cover
Contact Name
Driska Arnanto
Contact Email
driska.arnanto@ustjogja.ac.id
Phone
+6282137779833
Journal Mail Official
agroustjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Batikan No.6 Tuntungan, Umbulharjo, Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Agroust
ISSN : 25499386     EISSN : 29866685     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
The scope of scientific writing in the Jurnal Ilmiah Agroust includes the following scientific fields: agronomy, pest management, agriculture technology, soil management, plant breeding, and biotechnology.
Articles 227 Documents
KAJIAN FREKUENSI PENYIANGAN DAN PEMBERIAN PUPUK N TERHADAP PERTUMBUHAN GULMA DAN HASIL PADI (Oryza sativa L.) VARIETAS MUGIBAT DALAM SISTEM SALIBU Indri Priani; Darnawi Darnawi; Maria Theresia Darini
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 3 No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the frequency of weeding and N fertilizer application to weed growth and rice yield (Oryza sativa L.) varieties involved in the salibu system. The research was conducted at the Self-Supporting Agriculture and Rural Training Center P4S Lestari Makmur, Jl. Wates Km.12 Pollaman of Argorejo Village, Sedayu District, Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta. The research location at altitude is ± 149 meters above sea level, temperature 24.5 - 32.5 ℃, with rainfall 1500 - 2000 mm per year, air humidity 65 -95%. The study was conducted in March - June 2018. The study used experimental methods Randomized Completly Block Design (RCBD) with factorial 2x3. The first factor was the weeding frequency (P) at one time (P1) and twice (P2). The second factor was the frequency of fertilization (N) which consists of three levels, namely the one-time fertilization frequency (N1), twice the fertilization frequency (N2), and three times the fertilization frequency (N3). Total combination of 2x3 = 6 combinations. Each treatment consisted of three replications of five plant samples. Observation variables included number of tillers, plant height, weed types, weed fresh weights, weed dry weight, and harvested dry grain weight per hectare. Analysis of results with variance at 5% real level, followed by Duncan Multiple Range Test (DMRT) and level of 5%. the results of this study showed no interaction between the frequency of weeding and N fertilizer application, but the frequency of weeding showed a significant difference in the number of tillers and weed types, whereas the application of N fertilizer showed significant differences in weeds fresh weight variables, weed dry weight, and yield of harvested dry grain per hectare
PENGARUH PEMBERIAN LIMBAH CAIR PRODUKSI TEMPE TERHADAP HASIL DAN DAYA TAHAN JAMUR MERANG (Volvariella volvaceae) Desi Apriyandi; Yekti Maryani; Maria Theresia Darini
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 2 No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of soy bean fermented liquid wasteas a growth supplement to growth, yield and durability of straw mushroom. Theresearch was conducted in Kepuhan village, Argorejo, Sedayu, Bantul, altitude 88m above sea level (dpl), regosol soil type, with soil pH 5.5-6,7, average temperatureis 26-320C, and rainfall ie 1,654.00 mm / th.The research was arranged in 1Completely Randomized Design (RAL) with 3 replications. The application oftempe waste on the was consists of 5 levels concentrations of 0%, 25%, 50%, 75%and 100%. The variables observed included the number of primordia, fruit bodydiameter, fruit body length, fresh weight of fruit body, weight of mushroom perharvest, total weight of harvest, total number of mushroom per harvest, aroma andtexture or hardness of straw mushroom. Analyze varians significant and continuedDuncan’s Multiple Range Test (DMRT) at 5% real level. The results show that thereis a real effect ofapplication of soy bean fermented liquid waste yield and durabilityof mushroom.
Identifikasi Hama dan Penyakit Tanaman Cabai (Capsicum annum) dan Strategi Pengendaliaannya di Desa Banyuurip, Kecamatan Tegalrejo Uswatun Khasanah; Reva Irvanusi Cahyana; Muhammad Habibullah; Putri Laeshita
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 7 No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui profil petani, sistem budidaya, macam hama penyakit, strategi pengendalian, dan upaya pengendalian ramah lingkungan oleh petani cabai di Desa Banyuurip. Penelitian dilakukan di Desa Banyuurip pada tanggal 18 sampai 20 September 2020. Penelitian dilakukan dengan metode wawancara dengan jumlah narasumber seperempat dari jumlah petani cabai keseluruhan yang dipilih menggunakan teknik sampling acak sederhana. Hasil penelitian berupa profil petani yaitu usia produktif (83,33 %), pekerjaan utama bertani (83,33 %), pendidikan SD (83,33 %), bertani selama lebih dari 20 tahun (66,67 %), dan lahan milik sendiri (100 %). Sistem budidaya yaitu olah tanah secara modern dan tradisional (83,33 %), pupuk dasar campuran (100 %), menanam varietas gorga (66,67 %), sumber air sungai (66,67 %), pupuk susulan anorganik (100 %). Hama yang banyak menyerang secara berurutan dari yang paling tinggi yaitu thrips, ulat grayak, lalat buah, kutu kebul, gasir, dan belalang. Sedangkan untuk penyakit yaitu busuk buah antraknosa, virus kuning. Strategi pengendalian secara kimia, preventif, rutin, tetapi masih sedikit yang tepat dosis (33,33 %). Petani cabai di Desa Banyuurip belum mau beralih ke pengendalian yang ramah lingkungan sehingga perlu diberi pemahaman agar mau menerapkan alternatif yang direkomendasikan seperti pestisida organik, kultur teknis, dan musuh alami.
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR DAUN LAMTORO (Leucaena leuchocephala) DAN TAKARAN PUPUK KANDANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) Lufi Indriyani; Maria Theresia Darini; Darnawi Darnawi
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik cair daun lamtoro (Leucaena leuchocephala) dan takaran pupuk kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli – November 2018 di lahan sawah di Dusun Sumber Gamol, Balecatur, Gamping, Sleman, dengan ketinggian tempat ± 94 meter di atas permukaan laut,dengan kelembaban udara 28 – 97% dan pH tanah 5,6 – 6,0. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan pengaturan petak terbagi dan 3 ulangan. Petak utama adalah konsentrasi larutan pupuk organik cair daun lamtoro terdiri dari tiga level 10%, 20%, dan 30%. Anak petak adalah takaran pupuk kandang kambing terdiri dari tiga level 1,5 kg petak-1 (setara 10 ton ha-1 ); 2,25 kg petak-1 (setara 15 ton ha-1 ); dan 3 kg petak-1 (setara 20 ton ha-1 ). Variabel yang diamati meliputi ; jumlah bintil akar per tanaman, persentase bintil akar aktif, bobot segar brangkasan, bobot kering brangkasan, tinggi tanaman, jumlah daun per tanaman, jumlah polong per tanaman, jumlah polong isi per tanaman, bobot polong kering angin per tanaman, bobot polong kering angin ha-1 , bobot 100 biji kering angin, laju pertumbuhan relatif, dan indeks panen. Analisis dengan sidik ragam dengan jenjang nyata 5%, dilanjutkan dengan uji jarak berganda DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada jenjang nyata (α) 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tida ada interaksi antara konsentrasi POC daun lamtoro maupun takaran pupuk kandang terhadap semua variabel yang diamati. Konsentrasi pupuk organik cair tidak mempengaruhi pertumbuhan dan hasil, demikian juga takaran pupuk kandang kambing.
PENGARUH MACAM DAN DOSIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis L) Sri Marianti; Zamroni Zamroni; Sri Widata
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam dan dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L). Penelitian ini telah dilaksanakan di desa Kalikotes Kulon, RT 03 RW 06 Kecamatan Kalikotes, Klaten yang dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2018. Sifat agroklimat lahan penelitian ini adalah daerah rendah dengan ketinggian tempat 1.500 meter diatas permukaan laut (dpl), jenis tanah regosol, dengan pH tanah 5,6-7,6 suhu rata-rata yaitu 20-300 C. Penelitian menggunakan metode percobaan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan faktor pertama adalah macam pupuk kandang (M) yang terdiri dari 3 (tiga) level yaitu macam pupuk kandang ayam (M1) macam pupuk kandang kambing (M2) dan macam pupuk kandang sapi (M3). Faktor kedua adalah dosis pupuk kandang (D) yang terdiri dari 3 (tiga) level 10 ton/ha (D1), 15 ton/ha (D2), dan 20 ton/ha (D3). Total kombinasi 3 x 3 = 9 kombinasi. Setiap kombinasi perlakuan terdiri dari 3 ulangan. Variabel pengamatan meliputi jumlah daun, bobot segar akar bobot kering akar, bobot segar tajuk, jumlah panen polong per tanaman, panjang polong, dan bobot segar polong . Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi dan tidak ada beda nyata antara kedua faktor percobaan pada semua variabel pengamatan.
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK NPK DAN PUPUK KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN (Cucumis sativus L.) Siti Asiyah; Yekti Maryani; Darnawi Darnawi
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui interaksi dosis pupuk NPK dan dosis pupuk kotoran ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumber sativus L.). Penelitian telah dilaksanakan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) bertempat di Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten bantul, Yogyakarta pada bulan Juni 2018 s/d Agustus 2018. Penelitian merupakan percobaan lapangan yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial. Faktor pertama adalah dosis pupuk NPK (D) yang terdiri dari 3 aras, yaitu : 50 kg.ha-1 (D1), 100 kg.ha-1 (D2), 150 kg.ha-1 (D3). Faktor kedua adalah dosis pupuk kotoran ayam (M) yang terdiri dari 3 aras, yaitu : 5 ton.ha-1 (M1), 10 ton.ha-1 (M2), 15 ton.ha-1 (M3). Parameter yang diamati meliputi : tinggi tanaman, jumlah daun, waktu muncul bunga, persentase bunga, bobot segar brangkasan, berat kering brangkasan, jumlah buah per tanaman, panjang buah, diameter buah, dan berat buah per hektar. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan Uji DMRT pada jenjang kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemberian dosis pupuk NPK dan dosis pupuk kotoran ayam tidak ada interaksi. Perlakuan dosis pupuk NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan. Perlakuan dosis pupuk NPK 150 kg.ha-1 memberikan pertumbuhan lebih daripada perlakuan dosis pupuk NPK 50 kg.ha-1 dan 100 kg.ha-1 . Perlakuan dosis pupuk kotoran ayam berpengaruh terhadap pertumbuhan. Perlakuan pupuk kotoran ayam terbaik di capai pada dosis 5 ton.ha-1 . Perlakuan pemberian pupuk memberikan pertumbuhan sama dengan kontrol. Perlakuan dosis pupuk NPK dan dosis pupuk kotoran ayam tidak berpengaruh terhadap hasil mentimun. Perlakuan pemberian pupuk memberikan hasil sama dengan kontrol.
PENGARUH SISTEM TANAM DAN WAKTU PEMBERIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI (Oryza sativa L.) VARIETAS INPARI 33 Riko Ardian; Yekti Maryani; Djoko Heru Pamungkas
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil padi varietas inpari 33 dengan sistem tanam jarwo 2:1,jarwo 4:1 dan tegel 1:1. Penelitian ini dilaksanakan di Pusat Penelitian Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Lestari Makmur Jalan Wates Km 12 Dusun Polaman, Desa Argerejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Sifat Agroklimat lahan penelitian merupakan daerah rendah dengan ketinggian tempat 88 m diatas permukaan laut (dpl), jenis tanah regosol,dengan ph 5,5-6,7, suhu rata-rata yaitu 26- 32 C, dan curah hujan yaitu 1,654.00 mm/tahun. Penelitian ini dilaksankan pada bulan Mei sampai agustus 2019, dengan menggunakan rancangan percobaan factorial 3x3 yang disusun dalam split plot. Faktor pertama yaitu sistem tanam (S) yang terdiri dari 3 aras yaitu Sistem tanam tegel 1:1 (S1),Sistem tanam Jarwo 2:1 (S2) dan Sistem tanam 4:1 (S3). Faktor kedua yaitu Waktu pemupukan (W) terdiri dari waktu pemupukan 14 HST dan 35 HST (W1),waktu pemupukam 14 HST dan 50 HST (W2) dan waktu pemupukan 14 HST,35 HST,50 HST (W3). Total kombinasi 3x3 = 9 kombinasi. Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan 5 sampel rumpun tanaman padi. Variabel pengamatan meliputi Tinggi tanaman,Jumlah anakan,Panjang malai,Berat gabah hampa,prsentase gabah isi,berat gabah per malai,berat basah tanaman,Berat kering,Berat akar,volume akar. Tidak terjadi interaksi antara sistem tanam dan waktu pemupukan pada semua variabel,Perlakuan sistem tanam 2:1 dan 1:1 memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman padi lebih tinggi dari pada sistem tanam 4:1. Perlakuan waktu pemberian pupuk NPK tidak berpengaruh terhadap partum buhan dan hasil tanaman padi
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI (Oryza sativa L.) Varietas INPARI 33 DENGAN TEKNIK SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO DOSIS PUPUK NPK 15:15:15 Toiman Toiman; Sri Widata; Djoko Heru Pamungkas
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan hasil padi (Oriza sativa L.) varietas Inpari 33 dengan teknik sistem tanam jajar legowo dan dosis pupuk NPK 15:15:15. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian bertempat di Pusat Penelitian Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Lestari Makmur Desa Argorejo, Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Pada bulan April – Agustus 2019. Lokasi Penelitian Berada di Ketinggian 88 Mdpl, suhu 26-32̊C. Penelitian ini menggunakan rancangan Split plot dengan 2 faktor yaitu Sistem tanam sebagai petak utama dan dosis pupuk NPK 15:15:15 sebagai anak petak terbagi , S1 = Sistem Tanam Tegel; S2 = Sistem Tanam Jajar Legowo 2:1; S3 = Sistem Tanam jajar legowo 4:1, dan P1 = Pupuk NPK 15:15:15 200 kg ha-1 ; P2 = Pupuk NPK 15:15:15 300 kg ha-1 ; P3 = Pupuk NPK 15:15:15 400 kg ha-1 serta dengan ulangan sebanyak 3 kali. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, umur Bunga 75%, panjang malai, persentase gabah isi, bobot kering panen, bobot gabah kering giling, bobot 1000 butir, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman. Hasil penelitian menunjukan ada terjadi interaksi terhadap bobot segar tanaman, dan bobot kering tanaman. Perlakuan sistem tanam menunjukan beda nyata pada variabel pengamatan tinggi tanaman, bunga 75%, panjang malai, bobot kering panen, bobot gabah kering giling Sedangkan perlakuan dosis pupuk menunjukan beda nyata pada variabel bobot 1000 butir
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG (Solanum melongena L.) TERHADAP PEMBERIAN DOSIS PUPUK NPK DI POYLBAG Peny Larasati; Sri Endah Prasetyowati Susilaningsih; Zamroni Zamroni
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung di polybag. Penelitian dilaksanakan di Dusun Jatirejo, Desa Jimatan, Kecaatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Sifat agroklimat lahan pertanian merupakan daerah dataran rendah dengan suhu udara 23-32ºC, dengan curah hujan 1500-2000 mm per tahun dan kelembaban 75%. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2020. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Lengkap Kelompok (RAKL) dengan faktor tunggal yaitu dosis pupuk NPK. Setiap perlakuan diulang tiga ulangan. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, panjang buah, diameter buah, jumlah buah per tanaman dan bobot buah per tanaman. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan sidik ragam (DMRT) Duncan׳s Multiple Range Test taraf 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh yang berbeda nyata terhadap perlakuan dosis pupuk NPK. Dosis pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap variabel jumlah daun, bobot segar tanman, bobot kering tanman, panjang buah, diameter buah, jumlah buah per tanman sampel dan bobot buah per tanman namun berbeda tidak nyata dengan variabel tinggi tanman dan diameter buah. Pertumbuhan dan has
RESPON HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascolanicum L.) TERHADAP SISTEM JARAK TANAM DAN BERBAGAI PEMBERIAN MULSA Muhammad Safrizal Anwar; Yekti Maryani; Djoko Heru Pamungkas
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Agroust
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascolanicum L.) terhadap sistem jarak tanam dan pemberian mulsa. Penelitian dilaksanakan di Desa Kepuhan, Kelurahan Argorejo, Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta, dengan ketinggian tempat ± 273 mdpl, suhu minimum 22ºC dan Suhu maksimum 30ºC, dengan jenis tanah adalah Regosol. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan februari sampai dengan bulan april 2020. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Rancangan acak kelompok lengkap dengan menggunakan dua faktor. faktor pertama yaitu jarak tanam bawang merah yaitu B1: 20 x 20 cm, B2 : 20 x 25 cm dan B3 : 20 x 30 cm. faktor kedua yaitu pemberian mulsa yaitu M1 kontrol, M2 mulsa plastik, dan M3 mulsa jerami. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), Jumlah daun perumpun, jumlah anakan per rumpunan, bobot segar tanaman (g), bobot segar umbi per rumpun (g), bobot tanaman kering (g), bobot umbi kering per rumpun (g) dan hasil per hektar. Analisis data pengamatan dilakukan dengan menggunakan sidik ragam pada jenjang nyata 5%, sedangkan perbedaan antar perlakuan diuji dengan uji jarak berganda DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada jenjang 5%. Dari penelitian yang saya lakukan diperoleh hasil terbaik pada jarak tanam 20 x 20 dengan pemberian mulsa plastik. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi interaksi sistem jarak tanam dan pemberian berbagai mulsa terhadap hasil tanamanan bawang merah. Perlakuan jarak tanam tidak berpengaruh nyata terhadap hasil tanaman bawang merah. Hasil tertingi adalah pada perlakuan jarak tanam 20 x 20 cm dan pemberian mulsa plastik memberikan hasil yang tertinggi.

Page 5 of 23 | Total Record : 227