cover
Contact Name
Lukman Nasution
Contact Email
lppmdarmaagung@gmail.com
Phone
+6281316034848
Journal Mail Official
lppmdarmaagung@gmail.com
Editorial Address
Alamat: Jl. DR. TD Pardede No.21, Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20153
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PKM Maju UDA
ISSN : 27456064     EISSN : 27456072     DOI : 10.46930
Journal of Community Service for Advanced Darma Agung University (JPKMMUDA), with registered number ISSN 2745-6064 (print), ISSN 2745-6072 (online) is a multidisciplinary scientific journal published by LP3M Darma Agung University Medan. This journal publication aims to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of community service. Please read these guidelines carefully. Writers who want to submit their manuscripts to the JPKMMUDA editorial team must comply with the writing guidelines. If the submitted manuscript does not comply with the guidelines or is written in a different format, it will be REJECTED by the editor before further review. Editors will only accept manuscripts that conform to the specified format. JPKMMUDA is published three times a year, in August, October and December. Please submit your manuscript. Please download the template right side in the website. Focus and Scope This journal publication aims to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of community service. JPKMMUDA specifically focuses on the main problems in the development of the sciences of community service as follows: Legal studies Economics Teacher Training Nursing Science Agricultural Science Engineering Science Social and Political Sciences Tourism and Hospitality Sciences
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2024): AGUSTUS" : 6 Documents clear
PELATIHAN INDUSTRI HOME KERIPIK OPAK PEDAS MANIS PADA IBU RUMAH TANGGA DI DESA SIBORO KAB. SAMOSIR Tampubolon, Rameyanti; Betty, Cici Fitri; Gulo, Yona; Manullang, Manahan
PKM Maju UDA Vol 5 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v5i2.4669

Abstract

Desa Siboro merupakan salah satu desa yang berada di wilayah kabupaten Samosir dan memiliki sumber daya alam yang sangat luas dan sumber utama penghasilan di desa Siboro adalah bertani gunung dan bertani padi darat. Hasil panen bertani umumnya langsung dijual ke agen tanpa nilai tambah, karena rendahnya kualitas sumber daya manusia di pedesaan dalam mengelola sumber daya alam tersebut. Karena keterbatasan kualitas masyarakat desa membuat masyarakat desa cenderung berlama lama bekerja di kebun, berada dirumah tidur-tiduran, di warung kopi, dan bermain dan kegiatan yang kurang bermanfaat. Kegiatan–kegiatan demikian yang membuang waktu dengan tidak berguna setiap hari membuat kemiskinan terjadi bagi masyarakat desa. Potensi sumber daya alam di desa sangat mendukung untuk mampu memberi peningkatan ekonomi bagi masayarakat desa siboro, dengan memberdayakan masyarakat desa dalam membentuk lembaga sosial dalam mengembangkan usaha kewirausahaan yang dikembangan di desa Siboro adalah industri home kripik opak pedas manis. Kripik oak pedas manis ini merupakan cerminan cerita kekayaan sumber daya alam desa Siboro. Hasil kegiatan ini diperoleh: (1) masyarakat mampu mengelola ubi menjadi kerik opak dan menambah rasa pedas manis dari bahan cabe dan nira kelapa. (2) masyarakat desa mampu menjual keripik opak pedas manis di lingkungan samosir baik di pasar tradisional, dan acara acara pesta pernikahan di desa. (3) Memiliki mitra dalam menjualkan produk kripik opak pedas manis, dan masyarakat desa mampu mejual melalui akun internet sperti facebook, dll. (4) masyarakat desa mampu mengelola lembaga UKM di desa Siboro.
KESADARAN HAK DAN KEWAJIBAN PARATAHANAN POLRESTABES MEDAN Nababan, Rosma; Tampubolon, Rameyanti; Naiborhu, Murni; Purba, Alimin; Malau, Pardamean
PKM Maju UDA Vol 5 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v5i2.4670

Abstract

Hak merupakan kewenangan dalam menerima ssuatu yang semstinya diterima melalui pihak trtentu dan tidak boleh diwakilkan orang lain manapun, yang pada prinsipnya bisa dituntut scara paksa. Sedangkan kewajibann warga neegara mencakup membayar pajak sebagai kontribusi utama kpada neegara, membela tanah air, berpartisipasi dalam pertahanan dan keamanan negara, menghormati hak asasi manusia orang lain, mematuhi pembatasan peraturan, dan kewajiban lainnya yang diatur dalam undang undang. Kesadaran tentang haak dn kewajban sebagai warga merupakan hal yang perlu ditemukan oleh seluruh masyarkat Indonesia. Kenyataan rakyat Indonesia belum menikmati kesejahteraan didalam hidupannya. Semua bisa terjadi disebabkan oleh pemerintah dna para pejabat tinggi masih cenderung mengutamakan apa yang menggambarkan haknya bukan apa yang menjadi tanggungjawabnya. Olh Krena itu kita sbagai werga negara bedemokrasi harus bangun dari mimpi buruk dan merubahya untuk memperoleh hak-hak kewajibn sebagai rakyat Indonesia. Dalam Undang-Undang Dasar 1945 padapasal 28, ditetapkan bahwa hakc warga negara serta penduduk untk berserikat dann berkumpul, mengutarakan pikiran lisan maupun tulisan. Peraturan ini menggambarkan bahwa negara Indonesia bersifat demokrasi. Melalui sosialisasi tentang "Kesadaran hak dan kewajiban para tahanan di Polrestabes Medan", sanggup menggapai kemajuan tanpa mempertaruhkan harga dan martabat diri sendiri, dan setelah masa tahanan berakhir diharapkan adanya perubahan karakter dan sifat yang baik untuk mampu memperjuangkan kewenangan dan tanggungjawab sebagai warga yang taat ketentuan yang berlaku di Indonesia.
SOSIALISASI TENTANG DAMPAK AMBLYOPIA TERHADAP LOW VISION DI SEKOLAH YAYASAN KARSA UTAMA SEJAHTERA MEDAN Irma, Khairuna; Zulianti, Zulianti; Romadhon, Syahru; Nainggolan, Roy Candra
PKM Maju UDA Vol 5 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v5i2.4698

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 1992, seseorang dengan low vision adalah orang yang mengalami kerusakan fungsi penglihatan setelah penataklasanaan dan atau koreksi refraksi standar dan memiliki tajam penglihatan kurang dari 6/8 (20/60) dan persepsi cahaya atau lapangan pandang kurang dari 10 derajat dari titik fiksasi. Mereka masih dapat menggunakan atau mungkin dapat menggunakan penglihatannya dalam merencanakan atau melakukan tindakan. Namun, dalam ICD-10, versi terakhir dari Klasifikasi Penyakit Internasional WHO, istilah kurang penglihatan dikategorikan sebagai gangguan penglihatan binokuler kategori 1 atau 2, yaitu ketajaman penglihatan terbaik harus lebih rendah dari 6/18 dan lebih baik atau sama dengan 3/60 dengan kedua mata terbuka setelah koreksi. Istilah "visi rendah" mencakup banyak definisi. Seseorang yang mengalami penyakit mata pada tahap awal Mungkin memiliki penglihatan yang hampir normal, tetapi sisanya mungkin mengalami penurunan penglihatan yang berfungsi, meskipun penurunan tersebut mungkin signifikan. Kecuali mereka tidak lagi memiliki penglihatan yang berfungsi, mereka tidak boleh dianggap buta. Kinerja penglihatan setiap orang berbeda.
BELAJAR SAMBIL BERMAIN UNTUK MENUMBUHKAN NILAI GOTONG ROYONG MENUJU KEBHINEKAAN MELALUI PENDIDIKAN BERKUALITAS Pardede, Lukman; Pardede, Dewi Lestari; Sinurat, Hersakso; Siahaan, Monalisa Marta; Silalahi, Dewi Paulina; Alexander, Irving Josafat
PKM Maju UDA Vol 5 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v5i2.4568

Abstract

Salah satu hal yang paling penting dalam kehidupan yakni Pendidikan. Salah satu manfaatnya membuat kita menjadi berilmu serta dapat memahami sesuatu. Terdapat banyak cara untuk mendapatkan pendidikan selain dari sekolah, yaitu melalui lingkungan rumah, masyarakat dan gadget. Dengan semakin banyak sarana pembelajaran, diharapkan para pelajar memberikan inovasi pada semua bidang. Maka inovasi ini pun dapat membuat taraf pendidikan semakin berkualitas.Saat ini pendidikan yang berkualitas sangat dibutuhkan untuk mendorong kehidupan agar lebih maju dan mampu bersaing dalam era globalisasi. Hal ini dikarenakan pendidikan berkualitas menjadi kunci dasar dari keberhasilan suatu negara. Dan pendidikan dijadikan sebagai salah satu indikator utama dalam meningkatkan sumber daya manusia dikarenakan dapat mempengaruhi suatu tindakan. Maka salah satu misi pendidikan berkualitas yaitu, membangun karakter anak bangsa. Oleh karena itu, pendidikan karakter yang baik merupakan bagian dari penerapan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan karakter memiliki peran untuk mengembangkan kemampuan para pelajar dalam berperilaku dan berbudi pekerti yang baik. Pelajar diharapkan dapat menyaring kebudayaan yang bertentangan dengan nilai dan budi pekerti ataupun karakter bangsa. Selain itu, melalui pendidikan karakter budaya gotong royong diharapkan dapat tetap terjaga. Karena gotong royong mencakup dalam bekerjasama, demokrasi, pembiasaan musyawarah mufakat, meningkatkan rasa empati, solidaritas dan anti diskriminasi. Salah satu dampaknya ini sangat erat kaitannya dengan kebhinekaan. Karena dalam menjaga kebhinekaan diperlukan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat. Luas dan pentingnya cakupan pendidikan karakter menandakan bahwa dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas diperlukan usaha dari semua pihak. Dengan terwujudnya pendidikan berkualitas, maka akan mendukung salah satu tujuan SDG’s yaitu pada indikator nomor 4 “Pendidikan Berkualitas”.
PEMANFAATAN PWM SEBAGAI PENGENDALI TEMPERATUR PADA HEATING UNIT MOIST HEAT PACK THERAPY MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER Suryanto, Bambang; Siregar, Tuful Zuchri; Hanim, Ulfa; Sitepu, Nur Weni Fefiana Br
PKM Maju UDA Vol 5 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v5i2.4705

Abstract

Moist heat pack dipanaskan dengan cara dikukus (steam) menggunakan heating unit moist heat pack therapy. Dikarenakaan heating unit moist heat pack therapy pada alat sebelumnya masih menggunakan thermostat digital, mengakibatkan alat tersebut memiliki beberapa kelemahan terutama pada bagian pengontrol temperaturnya. Maka dari itu dibutuhkan pemanfaatan PWM (Pulse Widht Modulation) dalam mengontrol kestabilan temperatur. Jenis penelitian yang digunakan adalah Experiment dengan melakukan perancangan, pengujian, dan pengukuran pada titik-titik pengukuran yang telah di tetapkan. Pembahasan di lakukan dengan metode analisis deskriptif yaitu dengan menjelaskan cara kerja blok/rangkaian berdasarkan fakta-fakta hasil pengukuran yang di dapatkan.Dari hasil pengukuran tegangan pada TP1 terukur rata-rata tegangan sebesar 4.9V DC, pada TP2 terukur rata-rata tegangan sebesar 4.9V DC, pada TP3 terukur rata- rata tegangan sebesar 4.9V DC.Telah didapatkan hasil pengukuran dutty cycle dari hasil pemrograman PWM pada mikrokkontroler yang di tetapkan pada TP4. Setelah di tentukan range temperatur yaitu pada 70oC terdeteksi dutty cycle sebesar 100%. Pada range temperatur 73oC terdeteksi dutty cycle sebesar 40%. Pada range temperatur 75oC terdeteksi dutty cycle sebesar 0%.Rangkaian pengendali temperatur menggunakan pemanfaatan pulsa PWM telah berkerja sesuai dengan yang telah dirancang berserta fungsinya sebagai menstabilkan temperatur air pada chamber heating unit moist heat pack therapy.
SOSIALISASI TENTANG PENGGUNAAN GADGET DAN POLA TIDUR DENGAN KETAJAMAN PENGLIHATAN ANAK DI LKSA MELATI AISYIYAH WILAYAH SUMUT Siregar, Tuful Zuchri; Sridhamayani, Sridhamayani; Suryanto, Bambang
PKM Maju UDA Vol 5 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v5i2.4711

Abstract

Mata merupakan salah satu panca indra yang memiliki fungsi sangat penting untuk manusia. Manusia bisa melihat segala sesuatunya yang ada di dunia ini menggunakan mata dengan jelas. Namun, masih banyak orang yang belum menjaga kesehatan matanya dengan sebaik mungkin terutama pada anak-anak. Apabila terdapat gangguan pada penglihatan pada mata anak dapat menyebabkan gangguan terhadap aktifitas, baik dalam proses pembelajaran maupun interaksi social. Banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya penurunan ketajaman penglihatan pada anak, yaitu penggunaan gadget. Gadget mempunyai daya tarik untuk anak-anak dimana gadget dapat digunakan untuk mengisi berbagai macam aplikasi, seperti games, video online sampai aplikasi pelajaran. Penyajian dari aplikasi tersebut menjadi lebih menarik dimana menerapkan beraneka warna dan karakter, sehingga anak yang sudah pernah mencoba menggunakan gadget akan ketagihan dan senang menggunakan gadget berlama-lama. Namun perlu kita sadari, penggunaan gadget yang berlebihan sangatlah tidak tepat karena dapat mempengaruhi kesehatan mata.

Page 1 of 1 | Total Record : 6