cover
Contact Name
Driska Arnanto
Contact Email
driska.arnanto@ustjogja.ac.id
Phone
+6282137779833
Journal Mail Official
agroustjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Batikan No.6 Tuntungan, Umbulharjo, Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Agroust
ISSN : 25499386     EISSN : 29866685     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
The scope of scientific writing in the Jurnal Ilmiah Agroust includes the following scientific fields: agronomy, pest management, agriculture technology, soil management, plant breeding, and biotechnology.
Articles 229 Documents
PENGARUH PUPUK KANDANG AYAM DAN PUPUK MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN EDAMAME (Glycine max (L) Merill). Tauk, Arnoldus Fikardi; Darini, Maria Theresia; Zamroni, Zamroni
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 4 No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang ayam dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil edamame (Glycine max (L) Merrill). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2020 di Dusun Padukuhan Krandohan, Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewah Yogyakarta. Penelitian dilakukan dengan percobaan faktorial 3 x 3 dan satu kontrol disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) diulang 3 kali. Faktor pertama takaran pupuk kandang ayam yaitu : 5 ton per hektar (P1), 10 ton per hektar (P2), 15 ton per hektar (P3). Faktor kedua dosis NPK yaitu : pupuk NPK 100 kg per hektar (D1), pupuk NPK 150 kg per hektar (D2), pupuk NPK 200 kg per hektar (D3) dan Kontrol (20 ton per hektar pupuk kandang sapi + urea 50 kg per hektar) (P0D0). Variabel pengamatan yang diamati terdiri atas : jumlah bintil akar, jumlah bintil akar aktif, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, umur muncul bunga, umur jadi buah, jumlah polong tanaman, bobot polong tanaman, bobot polong per hektar, bobot 100 polong, bobot brangkas per petak. Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi pada beberapa variabel bobot daun, umur muncul bunga, jumlah polong tanaman, bobot 100 polong, dan bobot brangkas per petak. Variabel yang menunjukkan tidak adanya interaksi terdiri dari variabel jumlah bintil akar, jumlah bintil akar aktif, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, umur jadi buah, bobot polong tanaman, dan bobot polong per hektar. Hasil penelitian menunjukan pada pupuk kandang ayam 15 ton per hektar dan pupuk NPK 200 kg per hektar memberikan pengaruh yang baik terhadap hasil edamame.
PERTUMBUHAN TANAMAN JENIS SAWI (Brassica juncea L.) DENGAN PERLAKUAN POC BERBAHAN BAKU VINASSE SECARA HIDROPONIK SUBSTRAT Rosyida, Alfi; Sunaryo, Yacobus; Darnawi, Darnawi
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 4 No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) berbahan dasar vinasse dan A/B Mix terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakchoi dan sawi. Penelitian ini dilaksanakan di greenhouse milik Fakultas Pertanian Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa yang terletak di gang Abiyasa kelurahan Tahunan, Umbulharjo, Yogyakarta. Dengan memiliki luas sekitar 180 m² dan ketinggian tempat rata-rata 114 m dpl dan suhu udara 27º-30ºC. Penelitian dilaksanakan pada Oktober – Februari 2020. Penelitian ini dilakukan dengan percobaan faktorial 3×2 yang dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 ulangan. Faktor 1 adalah perlakuan pupuk cair; terdiri dari 3 aras: A/B Mix (kontrol), POC Formula 1 vinasse dan kotoran kambing, POC Formula 2 vinasse, daun gamal dan azolla. Faktor 2 adalah varietas sawi terdiri dari Pakchoi dan Sawi (caisim). Variabel yang diamati Tinggi Tanaman, Luas Daun Pertanaman, Jumlah Daun, Bobot Segar Tanaman, Bobot Kering Tanaman, Bobot Segar Akar, Bobot Kering Akar dan Root-Shoot Ratio. Hasil penelitian ini menunjukkan Formula 1 menghasilkan pupuk cair dengan EC/TDS lebih tinggi daripada Formula 2, kedua formula tersebut menghasilkan pH relatif asam (5.1- 5.2). Terdapat interaksi antara varietas dan perlakuan pemberian macam pupuk cair terhadap pertumbuhan tanaman pakchoi dan sawi (caisim).
PENGARUH KONSENTRASI RHIZOBAKTERI BAMBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG (Zea mays L.) HIBRIDA DAN KOMPOSIT Pradana, Muhammad Yusril Heri; Maryani, Yekti; Pamungkas, Djoko Heru
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 4 No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung merupakan komoditas pangan yang mengandung karbohidrat, untuk dijadikan sebagai bahan pangan yang dikonsumsi maupun sebagai pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi rhizobakteri bambu terhadap pertumbuhan dan hasil jagung hibrida dan komposit. Penelitian ini dilaksanakan di dusun sengir, kelurahan sumberharjo, kecamatan prambanan, kabupaten sleman, yogyakarta pada bulan november 2019 sampai februari 2020. Rancangan penelitian menggunakan split plot dengan 2 faktor yaitu konsentrasi rhizobakteri dengan 3 taraf yaitu konsentrasi 0%, 10%, 20% dan varietas jagung dengan 2 taraf yaitu varietas bisi 2 dan bisma, masing-masing perlakuan diulangan 3 kali dan setiap percobaan terdiri dari 3 sampel. Data dianalisis dengan menggunakan sidik ragam pada taraf 5%, dan dilakukan analisis lanjutan dengan menggunakan uji jarak berganda duncan (DMRT) pada taraf α = 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi rhizobakteri dan varietas tidak berpengaruh terhadap semua variabel. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman,jumlah daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, diameter tongkol, panjang tongkol, bobot segar pipilan biji, bobot kering pipilan biji dan bobot kering pipilan biji per hektar, dan juga perlakuan konsentrasi dan varietas tidak menunjukkan beda nyata terhadap semua variabel pengamatan.
PENGARUH JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays var. saccharate Srurt) Djawas, Sabria H; Maryani, Yekti; Pamungkas, Djoko Heru
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 4 No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam dan dosis pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini dilakukan di jalan Imogiri timur, Glagah Kidul, Tamanan, Kecamatan Banguntapan, bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Sifat agroklimat lahan penelitian merupakan dataran rendah dengan ketinggian 78 mdpl, jenis tanah Regosol dengan suhu 24 – 37 ˚C dengan curah hujan 1089 mm /tahun. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – April 2020. Penilitian ini akan dilakukan dengan percobaan Rancangan split plot yang terdiri dari 2 faktor. Faktor utama adalah jarak tanam (J) teridiri dari 3 aras yaitu: 75 x 20 cm (J1), 75 x 25 cm (J2), 75 x 30 cm (J3). Faktor kedua adalah dosis pupuk kandang kambing (P) terdiri dari 3 aras yaitu: pupuk kandang kambing 5 ton ha-1 (P1) setara dengan 3 kg per petak, pupuk kandang kambing 10 ton ha-1 (P2) setara dengan 6 kg per petak, pupuk kandang kambing 15 ton ha-1 (P3) setara dengan 9 kg per petak. Variabel yang akan diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar brangkasan, bobot kering brangkasan, diameter tongkol, panjang tongkol, bobot tongkol per tongkol, bobot tongkol per petak, bobot tongkol layak jual per petak. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan sidik ragam pada jenjang 5 % da untuk mengetahui beda antara perlakuan diuji dengan DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada jenjang 5 %.
PENGARUH DOSIS PUPUK NPK MUTIARA DAN PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHANDAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays L. Saccharata sturt) Anwar, Saiful; Zamroni, Zamroni; Darnawi, Darnawi
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 4 No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pemberian pupuk NPK mutiara dan pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Jagung manis (Zea mays L. Saccharata sturt). Penelitian di lakukan di Pusat Penelitian Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) ‘‘Lestari Makmur’’ Desa Argorejo, kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada bulan Januari sampai Maret 2020. Lokasi penelitian Pada ketinggian tempat ± 88 m diatas permukaan laut (mdpl), suhu rata–rata yaitu 26-32 °C, dan curah hujan yaitu 1.654 mm/tahun. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan pola faktorial 3x3+1 yang terdiri atas 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis dosis pupuk NPK mutiara (M), yang terdiri dari 3 taraf yaitu M1 : 200 kg/ha (96 g/petak), M2 : 250 kg/ha (120 g/petak), M3 : 300 kg/ha (144 g/petak). Faktor kedua adalah dosis pupuk kandang kambing (K) yang terdiri 3 taraf yaitu : K1 :10 ton/ha (4,8 kg/petak), K2 : 15 ton/ha (7,2 kg/petak), K3 : 20 ton/ha (9,6 kg/petak). Sehingga di peroleh 9 kombinasi unit perlakuan ditambah 1 kontrol, M0K0 (tanpa pupuk). Variabel yang diamati meliputi, tinggi tanaman, bobot segar tanaman, bobot tanaman kering, panjang tongkol, diameter tongkol, bobot tongkol, bobot hasil perhektar. Data dianalisis menggunakan sidik ragam taraf 5% dilanjutkan dengan uji jarak Duncans Multiple Range Test (DMRT) pada taraf α = 5%. Hasil penelitian menunjukan Perlakuan dosis pupuk NPK dan pupuk kandang kambing tidak menujukan intraksi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Perlakuan dosis pupuk NPK dan pupuk kandang kambing menunjukkan ada beda nyata terhadap tinggi tanaman, berat segar tanaman, berat kering tanaman, panjang tongkol, diameter tongkol, bobot tongkol, bobot hasil perhektar. Perlakuan dosis pupuk NPK 300 kg/ha1 dan pupuk kandang kambing dosis 20 ton.ha1 merupakan kombinasi dosis yang memberikan hasil tinggi terhadap perumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Selanjutnya perlakuan dosis pupuk NPK dan pupuk kandang kambing memberikan hasil yang tinggi dibandingkan dengan hasil kontrol
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI MACAM PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADA BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) VARIETAS THAILAND DAN SARMO Fauzia, Wiwin; Maryani, Yekti; Darnawi, Darnawi
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 4 No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara berbagai macam pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil pada bawang merah varietas Thailand dan Sarmo. Penelitian dilaksanakan di desa Sukorukun, kecamatan Jaken, kabupaten Pati, Jawa Tengah. Lokasi ini berada pada ketinggian 10-35 meter dpl dengan suhu berkisar antara 24 – 33 ºC. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot) 2 faktorial. Faktor pertama adalah varietas bawang merah yang terdiri dari 2 aras, yaitu bawang merah varietas Thailand (K1) dan bawang merah varietas Sarmo (K2). Faktor kedua adalah macam pupuk organik yang terdiri dari 4 aras, yaitu tanpa pupuk (P0), pupuk kandang sapi (P1), pupuk kandang ayam (P2), dan pupuk kandang kambing (P3), sehingga diperoleh 8 kombinasi perlakuan. Dari 8 kombinasi dengan 3 kali ulangan, didapatkan 24 unit percobaan dengan pengambilan sampel tiga tanaman per petak. Variabel pengamatan yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun per rumpun, jumlah umbi per rumpun, bobot Segar tanaman per rumpun, bobot kering tanaman per rumpun, bobot segar umbi per rumpun dan hasil per hektar. Hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan sidik ragam, dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf α = 5%. Hasil analisis menunjukkan tidak terjadi interaksi pada kombinasi perlakuan varietas bawang merah dan macam pupuk organik pada seluruh variabel pengamatan kecuali variabel pertumbuhan berat kering tanaman. Perlakuan varietas bawang merah Thailand dan macam pupuk kandang ayam memberikan pertumbuhan bawang merah terendah dibanding kombinasi perlakuan lain. Varietas bawang merah Sarmo dan pupuk kandang sapi memberikan hasil berat kering tertinggi. Perlakuan macam pupuk organik memberikan hasil bawang merah lebih tinggi daripada kontrol. Varietas bawang merah tidak berpengaruh terhadap hasil bawang merah.
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BERBAHAN BAKU VINASSE DAN JUMLAH BUAH TERHADAP HASIL TANAMAN MELON (Cucumis melo L.) DENGAN SISTEM HIDROPONIK SUBSTRAT Hakim, Heri Rahman; Sunaryo, Yacobus; Pamungkas, Djoko Heru
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 4 No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Pupuk Organik Cair (POC) berbahan dasar vinasse dengan jumlah buah per tanaman terhadap hasil tanaman melon dengan sistem hidroponik tetes di polybag. Penelitian ini telah dilaksanakan di Greenhouse Fakultas Pertanian Universitas Sarajanawiyata Tamansiswa D.I Yogyakarta pada tanggal 15 Januari - 11 April 2020. Ketinggian tempat sekitar 100 mdpl, suhu rata-rata 25,6oC. Percobaan dengan faktorial 3 x 2 yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Faktor pertama yaitu jenis formula larutan nutrisi yang terdiri dari 3 tingkat : P0 (kontrol), P1 (vinasse+azolla+gliriside), P2 (vinasse+feses kambing). Faktor kedua adalah jumlah buah per tanaman yang terdiri dari 2 level : B1 (1 buah per tanaman) dan B2 (2 buah per tanaman). Diulang sebanyak 4 kali. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, diameter buah pertama, bobot buah pertama, dan bobot buah total. Data dianalisis dengan menggunakan sidik ragam pada taraf 5% kemudian dilakukan analisis lanjut menggunakan uji Least Square Mean (LSMEANS) atau Least Significant Differences (LSD) pada taraf α = 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara kombinasi perlakuan jenis formula nutrisi dengan jumlah buah per tanaman terhadap tinggi tanaman dan lebar daun, sementara pada variabel yang lain yaitu jumlah daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, diameter buah pertama, bobot buah pertama, dan bobot buah total tidak menunjukkan adanya interaksi. Perlakuan faktor jenis larutan nutrisi (P0, P1, P2) menunjukkan pengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman, diameter buah pertama, bobot buah pertama, dan bobot buah total. Perlakuan faktor jumlah buah per tanaman (B1 dan B2) tidak memberikan pengaruh nyata terhadap semua variabel kecuali pada variabel bobot segar tanaman
PERTUMBUHAN DAN HASIL HIDROPONIK TOMAT CHERRY (Solanum Lycopersicum Var Cerasiforme) DENGAN PERLAKUAN POC BERBAHAN BAKU VINASSE DAN FECES DOMBA DENGAN FERTIGASI SISTEM TETES Putra, Ilham Maldo; Sunaryo, Yacobus; Darnawi, Darnawi
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 5 No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam nutrisi dan macam varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tomat dengan fertigasi sistem tetes. Penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai April 2020 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian UST Celeban UH III, Jln. Batikan, Yogyakarta dengan ketinggian tempat sekitar 114 m dpl. Penelitian dilakukan dengan percobaan faktorial 2 x 3, yang dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 4 ulangan. Faktor pertama adalah macam larutan nutrisi yaitu: P1 (POC berbahan baku Vinasse dan feses domba), P2 (POC berbahan baku feses Domba), P3 (AB Mix) sebagai kontrol. Fator kedua adalah macam varietas yaitu V1 (tomat cherry jenis Ruby), V2 (tomat cherry jenis Rojita). Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi intaraksi antara macam larutan nutrisi dan macam varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tomat, kecuali pada variable saat berbunga dan diameter buah. tidak terjadi beda nyata antara perlakuan macam larutan nutrisi pada komponen pertumbuhan kecuali pada diameter batang. Perlakuan AB mix menghasilkan diameter batang lebih besar daripada perlakuan larutan nutrisi yang lain. Tidak ada beda nyata antara perlakuan varietas pada komponen pertumbuhan kecuali jumlah tandan buah per tanaman. Varietas tomat Ruby menghasilkan tandan bunga lebih banyak dari pada varietas Rojita. Perlakuan POC berbahan baku vinase dan feces domba (P1V1) menghasilkan saat berbunga paling cepat, Perlakuan AB mix pada varietas Rojita (P3V2) menghasilkan diameter buah paling besar.
KETAHANAN SALINITAS TERHADAP ASPEK AGRONOMI PADI (Oryza sativa L) VARIETAS IR 64, INPARI 42, INPARI 33, NUTRI ZINK, CIHERANG Irawan, Hengki Adi; Maryani, Yekti; Darnawi, Darnawi; Arnanto, Driska
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 5 No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertjuan untuk mengetahui pengaruh cekaman terhadap 5 varietas padi dan mengetahui perbedaan respon 5 varietas tanaman padi akibat cekaman salinitas. Penelitian ini dilaksanakan di Green House Asmadewa Fakultas Pertanian Universitas Sarjanawiyata Tanaman. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan varietas yang digunakan adalah varietas IR 64, Inpari 42, Inpari 33, Nutri zink, Ciherang. Penelitian ini menggunakan konsentrasi NaCl dengan perlakuan yang digunakan K0 : perlakuan kontrol, K1 : 2400 ppm, K2 : 4700 ppm, K3 7000 ppm. Variabel pengamatan pada penelitian ini meliputi : Tinggi tanaman, Jumlah anakan, Usia tumbuh malai, Jumlah malai per tanaman, panjang malai, dan Produksi gabah kering panen. Perlakuan varietas tidak berpengaruh terhadap penampilan tanaman. Perlakuan salinitas 0 ppm memberikan penampilan terbaik dibandingkan dengan konsentrasi lainnya. Perlakuan varietas tidak berpengaruh terhadap hasil padi. Perlakuan salinitas sampai dengan pemberian konsentrasi NaCl 8 Ms/cm memberikan hasil sama dengan kontrol.
PENGARUH MACAM PUPUK ORGANIK DAN PENYIRAMAN AIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) DI LAHAN PASIR PANTAI Septiawan, Muhammad Inti; Maryani, Yekti; Darnawi, Darnawi
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 5 No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam pupuk organik dan penyiraman air pada tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.) di lahan pasir pantai. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Bungkus, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, D.I.Y. Ketinggian ± 10 m dpl dengan rata – rata curah hujan per tahun 1400 – 1900 mm3/th, pH tanah 5,6 – 6,0, kelembaban udara 65 – 85%. Jenis tanah adalah tanah berpasir, Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Januari – Maret 2020. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Split plot dengan menggunakan dua faktor dan satu kontrol yang disusun dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Faktor pertama adalah penyiraman yang terdiri dari F1: satu kali satu hari, F2: satu kali dua hari, F3: satu kali tiga hari. Faktor kedua adalah pemberian macam pupuk organik yaitu P0: tanpa pemberian pupuk, P1: pupuk organik kompos, P2: pupuk organik kascing dan P3: pupuk organik guano fosfat. Variabel yang diamati meliputi dua fase yaitu vegetatif dan generatif. Pengamatan pada fase vegetatif yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, bobot segar akar, bobot kering akar, bobot segar tajuk, bobot kering tajuk, dan klorofil daun. Pengamatan pada fase generatif yaitu jumlah polong per tanaman, bobot polong per tanaman, dan bobot biji per hektar. Analisis data pengamatan dengan menggunakan sidik ragam pada jenjang nyata 5% sedangkan perbedaan antar perlakuan diuji dengan uji jarak berganda DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada jenjang 5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan macam pupuk organik dan penyiraman menunjukan tidak ada interaksi terhadap variabel pertumbuhan dan hasil. Perlakuan macam pupuk organik memberikan pertumbuhan dan hasil lebih tinggi dibanding kontrol. Perlakuan penyiraman menunjukan ada beda nyata terhadap pertumbuhan. Perlakuan penyiraman 1 hari 1 kali dan 2 hari 1 kali memberikan hasil lebih tinggi dibandingkan 3 hari 1 kali.