cover
Contact Name
Eko Nur Hermansyah
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6285641331367
Journal Mail Official
taulany27@gmail.com
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak - Ungaran Timur, Kab. Semarang Jawa Tengah
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini
ISSN : 2655657X     EISSN : 26556561     DOI : 10.35473
Core Subject : Education,
Focus and Scope of Indonesian Journal Of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, ,learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2022)" : 25 Documents clear
Anak Berbakat (Jenius Atau Gifted Children) Aat Maratun Sholehah; Khamim zarkasih putro
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.437 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v4i1.996

Abstract

Talent is an ability which is something that is inherent (has existed and is integrated) in a person, carried from birth and related to the structure of the brain. Other factors that play a role on intelligence are nutritional and neurological factors. Gifted children are described as children who have more potential than children of the same age in general. In general, there are two ways to identify gifted children, namely, gathering information in an objective way and gathering information that is subjective in nature. The characteristics of the genius / gifted children, namely children who have a high iq above the average iq in the population, namely> 130. This study aims to present the gifted children (genius or gifted children). This research was conducted by analyzing library research (Library Research). Based on the results of data analysis through literature study obtained from the compilation of data by carrying out a search of books, literature, notes, as well as various relevant information by showing that gifted children (geniuses or gifted children) should know as early as possible.
Peran Pendidik Anak Usia Dini dalam Konsep Pendidikan Ki Hajar Dewantara Umi - Hani; Khamim Zarkasih Putro
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.101 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v4i1.1023

Abstract

Pendidikan anak usia dini membutuhkan peran pendidik yang benar benar memahami dan menyatu dengan dunia anak. Tujuan penelitian ini untuk menggali peran pendidik anak usia dini dalam konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara dalam semboyan Ing ngarso Sung Tuladha, Ing Madyo mangun Karso, Tut Wuri Hanadayani. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan menggali informasi yang didapat ari buku, jurnal dan sumber bacaan lainnya. Hasil penelitian menggambarkan bahawa dalam konsep Ing Ngarso Sung Tuladha pendidik harus berwawasan luas, berkpribadian, modelling dan professional. Ing Madya Mangun Karso pendidik sebagai  innovator, fasilitator, administrator, evaluator, pengasuh, pendamping, narahubung, teman bermain, Sahabat komunikasi, Konselor, regulator, dan pembangun yang sangat relevan dengan  kompetensi pedagogic dan kompetensi sosial, selanjutnya Tut Wuri Handayani  peran pendidik adalah  motivator dan penguat (doa) dalam memaksimalkan tumbuh kembang anak.     AbstractEarly childhood education requires the role of educators who truly understand and integrate with the world of children. The purpose of this study was to explore the role of early childhood educators in the educational concept of Ki Hajar Dewantara in the motto Ing ngarso Sung Tuladha, Ing Madyo mangun Karso, Tut Wuri Handayani. The research method used is library research by digging information obtained from books, journals and other reading sources. The results of the study illustrate that in the concept of IngNgarso Sung Tuladha educators must have broad insight, personality, modeling and professional. Ing Madya Mangun Karso is an educator as an innovator, facilitator, administrator, evaluator, caregiver, companion, contact person, playmate, friend of communication, counselor, regulator, and builder who is very relevant to pedagogic competence and social competence, then Tut Wuri Handayani's role as educator is motivator and reinforcement (prayer) in maximizing child development.   
Implementasi Metode Adab Role Playing untuk Meningkatkan Nilai Moral Anak Usia Dini Berbasis Youtube Cut Citra Novita
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.688 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v4i1.1034

Abstract

In the era of the 21st century industrial revolution, technology is not something that children should avoid using, because during the pandemic online learning applies to all schools in all parts of the world. YouTube content is one of the things that are most in demand and liked by children, but not all content on YouTube is educational. Considering that youtube is the social media closest to children, this study designed the use of youtube content with role playing manners to increase children's moral values. Learning is packaged nicely and interestingly, as children like with a duration of broadcast that is appropriate for their age. This research was conducted in the 365 online program, with the subject of children aged 3-4 years. Data collection techniques were taken through observation and documentation. The analysis technique was carried out in a qualitative descriptive manner. This research was successfully carried out to improve moral values in children's daily lives because the method used was designed so that children were easy to understand and apply in a variety of activities.
Keterlibatan Orang Tua Dalam Mengenalkan Matematika Permulaan Untuk Anak Autism Spectrum Disorders Rentang Usia 4-8 Tahun Yubaedi Siron; Insanirha Fahiyah Mutona; Annisa Fitri Alfatikah; Atania Karima; Ipah Khonipah; Sumuvi Meisasti Faizatu Rusuli
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.67 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v4i1.1037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlibatan orang tua dalam mengenalkan matematika permulaan kepada anak ASD (Autism Spectrum Disorders) usia 4-8 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur secara daring. Penelitian ini melibatkan 5 orang tua yang dipilih melalui purpossive sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua yang memiliki anak ASD pada dasarnya berperan penting untuk mendampingi anak dalam setiap kegiatan. Keterlibatan orang tua dalam mengenalkan kegiatan matematika permulaan pada anak ASD dapat dilakukan dengan banyak cara tetapi disesuaikan dengan kebutuhan setiap anak. Adanya penggunaan media pembelajaran, metode dan strategi yang beragam diharapkan mampu membantu orang tua dalam mendampingi anak dalam mengenalkan matematika permulaan.
Implementasi Pendidikan Inklusi pada Model Pembelajaran Sentra Imtaq Muslim di TK Talenta Semarang Hena Safira Endah Kumala; Hibana Hibana; Susilo Surahman
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.553 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v4i1.1038

Abstract

Setiap anak mempunyai latar belakang kehidupan sosial dan tumbuh kembang yang berbeda, tetapi dengan adanya perbedaan tersebut setiap anak berhak menerima pendidikan layaknya anak yang lain. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pendidikan inklusi di TK Talenta dan implementasi pendidikan inklusi pada model pembelajaran sentra imtaq muslim di TK Talenta. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, data yang didapatkan akan dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Pendidikan inklusi di TK Talenta dimana sekolah menerima dan mendidik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) sebagaimana layaknya anak lainnya, selain itu TK Talenta juga menerima semua anak dari berbagai ragam suku, agama, ras, perbedaan antargolongan, memodifikasi kurikulum 2013 dengan membuat program pembelajaran kedua yang bernama Program Pembelajaran Individual (PPI) dan persiapan pembelajaran sentra imtaq muslim dengan membuat RPPM dan RPPH dan penempatan anak berkebutuhan khusus menggunakan model kelas regular.
Pemikiran Eksistensialisme pada Pendidikan Anak Usia Dini (Kajian Studi Pembelajaran Berbasis Alam) Sofia Rizki Julianti; Maemonah Maemonah
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.551 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v4i1.1039

Abstract

Mendeskripsikan relevansi pemikiran filsafat eksistensialis pendidikan anak usia dini yang terdapat pada sebuah pembelajaran berbasis alam di Sekolah Alam Bangka Belitung. Anak usia dini merupakan anak yang berada pada usia yang strategis dalam menerapkan pengetahuan terhadap kepribadian yang menjadi tujuan dari pemberian pendidikan tersebut. Pendidikan dipercaya sebagai media efektif dalam mengembangkan keunikan yang ada pada diri seseorang. Sehingga dalam pelaksanaan pendidikan anak usia dini diharapkan agar dapat berjalan sesuai eksistensial diri anak seperti tahap perkembangannya, bukan atas dasar kemauan orangtua atau pandangan dari lingkungan sekitar anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi lapangan melalui wawancara dan observasi terkait pembelajaran berbasis alam di Sekolah Alam Bangka Belitung. Relevansi yang diberikan pembelajaran berbasis alam muncul sebagai alternatif permasalahan pendidikan, selaras dengan jawaban atas permasalahan pendidikan melalui pemikiran eksistensialisme pendidikan anak usia dini.
Kreativitas Anak Usia Dini Perspektif Filsafat Ilmu asyiful munar; maemonah maemonah
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.934 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v4i1.1042

Abstract

Pada dasarnya, setiap anak memiliki potensi imajinatif, hanya saja dalam hidup ada anak-anak yang mengembangkan inovasi dan pengalaman hambatan dan kehilangan potensi inventif (kreatif) mereka. Halangan atau perluasan suatu perkembangan, terutama peningkatan imajinasi dapat terjadi pada setiap anak. Hal ini merekomendasikan bahwa peningkatan daya imajinasi anak akan selalu dipengaruhi oleh banyak faktor, dua faktor yang berasal dari dalam diri anak dan faktor yang akan mempengaruhi kemajuan kreativitas anak. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui perkembangan kreativitas pada anak usia dini perspektif filsafat ilmu. Adapun metode yang digunakan berupa metode study kepustakaan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian: Setelah peneliti melakukan analisis yang dilakukan melalui penelitian studi pustaka dengan meninjau beragam dokumen yang mempunyai ikatan dengan kreativitas pada anak usia dini, peneliti mengangkat beberapa elemen penting yang harus ditinjau, berupa kebijakan dan juga pengaplikasian kreativita pada anak usia dini.
Penggunaan Media Video untuk Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini di Masa Pandemi Eti Rahmawati; Debibik Nabilatul Fauziah; Rina Syarfida
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.842 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v4i1.1079

Abstract

Kegiatan pembelajaran di masa pandemic guru dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif terutama untuk jenjang Pendidikan anak usia dini. Guru harus lebih pandai memilih media pembelajaran yang tepat untuk peserta didiknya. Hal ini dikarenakan pembelajaran untuk anak usia dini harus bisa menarik minat anak sehingga anak mau melakukan kegiatan pembelajaran di rumah.  Adapun salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan oleh tenaga pendidik yaitu menggunakan media video dalam menyampaikan materi pembelajaran pada anak. Video dapat dibuat semenarik mungkin sehingga anak tertarik untuk menontonnya dan mengikuti kegiatan yang dipandu melalui video tersebut.  Adapun Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat perkembangan kognitif anak dengan menggunakan media video. Pada penelitian kali ini peneliti menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif dimana untuk pengumpulan datanya dengan cara observasi dan wawancara. Untuk subejek wawancaranya dengan menggunakan guru TKQ Miftahul Jannah dan orangtua murid sebagai sumber informasi. Hasil penelitian ini adalah bagaiman kreatifitas guru sangat berperan dalam keberhasilan penggunaan media video. Video yang dibuat semenarik mungkin akan menarik minat anak dalam belajar sehingga pengembangan kognitif anak yang disampaikan memalalui media video dapat tercapai.  Abstract Published Learning  activities in the pandemic  teachers are required  to be more  creative  and  innovative,  especially  for  early childhood  education  levels.  Teachers  should be  smarter  in  choosing  the  right learning  media  for    their students. This is    because  learning  for    early  childhood   should be able  to  attract  children  so that  children  want to  do  learning  activities  at  home.   One  of   the learning  media  that  can be  used  by    educators  is to use video media  in  delivering  learning  materials to children. Videos  can be  made  as interesting as  possible  so that  children are interested in    watching them  and  participating  in  activities guided  through the video.  The  purpose  of this study  is  to determine the  level of cognitive  development of  children    by using video media. In   this   study,  researchers  used  research  methods  with  descriptive  qualitative  approach    where to  collect data by    observation  and  interview. For  sub-mockery  of his interview    using  TKQ teacher  Miftahul  Jannah  and  parents   as a source of  information. The result of  this study  is how teacher  creativity plays  a role  in  the  successful  use of video media. Videos  made as interesting as  possible  will  attract the interest of  children  in  learning  so that the cognitive  development of the child  delivered  through  video media can be  achieved.                 
Pembinaan Toleransi dan Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Pembentukan Karakter Islami Anak Usia Dini Ida Windi Wahyuni
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.633 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v4i1.1114

Abstract

The goal of this study is to discuss how to encourage tolerance and implant Islamic principles in the development of Islamic character. The goal of this essay is to give parents, educators, and community leaders an overview of the necessity of cultivating tolerance and instilling Islamic educational ideals in the formation of Islamic character in order to establish religious peace in the community. A literature review was used to perform this investigation. The data for this study was compiled from various collections of scientific publications as the primary source, which was then examined and assessed to synthesize and draw conclusions from the numerous materials obtained. Early childhood is an ideal period to begin the formation of Islamic character, with parents and teachers playing an important part in this process by teaching children to apply Islamic character principles and monitoring their growth. The aqidah method, worship approach, and moral education approach are used to develop tolerance and instill Islamic educational ideals in the formation of Islamic character in early infancy, according to the study's findings. The exemplary technique, the habit method, the counsel method, the attention method, the reward and punishment approach, the repetition method, and the active involvement method are all ways that can be used. In addition, there are supporting elements such as educational background, finances, communication, modeling, and orange cooperation with instructors. Social media, electronics, living environment, and peer contact are all inhibiting factors.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Dengan Kegiatan Finger Painting Melalui Pembelajaran Jarak Jauh Tita Rosita
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.14 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v4i1.1172

Abstract

Keterampilan motorik halus anak di TK Kartika XIX-18 Cisaat belum berkembang secara maksimal terutama dalam kegiatan menggerakkan jari tangan maupun kemampuan untuk menggenggam dan memegang benda. sehingga Peneliti tertarik untuk menerapkan kegiatan finger painting dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak, karna melalui kegiatan finger painting jari-jari anak akan bergerak dan bergesekan dengan cat pewarna. Setelah munculnya wabah Covid 19 pembelajaran tidak bisa dilakukan dengan tatap muka pembelajaran harus dilakukan melalui pembelajaran luring dan daring atau pembelajaran jarak  jauh (PJJ). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan finger painting di TK Kartika XIX-18 Desa Sukamanah  menggunakan metode daring dengan mengirimkan link video pembelajaran motorik halus buatan guru kemudian dibagikan melalui whatsapp grup. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan melalui 2 siklus. Pelaksanaan kegiatan finger painting di TK Kartika XIX-18 Cisaat pada tahun ajaran 2020/2021 dilaksanakan oleh 18 anak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan finger painting dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak TK Kartika XIX-18 Cisaat Kabupaten Sukabumi. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil penilaian siklus II yang menunjukkan bahwa keterampilan motorik halus sudah mencapai kriteria perkembangan yang diharapkan yaitu BSB (Berkembang Sangat Baik) 83%. Hal tersebut juga dapat dilihat dari video saat proses kegiatan finger painting berlangsung, anak sudah dapat mengkoordinasi mata dan tangannya. Hal ini terlihat dari anak sudah dapat menggunakan tangan dan jari jarinya untuk melukis dengan baik serta jari–jari anak nampak lentur pada saat kegiatan melukis.Kata Kunci: Motorik Halus, Metode Finger Painting, Anak Usia Dini

Page 1 of 3 | Total Record : 25