02 TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Nofiana Ulfa; Mei Fita Asri Untari; Ulin Nafi’ah
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 12, No 1: June 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.741 KB) | DOI: 10.24114/jh.v12i1.26225

Abstract

Abstrak : This study aims to determine the increase in learning outcomes in science content for fifth grade students of SD N Bawang 02. The subjects of this study were fifth grade students with 20 students consisting of 6 male students and 14 female students. The method used in this research is observation, documentation, and tests. This type of research is classroom action research which is carried out in three cycles where each cycle contains two lessons. The use of learning models and media that are less varied in online learning causes low learning outcomes for science content as seen from the average grade V SD N Bawang 02, that is, out of 20 students only 5 students can achieve the KKM, the results of the daily test of the science content of students with 25% completeness percentage. As for the KKM for the fifth grade science subject at SD N Bawang 02, it is 75. The results show that the discovery learning model can improve the science learning outcomes of the fifth grade students of SD N Bawang 02 for the 2020/2021 academic year. This can be seen through the improvement of learning outcomes from Cycle I to Cycle III. An increase in students who complete learning from Cycle I learning 1 to Cycle I learning 2 10%, an increase in Cycle I learning 2 to Cycle II learning 1 15%, an increase in Cycle II learning 1 to Cycle II learning 2 15%, an increase in Cycle II learning 2 to Cycle III learning 1 5%, and an increase in Cycle III learning 1 to Cycle III learning 2 30%. Keywords: Science Learning Outcomes, Discovery Learning Model Abstrak :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar muatan pelajaran IPA siswa kelas V SD N Bawang 02. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V dengan jumlah siswa 20 orang yang terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, dan tes. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanaksan dalam tiga siklus dimana tiap sikluasnya terdapat dua pembelajaran. Penggunaan model dan media pembelajaran yang kurang variatif dalam pembelajaran daring menyebabkan rendahnya hasil belajar muatan pelajaran IPA dilihat dari rata-rata nilai kelas V SD N Bawang 02 yaitu dari 20 siswa hanya 5 siswa yang dapat mencapai KKM, hasil ulangan harian muatan pelajaran IPA siswa dengan presentase ketuntasan 25%. Sedangkan untuk KKM mata pelajaran IPA kelas V SD N Bawang 02 yaitu 75. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD N Bawang 02 tahun pelajaran 2020/2021. Hal ini dapat diketahui melalui peningkatan hasil belajar dari Siklus I sampai Siklus III. Peningkatan siswa yang tuntas belajar dari Siklus I pembelajaran 1 ke Siklus I pembelajaran 2 10%, peningkatan Siklus I pembelajaran 2 ke Siklus II pembelajaran 1 15%, peningkatan Siklus II pembelajaran 1 ke Siklus II pembelajaran 2 15%, peningkatan Siklus II pembelajaran 2 ke Siklus III pembelajaran 1 5%, dan peningkatan Siklus III pembelajaran 1 ke Siklus III pembelajaran 2 30%. Kata Kunci : Hasil Belajar IPA, Model Pembelajaran Discovery Learning
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) DI SMP NEGERI 1 PAYUNG Susanna Br Sitepu
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 5, No 1 (2016): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.564 KB) | DOI: 10.24114/jh.v5i1.6502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas pembelajaran siswa yang mencakup hasil belajar afektif dan ketrampilan belajar siswa. Subjek  penelitian berjumlah 28 orang. Tes hasil Pretes dengan rata-rata 48,5. Tes formatif I dan formatif II  hasilnya  masing-masing menunjukkan rata-rata 71,4 dan 86,4. Data afektif siswa pada siklus I antara lain  kejujuran (56%), disiplin (61%), tanggung jawab (61%), ketelitian (59%), dan kerjasama (59%). Pada siklus II, kejujuran (92%), disiplin (94%), tanggung jawab (94%), ketelitian (92%), dan kerjasama (92%). Data ketrampilan belajar siswa pada siklus I antara lain mengamati (58%), mengumpulkan data (61%), menganalisis (59%), menginterprestasi (59%), dan mengkomunikasikan hasil (63%). Pada siklus II, mengamati (92%), mengumpulkan data (93%), menganalisis (90%), menginterprestasi (89%), dan mengkomunikasikan hasil (90%). Kata Kunci : Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning, Hasil                   Belajar Kognitif dan Afektif, Ketrampilan Belajar
SYSTEMATIC REVIEW PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MUATAN PELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR Fenti Kristina
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 12, No 2: December 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.465 KB) | DOI: 10.24114/jh.v12i2.34253

Abstract

Abstract : Systematic Review of the Effect of Using Teaching Aids to Improve Learning Outcomes of Elementary School Students. The purpose of the study was to determine the effect of using teaching aids on improving the learning outcomes of elementary school students. The method used is systematic research results at Google Schoolar by analyzing classroom action research. From the results of scientific research publications, there were 15 articles that were screened. There were 5 articles with inclusion and exclusion criteria. The discussion in this study shows that the use of teaching aids can improve the learning outcomes of elementary school students. Keywords : Systematic Review, Teaching Aids, Improve Learning OutcomesAbstrak : Systematic Review Pengaruh Penggunaan Alat Peraga Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat peraga terhadap meningkatkan hasil belajar peserta didik sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis hasil penelitian di database Google Schoolar berbantuan Publish or Perrish dengan menganalisis penelitian tindakan kelas. Dari hasil penelitian ilmiah publikasi, ada 15 artikel yang di saring.inklusi dan kriteria eksklusi ada 5 artikel. Pembahasan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik sekolah dasar.Kata kunci : Systematic Review, Alat Peraga, Meningkatkan Hasil Belajar
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS VIII-4 SMPN 1 NAMORAMBE Firman Immanuel
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 6, No 2 (2016): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.24 KB) | DOI: 10.24114/jh.v6i2.6525

Abstract

Abstract: Measures For Enhancing Activities Student Learning Through Direct Application As Learning Model Subject In Math Class VII-4 SMPN 1 Namorambe. The study aims to look at the activity and student achievement. The research subject VIII-4 with the number of students 35 people. Activities in the first cycle read / write (42%), work (27%), ask peers (5.3%), ask the teacher (14.2%), and are not relevant to KBM (12%). Activities in the second cycle read / write (25.6%), work (52.5%), asked their peers (14.4%), ask the teacher (3%), and are not relevant to KBM (4.4 %). Pretest with an average of 32.0. On Formative first 23 students completed. In the second cycle, completed 31 students, with an average cycle I and II are 68.57 and 85.14 with a percentage of 65.71% and 87.56%. Keywords: Direct Learning Model, Learning Activities, Results Learn math. Abstrak: Upaya Peningkatan Belajar  Siswa Melalui Model Pembelajaran Langsung Mata Pelajaran Matematika Kelas VII-4 SMPN 1  Namorambe. Penelitian bertujuan untuk melihat aktivitas dan prestasi belajar siswa. Subjek  penelitian kelas VIII-4 dengan jumlah siswa 35 orang. Aktivitas pada siklus I membaca/menulis (42%), bekerja (27% ), bertanya sesama teman (5,3%),   bertanya kepada guru (14,2%), dan yang tidak relevan dengan KBM  (12%). Aktivitas  pada siklus II  membaca/menulis (25,6%), bekerja (52,5%), bertanya sesama  teman (14,4%), bertanya kepada guru (3%), dan yang tidak relevan dengan KBM  (4,4%).  Pretes dengan rata-rata 32,0. Pada Formatif I 23 orang siswa tuntas. Pada Siklus II, tuntas  31 orang siswa, dengan rata-rata siklus I dan  II adalah 68,57 dan 85,14 dengan presentase 65,71% dan 87,56%.                                                   Kata Kunci : Model Pembelajaran Langsung, Aktivitas Belajar, Hasil                   Belajar,  Matematika.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP CIVIC SKILLS SISWA KELAS V MIN 3 TAPANULI SELATAN Maulana Arafat Lubis
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 9, No 2: December 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.817 KB) | DOI: 10.24114/jh.v9i2.12018

Abstract

Abstract : Effects of the Problem Based Learning Model on Civic Skills forStudents of Class V MIN 3 South Tapanuli.. Based on preliminary observationsabout PPKn learning in 5th class of MIN 3 Tapanuli Selatan, it was found that theteacher used Direct Instruction, they did not give attention to students‟ civic skills,and even found that 11 of 17 students (64.71%) had low civic skills. Therefore, thisstudy aims to analyze the effect of Problem Based Learning (PBL) model on students'civic skills. The sampling technique used in this study is total sampling, becausepopulation and sample are the same amount, namely as many as 17 students at 5thgrade on MIN 3 Tapanuli Selatan. This research is a Quasi Experiment study. Data inthis researcg was collected through the student's civic observation sheet, while thedata analysis technique used was the Paired Samples T-Test. The results showed that:there was an effect of Problem Based Learning (PBL) model on students' Civic skills.Another finding from the results of this study is that the Problem Based Learning(PBL) model also influences other dimensions of citizenship such as civic knowledgeand civic values. Thus, this study suggests to using the Problem Based Learning(PBL) model in PPKn learning.Keywords : Civic Education (PPKn), Civic Skills, Problem Based LearningAbstrak : Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Civic SkillsSiswa Kelas V MIN 3 Tapanuli Selatan. Berdasarkan hasil pengamatan awalketika pembelajaran PPKn berlangsung di kelas V MIN 3 Tapanuli Selatanditemukan bahwa guru menggunakan Direct Instruction dan tidak memperhatikancivic skills dalam penilaiannya, bahkan juga ditemukan bahwa sebanyak 11 dari 17siswa (64,71%) mempunyai civic skills rendah. Oleh karena itu, penelitian inibertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem BasedLearning (PBL) terhadap civic skills siswa. Teknik sampling yang digunakan padapenelitian ini yaitu total sampling, karena jumlah populasi dan sampelnya samayaitu sebanyak 17 orang siswa kelas V di MIN 3 Tapanuli Selatan. Penelitian inimerupakan penelitian Quasi Eksperimen. Data penelitian dikumpulkan melaluilembar observasi civic skill siswa, sedangkan teknik analisis data yang digunakanyaitu uji-t (Paired Samples T-Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapatpengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Civic skillssiswa. Temuan lain dari hasil penelitian ini bahwa model pembelajaran ProblemBased Learning (PBL) juga mempengaruhi dimensi kewarganegaraan lainnyaseperti civic knowledge dan civic values. Dengan demikian, penelitian inimenyarankan agar menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning(PBL) dalam membelajarkan PPKn.Kata Kunci : PPKn, Civic Skills, Pembelajaran Berbasis Masalah.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS IV-A SD NEGERI 105275 PAYA GELI Tiominar .
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 3, No 2 (2015): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.679 KB) | DOI: 10.24114/jh.v3i2.2171

Abstract

Tujuan dari penelitian tindakan ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization pada mata pelajaran IPS di Kelas IV-A SD Negeri 105275 Paya Geli Tahun . Subjek dalam penelitian ini adalah I (satu) kelas yaitu Kelas IV-A SD Negeri 105275 Paya Geli sebanyak 37 siswa. Hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe TAI pada Siklus I mencapai rata-rata 57,3 dengan ketuntasan klasikal 24,3% dan Siklus II mencapai 87,6 dengan ketuntasan klasikal 89,2%. Dengan demikian terjadi peningkatan hasil belajar dan ketuntasan belajar siswa. Kata Kunci: Model Pembelajaran, Hasil Belajar, Model TAI
UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN PENYUSUNAN KTSP KONDISI KHUSUS PADA 5 SMA BINAAN MANAGERIAL MELALUI PEMBIMBINGAN TPMPS DENGAN TEKNIK DARING DAN LURING (BLANDED) Marnaek Nainggolan
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 13, No 1: June 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.389 KB) | DOI: 10.24114/jh.v13i1.37999

Abstract

Abstract : Effords to Improve Konwledge of KTSP Preparation with special Conditions at 5 SMA Managerial Through TPMPS Guidance With on line and direct Guidance (Blended). According to Minister of Eduction and Culture Indonesia number 61 of 2014 concern Unit level Curriculum (KTSP), In regulation it is explained that each education prepares KTSP according to its potential referring to the Curriculum syllabus set the National Standards Agency. The Covid 19 pandemic since March 2020 has result real Learning in the Clasroom cannot be carried out so that it is replaced with off line by assignment model ora the on line. Learning with on line pattern various problems, especially problems with internet signal net works and psychososial mental problem of student so it is necessary to adjust graduate standard. The Ministry Education and Culture is responsive to this so that it makes a policy that loosens the Curriculum syllabus completion system and determines that syllabus that taught in the Education unit is a syllabus tht urgen, sustainable and relevan. Permendikbud no. 719 of 2020 and BSNP number 018 of 2020 regarding the Covid 19 emergency syllabus are implemented in KTSP. Guidance has been carried out for TPMPS members at 5 Managerial fostered SMA, for Prepartion of the Covid emergency KTSP by implementing Assignments limited meetings and on line patterns using WA and Zoom meeting (blended). The action was carried out 2 sycles be fore the action was carried out with knowledge pretest with an average value 52.77 in the less category. After mentoring there was change in the average value of knowledge to 71.88 the enough category and the average value of performance in making KTSP Docments 65.72 enough category. Followed by the second cycle of action, it turned out that average knowledge value chaned to 81.95 in the good category and the value of the covid Emergency KTSP document was the average performance to 90.11 in the Good category Key word : FGD, TPMPS, KTSP Dokumen -1, Pola Blended Abstrak : Upaya Meningkatkan Pengetahuan Penyusunan KTSP Kondisi Khusus pada 5 SMA binaan Managerial melalui Pembimbingan TPMPS dengan Teknik Daring dan Luring (Blended). Sesuai Permendikbud Nomor 61 tahun 2014 tentang KTSP. Peraturan tersebut menjelaskan setiap satuan Pendidikan menyusun KTSP sesuai potensi yang dimilikinya mengacu pada silabus Kurikulum yang ditetapkan BSNP, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pandemi Covid 19 sejak Maret 2020 mengakibatkan Pembelajaran tatap muka tidak dapat dilaksanakan sehingga digantikan dengan pembelajaran Luring atau Pola Daring sesuai edaran Mendikbud nomor 15 tahun 2020. Pembelajaran dengan Pola Daring membawa berbagai permasalahan terutama jaringan sinyal Internet dan mental psikososial peserta didik,sehingga diperlukan penyesuaian Standard kelulusan. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan membuat kebijakan yang melonggarkan sistem penuntasan silabus Kurikulum dan menetapkan silabus yang akan diajarkan disatuan Pendidikan adalah silabus yang Urgen, berkesinambungan, dan yang relevan dengan kehidupan. Permendikbud nomor 719 tahun 2020 dan Keputusan Balitbang Puskurbuk nomor 018 tahun 2020 tentang silabus darurat Covid 19 diimplementasikan dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dengan sebutan KTSP darurat Covid - 19. Telah dilakukan Pembimbingan terhadap anggota TPMPS pada 5 SMA binaan Managerial, untuk penyusunan KTSP darurat Covid 19 dengan menerapkan Penugasan, Tatap muka terbatas, dan pola Daring (Blended). Tindakan dilakukan dengan 2 siklus sebelum tindakan dilakukan Pretest Pengetahuan dengan nilai rata-rata 52,77 kategori Kurang setelah dilakukan pembimbingan terjadi perubahan nilai rata-rata Pengetahuan menjadi 71,88 kategori Cukup dan nilai rata-rata unjuk kerja membuat Dokumen KTSP 65,72 kategori Cukup. Dilanjutkan dengan Tindakan Siklus kedua ternyata hasil Nilai rata-rata Pengetahuan berubah menjadi 81,95 kategori Baik dan nilai Dokumen 1 KTSP daruat Covid nilai unjuk kerja rata-rata menjadi 90,11 dengan kategori Baik. Kata kunci : FGD, TPMPS, KTSP Dokumen -1, Pola Blended
MENINGKATKAN KREATIVITAS BERCERITA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PAIRED STORY TELLING PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS V Erlinda Simanungkalit; Elya Rahmah
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol 7, No 2 (2017): HANDAYANI JOURNAL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.756 KB) | DOI: 10.24114/jh.v7i2.7234

Abstract

Abstract : Improving Student Story-Learning Stories Through Paired Story Telling Learning Model On Indonesian Lessons In Class V. This study aims to improve the creativity of telling students in the Indonesian language lessons of the classroom students of SD Negeri 104214 Delitua with the application of learning model paired story telling. The type of research is collaborative classroom action research. The research was conducted in SD Negeri 104214 Deli Tua with the subject of the study of the students of the class of SD Negeri 104214 Deli Tua, which consisted of 38 students, consisting of 12 male students and 26 female students. The results obtained from each cycle where in the first cycle of meeting 1 with the presentation of students included in the category of completion (16.6%), cycle I meeting 2 (71.05%), cycle II meeting 1 (92.1%), and on Cycle II meeting 2 (100%). Keywords : Creativity Story Telling, Paired Story Telling, Bahasa Indonesia. Abstrak : Meningkatkan Kreativitas Bercerita Siswa Melalui Model Pembelajaran Paired Story Telling Pada Pelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas V. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas bercerita siswa pada pelajaran Bahasa  Indonesia siswa kelas Va SD Negeri 104214 Delitua dengan  penerapan model pembelajaran paired story telling. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 104214 Deli Tua dengan subjek penelitian siswa kelas Va SD Negeri 104214 Deli Tua yang berjumlah 38 siswa, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 26 siswa perempuan. Diperoleh hasil dari setiap siklus dimana pada siklus I pertemuan 1 dengan presentasi siswa yang termasuk dalam kategori tuntas (16,6 %), siklus I pertemuan 2 (71,05 %), siklus II pertemuan 1 (92,1 % ), dan pada siklus II pertemuan 2 (100%).  Kata Kunci : Kreativitas bercerita, Paired Story Telling, Bahasa Indonesia

Page 7 of 53 | Total Record : 522