cover
Contact Name
Yannice Luma
Contact Email
portalsipilustj@gmail.com
Phone
+628114825372
Journal Mail Official
portalsipil@ustj-jayapura.ac.id
Editorial Address
Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) Jln. Raya Sentani, Padang Bulan, Heram, Kota Jayapura 99351, Papua, Indonesia
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Jurnal Portal Sipil
ISSN : 23023457     EISSN : 29648890     DOI : https://doi/10.58839/portal.v11i2.1119
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Portal Sipil merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) - Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) dan dikelola di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Terbit pertama kali pada tahun 2012 dengan volume terbitan perdana edisi Bulan Desember Tahun 2012. Jurnal Portal Sipil diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Disiplin ilmu yang dapat menerbitkan artikelnya melalui jurnal ini adalah: Rekayasa Struktural, Rekayasa & Manajemen Konstruksi, Rekayasa Geoteknik, Rekayasa Sumber Daya Air, Rekayasa Transportasi dan Rekayasa Kelautan, atau bidang ilmu lainnya yang berkaitan dengan ilmu Teknik Sipil, serta bidang ilmu Teknik Lingkungan, atau yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.
Articles 105 Documents
STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH DI DISTRIK YAPEN SELATAN KABUPATEN KEPULAUAN YAPEN Musfira Musfira; Joko Purcahyono
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 12 No 1 (2023): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v12i1.1237

Abstract

Distrik Yapen Selatan, yang merupakan ibu kota Kabupaten Kepulauan Yapen, dengan tingkat kepadatan penduduk relatif lebih tinggi bila dibandingkan distrik-distrik lain, memiliki sarana-prasarana sampah yang masih belum memadai. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian strategi pengelolaan sampah di Distrik Yapen Selatan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif serta menggunakan metode analisis deskriptif dan metode SWOT. Data primer diperoleh melalui observasi di lapangan dan wawancara dengan pihak terkait. Data sekunder terdiri dari informasi demografi, infrastruktur, dan kebijakan yang terkait dengan pengelolaan sampah di daerah studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengoptimalkan layanan persampahan perlu didukung dengan strategi pengelolaan sampah yang fokus pada perkuatan faktor internal seperti: penambahan jumlah fasilitas TPS, sosialisasi dampak membuang sampah sembarangan dan manfaat retribusi kebersihan bagi keberlanjutan penyelenggaraan pengelolaan persampahan di kota, dan sosialisasi konsep pengolahan dan pengurangan sampah, yang juga dapat memberikan nilai ekonomi kepada masyarakat.
KAJIAN TINGKAT PELAYANAN RUAS JALAN KELAPA 2 ENTROP, KOTA JAYAPURA Wesly Jaya Suprapto Manurung; Santje Magdalena Iriyanto; Dewi Anggraeni
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 12 No 1 (2023): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v12i1.1230

Abstract

Arus lalu lintas pada ruas jalan Kelapa 2 Entrop yang sering tersendat diperkirakan akibat banyaknya hambatan samping di sana. Kawasan di sekitar ruas jalan tersebut merupakan salah satu pusat perekonomian Kota Jayapura yang ramai. Di sana terdapat terminal penumpang tipe A, SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum), pertokoan, rumah makan dan perkantoran, yang umumnya tidak memiliki cukup lahan parkir. Kurangnya tempat parkir membuat banyak kendaraan parkir di bahu jalan bahkan di badan jalan, yang menyebabkan berkurangnya kapasitas jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja lalu lintas kondisi eksisting dan 10 tahun ke depan pada ruas jalan Kelapa 2 Entrop dengan menggunakan metode PKJI 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat layanan ruas jalan Kelapa 2 Entrop saat ini berada pada kategori A dan masa 10 tahun mendatang pada kategori B serta hambatan samping di lokasi studi berada pada tingkat sedang. Dengan kapasitas jalan yang memadai dan hambatan samping belum tinggi, peningkatan layanan ruas jalan Kelapa 2 Entrop dapat dilakukan lewat pengaturan (manajemen) lalu lintas.
ANALISIS KARAKTERISTIK ARUS LALU LINTAS DAN TINGKAT PELAYANAN RUAS JALAN KOTI, KOTA JAYAPURA Rezya Tri Ramadhani; Dewi Anggraeni; Arief Fath Atiya
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 12 No 1 (2023): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v12i1.1231

Abstract

Pada ruas Jalan Koti, yang melintasi kawasan pelabuhan Kota Jayapura, sering terjadi peningkatan arus lalu lintas yang besar pada saat jam-jam sibuk, terlebih saat kedatangan kapal penumpang, sehingga terjadi penumpukan kendaraan yang besar di sana. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik arus lalu lintas pada ruas jalan Koti antara lain: volume, kecepatan, dan kepadatan lalu lintas serta hubungan antara variabel tersebut, dan tingkat pelayanan jalan. Metode Greenshield dan Greenberg digunakan untuk menganalisis hubungan antara volume, kecepatan, dan kepadatan kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik lalu lintas pada ruas jalan Koti sedikit berbeda untuk masing-masing arah, di mana pada saat pagi hingga siang hari, volume kendaraan arah Argapura-Kota cenderung lebih besar dari pada arah Kota-Argapura, sedangkan pada siang hingga sore hari, volume kendaraan cenderung lebih besar pada arah Kota-Argapura dari pada arah Argapura-Kota. Hal ini terjadi karena wilayah Kota merupakan kawasan pusat perkantoran dan pertokoan sehingga menarik pergerakan yang relatif lebih besar bila dibandingkan wilayah lainnya saat aktivitas dimulai pada pagi hari dan pada sore hari terjadi arus balik menuju daerah asal saat jam pulang kantor. Hasil dengan pemodelan Greenshield lebih mendekati data hasil survei di lapangan dan tingkat pelayanan ruas jalan Koti berada pada kategori B yang artinya arus stabil, kecepatan mulai dibatasi oleh kondisi lalu lintas, dan pengemudi memiliki kebebasan yang cukup untuk memilih kecepatan.
STRATEGI PENGELOLAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM BERKELANJUTAN DI KOTA JAYAPURA Fara, Ressy Rosalini; Asmuruf, Frans; Siallagan, Johnson
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 12 No 2 (2023): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v12i2.1276

Abstract

Beberapa sungai yang merupakan sumber air bersih di Kota Jayapura mengalami penurunan debit air yang cukup signifikan. Berkurangnya volume air bersih padahal pertumbuhan penduduk kota semakin meningkat merupakan permasalahan yang harus dihadapi oleh instansi PDAM selaku lembaga penyedia dan pengelola air bersih di daerah perkotaan pada masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung air dan menyusun strategi pengelolaan sistem penyediaan air minum di Kota Jayapura dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif serta metode analisis deksriptif. Analisis daya dukung air mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 17 tahun 2009 dan analisis strategi pengelolaan sistem penyediaan air minum menggunakan metode SWOT. Hasil penelitian berdasarkan tutupan lahan Kota Jayapura, mempredikasi bahwa daya dukung air pada 2032 akan terjadi defisit air di Kota Jayapura, di mana ketersediaan air (SA) yang sebesar 93.676.705,94 m3/tahun lebih kecil dari kebutuhan air (DA) yang sebesar 1.467.504.000 m3/ tahun. Strategi S-O dijadikan sebagai strategi prioritas, yaitu berupa peningkatan akses layanan air minum, peningkatan kualitas SDM personil PDAM Kota Jayapura, mengembangkan kerja sama dengan instansi teknis bidang air bersih dan lembaga swasta serta menjaga mutu kualitas air dengan pengamanan sumber air baku melalui koordinasi lintas sektor dan keterlibatan lembaga adat.
PENGARUH AKSESIBILITAS RUAS JALAN TRANS WAMENA-NDUGA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN NDUGA Pondayar, Erna Sisca Adelce; Rante, Harmonis; Julison, Bernathius
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 12 No 2 (2023): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v12i2.1290

Abstract

Ruas jalan Wamena-Habema-Kenyam merupakan segmen jalan dari jalan Trans Papua yang merupakan salah satu program pembangunan prioritas nasional dalam membuka keterisolasian wilayah di Papua yang selama ini belum terjangkau akses transportasi darat. Melalui pembangunan jalan tersebut diharapkan akan tercipta konektivitas wilayah dan dapat menekan tingkat kemahalan harga di pelosok Papua yang selama ini bergantung pada transportasi udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aksesibilitas ruas jalan Trans Wamena-Nduga dan pembangunan ekonomi di Kabupaten Nduga dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif yaitu menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul berdasarkan pengamatan langsung di lapangan dan hasil sebaran kuesioner. Dari hasil penelitian diketahui bahwa pembangunan ruas jalan Trans Wamena-Nduga telah memperpendek waktu tempuh sebesar 5 jam dan berdampak pada ketersediaan pilihan moda transportasi bagi pelaku perjalanan dan peningkatan frekuensi perjalanan pada rute Wamena-Nduga. Peningkatan aksesibilitas ruas jalan Trans Wamena-Nduga juga mempengaruhi peningkatan laju pertumbuhan PDRB dan penurunan tingkat kemiskinan di Kabupaten Nduga walaupun saat ini belum terlalu signifikan
PENANGANAN DAN PEMELIHARAAN JEMBATAN BUMI WONOREJO, KABUPATEN NABIRE Meraudje, Daud M; Rante, Harmonis; K, Duha Awaluddin
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 12 No 2 (2023): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v12i2.1295

Abstract

Jembatan Kali Nabire atau dikenal juga dengan nama Jembatan Bumi Wonorejo, yang merupakan jembatan rangka baja bentang 35 meter penghubung pada ruas jalan utama antara kawasan Bumi Wonorejo dan Karang Tumaritis di Kabupaten Nabire, telah mengalami kerusakan saat terjadi hujan deras. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerusakan Jembatan Bumi Wonorejo di Kabupaten Nabire, dan menyusun program penanganan serta pemeliharaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Dari hasil observasi diketahui bahwa kerusakan abutmen pada jembatan disebabkan oleh gerusan air sungai yang meluap saat hujan deras. Proses gerusan ini juga terjadi karena adanya pengaruh morfologi sungai yang berupa tikungan dan penampang sungai yang tidak seimbang dengan volume air sungai waktu hujan deras. Gerusan yang terjadi di sekitar abutmen adalah akibat sistem pusaran (vortex system) yang timbul karena aliran dirintangi oleh abutmen tersebut. Aliran tersebut menyentuh abutmen dan ditambah dengan adanya aliran ke bawah (down flow). Kekuatan down flow akan mencapai maksimum ketika berada tepat pada dasar saluran sehingga bukan hanya abutmen tetapi dasar sungai juga tergerus. Untuk itu perlu segera dilakukan penanganan untuk mengantisipasi terjadinya luapan air sungai berikutnya mengingat kondisi cuaca yang sulit diprediksi di Kabupaten Nabire. Faktor alam berupa gerusan air sungai saat terjadi hujan deras, merupakan penyebab utama kerusakan jembatan yang tidak terhindarkan, sehingga penanganan yang bisa dilakukan adalah dengan selalu menjaga daerah aliran sungai bebas dari berbagai hambatan yang dapat membentuk pusaran air yang membahayakan jembatan dan memperkuat konstruksi jembatan agar tahan terhadap erosi air sungai pada kondisi iklim saat ini dan masa mendatang.
ANALISIS STATUS MUTU AIR PADA SUNGAI-SUNGAI YANG BERMUARA KE TELUK YOUTEFA Tonapa, Veronika Gina; Manalu, Janviter; Siallagan, Johnson; Walukouw, Auldry F; Warpur, Maklon
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 12 No 2 (2023): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v12i2.1298

Abstract

Teluk Youtefa di Kota Jayapura mendapat ancaman serius dari pencemaran limbah hasil kegiatan seluruh masyarakat kota yang masuk ke sungai-sungai dan bermuara di teluk tersebut, yaitu: Sungai Hanyaan, Sungai Siborogonyi dan Sungai Acai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas apa saja yang ada di sepanjang Sungai Hanyaan, Sungai Siborogonyi dan Sungai Acai, serta menganalisis status mutu air pada Sungai Hanyaan, Sungai Siborogonyi, Sungai Acai, dan muara Teluk Youtefa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif serta menggunakan analisis deskriptif. Kegiatan yang ditemui sepanjang Sungai Hanyaan adalah pemukiman warga, usaha digital printing/percetakan, bengkel, rumah makan, hotel, pencucian mobil-motor, toko dan gudang penyimpanan barang, dan di Sungai Siborogonyi adalah pasar, perumahan BTN Vuria, BTN Kotaraja dan pembukaan lahan untuk dijadikan kebun, serta di Sungai Acai, ada pemukiman penduduk, bengkel mobil-motor, pabrik tahu-tempe, perumahan, sekolah, salon dan pasar. Status mutu air pada hasil pengambilan sampel dari Sungai Hanyaan, Sungai Siborogonyi, dan Sungai Acai, ditentukan dengan rumus indeks pencemaran (IP) yang mengacu pada PermenLHK No. 115 Tahun 2003 dan PP No. 22 Tahun 2021. Diperoleh IP pada bagian hulu Sungai Hanyaan sebesar 6,33 (status cemar sedang) dan bagian hilir Sungai Hanyaan sebesar 8,19 (status cemar sedang). IP pada bagian hulu Sungai Siborogonyi sebesar 7,26 (status cemar sedang), bagian hilir Sungai Siborogonyi sebesar 9,56 (status cemar sedang), dan bagian hulu Sungai Acai didapat IP sebesar 7,76 serta hilir Sungai Acai sebesar 9,53 (status cemar sedang). Untuk muara di Teluk Youtefa, diperoleh IP sebesar 8,70 (status cemar sedang).
ANALISIS KINERJA BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG ASRAMA HAJI PAPUA, KOTARAJA, KOTA JAYAPURA, DENGAN MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE Ramadhani, Muh; Iriyanto, Santje M; Anggraeni, Dewi; Rani, Ajeng Dewi
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 12 No 2 (2023): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v12i2.1311

Abstract

Pada pelaksanaan proyek pembangunan gedung sering terjadi ketidak sesuaian antara jadwal rencana dan jadwal realisasi yang mengakibatkan terjadinya penambahan biaya dan waktu. Proyek pembangunan Gedung B Asrama Haji Papua mengalami keterlambatan pada beberapa minggu pelaksanaan sehingga diperlukan percepatan pada beberapa item pekerjaan tapi dengan harapan pembiayaan aktual yang terlaksana lebih hemat dari rencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkiraan biaya sisa pekerjaan, perkiraan waktu penyelesaian dan total biaya akhir untuk penyelesaian pembangunan Gedung B Asrama Haji Papua di Kotaraja, Kota Jayapura. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan metode Earned Value untuk mengetahui kinerja biaya dan waktu pada pelaksanaan proyek. Tiga indikator utama yang digunakan dalam menganalisis adalah: BCWS (Budgeted Cost of Work Schedule), BCWP (Budgeted Cost of Work Performance), ACWP (Actual Cost of Work Performence). Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu pelaksanaan tidak sesuai dengan jadwal rencana semula 21 minggu. Total waktu yang diperlukan adalah 22,32 minggu dan biaya total yang dikeluarkan sebesar Rp 13.256.508.224,- Kinerja biaya dan waktu pada Minggu ke-16 dilihat dari indikator CPI (1,01413) > 1 dan SPI (0,79136) < 1, yang berarti kinerja biaya lebih hemat dan baik dari biaya yang dianggarkan sedangkan kinerja waktu lebih lambat dari jadwal yang direncanakan.
PENGELOLAAN PARKIR PADA RUAS JALAN AHMAD YANI, KOTA JAYAPURA Kusuma, Muh Rafi'i; Atiya, Arief Fath; Pakiding, Leary; Purcahyono, Joko
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 12 No 2 (2023): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v12i2.1327

Abstract

Parkiran di Kota Jayapura sampai saat ini masih menjadi salah satu permasalahan yang sering menimbulkan kemacetan, salah satunya di ruas Jalan Ahmad Yani, yang merupakan salah satu kawasan perkantoran dan perdagangan. Pengelolaan parkir di Jalan Ahmad Yani belum dilakukan secara progresif karena masih menggunakan sistem konvensional yaitu secara manual dengan penggunaan karcis sebagai alat pembayaran dan hanya mengandalkan petugas parkir. Kemudian keterbatasan pemantauan dari petugas parkir yang ada sementara ruas Jalan Ahmad Yani cukup panjang, menimbulkan adanya petugas parkir ilegal yang melakukan pungutan liar. Perlu adanya pengelolaan parkir agar selain mengurangi kemacetan, juga dapat memberikan kontribusi yang cukup membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kapasitas dan kebutuhan parkir pada ruas Jalan Ahmad Yani, Kota Jayapura, serta pemasukan maksimal yang bisa diperoleh dari retribusi parkir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif serta menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas parkir pada ruas Jalan Ahmad Yani untuk roda 2 sebanyak 150 petak parkir sedangkan untuk roda 4 sebanyak 112 petak parkir. Kebutuhan parkir melebihi kapasitasnya terjadi pada Hari Kamis sedangkan pada hari-hari lainnya masih normal. Pemasukan dari retribusi parkir dengan mengabaikan durasi parkir, diperoleh sebesar Rp 836.215.000.000,- per tahun, dan bila memperhitungkan durasi parkir, bisa ditingkatkan menjadi sebesar Rp 916.515.000,- per tahun.
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN BERBASIS GEOLOGI LINGKUNGAN UNTUK PENGEMBANGAN PEMUKIMAN DI KOTA JAYAPURA Kudiai, Silvester Vinsentsius; Karapa, Enos; Manalu, Janviter
Jurnal PORTAL SIPIL Vol 13 No 1 (2024): PORTAL SIPIL
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jps.v13i1.1344

Abstract

Semakin meningkatnya penduduk Kota Jayapura setiap tahun sementara sebagian wilayah kota merupakan kawasan Cagar Alam Pegunungan Cycloop yang telah memberikan sumber air bersih yang melimpah dan merupakan hasil produk dari tektonik lempeng, dapat mengancam kelestarian daerah pegunungan tersebut. Pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan daya dukung lingkungannya dapat menimbulkan kerusakan pada wilayah tersebut khususnya daerah yang secara ekologis sangat rentan seperti daerah resapan air dan rawan erosi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi lahan yang sesuai untuk pengembangan permukiman di lima distrik yang berada di Kota Jayapura. Kemampuan lahan berupa karakteristik fisik batuan, kemiringan lereng, bahaya geologi, potensi air tanah, struktur geologi, dan curah hujan, merupakan faktor-faktor yang sangat penting dalam penentuan kesesuaian lahan untuk budi daya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data sekunder seperti peta hidrogeologi, kemiringan lereng, serta geologi, dan kuantitatif dengan menggunakan metode skoring, bobot dan overlay (timpang susun). Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah penelitian terbagi menjadi 3 wilayah, yaitu wilayah kemungkinan (35%) yang siap dikembangkan untuk menjadi permukiman, wilayah kendala (40%) yang siap dikembangkan untuk menjadi permukiman namun membutuhkan rekayasa teknik, dan wilayah limitasi (25%) yang tidak cocok untuk dijadikan lahan permukiman dan lebih tepat dijadikan daerah konservasi.

Page 9 of 11 | Total Record : 105