cover
Contact Name
I Gede Margunayasa
Contact Email
pakgun_pgsd@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
pakgun_pgsd@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Udayana No 11, Kampus Tengah, Singaraja-Bali Kode Pos 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia
ISSN : 26139545     EISSN : 26139553     DOI : https://doi.org/10.23887/jurnal_pendas
Core Subject : Education,
The PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia publishes research manuscripts in the field of elementary education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to primary school and to a diversity of learning and instructional settings, from reports of empirical research, including experiments, quasi-experiments, case studies, ethnographies, design research, and surveys; philosophical and literature reviews. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of elementary Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 205 Documents
PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI FULLDAY SCHOOL KHAS LOMBOK BARAT PADA SISWA SEKOLAH DASAR Zubaidi; I.B.P. Arnyana; I.K. Suma
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pendidikan karakter yang terintegrasi dalam sistem Full Day School dengan mengangkat kearifan lokal Lombok Barat guna membentuk karakter siswa secara lebih efektif. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDIT Insan Mulia Kediri, Lombok Barat, yang menerapkan sistem Full Day School. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, angket kepada siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan karakter berbasis Full Day School khas Lombok Barat berhasil mengintegrasikan nilai-nilai lokal seperti religiusitas, gotong royong, nasionalisme, integritas, dan kemandirian dalam kegiatan sehari-hari di sekolah. Model ini dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pendidikan formal. Berdasarkan uji coba dan evaluasi, model ini terbukti efektif dalam meningkatkan nilai-nilai karakter siswa. Perubahan positif terlihat pada aspek religiusitas, gotong royong, nasionalisme, integritas, dan kemandirian. Model ini mendapat respon positif dari guru dan orang tua karena menekankan pengembangan karakter selain pencapaian akademik, yang sesuai dengan budaya masyarakat Lombok Barat. Model ini diharapkan dapat diterapkan lebih luas untuk meningkatkan kualitas pendidikan karakter di Indonesia.
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) SISWA SEKOLAH DASAR Abdurrahim; K. Suma; I.B.P. Arnyana
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap motivasi dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah di Gugus KKM XII Suela-Sembalun. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas V MI Gugus KKm XII Suela-Sembalun yang berjumlah 217 orang siswa. Sebanyak 43 siswa terpilih menjadi sampel penelitian. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuisioner, tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis MANOVA berbantuan IBM SPSS Statistic 26.00 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di Madrasah KKM XII Suela-Sembalun. Kedua, terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di Madrasah KKM XII Suela-Sembalun. Ketiga, terdapat perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar IPA secara simultan antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di Madrasah KKM XII Suela-Sembalun. Kesimpulannya, pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA siswa Madrasah Ibtidaiyah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEPEKAAN SOSIAL PADA PELAJARAN IPS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Rasihun; K. Suma; I.M. Ardana
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning atau PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis dan kepekaan sosial siswa pada mata pelajaran IPS kelas V SD di Gugus Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain "pretest-posttest nonequivalent control group." Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest pada kelompok eksperimen yang menggunakan model PBL dan kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Data dianalisis menggunakan teknik statistik MANOVA dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis dan kepekaan sosial siswa anatra yang dibelajarkan dengan PBL dan yang diajarkan dengan konvensional. (2) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa anatra yang dibelajarkan dengan PBL dan yang diajarkan dengan konvensional. (3) terdapat perbedaan kepekaan sosial siswa anatra yang dibelajarkan dengan PBL dan yang diajarkan dengan konvensional. Pada variabel kemampuan berpikir kritis, rata-rata N-Gain kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, dengan hasil uji ANOVA menunjukkan nilai F sebesar 403,321 dan tingkat signifikansi 0,000. Sementara itu, pada variabel kepekaan sosial, kelompok eksperimen juga menunjukkan rata-rata N-Gain lebih tinggi, dengan nilai F sebesar 89,557 dan tingkat signifikansi 0,000. Hasil ini mengindikasikan bahwa model PBL secara signifikan lebih efektif dibandingkan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kepekaan sosial siswa. Model PBL mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran melalui pemecahan masalah, diskusi kelompok, dan eksplorasi yang relevan. Hal ini tidak hanya meningkatkan keterampilan berpikir kritis tetapi juga keterampilan sosial seperti empati, kerjasama, dan kemampuan berkomunikasi. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan penerapan model PBL sebagai pendekatan strategis dalam pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan kognitif dan sosial siswa, khususnya di tingkat sekolah dasar.
PENGARUH LINGKUNGAN MADRASAH DAN KEDISIPLINAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Rusdianto; I.W. Lasmawan; I.G. Margunayasa
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5215

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan madrasah dan kedisiplinan siswa terhadap motivasi belajar siswa di KKM XV Kecamatan Wanasaba. Motivasi belajar merupakan faktor kunci dalam pencapaian hasil belajar yang optimal, sedangkan lingkungan madrasah dan kedisiplinan siswa dianggap sebagai dua faktor utama yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Responden terdiri dari 96 siswa yang dipilih secara acak dari berbagai madrasah ibtidaiyah di KKM XV Kecamatan Wanasaba. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dirancang untuk mengukur variabel lingkungan madrasah, kedisiplinan siswa, dan motivasi belajar. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik deskriptif dan inferensial untuk mengidentifikasi hubungan dan pengaruh antarvariabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa lingkungan madrasah memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Lingkungan madrasah yang kondusif, termasuk fasilitas yang memadai dan suasana belajar yang mendukung, berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan motivasi belajar. Selain itu, kedisiplinan siswa juga terbukti memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap motivasi belajar, dimana siswa yang lebih disiplin cenderung memiliki tingkat motivasi belajar yang lebih tinggi.Temuan ini menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan madrasah yang mendukung serta penerapan kebijakan kedisiplinan yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pendidik, pengelola madrasah, dan pembuat kebijakan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan.
KONTRIBUSI PERHATIAN ORANG TUA, MINAT BELAJAR DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS IV SD Sulhan; I.M. Ardana; I.G. Margunayasa
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi perhatian orang tua (X1), minat belajar (X2), dan disiplin belajar (X3) terhadap prestasi belajar Matematika (Y) pada siswa kelas IV SD di Gugus Tembeng Putik Bandok, Lombok Timur. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD di gugus Tembeng Putik Bandok Lombok Timur Tahun Pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 150 orang. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik probability sampling, yang mengambil sampel peserta didik kelas IV SD di Gugus Tembeng Putik Bandok Lombok Timur. Penelitian ini dirancang dalam bentuk penelitian expost facto dengan pendekatan analisis jalur (path analysis) untuk mengevaluasi pengaruh langsung dan tidak langsung variabel-variabel tersebut terhadap prestasi belajar Matematika. Data dikumpulkan dari 109 siswa menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa perhatian orang tua (X1) dan minat belajar (X2) berkontribusi secara signifikan terhadap disiplin belajar (X3) dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,318. Uji t menunjukkan bahwa perhatian orang tua (X1) dan minat belajar (X2) memiliki pengaruh signifikan terhadap disiplin belajar dengan nilai signifikansi masing-masing 0,000. Selain itu, kontribusi perhatian orang tua (X1), minat belajar (X2), dan disiplin belajar (X3) terhadap prestasi belajar Matematika (Y) juga signifikan dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,530. Uji t untuk variabel-variabel ini menunjukkan pengaruh signifikan terhadap prestasi belajar Matematika dengan nilai signifikansi 0,005 dan 0,000. Uji Sobel mengungkapkan bahwa pengaruh tidak langsung dari perhatian orang tua (X1) dan minat belajar (X2) melalui disiplin belajar (X3) terhadap prestasi belajar Matematika (Y) juga signifikan, dengan pengaruh total X1 sebesar 0,320 dan X2 sebesar 0,539. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perhatian orang tua dan minat belajar secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi prestasi belajar Matematika melalui disiplin belajar. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi pengembangan strategi pendidikan yang melibatkan peran orang tua dan stimulasi minat belajar untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD E. Susanto; I.M. Ardana; I.W. Lasmawan
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi: Pengaruh penggunaan media audio visual terhadap motivasi siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di kelas V Sekolah Dasar (SD) Gugus Suntalngu Kec.Suela Kabupaten Lombok Timur . Terdapat pengaruh penggunaan media audio Visual terhadap prestasi belajar Siswa Kelas V SD Gugus Suntalangu Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur, dan ada perbedaan pengaruh penggunaan Media Audio Visual di bandingkan dengan konvensional terhadap motivasi dan prestasi belajar Sisswa Kelas V SD Gugus Suntalangu Kecamatan Suela Kabupaten Lombk Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Nonequivalent Comprasion Grup Design pretest-posttest control group. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa teknik dalam mengumpulkan data, yaitu: Observasi, Tes, Angket, dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan media audio visual dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa dibandingkan dengan metode konvensional. Peningkatan motivasi ini diindikasikan oleh minat yang lebih besar terhadap materi yang diajarkan, peningkatan partisipasi dalam kegiatan kelas, dan sikap positif terhadap pembelajaran IPA. Selain itu, hasil posttest menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa dalam kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol, yang mengindikasikan bahwa media audio visual efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan pencapaian akademik siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media audio visual memiliki dampak positif yang signifikan terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran IPA. Oleh karena itu, disarankan agar guru mempertimbangkan penggunaan media ini sebagai alat bantu pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan, terutama dalam mata pelajaran yang memerlukan visualisasi konsep yang kompleks seperti IPA.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR Ritajib; K. Suma; I.M. Ardana
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Kepala Sekolah menjalankan perannya sebagai pemimipin di SDN 5 Akar-akar, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji langkah-langkah yang dilakukan Kepala Sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah tersebut, hasil yang dicapai, serta kendala yang dihadapi dalam proses peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, di mana peneliti secara langsung mengumpulkan data di lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, dokumentasi, serta observasi terhadap subjek penelitian yang terdiri dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, empat guru, dan beberapa (pastikan jumlahnya) siswa SDN 5 Akar-akar, Kecamatan Bayan. Hasil wawancara dengan Kepala Sekolah, guru, dan siswa menunjukkan bahwa peran Kepala Sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan mencakup enam aspek utama, yaitu: sebagai manajer, administrator, supervisor, pendidik (educator), pemimipin (leader), dan motivator. Peran Kepala Sekolah sebagai penggerak dalam lembaga pendidikan sangatlah penting, karena ia bertindak sebagai pemimipin yang membimbing seluruh komunitas sekolah dalam menjalankan berbagai aktivitas, meningkatkan sarana dan prasarana sekolah, serta meningkatkan kompetensi guru guna mendorong perubahan ke arah yang lebih baik dan bermutu.
PENGARUH MODEL PROBLEM POSING TIPE PRE SOLUTION POSING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PENDIDIKAN PANCASILA C. Sirait; A. Gandamana
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.4817

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah guru belum maksimal menggunakan model pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila yang bervariasi dan masih menerapkan model pembelajaran konvensional dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui Pengaruh menggunakan model Pembelajaran Problem Posing Tipe Pre-Solusition posing pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SD Negeri 106163 Bandar Klippa T.A 2024/2025. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 106163 Bandar Klippa menggunakan jenis penelitian Kuantitatif dengan desain pre Eksperiment menggunakan One-Group-Pretest-Postest, yaitu Jenis penelitian pada satu kelompok sujek diberikan intervensi atau perlakuan. Subjek penelitian ini 22 siswa, diantaranya laki-laki 10 siswa dan perempuan 12 siswa. Objek penelitian ini adalah Hasil belajar siswa pada Pendidikan Pancasila dengan menggunakan model pembelajaran Problem Posing Tipe Pre Solution Posing. Data dikumpulkan melalui instrument test berupa soal pilihan berganda yang terdiri dari 20 soal. Hasil perhitungan melalui tes menunjukkan p (sig(2-tailed) sebesar 0,000 karena nilai p < 0.05 maka hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternative (Ha) diterima. Dapat disimpulkan bahwa Terdapat Pengaruh model Problem Posing Tipe Pre- Solution Posing pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila materi Pancasila Dalam Diriku dengan Topik Makna Sila-Sila Pancasila dan sikap perilaku yang mencerminkan pengalaman Pancasila kelas IV di SD Negeri 106163 Bandar Klippa T.A 2024/2025 terhadap hasil belajar Siswa. Dengan hasil rata-rata pre-test 53.64 meningkat pada hasil rata-rata post-test 79.77.
PENGEMBANGAN BUKU CERITA BERGAMBAR BERKEARIFAN LOKAL KECAK UNTUK MENANAMKAN DIMENSI PROFIL PELAJAR PANCASILA BERKEBHINEKAAN GLOBAL N.M.D.A. Astari; I.W. Lasmawan; I.M. Ardana
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 7 No 2 (2023): Agustus, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v7i2.2197

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh buku cerita bergambar berkearifan lokal Bali yang memiliki karakteristik yang valid, praktis dan efektif untuk menanamkan dimensi berkebhinekaan global siswa kelas IV SD. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan rancangan model ADDIE. Instrumen yang dikembangkan dianalisis menggunakan rumus Gregory dengan teknik analisis data statistik deskriptif. Produk yang berhasil dikembangkan adalah buku cerita bergambar berkearifan lokal “Kita dan Kecak”. Berdasarkan uji yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa: 1) Berdasarkan uji validitas yang dilakukan rerata persentase hasil uji validasi sebesar 94,15% dari 100% yang termasuk dalam kriteria sangat valid. 2) Berdasarkan uji kepraktisan, rata-rata persentase uji kepraktisan sebesar 94,21% yang berada pada interval 81% < X ≤ 100% dan kriteria sangat praktis. ; 3) Perolehan nilai Thitung berdasarkan hasil uji efektivitas sebesar 26,809 > 1,684 yang merupakan nilai Ttabel pada signifikansi 5% untuk uji satu arah. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh tersebut maka disimpulkan bahwa buku cerita bergambar berkearifan lokal “Kita dan Kecak” efektif digunakan untuk menanamkan Dimensi Profil Pelajar Pancasila Kebhinekaan Global Siswa Kelas IV Sekolah Dasar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI DAN MINAT BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR KELAS V I.G.A.S. Sumarniasih; I.M. Ardana; I.W. Suastra
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 7 No 2 (2023): Agustus, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v7i2.2263

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi dan minat belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di SD Gugus V Sukawati dengan jumlah populasi 196 siswa kelas V. Dengan menggunakan cluster random sampling, 140 siswa terpilih sebagai sampel penelitian. Setelah sampel dipilih maka diberikan perlakuan selama 6 kali pertemuan. Untuk mengumpulkan data, ada 3 instrumen utama yang digunakan, yaitu : rencana pelaksanaan pembelajaran, tes keterampilan berpikir tingkat tinggi dan kuesioner minat belajar. Data yang diperloleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan multivariate analysis of variance. Hasil analisis menyatakan : 1) secara parsial, terdapat perbedaan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (0,001<0,05), 2) secara parsial, terdapat perbedaan minat belajar siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (0,001<0,05) dan 3) secara simultan, terdapat perbedaan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan minat siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dengan siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (0,001<0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi dan minat siswa baik secara simultan dan parsial. Ini berimplikasi pada didorongnya penerapan model pembelajaran berbasis masalah untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan minat siswa.