cover
Contact Name
Vira Setia Ningrum
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
+6281805071077
Journal Mail Official
jebp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang 5 Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP)
ISSN : -     EISSN : 27981193     DOI : https://doi.org/10.17977/um066
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Pendidikan (JEBP) is a scientific journal in the business, economy, and education fields. This journal focuses on theoretical and empirical studies in the field of economy, business, and education. It welcomes research in the areas of economic development, economic behavior, digital economy, economy education, economy system, finance and banking, small and medium enterprises, financial management, development of a company, finance of a company, business and economic learning, learning instruments, learning achievement, teaching and learning strategies, learning assessment, as well as learning media.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 7 (2023)" : 5 Documents clear
IMPLEMENTATION OF PROBLEM BASED LEARNING AND TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) APPROACH COMBINED WITH GAMES FACTS ABOUT ME AS AN EFFORT TO IMPROVE STUDENTS' HIGHER LEVEL THINKING SKILLS Roidah Affifah, Jihan; Zubaidah, Siti; Melati, Rika
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum necessitates the development of high-level thinking skills, a crucial aspect of 21st-century competencies. This research aims to enhance students' higher-order thinking skills by applying the Problem-Based Learning (PBL) model in conjunction with the Teaching at the Right Level (TaRL) approach and educational games. The study focused on seventh-grade students at SMP Negeri 16 Malang. Employing a qualitative research design, the case study method was utilized to gain in-depth insights. Data were collected through observations conducted by the researchers and several observers during the learning activities. The findings from the observations indicated a significant improvement in students' higher-order thinking skills following the implementation of the PBL model and TaRL approach. Additionally, integrating educational games proved to be an effective strategy for engaging students and facilitating a deeper understanding of complex concepts. This research underscores the potential of innovative teaching methods to foster critical thinking and enhance educational outcomes in contemporary learning environments.
STUDI LITERATUR: DAMPAK KERAGAMAN LITERASI DASAR BERBASIS PENDEKATAN TARL SEBAGAI PEMENUHAN KEBUTUHAN KURIKULUM DI SEKOLAH DASAR Melinia Dewi, Vera; Darmawan, Puguh
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) sebagai pendekatan yang berpusat pada tingkat kemampuan dan kebutuhan peserta didik, bukan pada tingkat kelas atau usia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran TaRL dalam keragaman literasi dasar sebagai pemenuhan kurikulum di Sekolah Dasar. Guru sebagai mediator pembelajaran yang memfasilitasi kebutuhan belajar peserta didik. Penerapan TaRL sebagai pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Jenis penelitian ini menggunakan studi literatur yang diterbitkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir yakni 2020 hingga 2024. Subjek pada penelitian ini yaitu peserta didik di Sekolah Dasar. Objek penelitian ini keragaman literasi peserta didik. Berdasarkan hasil studi literatur bahwa pendekatan TaRL pada proses pembelajaran diketahui mampu meningkatkan literasi dasar peserta didik sebagai pemenuhan kebutuhan kurikulum.
STUDI LITERATUR: PEMENUHAN KEBUTUHAN KURIKULUM MENGGUNAKAN PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) DI SEKOLAH DASAR Hidayah, Farihatul; Darmawan, Puguh
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agar anak dapat mencapai potensi maksimalnya sebagai individu dan anggota masyarakat yang berkontribusi, pendidikan harus menyalurkan kemampuan bawaannya ke arah yang benar. Salah satu cara untuk membantu generasi muda menemukan jati diri mereka adalah melalui pendidikan yang berpusat pada siswa dan emansipatoris. Penelitian ini menggunakan teknik tinjauan pustaka untuk menjawab tuntutan kurikuler di sekolah dasar dengan menggunakan strategi Culturally Responsive Teaching (CRT). Dari studi literatur diperoleh data penelitian sebagai berikut: 1) Penggunaan metode Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang meliputi aspek sebagai berikut: Tiga komponen utama pendekatan ini adalah a) aspek kognitif, b) aspek afektif, dan c) aspek psikomotorik. 2) meningkatkan berpikir kritis peserta didik, dengan peserta didik merasa antusias dan memberi tanggapan pada materi yang diajarkan.
PENGENALAN KEMBALI PERMAINAN TRADISIONAL UNTUK MENGALIHKAN KETERGANTUNGAN ANAK PADA GADGET Pratiwi, Ilmia; Bachri, Syamsul
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era globalisasi seperti sekarang menjadikan teknologi berkembang secara terus menerus. Aplikasi game online pada gadget semakin mendominasi minat pada anak dan membuat mereka semakin ketergantungan. Akibatnya interaksi sosial pada anak semakin berkurang dan secara tidak langsung dapat merusak mental serta intelektual pada anak. Penelitian ini bertujuan sebagai langkah alternatif untuk mengurangi ketergantungan gadget pada anak melalui pengenalan permainan tradisional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif. Berdasarkan hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa permainan tradisional ini dapat meningkatkan pertumbuhan anak baik secara moral, sosial emosional, maupun gerak motorik anak. Melalui permainan tradisional anak dapat melakukan gerak aktif dan mampu bersosialisasi dengan teman serta lingkungan. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat mengurangi kebiasaan anak-anak dalam menghabiskan waktu luangnya untuk bermain gadget, dan tetap terjaga kelestarian permainan tradisional di tengah kehidupan modern.
IMPLEMENTASI ICE BREAKING “MENGGAMBAR BERPASANGAN TANPA SUARA” UNTUK MENUMBUHKAN KOMPETENSI SOSIAL EMOSIONAL PESERTA DIDIK DAN MEMPERKENALKAN GARIS LURUS Maughfiroh Firdausi, Unzil; Daniel Chandra, Tjang
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 3 No. 7 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang diintegrasikan dengan permainan menjadi salah satu harapan peserta didik dalam pembelajaran matematika. Suatu permainan dapat dikemas dalam kegiatan ice breaking. Ice breaking dapat membantu membangkitkan semangat peserta didik dalam belajar. Oleh karena itu, ice breaking “menggambar berpasangan tanpa suara” diharapkan mampu menumbuhkan Kompetensi Sosial-Emosional peserta didik dan mengenalkan garis lurus. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Sasaran penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas 3.4.8 di SMP Negeri 3 Malang. Implementasi ice breaking di kelas berjalan dengan baik. Peserta didik sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut dari awal hingga akhir. Harapan penulis terkait kemunculan Kompetensi Sosial-Emosional yang terdiri dari self-awareness, social-awareness, self-management, relationship skills, dan responsible decision making tercapai. Selain itu, ice breaking ini juga menjadi hal yang menarik bagi peserta didik. Hal tersebut nampak pada hasil refleksi yang ditulis oleh salah satu peserta didik. Melalui ice breaking tersebut, peserta didik juga dapat mengenal garis lurus dengan tepat.

Page 1 of 1 | Total Record : 5