cover
Contact Name
Yannice Luma
Contact Email
portalsipilustj@gmail.com
Phone
+628114825372
Journal Mail Official
portalsipil@ustj-jayapura.ac.id
Editorial Address
Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) Jln. Raya Sentani, Padang Bulan, Heram, Kota Jayapura 99351, Papua, Indonesia
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Portal Sipil
ISSN : 23023457     EISSN : 29648890     DOI : https://doi/10.58839/portal.v11i2.1119
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Portal Sipil merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) - Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) dan dikelola di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Terbit pertama kali pada tahun 2012 dengan volume terbitan perdana edisi Bulan Desember Tahun 2012. Jurnal Portal Sipil diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Disiplin ilmu yang dapat menerbitkan artikelnya melalui jurnal ini adalah: Rekayasa Struktural, Rekayasa & Manajemen Konstruksi, Rekayasa Geoteknik, Rekayasa Sumber Daya Air, Rekayasa Transportasi dan Rekayasa Kelautan, atau bidang ilmu lainnya yang berkaitan dengan ilmu Teknik Sipil, serta bidang ilmu Teknik Lingkungan, atau yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.
Articles 105 Documents
ANALISIS KUALITAS UDARA AMBIEN TOTAL PARTIKULAT TERSUSPENSI PADA RUAS JALAN ABEPURA – ENTROP KOTA JAYAPURA Selvi Jikwa; Jimmi Kogoya
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Portal Sipil
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.796 KB)

Abstract

Udara merupakan faktor yang penting dalam kehidupan, namun dengan meningkatnyapembangunan fisik kota dan pusat-pusat industri, kualitas udara telah mengalami perubahan.Perubahan lingkungan ini umumnya disebabkan karena adanya pecemaran udara (polutan).Penelitian berada di Jalan Raya Abepura - Entrop Kota Jayapura yang merupakan salah satu lokasiyang padat akan aktifitas manusia dengan adanya tempat ibadah, pertokoan, pemukiman,perkantoran, pendidikan, transportasi, industri, sehingga menyebabkan terjadinya pencemaranudara Total Partikel Tersuspensi (TSP).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi TSP selama 24 jam dengan 2 waktupengukuran (hari kerja & hari libur) dan menghitung nilai Indeks dari TSP yang di ukur pada ruasJalan Raya Abepura - Entrop Kota Jayapura. Metode penelitian ini menggunakan penelitiandeskritif dan kualitatif dengan pendekatan survey untuk mendapatkan gambaran mengenaikondisi udara pada ruas Jln. Abepura - Entrop Kota Jayapura. Sampel penelitian yang digunakanadalah total partikulat tersuspensi yang berada di udara terbuka pada ruas Jln. Abepura - EntropKota Jayapura dengan titik koordinat 02⁰34’27.25” LS dan 140⁰41’15.92” BT.Berdasarkan pengukuran sampel udara TSP di lokasi penelitian menunjukan bahwa hasilkonsetrasi ambient total partikulat tersuspensi, untuk sampel hari pertama adalah 305,55 μg/m3dengan hasil akhir nilai ISPU adalah 126,57 SI dan merupakan kategori tidak sehat dengan rentan101-199. Sedangkan sampel hari kedua konsentrasi ambient total partikulat tersuspensi adalah445,73 μg/m3 dengan hasil akhir nilai ISPU adalah 270,73 SI dan merupakan kategori sangattidak sehat dengan rentan 200-299. Pengelolaan lingkungn yang dapat dilakukan untuk mengatasipencemaran udara (TSP) adalah dengan melakukan penanaman jenis pohon yang mampumenyerap debu, tanaman yang disarankan seperti pohon puring karena mampu menyerap unsurtimbal (Pb) di udara dan juga pohon gersen yang dapat menyerap partikel debu di udara.
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR DENGAN METODE AASHTO 1993 DAN MDP JALAN 2013 PADA RUAS JALAN PIRIME - BALINGGA KABUPATEN LANNY JAYA (STA 0+000 s/d STA 7+500) Irianto Irianto; Jefry R Warayaan
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Portal Sipil
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.666 KB)

Abstract

Tebal perkerasan pada pembuatan suatu jalan adalah konstruksi dimana kondisi tanah dasar yangkurang baik sehingga tidak mampu secara langsung menahan beban roda yang ditimbulkan olehberat kendaraan diatasnya. Salah satu jenis konstruksi perkerasan jalan adalah konstruksiperkerasan lentur (flexible pavement), yaitu perkerasan yang menggunakan aspal sebagai bahanpengikat.Pada penelitian ini penulis menggunakan dua metode yaitu metode Manual Desain PerkerasanJalan 2013 dan AASHTO 1993. Metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2013 adalah metodeyang dikeluarkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Bina Marga tahun 2013.Peraturan ini merupakan hasil perbaharuan dari peraturan sebelumnya. Sementara itu, metodeAASHTO 1993 adalah metode yang berasal dari Amerika Serikat dan sudah dipakai secara umumdi seluruh dunia serta diadopsi sebagai standar perencanaan di berbagai Negara.Didapatkan hasil perhitungan tebal lapis perkerasan sebesar 10 cm untuk lapis permukaan, untuklapis pondasi atas tidak tertera dalam tabel dan 40 cm untuk lapis pondasi bawah dengan metodeManual Desain Perkerasan (MDP) Jalan 2013. Pada metode AASHTO 1993 didapatkan hasiltebal perkerasan lentur berupa lapis permukaan dengan tebal 5 cm, lapis pondasi atas dengan tebal10 cm dan lapis pondasi bawah dengan tebal 22 cm.Penentuan tebal lapis perkerasan, dipertimbangkan keefektifannya dari segi biaya, pelaksanaankonstruksi dan batasan pemeliharan untuk menghindari kemungkinan di hasilkannya perencanaanyang tidak praktis. Perencanaan Perkerasan Jalan Pirime - Balingga dengan panjang 7500 mdengan menggunakan metode Manual Desain Perkerasan (MDP) 2013 memerlukan biaya untukpembangunan sebesar Rp.157.005.580.000,00 bulan dan dengan menggunakan metodeAASHTO 1993 memerlukan biaya untuk pembangunan sebesar Rp.113.687.971.000,00. Makaperencanaan ini secara ekonomis optimum digunakan tebal lapisan perkerasan dari MetodeAASTHO 1993 dan dikerjakan selama 168 hari kalender / 7 bulan.
EVALUASI KONDISI PERKERASAN JALAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) Winda Sary de Queljoe
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Portal Sipil
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.681 KB)

Abstract

Untuk menunjang fungsi jalan dalam melayani kebutuhan transportasi, suatu jalan harus memilikikondisi yang baik agar pengguna jalan akan merasa aman dan nyaman ketika melintasi jalantersebut. Namun, seiring dengan meningkatnya pertumbuhan lalu lintas dan berkurangnya umurlayanan jalan mengakibatkan tingkat pelayanan jalan menjadi menurun. Salah satu metode yangdigunakan untuk pengukuran kondisi permukaan jalan, yaitu metode Pavement Condition Index(PCI). Tujuan utama dari penelitian ini yaitu untuk mengukur kondisi permukaan jalan pada ruasjalan Pasir Putih – Arowi. Survei kondisi permukaan jalan dilakukan dengan pembagian segmenper 100 meter panjang. Posisi stasioning awal dimulai dari depan Inggandi (0+000) dan posisistasioning akhir pada tugu masuk Bakaro(3+000). Hasil penelitian menunjukan bahwa ruas jalanPasir Putih – Arowi 47% masuk dalam kategori “Good”, 27% “Fair”, kategori “Poor” dan“Satisfactory” masing-masing 10%, dan kategori “Very Poor” dan “Failed” masing-masing 3%.Secara keseluruhan nilai PCI yaitu 63,5 dengan katrgori “Fair”. Kerusakan yang terjadidisebabkan oleh 49,3% faktor beban lalu lintas, 34,1% faktor iklim, dan 16,7% faktor lainnya.Jenis kerusakan yang sangat mempengaruhi kondisi permukaan ruas jalan Pasir Putih – Arowiadalah edge cracking, ravelling, dan potholes. Namun yang memiliki pengaruh lebih besarterhadap kondisi permukaan jalan yaitu jenis kerusakan ravelling.
ANALISIS KAPASITAS RUANG PARKIR OFF STREET SEPEDA MOTOR HADI SUPERMARKET DAN DEPARTEMENT STORE MANOKWARI Jena Fani Apurijau
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Portal Sipil
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.434 KB)

Abstract

Manokwari merupakan ibu kota dari Provisi Papua Barat, sama halnya dengan kota-kota besar lainnya.Manokwari juga memiliki pusat perbelanjaan yang cukup lengkap dan besar yaitu Hadi Supermarket danDepartement Store. Terletak ditengah kota dan lokasinya yang sangat strategis dan mudah dijangkaumembuat ramai pengunjung. Bertambahnya pengunjung menyebabkan tingginya kapasitas ruang parkir.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas ruang parkir street off Hadi Supermarket danDepartement Store yang meliputi akumulasi parkir, volume parkir, parking turn over, indeks parkir, durasiparkir, dan kapasitas parkir. Sehingga hasil penelitian ini dapat digunakan bagi pihak yang membutuhkan.Pengumpulan data sekunder meliputi peta lokasi Hadi Supermarket dan Departement Store Manokwari danfasilitas ruang parkir. Pengumpulan data primer berupa meliputi jumlah keluar dan masuknya kendaraansepeda motor, akumulasi parkir, volume parkir, parking turn over, indeks parkir, durasi parkir, dankapasitas parkir. Penelitian ini dilakukan selama dihari pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Analisis datamenggunakan standar Direktorat Jendral Perhubungan Darat tahun 1996.Hasil pada penelitian ini : Nilai Kapasitas statis ruang parkir street off sepeda motor Hadi Supermarketdan Departement Store sebesar 244 SRP. Akumulasi maksimum berada pada hari Sabtu sebanyak 436sepeda motor. Volume parkir maksimum terjadi pada hari Sabtu yang merupakan weekend dan banyakpengunjung yang melakukan aktifitas berbelanjaan. Presentase jumlah parkir terbanyak terjadi pada durasiper 30 menit. Tingkat pergantian parkir sepeda motor berkisar antara 5 sampai 9 kali dalam satu hari. Halini menunjukkan kinerja parkir sepeda motor cukup tinggi. Indeks parkir sepeda motor berkisar antara136,06%-178,68%. Dari hasil indeks parkir sepeda motor dapat dilihat ke tiga hari tersebut diatas 100%.Kapasitas dinamis terbesar terjadi pada hari Minggu sebesar 3961,0. Nilai z menggunakan durasi reratalebih besar daripada menggunakan durasi maksimal maka yang digunakan adalah 204 SRP.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas ruang parkir off street sepeda motor Hadi Supermarketdan Departement Store Manokwari blum memenuhi kebutuhan ruang parkir. Hal ini dapat diatasi denganmengoptimalkan area parkir.
ANALISIS PEMBEBANAN JEMBATAN MENGGUNAKAN STANDAR PEMBEBANAN SNI 1725:2016 Christhy Amalia Sapulete
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Portal Sipil
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.642 KB)

Abstract

Dengan diperbaruinya standar pembebanan untuk jembatan pada SNI 1725:2016 menyebabkan struktur mengalami risiko pertambahan beban yang tidak diantisipasi sebelumnya. Dalam penulisan ini, analisis dilakukan terhadap perencanaan struktur atas jembatan beton bertulang berbentuk studi kasus terhadap tipe Jembatan Gelagar Beton Bertulang Balok “T” di Kabupaten Pegunungan Arfak dengan bentang jembatan 20 m dan lebar 10 m. Analisis perencanaan menggunakan standar pembebanan untuk jembatan SNI 1725:2016 dan menggunakan data stukrtural jembatan sesuai dengan perencanaan strruktur jembatan studi kasus. Dari hasil analisis diperoleh adanya peningkatan kapasitas momen dan gaya geser berturut-turut 41.42% dan 54.93%, dengan besar momen rencana adalah 20493.87 kN.m dan gaya geser 3694.25 Kn.
ANALISIS PEMANFAATAN BAHAN LIMBAH B3 KARBIT dan FLY ASH PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN, KUAT TARIK BELAH dan MODULUS ELASTISITAS Dewi Anggraeni; Arianto Tarangga
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Portal Sipil
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.347 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan limbah B3 karbit dan fly ash sebagai pengganti semendalam pembuatanbeton mutu normal. Limbah B3 karbit banyak di jumpai di beberpa bengkel las gasacetylene di jayapura yang pada umumnya tidak dilakukan pengolahan karena dianggap tidak bernilaiekonomis, fly ash merupakan sisa pembakaran batubara yang dialirkan dari ruang pembakaran, berupaserbuk yang sangat ringan dan berwarna keabu abuan. Fly ash yang digunakan berasal dari PLTU holtekam.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui nilai optimum penambahan limbah B3 karbit dan fly ashyang berfungsi sebagai pengganti sebagian semen terhadap kuat tekan, kuat tarik belah dan moduluselastisitas beton dengan fly ash 10% dan limbah karbit bervariasi dari 0%, 5%, 10%, dan 15% dari volumesemen portland. Metode yang digunakan dalam perencanaan mix desain menggunakan metode DOE(Departement Of Environment). Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan tinggi 300 mm dandiameter 150 mm.Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 3 hari, 7 hari dan 28 hari. sedangkan untuk pengujian kuattarik belah dan modulus elastisitas dilakukan pada umur 28 hari. Dari hasil penelitian diperoleh betonnormal tanpa bahan tambah mendapatkan hasil uji paling optimum yaitu kuat tekan sebesar 30.43 Mpapada umur 28 hari, Kuat tarik belah sebesar 2.15 Mpa dan Modulus elastisitas sebesar 33294 Mpa. Betondengan Fa 10% + Lk 5% kuat tekan mencapai 24.60 MPa, kuat tarik belah 1.87 MPa, dan moduluselastisitas 34666 MPa, beton dengan Fa 10% + Lk 10% kuat tekan mencapai 21.46 MPa, kuat tarik belah1.80 MPa dan modulus elastisitas 30250 MPa, sedangkan beton dengan Fa 10% + Lk 15% kuat tekan betonmencapai 19.24 MPa, kuat tarik belah 1.73 MPa, dan modulus elastisitas 27476 MPa. Hasil pengujianmenunjukkan bahwa semakin tinngi penggunaan presentase bahan tambah maka semakin menurun hasilnilai kuat tekan beton, kuat tarik belah beton dan modulus elastisitas beton.
ANALISA KINERJA RUAS JALAN RAYA SENTANI-ABEPURA AKIBAT PELEBARAN JALAN DI KOTA JAYAPURA Okty Diana Wulan Sari; Junita Pasuang
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Portal Sipil
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.19 KB)

Abstract

Kota Jayapura sebagai ibu Kota Provinsi Papua merupakan salah satu kota yang memiliki perkembangan yang sangat pesat terutama pada bidang transportasi. Tingginya pertumbuhan jumlah kendaraan pada daerah ini pun meningkatkan pergerakan dan penggunaan prasarana transportasi. Dengan demikian, kepadatan bahkan kemacetan lalu lintas adalah hal yang tidak dapat dihindari. Hal tersebut sangat terlihat pada ruas Jalan Raya Sentani – Abepura yang merupakan jalan utama yang menghubungkan antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Mengingat setiap perkembangan jumlah kendaraan di suatu daerah tentu menimbulkan dampak bagi kinerja lalu lintas jalan, maka pemerintah Kota Jayapura mengadakan pelebaran jalan pada Ruas Jalan Raya Sentani – Abepura. Analisa data dalam penelitian ini berdasarkan pada MKJI 1997, dengan bantuan MS. Excel 2010. Penelitian ini dilakukan pada saat sebelum dan sesudah pelebaran dimana sesudah pelebaran survey dilakukan pada awal bulan dan akhir bulan selama 11 jam waktu survey dari jam 07.00 – 18.00. Hasil penelitian sebelum dilakukan pelebaran menunjukkan nilai kapasitas sebesar 1198,512 smp/jam dengan Tingkat Layanan E, sedangkan setelah dilakukan pelebaran nilai kapasitas sebesar 5643 smp/jam dengan Tingkat Layanan A dan B. Hal ini menunjukkan bahwa pelebaran jalan yang dilakukan di ruas jalan raya Sentani – Abepura sangat efektif dalam mengurangi kemacetan dengan terbuktinya jalan tersebut saat ini tidak lagi mengalami kemacetan.
EVALUASI SALURAN IRIGASI di DISTRIK MOSWAREN KABUPATEN SORONG SELATAN Arief Fath Atiya; Fera Y Homer
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Portal Sipil
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (872.586 KB)

Abstract

Ketidakmampuan Di Moswaren untuk mengairi lahan disebabkan karena beberapa hal, antara lain terjadinya kebocoran di dinding saluran, kerusakan pada badan saluran dan terjadinya endapan lumpur di sepanjang saluran primer dan sekunder dan terdapat banyak tanaman liar di sepanjang saluran primer dan sekunder akibat kurangnya pemeliharaan, dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk: (Menghitung ketersediaan debit (debit andalan) pada daerah irigasi di Distrik Moswaren. Menghitung Kebutuhan air irigasi yang terdapat pada irigasi di Distrik Moswaren. Menganalisa perhitungan dimensi saluran irigasi di Daerah Irigasi Distrik Moswaren. Hasil yang didapat dari penelitian ini antara lain, debit andalan maksimum berdasarkan data meteorologi berada pada bulan Februari yaitu 1,22 m³/det dengan persentase 80% . Debit yang tersedia (Eksisting) berdasarkan pengukuran pada lokasi penelitian adalah 5.273,36 liter/detik. Hasil perhitungan dari 6 alternatif pola tanam padi – palawija – padi didapatkan Kebutuhan bersih air disawah (IR) yang digunakan adalah pada alternatif ke 2 yaitu 1,71 lt/dt/ha dengan kebutuhan air irigasi maksimum (DR) yang digunakan yaitu 2,63lt/dt/ha yang terjadi pada bulan September. Dimensi saluran irigasi di Distrik Moswaren yang terdiri dari 1 saluran primer,2 saluran sekunder dan 4 saluran tersier dihitung menggunakan rumus debit pengambilan, perbandingan b dan h, dan rumus kecepatan strickler . Sehingga untuk dimensi saluran terbesar terdapat pada Saluran Primer dengan lebar dasar saluran (b) adalah 0,86 m, kedalaman aliran (h) adalah 0,86 m, kemiringan talud 0,000435 dan tinggi jagaan 0,50 m. Sedangkan dimensi saluran terkecil terdapat pada Saluran Tersier 1 kiri dengan lebar dasar saluran (b) adalah 0,25 m, kedalaman aliran (h) adalah 0,25 m, kemiringan talud 0,000042 dan tinggi jagaan 0,30 m.
PERENCANAAN TEKNIS SISI UDARA BANDARA FAWI DI KABUPATEN PUNCAK JAYA ADI DHARMA SUSANTO; THELLY SULA HENDRINA SEMBOR; DOMINGGUS BAKARBESSY
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 11 No 1 (2022): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.171 KB) | DOI: 10.58839/portal.v11i1.1065

Abstract

ABSTRAK Bandar udara di Fawi Kabupaten Puncak Jaya hanya dapat melayani pesawat kecil karena memiliki runway dengan panjang yang terbatas. Bandara Fawi merupakan bandar udara perintis yang melayani pesawat jenis Cessna Caravan. Bandara tersebut biasanya melayani paling banyak 3 kali penerbangan dalam 1 minggu. Saat ini bandara belum dilengkapi dengan fasilitas taxiway dan apron sehingga tempat menurunkan penumpang masih dilakukan pada runway. Untuk meningkatkan kapasitas bandara, perlu dilakukan penambahan panjang runway, pembangunan taxiway serta apron, dan untuk itu perlu dilakukan perencanaan teknis sisi udara di Bandara Fawi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan banyak data sekunder. Sisi udara Bandara Fawi direncanakan berdasarkan Peraturan Persyaratan Teknis Pengoperasian Fasilitas Teknik Bandar Udara SKEP/77/VI/2005 dan perkerasan menggunakan metode CBR dan FAA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada runway perlu penambahan sepanjang 1.000 m dengan tebal perkerasan sebesar 19 cm untuk sub base course, 16 cm untuk base course, dan 11 cm untuk lapisan aspal, pembangunan taxiway dengan dimensi panjang 18 m dan lebar 78 m, serta apron dengan panjang 85 m dan lebar 78 m.
REDESAIN STRUKTUR GEDUNG KEUANGAN JAYAPURA MENGGUNAKAN MATERIAL BAJA DENGAN DIRECT ANALYSIS METHODE BERDASARKAN SNI 1729:2015 alfonso wanane; dominggus bakarbessy; arief fath atiya
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 11 No 1 (2022): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.078 KB) | DOI: 10.58839/portal.v11i1.1066

Abstract

ABSTRAK Dengan keunggulan yang dimiliki material baja yaitu sifat mekanis yang lebih baik, seperti mampu menahan gaya tarik, tekan dan lentur yang cukup tinggi dan dengan bentuk penampang berupa profil yang membuat material baja lebih ringan dengan kekuatan tinggi, material konstruksi baja merupakan material yang cukup populer digunakan saat ini, khususnya dalam pembangunan gedung. Konstruksi gedung memerlukan berat bangunan yang lebih ringan agar penyerapan energi gempa yang diterima lebih kecil. Berat bangunan lebih kecil berpengaruh juga pada pemilihan pondasi yang digunakan agar lebih hemat namun tetap memenuhi kriteria keamanan. Terlepas dari kelebihannya, material baja untuk konstruksi gedung khususnya elemen kolom memiliki risiko tekuk yang akan mempengaruhi kestabilan global dari elemen struktur lainnya. Maka perlu ada analisis lebih lanjut dalam mendesain konstruksi bangunan gedung baja. Direct Analysis Methode (DAM) merupakan metode analisis yang lebih khusus untuk elemen struktur yang menerima gaya tekan tinggi seperti kolom, dengan profil lebih langsing. Dengan DAM, perencana mampu menganalisis lebih lanjut kekuatan yang diberikan oleh struktur yang didesain dan memberikan pertimbangan lainnya terhadap model yang didesain serta pelaksanaan di lapangan nantinya. Penelitian ini mengkaji bangunan gedung Keuangan Negara yang berlokasi di Kota Jayapura, yang akan direncanakan ulang menggunakan material baja di mana sebelumnya menggunakan material beton bertulang, dengan menggunakan Direct Analysis Methode (DAM). Perencanaan ulang ini akan memerlukan data-data pendukung, antara lain gambar rencana dan data tanah di lokasi bangunan yang dikaji.

Page 7 of 11 | Total Record : 105