Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan
Jurnal Osadhawedyah merupakan publikasi ilmiah yang menerima setiap tulisan dibidang medis dan kesehatan baik berupa artikel hasil penelitian, artikel review, literature, atau artikel laporan lapangan (research report, field report).
Articles
96 Documents
EFEKTIVITAS EDUKASI PENCEGAHAN DBD TERHADAP PEMBERDAYAAN KADER JUMANTIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADASUKA CIMAHI
Nadirawati;
Virgona Bangun, Argi;
Zahra, Annamirah
Jurnal Osadhawedyah Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Osadhawedyah
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit endemis yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) memiliki peran strategis dalam upaya pencegahan DBD, sehingga diperlukan pemberdayaan melalui edukasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang upaya pencegahan DBD terhadap pemberdayaan kader Jumantik. Penelitian menggunakan desain one group pretest-posttest without control group dengan teknik purposive sampling pada 25 kader Jumantik di wilayah kerja Puskesmas Padasuka Kota Cimahi. Instrumen pemberdayaan menggunakan kuesioner 13 item. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Rata-rata nilai pemberdayaan kader sebelum intervensi adalah 49,12 dan meningkat menjadi 56,84 setelah edukasi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,001, yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi terhadap pemberdayaan kader Jumantik. Edukasi tentang upaya pencegahan DBD efektif dalam meningkatkan pemberdayaan kader Jumantik, khususnya dalam hal pengetahuan, sikap, dan keterampilan pencegahan DBD.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. "M" G1P0A0 DENGAN ASUHAN SENAM HAMIL TERHADAP PENGURANGAN NYERI PUNGGUNG BAWAH DI PMB "P"
Sania, Eli;
Fatonah, Sofa;
Purwanti;
Karwati
Jurnal Osadhawedyah Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Osadhawedyah | Mei - Juli 2025
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kehamilan merupakan tujuan lahirnya keturunan secara alami, yang mengakibatkan tumbuhnya janin di dalam rahim ibu. 138 dari 478 ibu hamil melaporkan mengalami ketidaknyamanan nyeri punggung sedang, namun mereka masih mampu melakukan aktivitas sehari-hari. Artinya, 28,9% ibu hamil di seluruh dunia mengalami nyeri punggung bawah. Faktor penyebab nyeri punggung bawah yaitu usia ibu, usia kehamilan, pekerjaan dan pendidikan. Dampak nyeri punggung bawah antara lain insomnia, stress dan gangguan tidur. Diperlukan solusi untuk mencegah maupun mengatasi masalah tersebut, salah satunya adalah asuhan berkelanjutan dengan melakukan senam hamil. Senam hamil dapat meringankan nyeri punggung bawah karena dalam gerakan senam hamil terdapat gerakan yang memperkuat otot abdomen, sehingga mencegah tegangan yang berlebihan pada ligamen pelvis yang dapat mengurangi intensitas nyeri punggung bawah. Tujuan penelitian memberikan asuhan kebidanan pada Ny. “M” dengan senam hamil terhadap pengurangan nyeri punggung bawah. Metode penelitian ini merupakan pendekatan studi kasus. Instrument yang digunakan untuk mengukur nyeri punggung bawah yaitu dengan skala nyeri (pain measurement scale). Hasil menunjukan bahwa Ny. “M” sudah tidak merasakan nyeri punggung bawah setelah melakukan senam hamil secara rutin yang artinya ada pengaruh senam hamil terhadap nyeri punggung bawah pada Ny. “M”. Kesimpulan dalam studi kasus ini adalah senam hamil dapat mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil Trimester III. Diharapkan senam hamil ini dapat diaplikasikan terutama pada ibu hamil yang sering nyeri punggung pada bagian bawah.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. “M” G2P1AO DENGAN PEMANFAATAN VIDIO KOMPRES AIR HANGAT JAHE UNTUK MENGURANGI KETIDAKNYAMANAN NYERI PUNGGUNG DI PMB “N” TAHUN 2024
Rahma, Siti Yulianti;
Putriastuti, Widya;
Rosmawati, Nia
Jurnal Osadhawedyah Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Osadhawedyah | Mei - Juli 2025
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Nyeri Punggung pada ibu hamil merupakan salah satu ketidaknyamanan yang sering terjadi terutama pada ibu hamil trimester III dan dapat diatasi dengan melakukan kompres air hangat jahe. Menurut survei yang dilakukan di Praktek Mandiri Bidan “N” didapati hasil sebanyak 30% ibu hamil mengalami nyeri punggung, 16% mengeluh sering buang air kecil, 19% mengeluh kaki bengkak, 14% sulit tidur, dan keluhan lainnya sebanyak 11%, serta ibu hamil yang tidak memiliki keluhan sebanyak 10%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas nyeri setelah pemberian kompres air hangat jahe pada ibu hamil yang mengeluh nyeri punggung. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan melakukan pengkajian sampai memberikan asuhan. Subjek penelitian dalam studi kasus ini adalah Ny.”M” yang mengalami nyeri punggung dan diberikan intervensi kompres air hangat jahe. Asuhan kompres air hangat jahe pada punggung pasien dilakukan selama ± 2 minggu yang diberikan secara rutin dengan frekuensi dua kali dalam sehari dengan durasi ±15 menit. Dalam studi kasus ini pasien juga dibekali media edukasi dan panduan dalam melakukan kompres air hangat jahe berupa vidio animasi mengenai tata cara membuat air hangat jahe dan tata cara melakukan kompres air hangat jahe. Kesimpulan studi kasus ini yaitu setelah dilakukan pemberian kompres air hangat jahe pada punggung, pasien merasa lebih rileks dan intensitas nyeri berkurang. Diharapkan kompres air hangat jahe ini dapat diaplikasikan terutama pada ibu hamil dengan keluhan nyeri punggung.
PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BERBASIS OLAHAN IKAN LAUT TERHADAP TINGGI BADAN DAN BERAT BADAN BALITA STUNTING DI KABUPATEN SUMENEP
Rasyidah;
Sri Sumarni;
Laylatul Hasanah;
Anik Anekawati
Jurnal Osadhawedyah Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Osadhawedyah | Mei - Juli 2025
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang terjadi pada anak usia dini yang berdampak pada gangguan perkembangan motorik dan juga kognitif dalam jangka panjang. Jika hal ini terus berlanjut, maka akan menghambat perkembangan produktivitas suatu bangsa di masa yang akan datang. Jadi, sangatlah tepat dan strategis jika pemerintah Indonesia saat ini mengambil kebijakan bahwa stunting merupakan salah satu masalah kesehatan prioritas yang harus ditanggulangi segera. Tujuan penelitian: Menganalisis pengaruh Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Olahan Ikan Laut terhadap Tinggi Badan dan Berat Badan Balita Stunting di Kabupaten Sumenep. Metode: Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan Pretest and Posttest Control Group Design. Sampel penelitian sebanyak 60 Balita stunting yang berasal dari 3 desa dengan jumlah Balita stunting tertinggi, dengan pengelompokan 30 Balita stunting untuk kelompok intervensi dan 30 Balita stunting untuk kelompok kontrol. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode consecutive sampling. Penelitian ini menggunakan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) untuk menghitung signifikansi perbedaan rata-rata secara bersamaan antara kelompok untuk dua atau lebih variabel terikat. Hasil: uji pairwise comparisons menunjukkan nilai P-value untuk perubahan TB dan BB balita stunting kurang dari 0,05, sehingga Hipotesis (H1) diterima, artinya terdapat peningkatan TB dan BB balita stunting antara kelompok yang diberikan PMT olahan ikan dibandingkan kelompok yang tidak mendapatkan PMT (kelompok kontrol). Kesimpulan: Penambahan PMT olahan ikan kepada balita stunting berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan Berat Badan dan Tinggi Badan Balita stunting di Kabupaten Sumenep.
ANALISIS TINGKAT PEMAHAMAN GIZI IBU HAMIL DAN KAITANNYA DENGAN RISIKO ANEMIA TRIMESTER KETIGA DI PONKESDES AR-RAHIM TLANAKAN
Purmahardini, Nova;
Inayati, Hosnu;
Wahid, Abd.
Jurnal Osadhawedyah Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Osadhawedyah | Mei - Juli 2025
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi, terutama pada trimester ketiga, dan dapat berdampak buruk bagi ibu maupun janin. Salah satu faktor yang berperan penting dalam pencegahan anemia adalah pengetahuan gizi ibu selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester ketiga di wilayah kerja Ponkesdes Arrahim Tlanakan. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 80 ibu hamil trimester ketiga dipilih melalui teknik purposive sampling. Data pengetahuan gizi diperoleh melalui kuesioner terstruktur, sedangkan data status anemia diukur berdasarkan kadar hemoglobin menggunakan alat Hb digital. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Sebagian besar ibu hamil yang memiliki pengetahuan gizi rendah mengalami anemia (p = 0,002), menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester ketiga. Diperlukan peningkatan edukasi gizi yang terintegrasi dalam pelayanan antenatal care guna menurunkan angka kejadian anemia kehamilan.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY “D” G4P3A0 DENGAN SENAM HAMIL UNTUK MENGURANGI KETIDAKNYAMANAN NYERI PINGGANG TRIMESTER III
Putri Wulan Ndari , Desy;
Fatonah , Sofa;
Nurhayati;
Hendrowati, Lestari
Jurnal Osadhawedyah Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Osadhawedyah | Mei - Juli 2025
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kehamilan merupakan proses alami dan normal yang terjadi oleh adanya pembuahan, dimana janin akan terus tumbuh dan berkembang di dalam kandungan, yang tentunya dapat membuat ibu merasa tidak nyaman saat melakukan aktivitas sehari-hari karena pertumbuhan janin yang semakin besar. Pada masa periode kehamilan terjadi berbagai perubahan fisik yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan terutama di trimester III diantaranya yaitu nyeri pinggang. Di Indonesia kejadian nyeri pinggang pada kehamilan sekitar 20-90% dan setiap tahunnya mengalami peningkatan sesuai dengan angka pertambahan penduduk. Di provinsi Jawa Barat diperkirakan sekitar 65% dari 100% ibu hamil masih mengalami nyeri pinggang. Senam hamil merupakan salah satu solusi untuk meringankan nyeri pinggang yang dirasakan ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah memberikan asuhan komprehensif pada Ny. ”D” dari masa kehamilan hingga kontrasepsi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus yang dilakukan pada Ny. ”D” G4P3A0 dimulai dari usia kehamilan 33 minggu sampai dengan ibu menggunakan kontrasepsi. Subjek penelitian ini adalah Ny.”D” G4P3A0 dengan ketidaknyamanan nyeri pinggang. Hasil studi kasus ini menunjukan bahwa setelah diberikan asuhan senam hamil menggunakan media video setiap 15-20 menit dengan interval waktu 3 kali dalam seminggu yang dilakukan secara rutin selama 3 minggu, didapatkan penurunan skala nyeri. Sedangkan masa persalinan, nifas, dan bayi baru lahir dalam kedaan normal. Kesimpulan dari studi kasus ini yaitu senam hamil sangat efektif dalam mengurangi nyeri pinggang pada Ny. “D”. Saran dari studi kasus ini seham hamil dapat digunakan untuk ibu hamil dengan keluhan nyeri pinggang menggunakan pemanfaatan teknologi informasi media video.
PENERAPAN VIDEO SENAM HAMIL UNTUK MENGATASI NYERI PINGGANG TRIMESTER III PADA ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. ‘H’ G1P0A0 DI PMB “I” KOTA CIMAHI UTARA TAHUN 2022
Aulia Citra , Ershy;
Susanti , Dyeri;
Dariah , Isti
Jurnal Osadhawedyah Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Osadhawedyah | Agustus-Oktober
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kehamilan merupakan proses alamiah dan normal, pada sebagian ibu hamil mengalami perubahan ketidaknyaman trimester III selama kehamilan. Nyeri pinggang pada ibu hamil dapat disebabkan karena meningkatnya perkembangan janin selama trimester dan mengangkat beban yang berlebihan. Pada kehamilan trimester ketiga ibu hamil juga dapat mengalami kelelahan yang mengakibatkan sulit tidur. Menurut data di PMB “I” ditemui sebanyak 10 orang ibu hamil mengalami keluhan nyeri pinggang. Penanganan yang dilakukan dapat berupa penerapan video senam hamil. Asuhan ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan komprehensif dengan mengetahui intensitas rasa nyeri dan memberikan efek alternatife setelah dilakukan senam hamil. Metode penelitian yang digunakan berupa metode deskriptif melalui studi kasus dengan cara melakukan pengkajian sampai memberikan asuhan kehamilan. Subjek penelitian yaitu Ny.H dengan keluhan nyeri pinggang dan diberikan intervensi berupa video senam hamil. Hasil studi kasus yaitu dilakukan asuhan senam hamil selama ±1 minggu diberikan secara langsung di praktik bidan mandiri dan kunjungan rumah sebanyak 1 kali serta pemantauan melalui media sosial (whatsapp) dilakukan 2-3 hari sekali dengan durasi ±15 menit secara rutin. Kesimpulan studi kasus yaitu setelah dilakukan pemberian asuhan senam hamil selama satu minggu intensitas pada nyeri pinggang berkurang, ibu merasa lebih rileks dan dapat melakukan aktivitas sehari-hari, dan efektivitas tidur lebih nyaman sehingga rasa nyeri berkurang. Saran studi kasus yaitu diharapkan dapat menjadi masukan maupun evaluasi untuk meningkatkan pelayanan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil dengan ketidanyamanan trimester III nyeri pinggang.
GAMBARAN KUALITAS HIDUP DAN DUKUNGAN KELUARGA PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GAMBIRSARI KOTA SURAKARTA
Qolbuna Azhar, Mayang;
Susilowati , Tri
Jurnal Osadhawedyah Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Osadhawedyah | Nopember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu gangguan metabolisme kronik yang memiliki jumlah kejadian tinggi dan selalu meningkat dari tahun ke tahunnya. Penderita diabetes mellitus yang berada dalam lingkungan keluarga dan diperhatikan oleh keluarganya akan memiliki perasaan aman dan nyaman sehingga akan menumbuhkan motivasi untuk melaksanakan perawatan diri yang berdampak pada meningkatnya kualitas hidup dan dukungan keluarga. Indonesia menempati peringkat ke-3 dengan jumlah penderita diabetes mellitus terbanyak se Asia Tenggara dengan persentase mencapai 11,3%. International Diabetic Federation (IDF) juga memproyeksi untuk penduduk dengan usia 20-79 tahun pada 10 negara di dunia dengan identifikasi jumlah penderita tertinggi berada di China, India, dan Amerika Serikat menduduki posisi teratas dengan jumlah penderita 116,4 juta jiwa. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup dan dukungan keluarga pada penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Gambirsari kota Surakarta. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 94 responden. Instrument yang digunakan kuisioner kualitas hidup dan kuesioner dukungan keluarga. Hasil: hasil penelitian didapatkan responden mayoritas berjenis kelamin perempuan yang bekerja sebagai IRT dengan rentang usia 55-65 tahun memiliki kualitas hidup yang buruk dengan jumlah 57 responden atau 60.6% dan dukungan keluarga responden penderita DM mayoritas baik dengan jumlah 85 responden atau 90.4%.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF RENDAM AIR HANGAT PADA NY “Y” G1P0A0 DENGAN KETIDAKNYAMANAN KAKI BENGKAK DI PMB “P” CIMAHI SELATAN
Yulianti, Vina;
Nursifa, Niknik;
Maryati, Sri;
Purwanti
Jurnal Osadhawedyah Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Osadhawedyah | Agustus-Oktober
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kehamilan merupakan proses yang dialami oleh setiap wanita sebelum melahirkan dan memiliki anak. Pada masa kehamilan sering kali terjadi ketidaknyamanan yang sering mengganggu kegiatan ibu, diantaranya yaitu bengkak kaki. Menurut survey di PMB “P” dari 65 ibu hamil ada sebanyak 49 atau 75 % dari mereka mengeluhkan rasa tidak nyaman akibat kaki bengkak. Salah satu cara untuk mengurangi bengkak kaki yaitu dengan melakukan rendam air hangat. Tujuan studi kasus ini adalah untuk Memberikan Asuhan Kebidanan pada Ny. “Y” dengan Terapi Rendam Air Hangat Terhadap Pengurangan Bengkak Kaki. Metode yang digunakan adalah pendekatan studi kasus yang dilakukan pada Ny. “Y” G1P0A0 dimulai dari usia kehamilan 36 minggu sampai dengan ibu menggunakan kontrasepsi. Subjek penelitian yaitu Ny. ”Y” yang mengalami ketidaknyamanan bengkak kaki pada kehamilan trimester III. Hasil studi kasus yaitu setelah diberikan terapi rendam air hangat setiap 15 menit selama 2 minggu, bengkak kaki pada kehamilan berkurang, sedangkan masa persalinan, nifas dan bayi baru lahir ibu dalam keadaan normal. Kesimpulan dari studi kasus ini yaitu rendam air hangat efektif dalam mengurangi bengkak kaki pada Ny. “Y”. Saran dari studi kasus ini adalah asuhan rendam air hangat bisa diberikan pada ibu hamil trimester III yang mengalami ketidaknyamanan bengkak kaki.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. “R” G2P1A0 DENGAN KETIDAKNYAMANAN NYERI PINGGANG MELALUI PEMANFAATAN VIDEO SENAM HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS “C” KABUPATEN BANDUNG BARAT TAHUN 2023
Hulwa Octina, Fida;
Yuliana;
Suhartin, Titin;
Oktri, Yosi
Jurnal Osadhawedyah Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Osadhawedyah | Agustus-Oktober
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Menurut World Health Organization (WHO) Tahun 2019, 50–70% wanita hamil di seluruh dunia mengalami ketidaknyamanan nyeri pinggang. Komplikasi dari nyeri pinggang adalah Penurunan mobilitas yang dapat menghambat aktifitas seperti mengendarai kendaraan, merawat anak dan mempengaruhi pekerjaan ibu, insomnia yang menyebabkan keletihan dan iritabilitas. Ibu hamil memang mengalami ketidaknyamanan, namun jika tidak ditangani, dapat mengalami dampak lebih lanjut secara fisik dan psikologis, maka dari itu dilakukan senam hamil untuk mengurangi ketidaknyamanan. Studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas “C” Kabupaten Bandung Barat, terdapat 17 ibu hamil (37%) yang mengalami nyeri pinggang. Metode penelitian dalam bentuk studi kasus yang dilakukan pada Ny. “R” G2P1A0 pada usia kehamilan 35 minggu 2 hari sampai dengan KB. Klien yaitu Ny. “R” yang mengalami nyeri pinggang pada Trimester III dan diberikan intervensi senam hamil melalui pemanfaatan video. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa setelah diberikan asuhan senam hamil dengan pemanfaatan video yang dilakukan 3 kali dalam seminggu dengan durasi ± 15 menit selama ± 4 minggu, maka nyeri pinggang yang dirasakan ibu hamil berkurang sampai tidak dirasakan lagi. Simpulan terdapat kesesuaian antara teori dan praktik pada asuhan kebidanan. Saran diharapkan menjadi masukan dan acuan pemanfaatan teknologi dalam pemberian asuhan berupa pemberian video senam hamil sebagai media intervensi untuk mengatasi permasalahan khususnya pada trimester III dengan ketidaknyamanan nyeri pinggang.