cover
Contact Name
Puspawan Hariadi
Contact Email
puspawanhr@hamzanwadi.ac.id
Phone
+6287839493979
Journal Mail Official
sinteza@hamzanwadi.ac.id
Editorial Address
Jalan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid No. 132 Pancor, Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat KP: 83612 Telp/Fax: 6237622954, Kab. Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, 83612
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sinteza
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 27978133     DOI : https://doi.org/10.29408/sinteza
Core Subject : Health, Science,
Sinteza, ISSN (online) 2797-8133, is a peer-reviewed journal in pharmacy. Established 2021, the journal is an open access of published articles to support greater exposure of scientific knowledge. Sinteza published online twice a year by Faculty of Health, Universitas hamzanwadi. Sinteza accepts various fields of research in pharmacy including community and clinical pharmacy, pharmaceutics, pharmacology, toxicology, pharmacokinetics, pharmaceutical chemistry, and pharmaceutical biology. Manuscript accepted in Sinteza written in both Bahasa Indonesia and English
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2022): February" : 5 Documents clear
Kombinasi Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiatica L.) dengan Obat Anti Diabetik Oral (ADO) terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Mencit Hamidah, Laeli Aminatul; Rafsanjani, Arief; Hariadi, Puspawan
Sinteza Vol. 2 No. 1 (2022): February
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.3 KB) | DOI: 10.29408/sinteza.v2i1.4398

Abstract

ABSTRAKDiabetes Melitus adalah penyakit yang ditandai dengan konsentrasi glukosa yang tinggi di dalam darah. Pederita diabetes perlu mengkonsumsi obat untuk mengontrol konsentrasi glukosa yang tinggi dalam darah. Selain mengggunakan terapi tunggal, penggunaan terapi kombinasi juga sering diterapkan oleh penderita diabetes untuk mengatur keseimbangan glukosa darah dalam tubuh, baik terapi kombinasi dari dua obat sintetis ataupun kombinasi sintetis dan obat herbal. Masyarakat percaya bahwa kombinasi obat herbal dan obat sintetis lebih baik dari pada menggunakan salah satu diantaranya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kombinasi ekstrak daun pegagan (Centella asiatica L.) dengan obat anti diabetik oral dapat memberikan efek yang lebih baik dibandingkan pemberian tunggalnya dalam menurunkan kadar glukosa darah sewaktu pada mencit. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium dengan desain pre-test and post-test with control group menggunakan hewan uji mencit sebanyak 36 ekor yang dibagi menjadi 12 kelompok. Evaluasi pengukuran kadar glukosa darah untuk setiap kelompok mencit dilakukan sebanyak empat kali, yakni sebelum induksi aloksan (T0), setelah induksi aloksan(T1), hari ke 7(T7) dan hari ke 14 (T14) setelah pemberian bahan uji. Data dianalisis secara statistik menggunakan Statistical Product and Service Solutions (SPSS) dengan metode uji One way anova dan uji Tukey HSD. Hasil analisis menunujukkan bahwa pemberian ADO (metformin tunggal, glibenklamid tunggal), tiga variasi ekstrak pegagan tunggal (EEP D1, EEP D2, EEP D3) ataupun kombinasi antara keduanya (KMP D1, KMP D2, KMP D3, KGP D1, KGP D2, KGP D3) mampu memberikan penurunan kadar glukosa darah sewaktu pada mencit (p=0.00). Dapat disimpulkan bhwa dari hasil uji tukey kelompok uji kombinasi ekstrak etanol daun pegagan+Metformin (KMP) dan Kombinasi ekstrak etanol daun pegagan+Glibenklamid (KGP) menunjukkan efek yang yang tidak lebih baik atau sebanding dengan kelompok uji tunggal masing-masing dalam menurunkan kadar glukosa darah sewaktu pada mencit (p>0.05).
Formulasi dan Evaluasi Lulur Limbah Kulit Dalam (Albedo) Buah Durian (Durio zibethinus Murr.) sebagai Kosmetik Alami Minawati, Minawati; Febriani, Yuyun; Ihsan, Ersi Arviana
Sinteza Vol. 2 No. 1 (2022): February
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.299 KB) | DOI: 10.29408/sinteza.v2i1.2750

Abstract

Kulit buah durian secara keseluruhan mengandung senyawa flavonoid, fenolik, saponin, dan tanin. Golongan flavonoid yang dimiliki oleh kulit durian berfungsi sebagai aktivitas antioksidan yang menjadi senyawa penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Antioksidan dalam bahan kosmetik dapat bermanfaat untuk memperbaiki sel-sel kulit yang rusak akibat radikal bebas. Tujuan  penelitian ini adalah untuk menghasilkan formulasi sediaan lulur yang terbaik dari kulit dalam (albedo) durian berdasarkan uji sifat fisiknya. Penelitian ini merupakan penelitian experimental menggunakan posttest design dengan perlakuan konsentrasi dari kulit dalam (albedo) durian sebagai bahan aktif sediaan lulur. Formulasi sediaan lulur dari kulit dalam (albedo) durian dibuat dengan konsentrasi 1%, 1,5%, dan 3%. Uji sifat fisik sediaan  lulur ditentukan berdasarkan uji organoleptis, viskositas, pH, daya sebar, daya lekat, homogenitas, dan hedonik (kesukaan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi sediaan lulur dari kulit dalam (albedo) durian memilik perbedaan berdasarkan uji sifat fisiknya dengan formulasi yang terbaik adalah formulasi sediaan lulur kulit dalam (albedo) 3% baik dari segi aroma, tekstur, dan warna.
Efektivitas Infusa Daun Jarak Kepyar (Ricinus communis L.) terhadap Kadar Kolesterol Total dan HDL Serum Darah Tikus Galur Wistar Hikmah, Rani Anggraini; Hariadi, Puspawan; Sovia, Fitriwati
Sinteza Vol. 2 No. 1 (2022): February
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.569 KB) | DOI: 10.29408/sinteza.v2i1.4367

Abstract

Jarak  kepyar (Ricinus communis L.) adalah salah satu tanaman herbal yang mengandung flavonoid khususnya kuersetin, tanin, dan saponin dimana senyawa-senyawa ini dipercaya dapat memberikan efek antihiperlipidemia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas infusa dan untuk mendapatkan konsentrasi infusa daun jarak kepyar yang paling efektif sebagai antihiperlipidemia pada tikus galur wistar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian true exsperimental dengan rancangan pretest-postest kelompok. Hewan uji terbagi menjadi 5 kelompok yaitu kontrol positif (simvastatin), kontrol negatif dan perlakuan (infusa daun jarak kepyar) dengan konsentrasi 10%, 20% dan 30%  dengan masing-masing kelompok sebanyak 5 ekor. Sebelum perlakuan hewan uji diberikan induksi kuning telur selama 25 hari kemudian diukur kadar kolesterol total, trigliserida, dan HDL. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah induksi kuning telur kemudian dilakukan kembali setelah infusa daun jarak kepyar diberikan. Parameter yang diukur adalah kadar kolesterol total, trigliserida dan HDL. Berdasarkan hasil pengukuran kadar setelah pemberian infusa daun jarak kepyar diperoleh hasil persentasi penurunan kolesterol total yaitu kontrol negatif (8.43%), kontrol positif (15.28%), konsentrasi 10% (10.23%), konsentrasi 20% (20.03%), dan kelompok konsentrasi 30% (27.13%) dan peningkatan  HDL yaitu kelompok kontrol negatif (1.23%), kontrol positif (9.23%), konsentrasi 10% (2.96%), konsentrasi 20% (7.85%), dan kelompok konsentrasi 30% (5.14%).  Konsentrasi 20% dan 30% memberikan penururunan kadar kolesterol total secara signifikan (p<0.05)  dan peningkatan kadar HDL secara signifikan (p<0.05) oleh kontrol 20% jika dibandingkan dengan kontrol negatif. Infusa daun jarak kepyar (Ricinus communis L.) konsentrasi 30% paling efektif menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida, sedangkan yang paling efektif untuk meningkatkan kadar HDL  adalah konsentrasi 20%.
Efek Sinergisme Ekstrak Daun Pegagan (Centella asiatica L.) dengan Obat Antidiabetik Oral terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Puasa pada Mencit Khairurrizki, Amanda; Rafsanjani, Arief; Hariadi, Puspawan
Sinteza Vol. 2 No. 1 (2022): February
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.586 KB) | DOI: 10.29408/sinteza.v2i1.4385

Abstract

Tanaman pegagan (Centella asiatica L.) mengandung senyawa triterpenoid dan flavonoid yang memiliki mekanisme penurunan kadar glukosa dalam darah dan aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sinergisme antara ekstrak daun pegagan dengan obat antidiabetik oral dalam menurunan kadar glukosa darah puasa pada mencit. Desain penelitian ini menggunakan pre dan post test control group design. Induksi hiperglikemia pada mencit menggunakan aloksan, pengujian pada mencit terbagi dalam 12 kelompok, diantaranya kontrol negatif, kontrol positif (metformin dan glibenklamid), dan kelompok perlakuan pertama (I,II,IIII), kedua (IV, V, VI), dan ketiga (VII, VIII, IX) yang diberikan ekstrak daun pegagan dengan 3 dosis yang berbeda, yaitu 56,7 mg/kgBB; 113,4 mg/kgBB; dan 170,1mg/kgBB. Pada kelompok perlakuan kedua, ekstrak daun pegagan dikombinasikan dengan metformin 1,75 mg/kgBB dan glibenklamid 0,0175 mg/kgBB pada kelompok perlakuan ketiga.  Data dianalisis menggunakan Oneway Anova dan uji lanjut LSD. Hasil analisis menunjukkan terdapat efek sinergisme pada kelompok perlakuan V (Ekstrak Daun Pegagan 113,4 mg/kgBB dengan metformin 1,75 mg/kgBB), dimana terdapat penurunan kadar glukosa darah puasa yang signifikan dibandingkan penurunan kadar ekstrak tunggal, yaitu 93 mg/dL dan 77,66 mg/dL. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kombinasi ekstrak etanol daun pegagan pada dosis 113,4 mg/kgBB dengan 1,75 mg/kgBB metformin merupakan dosis yang paling efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah puasa.
Formulasi dan Evaluasi Krim Pelembab Kulit Ekstrak Mahkota Bunga Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) Nopita, Rati Astuti Dewi; Ihsan, Ersi Arviana; Hariadi, Puspawan
Sinteza Vol. 2 No. 1 (2022): February
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sinteza.v2i1.4391

Abstract

Bunga sepatu merupakan tanaman yang memiliki kandungan flavonoid yang  berfungsi sebagai antioksidan dan sebagai pelembab. Pelembab merupakan sediaan yang digunakan untuk memperbaiki kulit kering, sediaan ini dapat menurunkan Trans Evidermal Water Loss (TEWL) dengan membentuk lapisan lemak tipis di permukaan  kulit. Penelitian bertujuan untuk mengetahui formulasi dan evaluasi sifat fisik sedian krim ekstrak etanol mahkota bunga sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) sebagai pelembab kulit. Metode yang digunakan pada penelitian ini eksperimental labolatorium. Evaluasi sifat fisik sediaan krim meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi sediaan krim ekstrak etanol mahkota bunga sepatu dari ketiga formula uji organoleptis pada F1 (semi padat, abu muda, kakao), F2 (semi padat, drak sea green, kakao), kontrol (semi padat, putih, kakao), uji homogenitas dari ketiga formula menunjukkan hasil yang homogen, uji pH pada ketiga formula F1 6,22, F2 6,23, kontrol 5,91, uji viskositas F1 318, F2 1138, kontrol 992, hasil uji daya sebar memiliki diameter pada F1 5,59 cm; F2 5,9 cm; kontrol 5,2 cm  dan uji daya lekat pada F1 2,72 detik; F2 278 detik; dan kontrol 2,65 detik. Hasil uji pelembab menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan (p<0,05) antara formula 2 dengan kelompok kontrol negatif. Sediaan krim ekstrak mahkota bunga sepatu F2 dengan sebelum pengolesan 22,64 % pada hari ke 10 rata-rata 52, 48%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5