cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana
ISSN : -     EISSN : 26866404     DOI : -
Core Subject : Education,
Seminar nasional Pascasarjana merupakan kegiatan rutin yang dilakasanakan oleh Pascasarjana UNNES. Tahun 2018 adalah kali ke 5 pelaksanan yang diselenggarakan oleh Kampus yang telah berubah alamat dari lokasi di Kampus Bendan Ngisor berpindah di Kampus Kelud Utara III Kecamatan Gajahmungkur kota Semarang. Kegiatan akademik ini merupakan kerjasama yang sinergi antar enam Kampus Pascasarjana LPTK di Indonesia.
Articles 146 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2020)" : 146 Documents clear
Pernanan Kepemimpinan Kepala PAUD Formal Terhadap Profesionalitas Guru Isriyati Isriyati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepala sekolah sebagai pimpinan dalam sebuah organisasi yakni lembaga PAUD memiliki perandalam peningkatan profesionalisme guru. Itu dikarenakan peran strategis kepala sekolah dapatmempengaruhi kinerja guru dalam pelaksanaan kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM). PerananKepala PAUD sebagai manajer dalam melakukan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan danpengendalian serta pendayagunaan seluruh sumber sumber pendidikan baik ketenagaan, dana, saranadan prasarana akan sangat mempengaruhi peningkatan kompetensi profesionalitas guru.Kepala sekolah dianggap memiliki kepemimpinan yang baik apabila ia sanggup berfungsi selainsebagai pendidik, tetapi juga manajer, pimpinan, inovator, motivator, penyelia dan administrator yangbaik pula. Peranan Kepemimpinan Kepala Paud terhadap profesionalitas guru akan mempengaruhikualitas pendidikan, karena meningkatkan profesionalitas guru berarti pula meningkatan segala dayadan upaya untuk mengoptimalkan layanan pendidikan dan pengajaran kepada masyarakat
Implementasi Pembelajaran Daring Pada Masa Covid-19 Terhadap Perkembangan Anak Di Sekolah Dasar Hafidzar Noor Iqbala; Woro Sumarni
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran daring yang di laksanakan pada jenjang sekolah dasar di masa masa covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data di lakukan dengan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Partisipan penelitian berjumlah 15 orang yaitu 5 orang guru sekolah dasar, 5 orang siswa sekolah dasar, dan 5 orang wali siswa yang bersedia menjadi partisipan penelitian. Berdasarkan data penelitian, ditemukan bahwa pembelajaran pada masa covid-19 dapat di lakukan dengan daring maupun luring. Pembelajaran secara daring dilakukan sebagai upaya untuk melaksanakan pembelajaran pada masa pamdemi covid-19. Aplikasi yang digunakan dalam pembelajaran daring diantaranya google form, youtube, zoom, dan whatsapp. Pembelajaran secara daring dianggap menyusahkan bagi guru, orang tua, dan siswa. Hubungan antara guru, orang tua, dan siswa berjalan dengan baik melalui kerjasama selama pembelajaran dan penugasan yang diberikan oleh guru kepada siswa. Proses kegiatan belajar mengajar berjalan efektif dan efisien karena kreatifitas guru dalam merancang pembelajaran. Selain itu, soal-soal yang diberikan guru kepada siswa dapat digunakan sebagai pengganti nilai harian siswa. Adanya pembelajaran daring ini memberikan dampak positif terutama dalam bidang pendidikan dalam mengurangi penyebaran virus Covid-19 .
Sustainabilitas Pendidikan Musik Selama Pandemi Covid-19 Fajry Sub'haan Syah Sinaga
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seluruh bidang pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi mengalami pergeseran ekosistem yang disebabkan oleh pandemi Covid-19, salah satunya adalah posisi pendidikan seni sebagai sebuah ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sustainabilitas pendidikan musik sebagai sebuah kesatuan ekosistem seni selama pandemi covid-19. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk melihat bagaimana kaitan pendidikan musik sebagai sebuah ekosistem terkait dengan keberlanjutannya selama pandemi Covid-19. Konsep sustainabilitas digunakan untuk melihat posisi pendidikan musik sebagai sebuah paradigma pendidikan yang turut serta terkena dampak dari pandemi covid-19. Hasil Penelitian Konseptual ini diharapkan dapat memberikan sebuah kesadaran akan pentingnya pendidikan musik sebagai upaya untuk tetap mengasah rasa dan nilai-nilai edukasi bermuatan kearifan lokal sebagai sebuah identitas budaya.
Esensi Pendidikan Musik Berbasis Industri Budaya di Tengah Pandemi Covid-19 Emah Winangsit; Fajry Sub'haan Syah Sinaga
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik adalah suatu entitas yang hadir dalam berbagai dimensi kehidupan manusia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji esensi pendidikan musik berbasis industri budaya di tengah pandemi covid19. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan memfokuskan pelaksanaan pembelajaran daring di tengah kebijakan work from home karena pandemi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa disamping dampak buruk dari pandemi pada saat ini, turut serta memberikan dampak yang positif bagi anak, dalam memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang lebih bermanfaat.Pendidikan musik memuat input dan output yang sama antara ketiga aspek pendidikan: psikomotor, bagaimana keterampilan bermusik dipelajari dan diasah dengan baik, menggunakan metode-metode yang baik dan tepat, kognitif, berkenaan dengan pemahaman teoretis dan fakta-fakta empiris dengan musik itu sendiri, dan afektif merupakan perngolahan rasa yang dikembangkan dengan belajar musik
Pelaksanaan Koperasi Sekolah di MAN 3 Palembang Imam Santoso
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi sekolah memiliki peranan sebagai penggerak dan motivasi siswa untuk berwirausaha sesuai dengan minat bakat. Koperasi sekolah juga disiapkan sebagai sarana pelatihan siswa untuk mempersiapkan insan pembangun masa depan. Koperasi sekolah berada di lingkungan sekolah dengan beranggotakan semua staff, guru dan siswa. Semua jejang tingkatan pendidikan mulai dari sekolah dasar, menengah dan atas biasanya memiliki koperasi sekolah Metodologi penelitian yang digunakan penelitian deskriptif kualitatif dan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. informan utama penelitian ini ialah pembina koperasi sekolah dan ketua koperasi, sedangkan informan pendukung ialah kepala sekolah dan peserta didik. Adapun hasil penelitian: Pelaksanaan koperasi sekolah di Madrasah Aliyah Negeri 3 Palembang terdiri dari empat point penting yakni: (1) Rencana detail program dilakukan untuk merancang semua program kegiatan yang akan dilakukan koperasi sekolah, (2) Pembagian tugas yang telah dibagi sesuai bidangnya dirancang ketua koperasi dan siswa pun telah dikelompokkan, (3) Monitor atau pemantauan kegiatan koperasi sekolah yang dilaksanakan oleh siswa diantaranya menjaga koperasi sekolah, menjual, mengevaluasi sampai pelaporan di Rapat Anggota Tahunan, dan (4) Review sama halnya seperti pengawasan kegiatan koperasi sekolah langsung ditempat kegiatan koperasi sekolah ini dilakukan. Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan koperasi sekolah terdiri dari faktor pendukung meliputi keikutsertaan siswa, tersedianya fasilitas sarana prasarana, kebijakan strategis kepala sekolah, dan aturan-aturan terkait koperasi untuk mempermudahkan siswa menjalankan tugasnya dan faktor penghambat meliputi kurangnya pembiasaaan disiplin, kurangnya kesadaran siswa mengenai pelaksanaan tugasnya, kurangnya sosialisasi dan pelatihan kepada siswa
Pendidikan Musik di masa Pandemi Covid-19: Adaptasi kebiasaan Baru dalam mengajar musik secara daring Richard Junior Kapoyos
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adaptasi kebiasaan baru dalam mengajar musik memerlukan waktu lama dan rentetan-rentetan perubahan kecil yang saling mengikuti dengan lambat dinamakan evolusi. Perubahan tersebut terjadi karena usaha-usaha masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan keperluan-keperluan, keadaan-keadaan, dan kondisikondisi baru, yang timbul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat. Kebijakan pemerintah untuk melakukan segala kegiatan di rumah saja, dalam memotong rantai penyebaran pandemi covid-19 yang menjadi ujian berat untuk pendidik musik. Namun para pendidik musik tetap survive dalam mengajar musik secara daring. Dampak yang kurang baik dalam Adaptasi Kebiasaan Baru dalam mengajar musik yang serba daring ini adalah mengubah halhal yang bersifat abstrak menjadi kongkret, begitu juga sebaliknya yaitu dari kongkret menjadi abstrak. Dampak lainnya yaitu membuat apresiator, dalam hal ini manusia, tidak lagi dapat berinteraksi dengan sesama manusia karena lebih banyak menghabiskan waktu nya untuk mengajar musik secara daring
Efektivitas Pembelajaran IPS Berbasis Media Animasi di Era Pandemi Covid-19 Sugiantoro Sugiantoro; Joko Widodo; Masrukhi Masrukhi; Agustinus Sugeng Priyanto
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 mempengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan, tak terkeccuali aspek pendidikan. Dampak dari pandemi Covid-19 pada aspek pendidikan adalah mengharuskan keegiatan belajar mengajar tetap berjalan meskipun peserta didik berada di rumah. Sehingga pendidik dituntut untuk mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring (online). Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mempelajari dan memahami penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran online masa Covid-19. Hasil kajian ilmiah ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi berbasis media animasi dalam pembelajaran online di masa Covid-19 ini menimbulkan berbagai tanggapan dan perubahan yang mempengaruhi proses pembelajaran serta tingkat perkembangan peserta didik dalam merespon materi yang disampaikan. Sehingga dapat ditarik sebuh benang merah bahwa pembelajaran berbasis media animasi dirasa cukup efektif dalam pembelajaran IPS baik disaat pandemic covid-19 bahkan pasca pandemic covid-19.
Pendidikan Integrasi Bangsa Berbasis Kearifan Lokal Khanduri Pada Masyarakat Multiteknik di Langsa Pasca Konflik Aceh Aulia Rahmana; Wasino Wasino; Suyahmo Suyahmo; Thriwaty Arsal
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi bangsa menjadi isu yang sangat penting di tengah kondisi Aceh pasca konflik. Pengalaman konflik Aceh sejak tahun 1976-2005 menyebabkan rawan disintegrasi bangsa. Terlebih adanya residu pasca konflik berupa etnosentrisme dan masih munculnya rasa curiga terhadap orang baru berpotensi memunculkan disharmoni hubungan masyarakat multi etnik. Langsa sebagai bagian dari wilayah Aceh pasca konflik memiliki masyarakat multietnik dengan keberagaman budaya, bahasa, dan karakter. Tulisan ini secara khusus menganalisis kearifan lokal sebagai media pendidikan integrasi bangsa. Tulisan ini didasarkan pada argumen bahwa kearifan lokal tidak sekedar bersifat berguna bagi satu komunitas masyarakat saja, tetapi telah menjadi media dalam integrasi sosial masyarakat dan menjadi media pendidikan integrasi bangsa yang dapat mengintegrasikan masyarakat multietnik pasca konflik Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini merupakan kerja lapangan (field work) melalui tahapan observasi, wawancara mendalam dan analisis data. Selain itu, data juga didapatkan melalui studi pustaka untuk mendapatkan data yang relevan dengan tema penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa khanduri memiliki nilai-nilai pendidikan integrasi bangsa sehingga mampu menjadi jembatan untuk mengintegrasikan masyarakat multietnik dengan cara membangun kesadaran akan rasa persatuan, saling menghormati, menghargai perbedaan etnik. Kemampuan kearifan lokal sebagai rekayaya sosial dan ketahanan sosial ini dapat dikembangkan sebagai sebuah kebijakan integrasi bangsa berbasis kearifan lokal di Aceh pasca konflik. Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menggali dan mendalami peran kearifan lokal dari masyarakat multietnik di Aceh yang dapat berfungsi sebagai media pendidikan integrasi bangsa.
PENDIDIKAN LINGKUNGAN SOSIAL dan RESILIENSI: Reorientasi Pendidikan Pasca Pandemi (Analisis Sistem Ekologisosial dan Ruang Hidup Masyarakat Indonesia) Mufti Riyani; Wasino Wasino; Suyahmo Suyahmo; Nugroho Trisnu Brata
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku masyarakat di tengah pandemi telah mengakibatkan kerentanan sosial. Hal ini ditandai dengan guncangan pada community resilience akibat perilaku sosial yang kontradiktif dan menimbulkan friksi lanjutan. Dalam situasi ini, sistem pendidikan kita dinilai gagal menghasilkan SDM dengan keseimbangan aspek IQ, EQ dan SQ. Penelitian ini bertujuan menganalisis sebab munculnya perbedaaan perilaku sosial di tengah pandemi dan menunjukan posisi strategis pendidikan. Penelitian ini memanfaatkan metode kualitatif fenomenologi. Pengambilan data menggunakan tehnik dokumentasi melalui data mining media sosial, observasi dan studi literatur. Analisis data memanfaatkan sentimen analisis dengan bantuan software orange.bioloab.si. Subjek bersifat purposive sampling. Analisis teoritik mengggunakan:1). cognitive perspectives Kurt Lewin serta, 2). teori Brofenbenner. Hasilnya menunjukan bahwa 2 pandangan ini sama-sama menjelaskan kaitan antara lingkungan mental personal individu dengan lingkungan sosialnya. Posisi sekolah dan sistem pendidikan sebagai mesosystem dan exosytem yang mempengaruhi proses mental dalam diri individu dalam menghadapi Pandemi. Pendidikan Lingkungan Sosial dapat direkomendasikan sebagai reorientasi pelaksanaan pendidikan pasca pandemi dengan tujuan membantu individu atau kelompok masyarakat untuk memperbaiki regulasi emosi, pengendalian impuls, optimisme, empati, kemampuan menganalisis masalah, efikasi diri dan peningkatan aspek positif yang diperlukan untuk membangun kemampuan resiliensi.
Model Pembelajaran Interaktif edukatif bagi penanaman sikap tanggap bencana erupsi merapi siswa SD di kabupaten Boyolali Mukhlis Mustofa; Dewi Liesnoor Setyowati; Juhadi Juhadi; Suwito Eko Pramono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kebencanaan adalah pendidikan yang mengintegrasikan materi kebencanaan dalam pendidikan formal sehingga siswa dapat berperan dalam membangun pengetahuan, untuk membangun ketahanan sekolah terhadap dan untuk menunjukkan bahwa promosi ketahanan seismik sekolah untuk keselamatan anak-anak dan kelangsungan pendidikan mereka. Permalahan kebencanaan berdasarkan kontes Ilmu Pendidikan Sosial dapat dikaji dari aspek sosiologis maupun elemen pembelejaran. rumusan masalah penelitian ini diidentifikasi dalam lima pertanyaan penelitian, yaitu: Bagaimana keteraitan tentang peran kearifan lokal di wilayah erupsi merapi sebagai lanskap pendidikan kebencanaan terhadap pengembangan pembelaaran? Bagaimana model pembelajaran yang dpaat dikembangkan di wilayah rawan bencana merapi di kabupaten Boyolali? Bagaimana model pembelajaran edukatif dalam konteks pengembangan wilayah tanggap bencana erupsi merapi sebagai bagian dari Indonesia? Bagaimana pemenuhan hak-hak edukatif siswa dalam pembelajaran IPS sebagai perwujudan warga negara yang baik ? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, mempunyai setting yang aktual, peneliti menjadi instrumen kunci, data biasanya bersifat deskriptif, menekankan kepada proses, Pendidikan kebencanaan berkelanjutan menjadi sangat penting mengingat kompleksitas wilayah di Indonesia memiliki potensi kebencanaan yang beragam. Keberadaan Bencana alam tidak harus disikapi dengan perasaaan ketakutan namun haruslah disikapi dengan penuh kesadaran untuk antisipasi. Nilai penting kebencanaan berikut penanaman sikap kesadaran siswa sejak usia dini ini menjadi penumbuhan proporsional dan sebagai bahan penelitian memadai.