cover
Contact Name
Latif Anshori Kurniawan
Contact Email
latif@upgris.ac.id
Phone
+628386063355
Journal Mail Official
sasindo@upgris.ac.id
Editorial Address
Kampus 4 Universitas PGRI Semarang Program Studi PBSI, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Jl. Gajah Raya No.40 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Lontar Media Press
ISSN : 23374098     EISSN : 26146959     DOI : https://doi.org/10.26877/sasindo
Core Subject : Education,
Sasindo: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mencakup artikel penelitian, laporan penelitian, ulasan, dan komentar ilmiah dalam bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dengan perincian sebagai berikut. Pengajaran Bahasa Indonesia Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Pengajaran Sastra Indonesia Ilmu Bahasa (Linguistik) Semantik Sintaksis Analisis Wacana Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Pragmatik Sosiolinguistik Psikolinguistik Linguistik Kognitif Gaya Bahasa (Stilistika) Kajian Sastra Indonesia Folklore Indonesia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 231 Documents
Majas pada Lirik Lagu Nadin Amizah dalam Album Selamat Ulang Tahun Ilfa Shofia Noer; Harjito Harjito; Zainal Arifin
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i2.16165

Abstract

The purpose of this study is to describe what figure of speech is contained in the lyrics of the song Nadin Amizah in the “Happy Birthday Album”. The research method uses descriptive qualitative with stylistic studies. The data analysis method used the content analysis method with stages (1) determining all available data, (2) description or orientation, (3) reduction phase and (4) selection phase. The research data was taken from Nadin Amizah's official you tube on his first album entitled "Happy Birthday", first released on May 28, 2020. The results of the study were based on a stylistic study of figure of speech and imagery in the album song "Happy Birthday" by Nadin Amizah, namely, there are 9 song lyrics; Link, Lay, Bleed, Mirror, Grow Up, Kanyaah, Old Uncle, This Train Is Going Too Fast, Cheers. In total there are 34 data containing several figure of speech in it, including 9 data comparison figure of speech, 3 data metaphor, 4 data parable of epics, 14 data personification, 2 data metonymy, synokdoki; pars pro toto 1 data, totum pro parte 1 data, and allegory 3 data.ABSTRAKTujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan majas apa saja yang terdapat di dalam lirik lagu Nadin Amizah dalam Album Selamat Ulang Tahun. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan kajian stilistika. Metode analisis data menggunakan metode konten analisis dengan tahap (1) penentuan seluruh data yang tersedia, (2) deskripsi atau orientasi, (3) tahap reduksi dan (4) tahap seleksi. Data penelitian diambil dari you tube resmi Nadin Amizah pada album pertamanya berjudul “Selamat Ulang Tahun”, pertama rilis pada 28 Mei 2020. Hasil penelitian berdasarkan kajian stilistika tehadap majas dan imajis dalam lagu album “Selamat Ulang Tahun” karya Nadin Amizah yaitu, terdapat 9 lirik lagu; Bertaut, Taruh, Mendarah, Cermin, Beranjak Dewasa, Kanyaah, Paman Tua, Kereta Ini Melaju Terlalu Cepat, Sorak Sorai. Total keseluruhan terdapat 34 data yang mengandung beberapa majas didalamnya, diantaranya berupa majas perbandingan 9 data, metafora 3 data, perumpamaan epos 4 data, personifikasi 14 data, metonimia 2 data, sinokdoki; pars pro toto 1 data, totum pro parte 1 data, dan alegori 3 data.
Campur Kode dalam Dialog Acara Podcast Deddy Corbuzier dengan Dokter Tirta di Youtube Restyawan Restyawan; Nanik Setyawati; Siti Ulfiyani
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i2.16153

Abstract

The purpose of this study is to describe the form of code mixing in the dialogue between Deddy Corbuzier and Doctor Tirta Podcast on Youtube. The method of providing data used in this research is the method of observing with the note-taking technique. The data analysis method uses the distribution method with the Direct Element Divide (BUL) technique and the matching method with the Determinant Element Sort (PUP) technique. Methods and techniques for presenting the results of data analysis using informal presentation methods. Based on the research conducted, it is found that the form of code mixing is code mixing in the form of words, phrases, and clauses. The factors that cause code mixing are the limitations of the use of the code, the use of popular terms, the personality of the speaker, evoking a sense of humor, and just being prestigious.ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk terjadinya campur kode dalam dialog Podcast Deddy Corbuzier dengan Dokter Tirta di Youtube. Metode penyediaan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik catat. Metode analis data menggunakan metode agih dengan teknik Bagi Unsur Langsung (BUL) dan metode padan dengan teknik Pilah Unsur Penentu (PUP). Metode dan teknik penyajian hasil analisis data menggunakan metode penyajian informal. Berdasarkan penelitian yang dilakukan ditemukan bentuk campur kode yaitu campur kode berbentuk kata, frasa, dan klausa. Faktor penyebab terjadinya camur kode yaitu, keterbatasan penggunaan kode, penggunaan istilah popular, pribadi pembicara, membangkitkan rasa humor, dan untuk sekedar bergengsi.
Tindak Tutur Direktif dalam Film “Keluarga Cemara” Karya Gina S. Noer sebagai Alternatif Bahan Ajar Teks Drama Kelas XI SMA Miftakhur Rohmah; Arisul Ulumuddin; Azzah Nayla
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i2.16170

Abstract

              The purpose of this study is to describe the form of directive speech in the film “Keluarga Cemara” by Gina S. Noer and to describe the film “Keluarga Cemara” by Gin S. Noer as an alternative material for teaching drama texts in high school. The method used in this research is a qualitative research with a descriptive approach. Qualitative research is research that has the aim of describing and analyzing or revealing and revealing. The data collection technique in this study used the listening method and the note-taking technique. The results of research on the film "Keluarga Cemara" by Gina S. Noer show that there are six forms of directive speech acts, namely requests, questions, orders, prohibitions, giving permission and advice. This research is expected to be used as a teaching material for drama texts for students to introduce a variety of directive speech acts that are spoken and shown directly in audio-visual form so that they are easier to understand.ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan wujud tuturan direktif dalam film Keluarga Cemara karya Gina S. Noer serta mendeskripsikan film “Keluarga Cemara” karya Gin S. Noer sebagai bahan alternatif bahan ajar teks drma di SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang  memiliki tujan mendeskripsiakan dan menganalisis atau mengungkapkan dan mengungkap. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak dan teknik catat. Hasil penelitian terhadap film “Keluarga Cemara” karya Gina S. Noer menunjukkan bahwa terdapat enam wujud tindak tutur direktif, yaitu permintaan, pertanyaan, perintah, larangan, pemberian izin serta nasihat. Penelitian ini diharapkan  dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar teks drama bagi peserta didik untuk mengenalkan  ragam  tindak tutur direktif  yang diucapkan dan ditunjukkan langsung dalam bentuk audio visual  sehingga lebih mudah dipahami.
Struktur Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel Dekat dan Nyaring Karya Sabda Armandio Imam Abil Fida; Ambarini Asriningsari; Hadi Riwayati Utami
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i2.16159

Abstract

This study aims to describe the personality structure of the main character in the novel Near and Nyaring by Sabda Armandio. This study uses a literary psychology approach with the personality structure theory of Sigmund Freud. The method in this study uses a literature study technique by reading and taking notes. The data collection technique started from reading the novel Near and Nyaring by Sabda Armandio carefully and thoroughly. From the results of reading carefully and thoroughly, then marking words in the form of conversations and narrations in the novel that contain personality structures. After that the data are classified based on the id, ego, and superego. The result of this research is that the main character Edi has a personality structure in the form of id, ego, and superego. Of the three components, Edi's ego is the most dominant.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur kepribadian tokoh utama dalam novel Dekat dan Nyaring karya Sabda Armandio. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra dengan teori struktur kepribadian dari Sigmund Freud. Metode dalam penelitian ini menggunakan teknik studi pustaka dengan cara baca dan catat. Teknik pengumpulan data dimulai dari membaca novel Dekat dan Nyaring karya Sabda Armandio secara seksama dan teliti. Dari hasil pembacaan secara seksama dan teliti tersebut, kemudian menandai kata-kata berupa percakapan dan narasi dalam novel yang mengandung struktur kepribadian. Setelah itu data-data tersebut diklasifikasikan berdasarkan id, ego, dan superego. Hasil dari penelitian ini adalah tokoh utama Edi memiliki struktur kepribadian berupa id, ego, dan superego. Dari ketiga komponen tersebut, ego Edi paling dominan.
Nilai Moral Novel Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata: Pendekatan Pragmatik dan Implikasinya sebagai Alternatif Bahan Ajar Kelas XI MA Abadiyah Gabus Pati Riska Anita Febriana; Arisul Ulumuddin; Murywantobroto Murywantobroto
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i2.16150

Abstract

This study describes the moral value of Andrea Hirata's novel Sang Pe dreamer and its implications as an alternative teaching material for class XI MA Abadiyah Gabus Pati. This research is a qualitative descriptive study. Based on the results of the analysis, it was found that the moral values contained in the novel Sang Pe dreamer by Andrea Hirata are: (1) human relations with oneself, (a) independence, (b) responsibility, and (c) hard work; (2) human relations with other humans, (a) mutual assistance, (b) caring, and (c) friendship; (3) human relationship with God, (a) prayer, (b) reciting, (c) religious tolerance, and (d) trustworthiness.ABSTRAKPenelitian ini mendeskripsikan nilai moral novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata dan implikasinya sebagai alternatif bahan ajar kelas XI MA Abadiyah Gabus Pati. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis ditemukan nilai moral yang terkandung dalam novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata yaitu: (1) hubungan manusia dengan diri sendiri, (a) mandiri, (b) tanggungjawab, dan (c) kerja keras; (2) hubungan manusia dengan manusia lain, (a) tolong-menolong, (b) peduli, dan (c) persahabatan; (3) hubungan manusia dengan Tuhan, (a) sholat, (b) mengaji, (c) toleransi beragama, dan (d) tawakal.
Analisi Kesalahan Ejaan pada Teks Persusif Hasil Karangan Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 1 Larangan Brebes Tahun Pelajaran 2018/2019 Kharisma Ibnu Rasyid; Nanik Setyawati; Eva Ardiana Indrariani
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i2.16166

Abstract

                  The purpose of the study was to describe the form of spelling errors in writing persuasive texts for class VIII students of SMP Negeri 1 Larangan, Brebes Regency, for the 2018/2019 academic year. This type of research is a qualitative description. Data collection in this study was carried out by giving assignments to students to make persuasive texts. The data obtained from the students' work is processed by means of the listening method and note-taking technique. It was found that there were spelling errors in the use of capital letters, writing period punctuation, writing comma punctuation, in writing persuasive texts written by class VIII students of SMP Negeri 1 Larangan Brebes for the 2018/2019 academic year.ABSTRAKTujuan Penelitian yaitu untuk mendeskripsikan wujud kesalahan ejaan dalam menulis teks persuasif peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Larangan Kabupaten Brebes tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan memberikan tugas kepada peserta didik untuk membuat teks persuasif. Data yang diperoleh dari hasil karya peserta didik diolah dengan cara metode simak dan teknik catat. Terdapat kesalahan ejaan dalam penggunaan huruf kapital, penulisan tanda baca titik, penulisan tanda baca koma dalam penulisan teks persuasif hasil karangan peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Larangan Brebes tahun pelajaran 2018/2019.
Penggunaan Kata Kerja Mental dalam Teks Ceramah Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 6 Semarang Tahun Pelajaran 2020/2021 Anis Hanifah; Arisul Ulumuddin; Siti Ulfiyani
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i2.16154

Abstract

              The purpose of this study was to describe the form of mental verbs contained in the lecture texts of class XI students at State Senior High School 6 Semarang in the 2020/2021 academic year. The research method used in this research is descriptive qualitative. Collecting data using the method of observing and recording with documentation techniques. The data analysis method uses the agih method, which is a method that uses language as a determining tool. Presentation of the results of data analysis using informal methods using ordinary or simple words. The results obtained in this study are in the form of a description of the use of mental verbs in the student's lecture text according to the linguistic rules of the lecture text. Mental verbs are described based on the characteristics of mental verbs, including: (a) based on their syntactic function, mental verbs have the main function as a predicate; (b) is included in the type of transitive and intransitive active verb sentence; (c) is behavioral in nature or does not involve physical (non-physical) activities; (d) has an inherent meaning of actions and circumstances; (e) projecting something known, heard, seen, and felt.ABSTRAK            Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk kata kerja mental yang terdapat dalam teks ceramah peserta didik kelas XI SMA Negeri 6 Semarang tahun pelajaran 2020/2021. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode simak dan catat dengan teknik dokumentasi. Metode analisis data menggunakan metode agih yaitu metode yang menjadikan bahasa sebagai alat penentunya. Penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal dengan menggunakan kata-kata biasa atau sederhana. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini berupa deskripsi penggunaan kata kerja mental dalam teks ceramah peserta didik sesuai kaidah kebahasaan teks ceramah. Kata kerja mental dideskripsikan berdasarkan karakteristik kata kerja mental, meliputi: (a) berdasarkan fungsi sintaksisnya, kata kerja mental mempunyai fungsi utama sebagai predikat; (b) termasuk dalam jenis kalimat verba aktif transitif maupun intransitif; (c) bersifat behavioral atau tidak melibatkan kegiatan fisik (nonfisik); (d) memiliki makna inheren perbuatan dan keadaan; (e) memproyeksikan suatu hal diketahui, didengar, dilihat, dan dirasakan.
Karakter Tokoh dalam Novel Dancing in the Rain Karya Tisa TS dan Stanley Meulen dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Sujiatmi Sujiatmi; Nazla Maharani Umaya; Pipit Mugi Handayani; Muhajir Muhajir
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i2.16160

Abstract

This study aim was to describes the types of characters found in the novel Dancing in the Rain by Tisa TS and Stanley Meulen. The results of the research are then used as content for learning materials at the high school level. This research is descriptive qualitative. The data collection technique used in this research is reading and note-taking technique. The data analysis technique was carried out qualitatively. Presentation of data is presented in the form of words as a description of the data obtained. Based on the results of the analysis found 3 types of character characters include: (a) basic characters; (b) superior character; (c) leader character.ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis karakter tokoh yang terdapat dalam novel Dancing in the Rain karya Tisa TS dan Stanley Meulen. Hasil penelitian kemudian  dimanfaatkan sebagai muatan materi belajar di tingkat SMA. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data  yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca catat. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif. Penyajian data disajikan dalam bentuk kata-kata sebagai pendeskripsian data yang diperoleh. Berdasarkan hasil analisis ditemukan 3 jenis karakter tokoh meliputi: (a) karakter dasar; (b) karakter unggul; (c) karakter pemimpin.
Daya Pragmatik Tuturan Food-Vlogger Bara Ilham pada Saluran Youtube Tanboy Kun Karisma Sari Wulandari; Ngatmini Ngatmini; Hadi Riwayati Utami
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i2.16149

Abstract

The purpose of this research is to describe the form of food-vlogger Bara Ilham's speech on Tanboy Kun's youtube channel and to describe the pragmatic power of Bara Ilham's food-vlogger's speech on Tanboy Kun's youtube channel. The research method used is descriptive qualitative research. The source of the data used in this study is the impressions on the Tanboy Kun youtube channel. The data collection in this research is the listening method and note-taking technique. Data analysis used descriptive analysis by describing the pragmatic power of food-vlogger Bara Ilham's speech on Tanboy Kun's youtube channel. The presentation of the results of data analysis is done informally. Based on the results of the research conducted, it was found that 42 speech data were 4 locutionary utterances, 37 illocutionary utterances, and 1 perlocutionary utterance. Locutionary utterances are spoken in three modes of speech, namely declarative, interrogative, and imperative. Illocutionary utterances are spoken with speech activities, and perlocutionary utterances are uttered by giving effect to the speech partner to perform an action. Of the three types of speech, it is dominated by the use of expressive utterances as many as 10 utterances and 12 assertive utterances. Each speech contains pragmatic power, namely asking, suggesting, inviting, telling, stating, praising, insinuating, deciding, complaining, reminding. The pragmatic power that often appears is the expressive speech category of praise and there is an influence that is included in the type of perlocutionary speech which is characterized by a response accompanied by action.ABSTRAKTujuan dan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud tuturan food-vlogger Bara Ilham pada saluran youtube Tanboy Kun dan mendeskripsikan daya pragmatik tuturan food-vlogger Bara Ilham pada saluran youtube Tanboy Kun. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tayangan pada saluran youtube Tanboy Kun. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu metode simak dan teknik catat. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan mendeskripsikan daya pragmatik tuturan food-vlogger Bara Ilham pada saluran youtube Tanboy Kun. Penyajian hasil analisis data dilakukan secara informal. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan 42 data tuturan yang merupakan 4 tuturan lokusi, 37 tuturan ilokusi, dan 1 tuturan perlokusi. Tuturan lokusi diucapkan dengan tiga modus tuturan, yakni deklaratif, interogatif, dan imperatif. Tuturan ilokusi diucapkan dengan aktivitas tuturan, serta tuturan perlokusi diucapkan dengan memberikan efek pengaruh kepada mitra tutur untuk melakukan suatu tindakan. Dari ketiga jenis tuturan tersebut, didominasi dengan penggunaan tuturan ekspresif sebanyak 10 tuturan dan 12 tuturan asertif. Dalam masing-masing tuturan terkandung daya pragmatik, yaitu meminta, menyarankan, mengajak, memberitahu, menyatakan, memuji, menyindir, memutuskan, mengeluh, mengingatkan. Daya pragmatik yang sering muncul adalah tuturan ekspresif kategori memuji serta terdapat daya pengaruh yang termasuk ke dalam jenis tuturan perlokusi yang ditandai dengan adanya respon disertai tindakan.
Gaya Bahasa Perbandingan pada Cerpen dalam Cerpenmu.com Edisi 2020 Apriana Tebai; Nanik Setyawati; Icuk Prayogi
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i2.16167

Abstract

The purpose of this study is to describe the comparative language style of the latest selection of short stories 2020 from January to December on the short story pagemu.com. The method of providing data used is the listening method and followed by the note-taking technique. The listening method is done by listening to the use of language, while the note-taking technique is done by recording the data that is used as the object of research. The methods and techniques of data analysis carried out in this study are the matching and agih methods. methods and techniques for presenting the results of data analysis using informal presentation methods. The results of the analysis found by researchers in this study were 183 data including; 36 parables, 36 personifications, 25 metaphors, 7 depersonification, 9 allegory, 1 anithesis, 27 pleonasm/toutology, 35 periphrasis, 3 corrections/epanorthesis styles the language of prolepsis/anticipation cannot be found in the selection of the short story. The most dominant comparative language style in the twenty five short stories chosen is parable and personificationABSTRAKTujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan wujud gaya bahasa perbandingan pada pilihan cerpen terbaru 2020 bulan Januari hingga Desember dalam laman cerpenmu.com. Metode penyediaan data yang digunakan adalah metode simak dan dilanjutkan dengan teknik catat. Metode simak dilakukan dengan menyimak penggunaan bahasa, sedangkan teknik catat dilakukan dengan mencatat data- data yang dijadikan sebagai objek penelitian. Metode dan teknik analisis data yang dilakukan pada penelitian ini yakni metode padan dan agih. Metode dan teknik penyajian hasil analisis data yaitu menggunakan metode penyajian informal. Hasil analisis yang ditemukan peneliti dalam penelitian ini sebanyak 183 data diantaranya; 36 gaya bahasa perumpamaan, 36 gaya bahasa personifikasi, 25 gaya bahasa metafora, 7 gaya gaya bahasa depersonifikasi, 9 gaya bahasa alegori, 1 gaya bahasa anithesis, 27 gaya bahasa pleonasme/toutologi, 35 gaya Bahasa periphrasis, 3 gaya bahasa koreksio/epanortesis sedangkan gaya bahasa prolepsis/antisipasi tidak dapat di temukan dalam pilihan cerpen tersebut. Gaya bahasa perbandingan yang paling dominan dalam duapuluh lima cerpen pilihan tersebut adalah gaya bahasa perumpamaan dan personifikasi