cover
Contact Name
Nur Indah Sholikhati
Contact Email
nur.indah.sholikhati@unsoed.ac.id
Phone
+6285226987945
Journal Mail Official
nur.indah.sholikhati@unsoed.ac.id
Editorial Address
JI. Dr. Soeparno, Kampus Karangwangkal, Purwokerto 53123, Kab. Banyumas, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 27467120     EISSN : 27467139     DOI : https://doi.org/10.20884/1.jpbsi
Jurnal Prawara: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is published by the Department of Indonesian Language and Literature, Faculty of Humanities, Universitas Jenderal Soedirman. Prawara which is published twice a year (every June and December), is a double blind peer-reviewed publication consists of research-based and review articles, fresh ideas about education, language, literature, which have never been published before. The scopes of the topics include: Indonesian language teaching; Linguistics; Applied Linguistics, and; Literature Teaching. Indonesian language for foreigners.
Articles 81 Documents
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL “SI ANAK SPESIAL” KARYA TERE LIYE: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA DAN RELEVANSINYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Karyoto Karyoto; Lalita Melasarianti; Nia Ulfa Martha
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.574 KB) | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2020.1.1.4333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan masalah sosial tokoh Burlian dan nilai pendidikan karakter yang terdapat pada novel Si Anak Spesial karya Tere Liye. Novel Si Anak Spesial ini menceritakan kisah tentang pentingnya sebuah pendidikan untuk masa depan seseorang. Tokoh yang menjadi pengantar pembentukan karakter dalam sebuah novel ini yaitu Mamak, Bapak, dan Pak Bin. Tokoh Mamak dan Bapak merupakan pembentuk karakter di lingkungan keluarga, sedangkan tokoh Pak Bin sebagai pendidik pembentukan karakter di lingkungan formal. Ketiga tokoh tersebutlah yang mengantarkan pendidikan karakter pada tokoh-tokoh yang ada dalam cerita, khususnya tokoh utama. Kajian sosiologi sastra dan masalah sosial yang digunakan mengacu pada teorinya Faruk dan Soekanto, sedangkan untuk mengetahui nilai pendidikan karakter mengacu kepada kementrian pendidikan nasional tahun 2011. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan berupa penggalan-penggalan cerita dalam novel kemudian dijelaskan melalui kata-kata. Metode yang digunakan ialah analisis isi, dengan teknik pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik baca, simak, dan catat (BSC). Berdasarkan penelitian, ditemukan 6 masalah sosial yaitu; masalah sosial kemiskinan, kejahatan, disorganisasi keluarga, pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat, lingkungan hidup, dan birokrasi, dengan jumlah 36 data yang masuk masalah sosial. Sedangkan nilai pendidikan karakter yang ditemukan ada 13 nilai pendidikan karakter, yaitu; Nilai religius, jujur, disiplin, kerja keras, kreatif, rasa ingin tahu, cinta tanah air, menghargai prestasi, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab, dengan jumlah 40 data yang masuk nilai pendidikan karakter. Penelitian tersebut relevan dengan pembelajaran bahasa Indonesia di jenjang SMA kelas XII kurikulum 2013 berdasarkan KD 3.9 Menganalisi isi dan kebahasaan novel.
KRITIK SOSIAL PADA KUMPULAN CERPEN MATA YANG ENAK DIPANDANG KARYA AHMAD TOHARI Musa Musa; Etin Pujihastuti; Bivit Anggoro Prasetyo Nugroho
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.068 KB) | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2020.1.1.4334

Abstract

Karya sastra sastrawan Ahmad Tohari sering berisi kritik sosial pada kehidupan masyarakat, contohnya pada kumpulan cerpennya yang berjudul Mata yang Enak Dipandang. Kritik sosial tersebut mengandung sarana pengungkap masalah-masalah sosial yang sering dijumpainya. Penelitian terkait kritik sosial pada kumpulan cerpen Mata yang Enak Dipandang penting untuk menelaah secara ilmiah kaya cerpen tersebut. Penelitian ini menggunakan kajian sosiologi sastra dengan bentuk deskriptif analisis. Penyediaan data penelitian ini menggunakan metode simak dan teknik catat adapun analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Dari hasil analisis, jenis masalah sosial yang ditemukan adalah masalah sosial ekonomi, politik, agama, moral, rumah tangga, dan kebiasaan. Masalah sosial ekonomi merupakan masalah sosial yang dominan pada kumpulan cerpen ini. Adapun wujud kritik sosial yang ditemukan adalah kritik pada seseorang yang suka menindas orang yang lemah, kritik pada pemerintah yang programnya kurang berhasil, kritik pada orang tua yang tidak menghargai pilihan anak, kritik pada masyarakat yang mencari jalan pintas agar perekonomiannya meningkat, kritik pada masyarakat yang suka menyindir orang tahlilan, kritik pada masyarakat yang kurang peduli pada tetangganya, dan kritik pada istri yang mempermainkan perasaan suaminya.
Implikatur Percakapan Antartokoh dalam Film Cek Toko Sebelah Karya Ernest Prakasa Nurul Islamiyah
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.87 KB) | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2022.3.1.4343

Abstract

Implicature of the conversation can occur depending on the use of language and speech context. The use of this language is related to the functions of the language (language functions), while the context is part outside the language that builds speech or discourse. This study aims to (1) describe the types of implicature contained in the conversation between the characters of the Check Shop Side movie, and (2) describe the function of the conversational implicature in the film Check the Store Next Door. The subjects in this study were conversations that contained conversational implicature in the film Check the Store Next Door directed by Ernest Prakasa with a duration of 01 hours 44 minutes 13 seconds. The object of his research is the conversational implicature contained in the Check the Store Next Door film. This type of research is a qualitative descriptive study. The data collection technique was carried out by researchers by referring to and taking notes. The researcher uses the implicature theory as the main reference for conducting research analysis. The results of the study are as follows. First, there are three types of implicature found, namely general conversation implicature and special conversation implicature. From the appearance side, the most dominant form of speech is the general conversation implicator which amounts to 15 and the specific conversation implicator counts 9. Second, the implicature functions found in this study are 21, namely the representative function 9, directive function 7, and expressive function 5. From this research is expected to be able to find meaning in a film that will be useful with references in life.
ANALISIS WACANA KRITIS BERITA ONLINE PELAKSANAAN PPKM DARURAT, NETIZEN CURHAT LOCKDOWN TAPI TAK DITANGGUNG (MODEL TEUN A. VAN DIJK) Tifani Ainurriza
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.164 KB) | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2021.2.2.4454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk deskripsikan dimensi teks dengan model Teun A. Van Dijk pada wacana teks berita online CNNIndonesia.com dengan tajuk “PPKM Darurat, Netizen Curhat Lockdown Tapi Tak Ditanggung” tanggal 1 Juli 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokemntasi dan analisis isi teks. Berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa hal yang dapat disimpulkan sebagai berikut. Terdapat tiga struktur wacana dalam analisis ini, (1) struktur makro terdiri dari unsur tematik/tema/topik; (2) superstruktur terdiri dari unsur skema, yang terdiri dari summury dan strory; dan (3) struktur mikro, hasil analisisnya berupa unsur semantik, sintaksis, stilistik, dan retoris. Unsur Semantik terdiri dari latar, detil, dan maksud. Unsur sintaksis terdiri dari bentuk kalimat dan koherensi. Unsur stilistik terdiri dari leksikon (pilihan kata) dan unsur retoris yang terdiri dari grafis.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA BERITA DARING LAMAN LIPUTAN6.COM Rani Sriharyati
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.621 KB) | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2021.2.2.4540

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Kesalahan Berbahasa Pada Berita Daring Laman Liputan6.com”. tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa dengan objek kajian berita daring pada laman Liputan6.com. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata atau kalimat yang yang bersumber dari berita daring liputan6.com. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah dengan menggunakan teknik simak dan catat. Teknik ini digunakan untuk mencatat setiap kata yang termasuk dalam kesalahan berbahasa. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari beberapa tahap. Kesalahan berbahasa yang ditemukan pada berita daring Liputan6.com berupa kesalahan ejaan Bahasa Indonesia yang ditemukan 8 kesalahan. Kesalahan pada pemakaian huruf meliputi kesalahan pemakaian huruf kapital sebanyak 1 kesalahan, kesalahan pemakaian huruf miring sebanyak 3 kesalahan, serta kesalahan singkatan dan akronim sebanyak 2 kesalahan. Kesalahan penggunaan tanda baca meliputi kesalahan penggunaan tanda titik (.) berjumlah 1 kesalahan, kesalahan penggunaan tanda pisah (–) sebanyak 1 kesalahan. Kesalahan pemilihan kata sebanyak 4 kesalahan, kesalahan penulisan kata sebanyak 3 kesalahan dan kesalahan pemilihan gabungan kata sebanyak 1 kesalahan. Kesalahan berita daring pada tataran morfologi terdapat lima kesalahan yang meliputi 2 kesalahan penggunaan prefiks Meng- 3 kesalahan prefiks MeN-, 1 kesalahan penggunaan prefiks Mem-, kesalahan penggunaan prefiks Ber-, kesalahan penggunaan sufiks –an. Kata kunci: Berita daring, Ejaan, Kesalahan berbahasa, Morfologi.
PERJUANGAN PEREMPUAN DALAM KUMPULAN PUISI JANGAN MATI SEBELUM BERGUNA KARYA FITRI NGANTHI WANI Iza Amalya Putri Aminudin
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.571 KB) | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2021.2.2.4584

Abstract

Rumusan masalah yang terdapat pada skripsi ini adalah (1) Bagaimanakah pembacaan heuristik dalam puisi-puisi karya Fitri Nganthi Wani dalam antologi puisi Jangan Mati Sebelum Berguna berdasarkan teori semiotika Riffaterre? (2) Bagaimanakah pembacaan hermeneutik untuk mengungkap makna perjuangan perempuan dalam antologi puisi Jangan Mati Sebelum Berguna berdasarkan teori semiotika Riffaterre?. Tujuan penelitian ini adalah memaknai puisi-puisi tersebut menggunakan semiotika Riffaterre untuk mengungkap perjuangan perempuan di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Teknik penelitian ini ada tiga yaitu (1) Menganalisis pemaknaan puisi bertema perempuan dalam antalogi Jangan Mati Sebelum Berguna (2) Menganalisis puisi bertema perempuan dalam antologi Jangan Mati Sebelum Berguna dengan pendekatan semiotika Rifatterre. (3) Menyimpulkan hasil analisis. Penelitian ini menggunakan tahap pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil penelitian dalam penelitian ini dengan pembacaan heuristik atau pembacaan semiotik pertama, yaitu ditemukan makna pernikahan, mimpi perempuan, perempuan dalam kehidupan, dan kesetaraan. Pembacaan tingkat kedua, yaitu pembacaan hermeneutik ditemukan perjuangan perempuan untuk menjadi diri sendiri, melawan budaya patriarki dalam pernikahan, stigma virginitas dan perawan tua, the second other, memerdekakan diri, anggapan mothering, standar dan mitos kecantikan, serta kesetaraan dengan laki-laki.
ANALISIS PERBANDINGAN KUALITAS BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KURIKULUM 2013 UNTUK SMA/MA KELAS XII DARI PENERBIT ERLANGGA DAN PENERBIT YUDHISTIRA (KAJIAN ISI DAN BAHASA) Dhelinta Fitri Pramadhanti
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.356 KB) | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2021.2.2.4861

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Perbandingan Kualitas Buku Teks Bahasa Indonesia Kurikulum 2013 Untuk Sma/Ma Kelas Xii Dari Penerbit Erlangga Dan Penerbit Yudhistira (Kajian Isi Dan Bahasa)”. Penelitian ini mendeskripsikan perbandingan kualitas buku teks mengenai kelayakan isi dan bahasa. Penelitian ini berbentuk deskriptif komparatif. Data pada penelitian ini adalah bab-bab dengan pola kelayakan isi dan kelayakan bahasa dalam buku bahasa Indonesia kelas XII untuk SMA/MA kurikulum 2013 dari penerbit Erlangga dengan judul buku “Cerdas Berbahasa dan Bersastra Indonesia, sedangkan dari penerbit Yudhistira berjudul “Bahasa Indonesia”. Kelayakan isi buku dari penerbit Erlangga memperoleh kategori Baik Sekali (BS) dengan total akhir 109 dan rata-rata 9,95. Untuk kelayakan isi buku dari penerbit Yudhistira memperoleh kategori yang sama yaitu Baik Sekali (BS) dengan total skor 99,95 dan rata-rata 9,08. Kelayakan bahasa buku dari penerbit Erlangga memperoleh kategori Baik Sekali (BS) dengan total akhir 55,71 dan rata-rata 9,28. Kelayakan bahasa pada buku “Bahasa Indonesia SMA/MA Kelas XII” dari penerbit Yudhistira memperoleh kategori Baik (B) dengan total skor 49,99 dan rata-rata 8,33.. Data yang diperoleh dapat digunakan sebagai referensi buku yang layak digunakan dalam pembelajaran.
KREATIFITAS GURU DALAM PENGAJARAN BERBICARA SECARA DARING SELAMA PANDEMI COVID-19 Dela - Oktaviana
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.96 KB) | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2021.2.2.4871

Abstract

Berbicara adalah salah satu keahlian penting dalam pembelajaran Bahasa. Untuk pemelajar Bahasa, keefektifan dalam pembelajaran Bahasa terutama keahlian berbicara tidak datang hanya dari pemelajar tetapi juga datang dari pengajar. Guru diharapkan memiliki kreativitas dalam pengajaran berbicara. Dalam hal ini, kreativitas seorang guru sangat dibutuhkan untuk membantu para pemelajar lebih mudah dalam mempelajari Bahasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menungkap kreativitas guru Bahasa Inggirs, metode-metode, dan aktivitas dalam pengajarab berbicara melalui pembelajaran daring pada siswa kelas 11 SMAN 77 Jakarta tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan metode eksploratif kualitatif. Data penelitian ini diperoleh dengan tiga cara, yaitu observasi kelas, wawancara, dan dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan triangulasi untuk memeriksa validitas data. Data dalam penelitian ini diambil dari guru Bahasa Inggris sebagai sumber utama dan murid sebagai data sekunder berasal dari guru dan murid kelas 11 SMAN 77 Jakarta. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Guru Bahasa Inggris SMAN 77 Jakarta memiliki berbagai macam kreativitas antara lain, mengembangkan materi pembelajaran, menciptakan lingkungan kelas yang interaktif, dan memainkan berbagai macam peran dikelas, (2) Guru tersebut menggunakan metode-metode kreatif seperti penggunaan ice-breaking sebelum memulai pembelajaran, mengajar menggunakan lagu, video, film, dan kahoot!, (3) Guru tersebut mengimplementasikan beberapa aktivitas dalam pengajaran berbicara seperti, dialog, permainan peran, cerita, debat, permainan kartu. Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa untuk memudahkan siswa dalam pembelajaran Bahasa, terutama kemampuan berbicara, guru harus memiliki berbagai kreativitas. Peneliti memberikan saran bahwa guru dan murid harus bekerja sama untuk mendukung implementasi kreativitas pada proses pengajaran dan pembelajaran, terutama pada pembelajaran kemampuan berbiacara termasuk dengan mengimplementasikan berbagai kreativitas, metode, dan aktivitas.
Model Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Rizqi Sahilah
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.681 KB) | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2021.2.2.4872

Abstract

Belajar adalah kebutuhan setiap orang dan pembelajaran daring merupakan sebuah keniscayaan di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran daring yang digunakan dosen pada mahasiswadi masa pandemi Covid-19; persepsi mahasiswa terhadapmodel pembelajaran yang diterapkan; dan masalah yang dihadapi dosen maupun mahasiswa terhadap sistempembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan desainpenelitian kualitatif dengan 11 dosen dan 37 mahasiswasebagai objek penelitian yang diambil menggunakan tekniktotal sampling. Analisis data dilakukan setelah data diperoleh melalui observasi, distribusi kuesioner, dan wawancaradengan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Model pembelajarandaring yang digunakan dosen untuk mengajar mahasiswa dimasa pandemi Covid-19 adalah model pembelajaransinkronus dan asinkronus. Para dosen mengkombinasikankedua model pembelajaran tersebut dengan menggunakanmedia pembelajaran daring; (2) 24% atau 9 mahasiswamemberikan persepsi positif, dan 76% atau 28 mahasiswayang memberikan persepsi negative terhadap pembelajaran yang dilakukan secara daring; dan (3) Masalah yang dihadapioleh dosen dalam penerapan pembelajaran daring di masapandemi antara lain; kurangnya interaksi antara dosen dan mahasiswa, koneksi internet yang terbatas, tidak semua dosenmenguasai teknologi untuk pembelajaran daring dengan baik, dan terbatasnya waktu untuk merancang metode mengajaryang tepat untuk pembelajaran secara daring. Selain itumahasiswa juga mempunyai beberapa masalah antara lain; koneksi internet yang buruk, kurangnya interaksi dengandosen dan teman sekelas, manajemen waktu belajar yang tidak baik, dan kurangnya motivasi dalam mengikutipembelajaran daring di masa pandemi Covid-19.
KESANTUNAN TUTURAN DALAM INTERAKSI JUAL BELI DI PASAR TRADISIONAL KECAMATAN KARANGPUCUNG KABUPATEN CILACAP SEBAGAI BAHAN PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN TEKS NEGOSIASI KELAS X Septi Nanda Saputri
Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.808 KB) | DOI: 10.20884/1.jpbsi.2021.2.2.4878

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kesantunan Tuturan dalam Interaksi Jual Beli di Pasar Tradisional Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap sebagai Bahan Pengembangan Materi Pembelajaran Teks Negosiasi Kelas X”. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesantunan tuturan dalam interaksi jual beli di Pasar Tradisional Kecamatan Karangpucung terkait prinsip kesantunan tuturan, bentuk tingkat kesantunan tuturan berdasarkan skala kesantunan tuturan, dan relevansinya sebagai bahan pengembangan materi pembelajaran teks negosiasi. Bentuk penelitian ini adalah desktiptif kualitatif. Hasil penelitian ini menemukan 62 data kesantunan tuturan, terdiri dari prinsip kesantunan tuturan dan bentuk tingkat kesantunan tuturan. Prinsip kesantunan yang ditemukan yaitu maksim kebijaksanaan sebanyak 4, maksim permufakatan sebanyak 19, maksim kesimpatisan sebanyak 5, maksim kedermawanan sebanyak 6, dan maksim kesederhanaan sebanyak 1. Selain itu, ditemukan bentuk tingkat kesantunan tuturan dengan rincian sebagai berikut: skala ketidaklangsungan sebanyak 10 terdiri dari 1 tuturan santun dan 9 tuturan tidak santun, skala pilihan sebanyak 3 dan semuanya termasuk tuturan santun, skala kerugian dan keuntungan sebanyak 13 dan semuanya termasuk tuturan santun, dan skala keotoritasan sebanyak 1 termasuk tuturan santun. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran materi teks negosiasi guna menambah pengetahuan siswa sehingga lebih mudah dalam mempertimbangkan tuturan yang tepat untuk digunakan dalam kegiatan komunikasi khususnya dalam bernegosiasi. Selain itu, mempermudah siswa dalam menganalisis struktur (orientasi, pengajuan, penawaran, persetujuan, dan penutup) dan kaidah kebahasaan teks negosiasi.