cover
Contact Name
Moch Mahsun
Contact Email
mahsun@iaisyarifuddin.ac.id
Phone
+62811101665
Journal Mail Official
mahsunmohammad@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lumajang No 178 Warujinggo Leces, Kabupaten Probolinggo, Indonesia e-mail : moderasi@nuprobolinggo.or.id
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Moderasi : Journal of Islamic Studies
ISSN : 28092880     EISSN : 28092872     DOI : https://doi.org/10.54471/moderasi
Moderasi : Journal of Islamic Studies published by Lajnah Ta lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Probolinggo since 2021, can be said as the oldest academic journal dealing with the theme in Indonesian. Moderasi : Journal of Islamic Studies, published twice a year. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of law, education, economics, philosophy, mysticism, history, art, theology, and many more. In the beginning, the journal only served as a scholarly forum for the lecturers and professors at the State Institute of Islamic Studies. However, due to the later development with a broader readership, the journal has successfully invited scholars and researchers outside the Institute to contribute. Thus, Indonesian and non-Indonesian scholars have enriched the studies published in the journal. Although not from the beginning Moderasi : Journal of Islamic Studies presents highly qualified scholarly articles, improvement—in terms of format, style, and academic quality—never ceases. With articles written in Indonesian, Arabic and English and with the fair procedure of peer review, Moderasi : Journal of Islamic Studies continues publishing research and studies pertinent to Islamic studies with various dimensions and approaches. Moderasi : Journal of Islamic Studies, published twice a year, always places Islam and Muslims in the central focus of academic inquiry and invites any comprehensive observation of Islam as a theological belief and a system of society and Muslims as those who practice the religion with their many facets. This journal, serving as a forum for studying Islam in Indonesia and other parts of the world within its local and challenging global context, supports focused studies of particular themes and interdisciplinary studies. Moderasi : Journal of Islamic Studies has become a medium of diffusion and exchange of ideas and research findings, so much so that researchers, writers, and readers from various traditions of learning have interacted in a scholarly manner.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2024): June" : 7 Documents clear
Studi Analisis: Relevansi Pemikiran Pendidikan Islam Ibnu Sina dengan Kurikulum Merdeka Zulika, Nur Rohma; Astuti, Nita Yuli
Moderasi : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Lajnah Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/moderasi.v4i1.56

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu cara untuk mengembangkan peradaban manusia, data sejarah menunjukkan bahwa semakin baik pendidikan pada suatu periode tertentu maka semakin maju pula peradaban pendidikan pada saat itu. Di era globalisasi pendidikan perlu dikembangkan secara dinamis dalam menciptakan peradaban yang lebih baik. Dalam hal ini kementerian pendidikan memberikan solusi dalam bentuk kurikulum pembelajaran, yaitu kurikulum merdeka. Kurikulum merdeka diharapkan dapat mempertahankan karakter bangsa pada generasi selanjutnya. Tetapi, apakah konsep kurikulum tersebut sudah sesuai dengan nilai-nilai keislaman. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian lebih dalam atau menela’ah hubungan antara Kurikulum Merdeka Belajar dengan pemikiran pendidikan Islam Ibnu Sina. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode penelitian deskriptif kualititatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Sumber data berasal dari buku literature dan artikel yang berkaitan dengan bidang pendidikan Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan Ibnu Sina dan kurikulum merdeka memiliki aspek yang sama yaitu tujuan, subjek, materi, dan metode pendidikan.  Dimana konsep pendidikan Ibnu Sina sudah mengarahkan agar peserta didik dapat menguasai keahlian-keahlian yang dibutuhkan oleh masyarakat secara luas hal itupun juga menjadi konsep pendidikan dari kurikulum merdeka.
Fenomena Child Abuse: Al-Qur’an sebagai Sumber Kebijakan Sosial Problem Kekerasan Anak di Indonesia Idris, Haidar; Muttaqin, Ahmad Ihwanul; Fajarudin, Akhmad Afnan
Moderasi : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Lajnah Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/moderasi.v4i1.60

Abstract

Fenomena kekerasan terhadap anak di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan setiap tahunnya, terutama selama pandemi Covid-19. Data dari berbagai sumber menunjukkan angka kekerasan yang terus naik, dengan kekerasan seksual sebagai jenis kekerasan paling dominan. Fenomena ini mengkhawatirkan karena sebagian besar kekerasan terjadi di lingkungan keluarga, yang seharusnya menjadi tempat perlindungan dan perkembangan anak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep keluarga dalam menghadapi fenomena kekerasan terhadap anak, dengan fokus pada perspektif Islam dan Al-Qur’an sebagai sumber kebijakan sosial. Al-Qur’an melarang kekerasan terhadap anak dan menekankan pentingnya perlindungan dan pendidikan yang baik bagi anak. Ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits menunjukkan bahwa anak adalah amanah dari Allah dan orang tua memiliki kewajiban untuk merawat dan mendidik mereka dengan baik. Islam menolak kekerasan terhadap anak dalam bentuk apapun dan mengajarkan hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak berdasarkan hak dan kewajiban timbal balik. Dengan demikian, artikel ini menyimpulkan bahwa implementasi ajaran Islam dan kebijakan sosial yang berlandaskan Al-Qur’an dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi masalah kekerasan terhadap anak di Indonesia.
Eksistensi Minoritas Pendakwah Perempuan Peranakan Tionghoa di Indonesia: Studi Hj. Tan Mei Hwa Farhan, Farhan; Romadlany, Zakiyah
Moderasi : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Lajnah Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/moderasi.v4i1.61

Abstract

This article describes the existence of the role of Chinese Peranakan women who are active as preachers (da'iyah). Chinese Peranakan Muslims, although in a minority community group in Indonesia, have experienced significant development every year. The container for fostering the Chinese convert community in Indonesia has been built in the form of a hybrid worship, the mosque/prayer room building is built in the concept of a combination of Arab-Islamic (Nusantara) and Chinese (Peranakan) culture that resembles a 'klenteng' and has Nusantara characteristics. The Chinese Peranakan Muslim minority carries out Islamic studies through routine and intensive guidance for converts. Not a few Chinese Peranakan women appear to the public as preachers, for example Tan Mei Hwa in East Java. Through a study of media text analysis, virtual ethnographic studies and literature, this study concludes 4 findings: (1) Chinese Peranakan Women Preachers in Indonesia are still very minimal, but their existence is generally accepted by Muslims; (2) Chinese Muslim Women Preachers represent the role of women (Gender) in the public sphere who are not marginalized from the majority group; (3) As a Chinese descendant, female preachers demonstrate a moderate personal identity in religion and respect the diverse differences in tribe, ethnicity and race in the midst of social life in society, especially in Java; (4) female preachers receive equal recognition with other Chinese descendant preachers such as Ustadz Felix Siauw, Koko Liem, Koh Dennis Lim and others.
Blockchain dan Potensi Pemanfaatannya untuk Industri Keuangan Syariah Amrullah
Moderasi : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Lajnah Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/moderasi.v4i1.62

Abstract

Teknologi blockchain telah menarik perhatian dalam beberapa tahun terakhir dan telah diaplikasikan dalam berbagai bidang, termasuk di sektor keuangan. Bersama dengan fintech, blockchain mampu membawa perubahan yang radikal ke dalam industri keuangan. Dengan berbagai karakteristik yang menjadi keunggulan teknologi ini, blockchain memiliki potensi yang besar untuk membawa manfaat bagi industri keuangan yang lebih baik. Mengingat hal tersebut maka penerapannya dalam industri keuangan syariah perlu untuk dikaji dan dipertimbangkan. Tulisan ini memberikan gambaran mengenai teknologi blockchain, cara kerja dan karakteristiknya, juga aspek kesyariahan dan potensi pemanfaatannya dalam industri keuangan syariah.
Peran Etika dalam Bisnis Islam Studi Pemikiran Yusuf al-Qardhawi Ahmad Fauzi
Moderasi : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Lajnah Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/moderasi.v4i1.65

Abstract

Penelitian ini fokus pada peran etika dalam bisnis Islam pemikiran Yusuf al-Qardhawi, seorang ulama dan intelektual Islam terkemuka. Etika merupakan komponen fundamental dalam bisnis Islam yang menyelaraskan praktik bisnis dengan prinsip-prinsip syariah dalam bisnis konvensional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research). Data yang dikumpulkan melalui studi literatur yang mencakup karya-karya tulis Yusuf al-Qardhawi dan sumber-sumber sekunder lainnya yang relevan. Yusuf al-Qardhawi menegaskan bahwa etika tidak terbatas pada hukum alam, tetapi mencakup semua kegiatan bisnis dalam Islam. Studi ini menguraikan pandangan al-Qardhawi mengenai pentingnya niat yang benar, keadilan dalam transaksi, kejujuran dan transparansi, serta larangan terhadap praktik-praktik haram seperti riba dan gharar. Selain itu, etika bisnis Islam menurut al-Qardhawi juga mencakup tanggung jawab sosial yang menuntut para pelaku bisnis untuk berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. Tujuan akhir dari penerapan etika dalam bisnis Islam adalah mencapai kesejahteraan di dunia dan akhirat, dengan bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga membawa keberkahan dan ridla Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam pemikiran al-Qardhawi mengenai etika dalam bisnis Islam dan relevansinya dalam konteks bisnis modern.
Kesadaran Berdemokrasi Ummat Meningkat dan Memudarnya Politik Identitas pada Pemilu 2024 S, Tumpal Daniel
Moderasi : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Lajnah Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/moderasi.v4i1.66

Abstract

Penggunaan isu politik identitas dalam kontestasi elektoral di Indonesia sudah sering terjadi dan menjadi momok pada tingkat pemilu lokal dan nasional. Pemilu 2024 awalnya dikhawatirkan menjadi etalasi politik identitas berulang, tapi hal tersebut tidak terjadi. Kondisi ini menunjukkan proses berdemokrasi di Indonesia sudah berjalan dengan baik. Variabel apa sehingga politik identitas tidak muncul ke permukaan. Pertanyaan ini yang menjadi tujuan dari penelitian ini. Ternyata, antisipasi munculnya politik identitas oleh pemangku kepentingan dan kesadaran berdemokrasi di kalangan ummat telah terjadi peningkatan kualitas. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menghasilkan data deskriptif bahwa memudarnya politik identitas pada Pemilu 2024 menjadi harapan baru demokrasi di Indonesia semakin beradab.
Integrasi Sertifikasi Halal Berbasis Kearifan Lokal dalam Meningkatkan Kepercayaan Konsumen Fatah, Muchamad Iqbal; Harizah, Siti
Moderasi : Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Lajnah Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN-NU) Kabupaten Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/moderasi.v4i1.85

Abstract

Halal certification plays a strategic role in enhancing consumer trust in MSME products, particularly in Indonesia’s culinary sector. This study analyzes the integration of local wisdom in the halal certification process to strengthen acceptance and compliance among MSME entrepreneurs. A case study was conducted on Petis Umi Sulis, a business in Bantaran District, Probolinggo, with guidance from P3H and LPH UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Using a qualitative case study approach, this research employed observation, in-depth interviews, and document analysis. The findings reveal that the use of local raw materials, traditional production methods, and the application of religious values facilitate the halal certification process. Door-to-door mentoring by P3H proved effective in enhancing entrepreneurs’ understanding of halal regulations. Halal certification not only increases product competitiveness but also supports cultural preservation and community economic empowerment. Therefore, a local wisdom-based approach should be widely implemented with policy support to strengthen synergy between the government, academia, and business actors, fostering a sustainable and compliant halal business ecosystem.

Page 1 of 1 | Total Record : 7