cover
Contact Name
I Gede Margunayasa
Contact Email
pakgun_pgsd@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
pakgun_pgsd@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Udayana No 11, Kampus Tengah, Singaraja-Bali Kode Pos 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia
ISSN : 26139545     EISSN : 26139553     DOI : https://doi.org/10.23887/jurnal_pendas
Core Subject : Education,
The PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia publishes research manuscripts in the field of elementary education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to primary school and to a diversity of learning and instructional settings, from reports of empirical research, including experiments, quasi-experiments, case studies, ethnographies, design research, and surveys; philosophical and literature reviews. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of elementary Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 205 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI BERBASIS CANVA MATERI KENAMPAKAN ALAM DAN BUATAN SISWA SEKOLAH DASAR E.A. Putri; F. Yuanta; H. Setiyawan
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.4592

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya media pembelajaran yang menarik perhatian siswa dan kesulitan siswa memahami materi dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran video animasi berbasis Canva, mengetahui kevalidan, dan keefektifan media tersebut bagi siswa kelas III SDN Tembok Dukuh IV/86 Surabaya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi lembar validasi, angket respons siswa, dan tes berupa pretest dan post-test. Teknik analisis data yang digunakan mencakup analisis persentase untuk lembar validasi dan angket respons siswa, serta uji statistik Bivariate Pearson Product Correlation untuk pretest dan post-test dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Validasi oleh ahli media dan ahli materi menunjukkan hasil sebesar 97,5%, sementara hasil angket respons siswa mencapai 91,1%. Hasil uji pretest dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 15,8%. Peningkatan ini diperkuat dengan hasil uji statistik, yang menunjukkan hubungan signifikan antara penggunaan media dan peningkatan pemahaman siswa, dengan nilai r hitung = 0,992 yang lebih besar daripada r tabel = 0,515. Maka, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran video animasi berbasis Canva dinyatakan valid dan efektif untuk digunakan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH DASAR P.R. Landaini; P.D. Eka; L.D. Age
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.4605

Abstract

Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Wordwall, mengetahui kevalidan, dan mengetahui hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Matematika. Subjek penelitian terdiri atas kelas V-C SDN Dukuh Kupang V Surabaya yang berjumlah 24 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, validasi ahli media dan ahli materi, pre-test dan post-test, dan hasil belajar peserta didik. Teknik analisis data menggunakan hasil validasi oleh para ahli dan hasil belajar peserta didik. Pengembangan media pembelajaran Wordwall dirancang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik melalui wawancara dengan guru kelas V-C SDN Dukuh Kupang V Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Wordwall dinyatakan valid/layak digunakan berdasarkan uji validitas oleh ahli media menghasilkan 100% dengan kategori “Layak (tidak perlu revisi)” dan uji validitas oleh ahli materi menghasilkan 91% dengan kategori “Layak (tidak perlu revisi)”. Respons peserta didik menghasilkan 96% dengan katergori “Layak (tidak perlu direvisi)”, sehingga kualitas media pembelajaran Wordwall materi luas bangun datar layak untuk digunakan pada pembelajaran di kelas. Hasil analisis nilai N-Gain menunjukkan hasil sebesar 0,705 dengan kategori “Tinggi”, sehingga media pembelajaran Wordwall dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAME BASED LEARNING BAAMBOOZLE PADA MATA PELAJARAN IPAS SISWA SEKOLAH DASAR S.R. Aulia; D.E. Pratiwi; N. Desiningrum
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.4683

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran IPAS serta belum diterapkannya media pembelajaran berbasis teknologi di kelas V-B SDN Tembok Dukuh IV Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis game-based learning baamboozle, mengetahui kevalidan dan keefektifan media tersebut bagi siswa kelas V-B SDN Tembok Dukuh IV Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian R&D (Research & Development) dengan model ADDIE, yang meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara, agket, tes, dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data yang digunakan yakni analisis kelayakan dan analisis hasil belajar. Validasi oleh ahli media menunjukkan hasil sebesar 98%, validasi oleh ahli materi sebesar 94% sementara hasil angket respon siswa mencapai 89,75%. Hasil uji coba menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan sebesar 44,3% pada pemahaman berdasarkan analisis data pre-test dan post test, yang dibuktikan melalui analisis hasil belajar. Maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran game-based learning baamboozle sangat layak untuk digunakan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARCS BERBASIS PENDEKATAN ETNOSAINS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS S.M. Telaumbanua; I.F.U. Manurung; Zaiduddin M; A.P. Sirait; W.M. Siregar
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.4832

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) berbantuan etnosains terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata Pelajaran IPAS materi sistem pencernaan manusia di SD Negeri 060858 Medan tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini, menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen bentuk quasi experimental design. Desain quasi eksperimen yang diterapkan yaitu nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan berupa wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri 060858 Medan, yang terdiri dari 2 kelas yaitu kelas V A yang berjumlah 20 siswa sebagai kelompok eksperimen dengan menerapkan model pembelajaran ARCS berbasis pendekatan etnosains dan kelas V B yang berjumlah 20 siswa sebagai kelompok kontrol dengan menerapkan model konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar wawancara, lembar observasi guru dan siswa, tes essay dan lembar dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan berupa uji statistik berupa uji Independent Sample T-Test dengan menggunakan SPSS 30. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan model pembelajaran ARCS berbantuan etnosains lebih tinggi dibandingkan kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan model konvensional. Pada uji Independent Sample T-Test menunjukkan Sig. (2-tailed) < 0,05 yaitu 0,001 < 0,05 artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada model pembelajaran ARCS berbasis pendekatan etnosains terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS materi sistem pencernaan manusia kelas V SD Negeri 060858 Medan T.A 2024/2025.
PENGEMBANGAN MEDIA UTALA (ULAR TANGGA PANCASILA) BERMUATAN KEARIFAN LOKAL JEGOG UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR N.P.C. Hiranmayena; I.W. Suastra; N.K. Suarni
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.4864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran UTALA (Ular Tangga Pancasila) bermuatan kearifan lokal Jegog untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pendidikan Pancasila siswa kelas IV Sekolah Dasar yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE. Data dikumpulkan dengan instrumen berupa kuesioner dan tes prestasi belajar. Data validitas media bersumber dari ahli media pembelajaran,dan ahli materi pembelajaran Pendidikan Pancasila SD. Data kepraktisan media bersumber dari 5 praktisi pembelajaran di sekolah dasar, dan siswa kelas IV SD. Pengujian efektivitas dilakukan dengan menggunakan desain one group pretest-posttest yang melibatkan 28 orang siswa kelas IV. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media UTALA (Ular Tangga Pancasila) bermuatan kearifan lokal Jegog untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV SD dinyatakan bahwa (1) media UTALA (Ular Tangga Pancasila) bermuatan kearifan lokal Jegog valid ditinjau dari aspek media pembelajaran, dan materi pembelajaran Pendidikan Pancasila SD; (2) media UTALA (Ular Tangga Pancasila) bermuatan kearifan lokal Jegog praktis ditinjau dari perspektif praktisi (guru) dan peserta didik; (3) media UTALA (Ular Tangga Pancasila) bermuatan kearifan lokal Jegog efektif dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa UTALA (Ular Tangga Pancasila) bermuatan kearifan lokal Jegog untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada pendidikan Pancasila siswa kelas IV Sekolah Dasar yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik, sehingga layak digunakan dalam pembelajaran.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE BERBANTUAN MEDIA GRAFIS DIGITAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA D.K. Siregar; I.F.U. Manurung; Zainuddin M; F. Rozi; T.W. Purnomo
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.4871

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Heuristik Vee berbantuan media Grafis Digital terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS materi Cahaya dan Sifatnya di SD Negeri 106163 Bandar Klippa tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen bentuk quasi experimental design.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri 106163 Bandar Klippa, yang memiliki 2 kelas yaitu kelas V-A yang berjumlah 20 siswa sebagai kelompok eksperimen dengan menerapkan model pembelajaran Heuristik Vee berbantuan media Grafis Digital dan Kelas V-B yang berjumlah 20 siswa sebagai kelompok kontrol dengan menerapkan model pembelajaran Heuristik Vee tanpa berbantuan media Grafis Digital. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar wawancara, lembar observasi guru, lembar observasi siswa, tes esai, dan lembar dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Heuristik Vee berbantuan media Grafis Digital lebih tinggi dibandingkan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Heuristik Vee tanpa berbantuan media Grafis Digital. Pada uji Independent Sample T-Test menunjukkan Sig. (2-tailed) < 0,05 yaitu < 0,001 dan 0,002 yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada model pembelajaran Heuristik Vee berbantuan media Grafis Digital terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS materi Cahaya dan Sifatnya kelas V SD Negeri 106163 Bandar Klippa T.A 2024/2025.
PEMANFAATAN DIGITAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN S.N. Andani; E.U. Hanik; S.L. Ifana; Kusumastuti, Raras
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.4938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan digital learning di SD Nasima Semarang, sebuah sekolah internasional yang aktif mengintegrasikan teknologi dalam pembelajarannya. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipatif, wawancara semi terstruktur dengan guru dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Nasima Semarang secara aktif dan inovatif memanfaatkan berbagai platform digital seperti kanal YouTube SD Nasima, E-Library, SIANASIMA, dan Microsoft Office 365 untuk mendukung pembelajaran, penilaian, dan pengelolaan akademik. Pemanfaatan ini meningkatkan semangat belajar siswa, literasi teknologi, personalisasi pembelajaran, akses sumber belajar, dan keterampilan abad ke-21. Meskipun demikian, penelitian juga mengidentifikasi tantangan terkait infrastruktur, kemampuan guru, keamanan data, dan kesenjangan digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digital learning memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, namun memerlukan pengembangan model inovatif, peningkatan kemampuan guru, penguatan infrastruktur, dan pengembangan sumber belajar digital yang berkelanjutan.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SETS (SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY, AND SOCIETY) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPA Huldan; K. Suma; I.B.P. Arnyana
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5156

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA kelas VII di MTS Kecamatan Wanasaba serta belum diterapkannya pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan SETS (Science, Environment, Technology, and Society) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA. Pendekatan SETS mengintegrasikan konsep sains dengan lingkungan, teknologi, dan masyarakat, serta bertujuan meningkatkan relevansi pembelajaran bagi siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII di MTs Kecamatan Wanasaba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Data dikumpulkan melalui kuesioner motivasi belajar dan tes hasil belajar IPA. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan MANOVA untuk mengevaluasi perbedaan antara kelompok eksperimen yang menggunakan pendekatan SETS dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar siswa secara simultan antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pendekatan SETS dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dengan nilai statistika F = 19,783 (p < 0,05). Terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pendekatan SETS dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional yang ditunjukkan dengan nilai statistik F = 19,390 (p < 0,05). Terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pendekatan SETS dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional yang ditunjukkan dengan nilai statistik F = 19,570 (p < 0,05). Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa pendekatan SETS efektif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA.
IMPLEMENTASI MODEL KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK BEHAVIORAL CONTRACT DALAM MEREDUKSI PRILAKU AGRESIVITAS VERBAL UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA SMP Murzani; I.W. Lasmawan; I.G. Marganuyasa
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengaruh model konseling kelompok dengan teknik Behavioral Contract dalam mereduksi agresivitas verbal dan meningkatkan kedisiplinan siswa SMP. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan kuantitatif yang melibatkan siswa Kelas VIII sebagai subjek. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah angket (kuesioner), wawancara, dokumentasi dan instrumen penelitian. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi uji Paired Sample t-Test untuk mengukur perubahan dalam agresivitas verbal dan kedisiplinan siswa sebelum dan setelah penerapan teknik, serta uji Independent Sample t-Test untuk membandingkan efektivitas teknik Behavioral Contract dengan teknik konvensional dalam dua aspek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik Behavioral Contract secara signifikan mengurangi agresivitas verbal dan meningkatkan kedisiplinan siswa. Analisis menggunakan uji Paired Sample t-Test menunjukkan bahwa rata-rata penurunan agresivitas verbal adalah sebesar -23,125 dengan nilai signifikansi (2- tailed) 0,000, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest. Demikian pula, rata-rata peningkatan kedisiplinan siswa adalah -18,422 dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0,000, mengindikasikan bahwa teknik Behavioral Contract efektif dalam meningkatkan kedisiplinan. Selain itu, uji Independent Sample t-Test menunjukkan bahwa teknik Behavioral Contract lebih efektif dibandingkan dengan teknik konvensional. Dalam mereduksi agresivitas verbal, uji menunjukkan nilai t sebesar 16,972 dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0,000, serta perbedaan rata-rata sebesar 59,04924. Dalam meningkatkan kedisiplinan siswa, nilai t adalah 10,582 dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0,000 dan perbedaan rata-rata sebesar 55,23424. Hasil ini menunjukkan bahwa teknik Behavioral Contract memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan teknik konvensional. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa teknik Behavioral Contract adalah metode yang lebih efektif dalam mengelola perilaku agresif dan meningkatkan kedisiplinan siswa dibandingkan dengan metode konvensional. Penelitian ini menyarankan agar teknik Behavioral Contract diterapkan secara lebih luas di berbagai sekolah serta diintegrasikan dalam pelatihan bagi konselor dan pendidik. Evaluasi berkelanjutan terhadap efektivitas teknik ini juga disarankan untuk memastikan dampak jangka panjang serta penyesuaian yang mungkin diperlukan untuk konteks lokal.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERORIENTASI BUDAYA LOKAL SASAK ”BANJAR” TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BElAJAR IPAS SISWA SEKOLAH DASAR Z. Aen; I.B.P. Arnyana; K. Suma
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berorientasi budaya lokal Sasak “Banjar” terhadap motivasi dan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasy experiment (eksperimen semu) dengan rancangan penelitian menggunakan randomized non equivalent pre-test post-test control group design. Populasi penelitian adalah semua siswa SD kelas IV di Gugus Mamben Daya Kecamatan Wanasaba dengan jumlah 120 orang. Sejumlah 44 siswa dijadikan sampel yang ditentukan dengan tekhnik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pengisian angket dan pilihan ganda jawaban soal untuk mengukur tingkat motivasi dan hasil belajar IPAS siswa dengan metode pretest – posttest. Analisis data dilakukan dengan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) dengan bantuan program SPSS 26.0 for Windows. Hasil penelitian diperoleh: Pertama, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran PBL yang berorientasi budaya lokal Sasak “Banjar” terhadap motivasi belajar IPAS pada siswa kelas IV SD di Gugus Mamben Daya Kecamatan Wanasaba dengan nilai F = 184,171, sig = 0,00 < 0,05. Kedua, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran PBL yang berorientasi budaya lokal Sasak “Banjar” terhadap hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV SD di Gugus Mamben Daya Kecamatan Wanasaba dengan nilai F = 24,936, sig = 0,00 < 0,05. Ketiga, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran PBL yang berorientasi budaya lokal Sasak “Banjar” secara simultan terhadap motivasi dan hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV SD di Gugus Mamben Daya Kecamatan Wanasaba dengan nilai F = 93,070, sig = 0,00 < 0,05.