cover
Contact Name
Siti Hamidatul ‘Aliyah
Contact Email
sitihamidatula@gmail.com
Phone
+62741-7552710
Journal Mail Official
rik@stikes-hi.ac.id
Editorial Address
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi Jl. Tarmizi Kadir No.71 Pakuan Baru, Jambi Sel., Kota Jambi, Jambi 36122
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Riset Informasi Kesehatan
ISSN : 20888740     EISSN : 25486462     DOI : https://doi.org/10.30644
Core Subject : Health,
Focus and Scope Riset Informasi Kesehatan publishes review article, original article, as well as short communication in the all scopes of Nursing, Public Health, and Pharmacy Science. The article published on the internal and external academic community STIKES Harapan Ibu Jambi. Riset Informasi Kesehatan publishes scholarly articles in scope covering: Nursing: Adult nursing, Emergency nursing, Gerontological nursing, Community nursing, Mental health nursing, Pediatric nursing, Maternity nursing, Nursing leadership and management, Complementary and Alternative Medicine (CAM) in nursing, Education in nursing Public Health: health epidemiology, biostatistics health, health administration, public health nutrition, environmental health, occupational health and safety, health promotion, reproductive health, maternal and child health, and other related articles health Pharmacy: Pharmaceutics, Biopharmaceutics, Drug Delivery System, Physical Pharmacy, Chemical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, , Pharmaceutical Chemistry, Pharmaceutical Biology, Community and Clinical Pharmacy, Regulatory Affairs and Pharmaceutical Marketing Research, and Alternative Medicines
Articles 275 Documents
Isolasi senyawa antibakteri dari batang sembung rambat (Mikania cordata (Burm.fil.)) Santi Perawati; Lia Anggresani; Ulfa Deni Swinche; Barmi Hartesi
Riset Informasi Kesehatan Vol 9 No 1 (2020): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v9i1.388

Abstract

Latar Belakang : Tumbuhan sembung rambat merupakan gulma yang memiliki potensi antibakteri yang sangat besar. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan isolat metabolit sekunder dari batang sembung rambat yang mempunyai aktivitas antibakteri. Metode : Isolasi senyawa antibakteri dari batang sembung rambat dilakukan dengan metode separation guided by activity. Dimulai dengan pengumpulan sampel, sortasi, ekstraksi, fraksinasi, isolasi,, uji aktivitas antibakteri, karakterisasi senyawa antibakteri dengan spektro UV-Vis dan FTIR. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan etanol 70%. Hasil : Penapisan fitokimia ekstrak etanol batang sembung rambat mengandung metabolit sekundr alkaloid, flavonoid, polifenol, saponin, steroid, tannin dan kuinon. Uji aktivitas antibakteri terhadap ekstrak, fraksi etil asetat (Mc-II), subfraksi (Mc-II-A) dan isolat (Mc-II-A3) menunjukkan efektivitas terbesar terhadap bakteri S.aureus dan E.coli. pemisahan senyawa menggunakan metode ekstrak cair-cair (ECC), kromatografi cair vakum (KCV), kromatografi lapis tipis preparatif. Pemurnian isolat dilakukan dengan KLT dua arah Kesimpulan : Identifikasi isolat aktif antibakteri (Mc-II-A3) dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan FTIR. Spektrum UV menunjukkan panjang gelombang 222 nm dan analisis FTIR menunjukkan adanya C=C aromatis dan C=O. Sehingga dapat disimpulkan bahwa isolat aktif antibakteri dari batang sembung rambat diduga senyawa mikanolide. Kata kunci: Antibakteri, Isolasi, Mikania cordata (Burm.fil.), Sembung rambat
Evaluasi efektivitas konseling terhadap tingkat kecemasan klien resiko tinggi HIV/AIDS Putu Artawan Prayoga; Lalu Sulaiman
Riset Informasi Kesehatan Vol 9 No 2 (2020): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v9i2.459

Abstract

Background: HIV / AIDS has become a global public health problem like Indonesia, with a fairly large percentage of 80% by 2020. The increase in cases is due to the absence of symptoms or special characteristics that mark the physical characteristics of ODHA and the absence of typical health complaints related to HIV. / AIDS. Anxiety is one of the things that will arise for clients in the form of feelings of fear and caution and unclear and unpleasant vigilance. The emergence of discrimination and classification will affect the quality of life and the level of welfare. Therefore, this study is important to determine the level of effectiveness of counseling interventions on clients' anxiety level with HIV / AIDS. The purpose of this study was to evaluate the effectiveness of the counseling intervention on the anxiety level of high-risk clients with HIV / AIDS. Method: Pre-experimental method with a one-group pre-test approach was developed in this study. HARS is an instrument and purposive sampling for data processing with a sample size of 21 people. Results: The results showed that the respondents had different characteristics, 70% male respondents, 30% of respondents aged 25-30 years, 50% had a high school education, and most worked as hotel employees. Conclusion: Counseling interventions can reduce clients' anxiety levels with a high risk of HIV / AIDS from 100% to 62%; in other words, counseling interventions affect clients' anxiety levels with a high risk of HIV / AIDS.
Tingkat kepuasan kerja apoteker di rumah sakit dan apotek serta faktor-faktor yang mempengaruhinya: Literatur review Yuliandani Yuliandani; Irma Melyani Puspitasari; Sofa Dewi Alfian
Riset Informasi Kesehatan Vol 10 No 2 (2021): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v10i2.563

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan kerja apoteker memainkan peran utama dalam aspek kefarmasian. Individu dengan tingkat kepuasan kerja yang tinggi akan memiliki sikap positif terhadap pekerjaan, sementara individu dengan tingkat kepuasan kerja yang rendah akan memiliki sikap negatif terhadap pekerjaan. Kajian pustaka ini bertujuan memberikan gambaran tingkat kepuasan kerja apoteker di rumah sakit dan apotek serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode: Pencarian literatur melalui basis data Ebsco dan Medline yang dilakukan pada bulan Mei–Juni 2021 dengan kata kunci job satisfaction dan pharmacist. Kajian Pustaka ini merangkum 17 artikel dengan kriteria inklusi yaitu tahun publikasi 2011-2021, berbahasa inggris, artikel penelitian asli, dan tersedia naskah lengkap. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan kerja apoteker berkisar antara 30%-95,5%. Penelitian yang dilakukan kepada 2.667 apoteker yang bekerja di rumah sakit dari beberapa negara seperti Saudi Arabia, Amerika Serikat, Lithuania, Romania, Vietnam, Yordania, Australia, Hongkong, Belanda, dan Inggris menunjukan bahwa apoteker menyatakan puas dengan pekerjaan mereka dengan tingkat kepuasan berkisar antara 30,76%-95,5%. Selanjutnya, Penelitian yang dilakukan kepada 2.134 apoteker yang bekerja di apotek dari beberapa negara seperti Iran, Amerika Serikat, Irak, Swedia, Lithunia, Yordania, Australia, Belanda, dan Inggris menunjukan bahwa apoteker menyatakan puas dengan pekerjaan mereka dengan tingkat kepuasan berkisar antara 30%-91,4%. Kesimpulan: Secara umum apoteker merasa puas di tempat kerjanya dalam memberikan pelayanan kefarmasian. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi adalah usia, jenis kelamin, status perkawinan, pengakuan kerja dari atasan, kemudahan promosi jabatan, pendapatan atau gaji, komunikasi dalam organisasi, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, dan lama jam kerja apoteker. Kata Kunci: Apoteker, apotek, rumah sakit, kepuasan kerja
Analisis Biaya Penyakit Diabetes Melitus Tipe II Pasien BPJS di Bangsal Penyakit Dalam RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2016 deny sutrisno
Riset Informasi Kesehatan Vol 6 No 1 (2017): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v6i1.28

Abstract

Latar Belakang : Terapi penyakit diabetes melitus dilakukan terus menerus seumur hidup, sehingga memerlukan biaya yang sangat besar. Estimasi biaya penyakit merupakan elemen penting dalam proses pengambilan keputusan dari penyakit kronis seperti diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pola biaya langsung dan biaya tidak langsung pasien diabetes melitus tipe II dengan komplikasi selama dirawat di bangsal penyakit dalam RSUD Raden Mattaher Jambi tahun 2016. Metode : Metode buttom up dan human capital dilakukan secara deskriptif dan datanya dikerjakan secara prospektif. Data diambil dari bagian administrasi rawat inap bangsal penyakit dalam pasien diabetes melitus tipe II dan wawancara pasien diabetes melitus tipe II datanya meliputi biaya langsung dan biaya tidak langsung. Biaya dianalisis dengan perhitungan analisisi biaya menggunakan biaya total pengobatan. Hasil : Total biaya komplikasi paling kecil adalah pasien diabetes melitus tipe II komplikasi GEA dengan biaya total sebesar Rp.858.740, sedangkan total biaya terbesar adalah pasien diabetes melitus tipe II komplikasi CKD hipoalbumin dan anemia dengan biaya total sebesar Rp.3.649.890. Kesimpulan : Analisisi biaya diabetes melitus tipe II membutuhkan biaya terkecil Rp.858.740, dan terbesar Rp.3.649.890.
Factor Analysis of Musculoskeletal System Complaints on Horticultural Farmers Spraying Pesticides in Sako Duo Village, Kerinci Melda Yenni; Novi Berliana; Mila Mustika
Riset Informasi Kesehatan Vol 11 No 2 (2022): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v11i2.669

Abstract

Background: The agricultural sector is a high-risk occupation, health problems that are often experienced by farmers are MSDs complaints. The results of the initial survey of BPS (Central Bureau of Statistics) found that 80% of farmers suffer from back pain. The purpose of this study was to determine the relationship between work posture, workload, length of work and body size with complaints of the musculoskeletal system when spraying pesticides on horticultural farmers in Sako Dua village. Metode: This study is a quantitative study using a cross sectional design. The research population was all members of the farmer group as many as 191 farmers and the research sample was 51 farmers who sprayed pesticides. The sampling technique used was the purposive sampling technique. The research instrument used a questionnaire and measurement sheets. The research technique used interviews and measurements with REBA, Nhon Hoa sitting scales, Electronic Personal Scale, and Stature Meters. Data were analyzed by univariate and bivariate using chi-square test. Results : 60.8% of respondents experienced high MSDs complaints, 68.6% of respondents experienced high risk work postures, 94.1% of respondents had additional workloads in the heavy category, 72.5% of respondents had long work durations, and 41.2% of respondents had Obese BMI. Bivariate results show that there is a relationship between work posture and MSDs complaints (p-value = 0.000), there is no relationship between additional workload (p-value = 0.315), there is a relationship between length of work (p-value = 0.000), and there is no relationship between BMI (p-value=0.398) with MSDs complaints. Conclusion : MSDs disorders can occur due to several factors such as inappropriate body posture, heavy workload coupled with a spraying equipment load that weighs more than 10 kg, long working hours that are not accompanied by adequate rest and other risk factors. tendency to fatigue, illness, accidents and an increased risk of MSDs. Farmers have received counseling every 3 months but not from health workers and not counseling related to ergonomics or work postures.
Gambaran kadar kolesterol dan pola makan suku anak dalam di Desa Bukit Suban dan Sekamis Kabupaten Sarolangun tahun 2016 maria estela karolina
Riset Informasi Kesehatan Vol 6 No 2 (2017): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Cholesterolemia is one of global health problem, associated with coronary heart disease and compounded by unhealthy dietary habit. Suku Anak Dalam with a primitive lifestyle, has not been affected by modernization, not eat junk food, eating only food from hunting and farming itself, and smoking is intresting factor for doing the research. The purpose of this research is to describe the levels of cholesterol and dietary habit to Suku Anak Dalam in Bukit Suban and Sekamis villages. Methods: Thisis descriptive research. There is 44respondents by Systematic Random Sampling technique calculation. The research was conducted in Bukit Suban and Sekamis village at Sarolangunin 2016. The data were obtained from blood samples and conducting interviews. Results: The results showed that 79.5% had abnormal cholesterol levels, 45.45% of children-adolescent group had normal cholesterol levels, 40.91 % female gender group had normal cholesterol levels, 45.45% are not married have normal cholesterol levels, 50% eat two times a day, 59.1% consumerice as staple food, 36.4% consume animal chicken and fish as well as chicken and pork, 59.1% consume tempe and tofu, 4 people 31.4% consume vegetables that are spinach and kale, 45.5% consume Banana. Conclusion: The conclusion of this study is that the majority of Suku Anak Dalam have normal cholesterol levels with diet varied. Keywords: Cholesterol, Dietary Habit, Suku Anak Dalam.
Hubungan motivasi dan dukungan keluarga dengan upaya rehabilitasi pada pasien pasca stroke di Poli Saraf Rumah Sakit Umum Daerah H.Abdul Manap Kota Jambi Tahun 2017 Maulani Maulani
Riset Informasi Kesehatan Vol 6 No 2 (2017): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang :Stroke masih merupakan penyebab utama dari kecacatan. Dampak dari serangan stroke sangat bergantung pada lokasi dan luasnya kerusakan, dan usia. Motivasi pasien dan dukungan keluarga sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri untuk melakukan rehabiliasi pada pasien pasca stroke. Upaya rehabilitasipada pasien pasca stroke dilakukan agar pasien pasca stroke mampu melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Motivasi dan dukungan keluarga dengan upaya rehabilitasi pada pasien pasca stroke. Metode :Penelitian ini dilakukan di Poli Saraf RSUD H.Abdul Manap Kota Jambi pada tanggal 5 Juni -3 Juli 2017. Variabel yang diteliti meliputi motivasi dan dukungan keluarga dengan upaya rehabilitasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Cross sectional . Adapun populasi dalam penelitian ini adalah pasien pasca stroke yang berobat di poli Saraf dan sampel berjumlah 87 orang. Hasil :Hasil analisis univariat diketahui sebagian besar responden melakukan upaya Rehabilitasi baik 55 (63,2%), mendapat dukungan keluarga baik 44 (50,6%) responden, dan mempunyai motivasi baik 56 (64,4) responden. Motivasi mempunyai hubungan yang bermakna dengan variabel upaya rehabilitasi dengan p-value 0,001. Dukungan keluarga mempunyai hubungan yang bermakna dengan variabel upaya rehabilitasi dengan p-value 0,037. Kesimpulan : Mengacu pada hasil penelitian maka diharapkan agar pasien memiliki motivasi yang tinggi untuk sembuh dan kepada keluarga untuk ikut memberikan dukungan dalam melakukan upaya rehabilitasi pada pasien pasca stroke karena keluarga mempunyai peran dalam penyembuhan pasien pasca stroke khususnya dalam melakukan upaya rehabilitasi selain dari pasien itu sendiri.
Hubungan karakteristik individu beban kerja dan shift kerja terhadap kelelahan kerja pada pekerja dibagian produksi PT. Supravisi Rama Optik Karawang Abul Ainin Hapis
Riset Informasi Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v8i1.224

Abstract

ABSTRAK PT. Supravisi Rama Optik Mfg merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan lensa kacamata yang dikembangkan oleh perusahaan Polycore Optical. PT. Supravisi Rama Optik Mfg. terletak di kawasan industri komplek Resinda, Jalan Karawang Spoor Desa Purwadana Kecamatan Teluk Jambe Karawang Barat. Pabrik terletak diatas tanah seluas 29.350 m². Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara karakteristik individu, beban kerja dan shift kerja terhadap kelelahan kerja di PT. Supravisi Rama Optik Mfg Tahun 2018. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif menggunakan desain studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja bagian produksi di PT. Supravisi Rama Optik Karawang yang berjumlah 83 Pekerja, dengan menggunakan alat ukur kuesioner Subjective Self Rating Test (SSRT). Hasil analisa uji multivariat didapatkan bahwa variabel yang memiliki pengaruh paling dominan adalah beban kerja. Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value 0,000 maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara kelelahan kerja dengan beban kerja, dengan nilai OR 8,862 artinya beban kerja pekerja bagian produksi dengan beresiko tinggi memiliki risiko 8,86 kali mengalami kelelahan kerja dibandingkan dengan variabel shift kerja. Disarankan kepada perusahaan untuk mengadakan pelatihan tentang beban kerja dan kelelahan kerja dalam bekerja dan untuk pekerja dapat mengikuti program kesehatan dan keselamatan kerja oleh pihak perusahaan serta menggunakan waktu istirahat dengan sebaik-baiknya agar kelelahan kerja yang dialami dapat teratasi.
Hubungan pola asuh dengan kejadian stunting (rekomendasi pengendaliannya di Kabupaten Lebong) Nur Hidayah; Wismalinda Rita; Betri Anita; Fiana Podesta; Sandy Ardiansyah; Aning Tri Subeqi; Sri Lilestina Nasution; Frensi Riastuti
Riset Informasi Kesehatan Vol 8 No 2 (2019): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v8i2.237

Abstract

Background: Lebong is the third highest district (34.4%) of stunting cases in Bengkulu Province, where the percentage of children under five is very short (11.8%) in Bengkulu2. The purpose of this study was to analyze the associated of parenting to stunting to children with ages 6-59 months and its control recommendation in Lebong district. Method: The type of research used was observational analytic, case control study design and purposive sampling technique. The population is mother and children with ages 6-59 months in August 2018. Quantitative data analysis (univariate and bivariate). Results: Stunting respondents in Lebong district had a history of parenting: non exclusive breastfeeding (55.20%), time for complementary feeding <6 months (55.20%), used poor health services (72.40%), low level of maternal knowledge (67.20%), poor environmental sanitation (77.60%) & poor psychosocial stimulation (94.80%). There was a relationship (P value <0.05) between history of breastfeeding, time of giving complementary feeding, utilization of health services, level of knowledge of mother, environmental sanitation, psychosocial stimulation to stunting in Lebong. Conclusion: Three factors dominant of parenting have influence to stunting in Lebong are utilization of health services, level of mother knowledge and psychosocial stimulation. The model of controled stunting risk factors in Lebong can be done through family empowerment aimed at the individual, community and health service levels. Keywords: lebong, model, parenting style, stunting
Metode filtrasi dan adsorpsi dengan variasi lama kontak dalam pengolahan limbah cair batik Eti Kurniawati; Mukhlis Sanuddin
Riset Informasi Kesehatan Vol 9 No 2 (2020): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v9i2.452

Abstract

Latar Belakang : Kegiatan membatik akan menghasilkan limbah cair dengan skala volume yang besar maupun kecil, keasaman pH, COD, TSS yang tinggi. Berdasarkan hasil uji awal laboratorium kadar COD 9456 mg/L, TSS 3740 mg/L, dan pH 4,83 hasil tersebut masih diatas standar baku mutu sehingga perlu dilakukan pengolahan agar tidak menimbulkan dampak terhadap kesehatan dan lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penurunan kadar COD, TSS, pH pada limbah cair industri batik sebelum dan sesudah dilakukan pengolahan menggunakan metode filtrasi dan adsorpsi dengan beberapa beda waktu kontak antara 10,20,30,40,50,60 dan 120 menit. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Eksperimental dengan rancangan One Group Pretest-postest. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat. Hasil : Air limbah sebelum pengolahan mengandung kadar COD sebesar 19294,39 mg/L, kadar TSS sebesar 1440 mg/L, kadar pH sebesar 4,71. Sesudah pengolahan dengan metode filtrasi dan adsorpsi menggunakan media pasir, kerikil, arang aktif, dan zeolit di setiap waktu kontak mampu menurunkan kadar COD air limbah berkisar 72,8% - 98,41%, TSS air limbah berkisar 17,36% - 86,94%, penetralan pH berkisar 4,0% - 63,0%. Kesimpulan : Ada pengaruh yang signifikan antara waktu kontak terhadap penurunan kadar COD, TSS, pH air limbah. Semakin lama waktu kontak air limbah dengan media maka semakin baik proses penurunan kadar COD, TSS, penetralan pH tersebut, dimana waktu kontak yang efektif dalam menurunkan kadar COD, TSS, penetralan pH yaitu pada waktu kontak 120 menit.