cover
Contact Name
A Tenriugi Daeng Pine
Contact Email
pinefarma@gmail.com
Phone
+6285825222916
Journal Mail Official
akfaryamasi.adm@gmail.com
Editorial Address
Akademi Farmasi Yamasi Makassar Jln Mappala 2 Blok D5 No. 10 Makassar Telp (0411)866229, (0411)883255 Fax (0411)880424 email: akfaryasi.adm@gmail.com
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN YAMASI MAKASSAR
ISSN : 25488279     EISSN : 28091876     DOI : https://doi.org/10.59060/jurkes.v7i1.250
Core Subject : Health, Science,
Jurnal ini memuat naskah hasil penelitian dengan kajian ilmiah yang berkaitan dengan bidang kesehatan secara umum dan bidang farmasi khususnya. Sebuah jurnal yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian seluruh aspek ilmu farmasi sebagai berikut : farmasetika, kimia farmasi, biologi farmasi, bioteknologi farmasi, serta farmakologi dan farmasi klinik, namun tak terbatas secara implisit. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun yaitu setiap bulan Januari dan Juli.
Articles 264 Documents
Skrining Fitokimia dan Aktivitas Antihipertensi Ekstrak Daun Awar-awar (Ficus septica Buirm F.) pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Sitti Fauziah Noer, Sitti Fauziah Noer; Noer, Sitti Fauziah; Mustainah; Asriawalia
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/3jtw6e19

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah seseorang melebihi batas normal, yaitu 130/80 mmHg. Tekanan darah tinggi dapat dikendalikan dengan senyawa antihipertensi yang berasal dari bahan alam seperti flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa dan aktivitas antihipertensi dari ekstrak etanol daun awar-awar (Ficus septica Burm F.) berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah sistolik dan diastolik pada tikus putih (Rattus norvegicus) jantan. Simplisia daun awar-awar diektraksi secara maserasi dengan pelarut etanol 70% dan dilakukan uji skrining fitokimia . Tikus jantan sebanyak 15 ekor  dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (Na.CMC 1%), kontrol positif (Captopril), serta  kelompok ekstrak daun awar-awar dengan dosis 75 mg/kg BB, 150 mg/kg BB, dan 300 mg/kg BB.. Pengukuran tekanan darah menggunakan alat Non- Invasive Blood Pressure (NIBP). Hasil skrining fitokimia positif golongan senyawa alkaloid, flavanoid, tanin, saponin, fenolid, dan terpenoid serta memiliki potensi dalam menurunkan tekanan darah tikus putih. Kesimpulan menujukkan bahwa ekstrak etanol daun awar-awar   mengandung senyawa   alkaloid, flavanoid, tanin, saponin, fenolid, dan terpenoid sedangkan  ekstrak etanol 70% daun awar-awar  dosis 75 mg/kg BB, 150 mg/kg BB dan 300 mg/kg BB memiliki aktivitas antihipertensi  pada tikus putih jantan.  
PENGARUH PERBEDAAN JENIS EMULGATOR PADA SEDIAAN LOTION EKSTRAK DAUN BIDARA (Ziziphus spina-christi L.) TERHADAP MUTU FISIK Andi Nur Izzahtul Irwan; Hamka, Zulfahmi
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/r7mxxp50

Abstract

Abstract. Bidara leaves contain phenolics and flavonoids which are effective as antioxidants. To increase the use value of bidara leaves, they are made into lotion preparations. This research aims to see the effect of different emulsifiers on lotion preparations from bidara leaf extract (Ziziphus spina-christi L.). Bidara leaves were extracted using a maceration method using 96% ethanol solvent for 3x24 hours. This lotion preparation was made with varying concentrations of Anionic and Nonionic emulsifiers and then carried out a physical evaluation including organoleptic tests, homogeneity tests, pH tests of the preparations, adhesion tests and spreadability tests. The results of the physical evaluation of lotion preparations with different types of emulsifiers influenced the pH of the bidara leaf extract lotion preparations, and in the organoleptic test, they were green and brown in color, had a distinctive aroma of bidara leaf extract, and had a soft texture. The lotion preparation is mixed homogeneously, has spreadability and stickiness values ​​that meet the standard requirements.
UJI AKTIVITAS EKSTRAK BIJI KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) dan daun kersen (Muntingia calabura L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Propionibacterium acnes Mira Bella Apriance; Riza Dwiningrum; Vicko Suswidiantoro; Mida Pratiwi
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/3fe6e905

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas ekstrak biji kopi robusta (Coffea canephora) dan daun kersen (Muntingia calabura L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes, serta mengidentifikasi kandungan senyawa aktif dan menentukan konsentrasi kombinasi yang paling efektif. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental laboratorium. Ekstrasi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%, kemudian dilanjutkan dengan skrining fitokimia  terhadap senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Aktivitas antibakteri dengan metode difusi cakram dengan konsentrasi kombinasi, yaitu 25%:75%, 50%:50%, dan 75%:25%. Zona hambat yang diperoleh dianalisis dengan uji One Way Anova. Hasil menunjukkan bahwa kedua ekstrak mengandung senyawa metabolit sekunder Kombinasi ekstrak biji kopi robusta daun kersen konsentrasi 25% : 75% menghasilkan diameter zona hambat terbesar (4,53±1,71 mm), diikuti oleh konsentrasi 75% : 25% (4,28±2,51 mm) dan 50% : 50% (3,83±1,24 mm), ketiganya tergolong dalam kategori hambat lemah (<5 mm). Analisis statistik menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen, namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan (p > 0,05).  
Pengaruh Variasi Kulit Jeruk terhadap Kualitas Sabun Cuci Tangan Cair dari Limbah Jeruk Pamungkas, Dicky Agil; Mentari Aulia Lintang Dinasty; Aziizatun Nisa; Viska Dilian Maimunah; Azka Nabila Athaya; Desi Wulandari
Jurnal Kesehatan Yamasi Makassar Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/mg6kdx12

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan kualitas sabun cuci tangan cair yang dibuat dari kulit jeruk lemon, jeruk nipis, dan jeruk bali sebagai bahan baku limbah organik yang berpotensi antibakteri. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan pengembangan produk melalui tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Kulit jeruk diekstraksi dan diformulasikan menjadi sabun cair, kemudian diuji berdasarkan warna, aroma, daya busa, nilai keasaman, serta kemampuan menghambat pertumbuhan mikroba melalui pengamatan pada roti tawar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan membandingkan hasil setiap parameter pada ketiga jenis sabun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun kulit jeruk nipis memiliki warna paling jernih dan pH netral, sabun kulit jeruk lemon menghasilkan daya busa tertinggi, sedangkan sabun kulit jeruk bali menunjukkan kemampuan antibakteri paling efektif dan kestabilan fisik yang lebih baik. Temuan penting penelitian ini menegaskan bahwa variasi jenis kulit jeruk memengaruhi kualitas fisik dan fungsional sabun cair, serta menunjukkan potensi limbah kulit jeruk sebagai bahan inovasi produk kebersihan ramah lingkungan.