cover
Contact Name
Yusri
Contact Email
yusri@unm.ac.id
Phone
+6285255602827
Journal Mail Official
yusri@unm.ac.id
Editorial Address
A.P. Pettarani Street, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM
ISSN : 97862338     EISSN : 97862338     DOI : https://doi.org/10.26858/semnaslp2munm
Perguruan tinggi seharusnya terpanggil untuk menjawab tantangan-tantangan di atas melalui pelaksanaan darma ketiga pengabdian pada masyarakat, dan panggilan tersebut sejauh ini sudah banyak dilakukan namun program-program yang betul-betul pokus pada sasaran masih perlu diperbaiki, terutama mengeksplor potensi ekonomi kreatif yan gsejak lama ada dan sedang tumbuh di masyarakat. Berdasar pada latarbelakang itulah seminar nasional dengan Tema “Peran Penelitian dalam Menunjang Percepatan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia” penting untuk dilakukan. Seminar ini diharapkan akan member motivasi dan inspirasi, terutama kepada pengabdi untuk melahirkan berbagai karya, produk dan konsep aplikatif, terutama terkait dengan produk berbasis akselerasi percepatan pembangunan nasional.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 130 Documents
Search results for , issue "2017" : 130 Documents clear
KAJIAN MAKNA SIMBOLIK LOGO KABUPATEN-KOTA DI SULAWESI SELATAN Irfan Arifin; Tangsi Tangsi; Jamilah Jamilah
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.819 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi pentingnya memahami akar budaya sendiri, mencintai budaya sendiri, dan bangga terhadap hasil budayanya sendiri dengan memahami arti lambang daerah Kabupaten-Kota yang ada di Sulawesi Selatan. Setiap daerah dalam bentuk kabupaten atau kota masing-masing memiliki identitas yang menjadi simbol daerahnya dalam bentuk logo. Logo suatu daerah kabupaten-kota merupakan visualisasi dari nilai-nilai yang dianut oleh daerah tersebut,dengan dasar inilah maka penelitian mengenai lambang (logo) Kabupaten-Kota dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mendokumentasikan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalam lambang setiap kabupaten-kota di Sulawesi-Selatandengan mengumpulkan berbagai data melalui, wawancara, observasi, dan studi dokumen. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif-kualitatif yakni mendeskripsikan tentang unsur-unsur visual, sumber inspirasi, makna, dan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai yang terkandung di dalam logo kabupaten-kota di Sulawesi-Selatan.Hasil daripenelitian ini mendapatkan:(1) Unsur-unsur visual yang terdapat pada lambang (logo) setiap kabupaten-kota di Sulawesi-Selatan. (2) Sumber inspirasi terciptanya lambang (logo) kabupaten-kota di Sulawesi-Selatan,dan (3) Makna dari setiap unsur visual yang terdapat pada lambang (logo) kabupaten-kota di Sulawesi Selatan. Kata kunci: Simbol, Makna, Logo, Lambang, Kabupaten
Ideologi Kekuasaan Belanda dalam Novel Tambora ketika Bumi Meledak 1815 Karya Agus Sumbogo (Suatu Tinjauan Hegemoni Antonio Gramsci) Risda Darmayanti; Andi Agussalim AJ
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.888 KB)

Abstract

– Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ideologi kaum Belanda dan cara penyerapan ideologi, yaitu folklor, common sense, dan bahasa berdasarkan teori hegemoni Antonio Gramsci dalam novel Tambora Ketika Bumi Meledak 1815 Karya Agus Sumbogo. Penelitian ini bersifat deskriptifkualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kalimat dan paragraf yang terdapat dalam novel Tambora Ketika Bumi Meledak 1815 Karya Agus Sumbogo yang menguraikan ideologi kaum Belanda dan cara penyerapan ideologi. Berdasarkantemuanmakadapatdisimpulkantentang; 1)Ideologi berhasil ditanamkan oleh kelas berkuasa dengan menyusun taktik adu domba. Dalam hegemoni kelompok subordinat yang dikuasai menerima dan memberi persetujuan atas ide-ide dan kepentingan-kepentingan politik dari kelompok yang menguasai mereka. Dengan demikian, menghegemoni dengan menanamkan ideologi terhadap kaum subordinat merupakan strategi yang digunakan untuk memperoleh kekuasaan; 2) penyerapan ideologi meliputi tiga poin penting, yakni folklor, common sense, dan bahasa. Proses cara penyerapan ideologi melalui folklor dapat dilihat melalui hasutan-hasutan yang meliputi sistem kepercayaan menyeluruh yang dilakukan kelas borjuis terhadap kelas proletar atau kelas subordinat seperti meninggalkan tradisi lama menuju tradisi baru. Common sense atau biasa orang sebut pemikiran awam merupakan tempat dibangunnya ideologi, kelas penguasa memanfaatkan kaum awam demi melancarkan rencananya. Kaum borjuis juga memperdayai kaum subordinat dengan cara membawa berita sehingga dapat dikatakan bahwa kaum borjuis juga melakukan penyerapan ideologi melalui media bahasa..
Analisis Kebutuhan Terhadap Pengembangan Bahan Ajar Elektronika Digital Di Universitas Negeri Makassar Mahmud mustafa; Ummiati rahmah
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.663 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa dan dosen terhadap bahan ajar digital dan Membandingkan persepsi antara mahasiswa dan dosen terhadap bahan ajar digital. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian expos facto dimana peneliti melakukan pengumpulkan data secara langsung kepada responden melalui instrument pengumpulan data. Data diperoleh melalui wawancara, angket, dan observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ditemukan bahwa mahasiswa pada kategori sangat membutuhkan sebanyak 14 orang atau 35%, Dibutuhkan 13 orang (32.5%) dan pada kategori cukup juga sebanyak 13 orang (32.5%) sedangkan Dosen pada kategori sangat dibutuhkan sebanyak 2 orang atau 10%, Dibutuhkan 12 orang (60%) dan pada kategori cukup sebanyak 6 orang (30%). Hasil uji hipotesis ditemukan bahwa tidak ada perbedaan pandangan antara mahasiswa dengan pandangan dosen terkait kebutuhan perangkat pembelajaran digital bahwa sama-sama sepakat bahwa memang sangat dibutuhkan. Kata kunci : Analisis kebutuhan, Bahan ajar, Elektronika digital
Perbandingan Pemberian Minuman Air Putih dengan Minuman Isotonik Terhadap Pemulihan Denyut Nadi pada Pemain Hoki FIK UNM Saharullah, Saharullah,; Wahyudin Wahyudin; Hendra Hendra
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.675 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbandingan pemberian minuman air putih dengan minuman isotonic terhadap pemulihan denyut nadi pemulihan pemain Hoki Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar. Metode penelitian yang digunakan studi komperatif merupakan penelitian yang sifatnya membandingkan, yang dilakukan untuk membandingkan persamaan dan perbedaan 2 atau lebih sifat-sifat dan fakta-fakta objek yang diteliti berdasarkan suatu kerangka pemikiran tertentu. Untuk mengetahui denyut nadi latihannya, dan dilihat penurunan denyut nadi pemulihannya setelah perlakuan berupa minuman air putih dan minuman air isotonik pada sebelum melakukan tes. Dalam melakukan pengambilan data, dilakukan sebanyak dua kali kepada masing-masing sampel sebelum dan sesudah tes. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh pemain Hoki Fakultas Ilmu Keolahrgaan Universitas Negeri Makassar dan sampel yang berjumlah 15 orang. Hasil penelitian diperoleh perbandingan pemberian minuman air putih dengan minuman isotonik terhadap pemulihan denyut nadi pada pemain Hoki FIK UNM yang mana nilai rerata pemulihan denyut nadi dengan pemberian air putih sebesar 78.13 dengan simpang baku 10.309, dan nilai rerata pemulihan denyut nadi dengan pemberian minuman isotonik adalah sebesar 84.60 dengan simpang baku 13.532 . Hasil Analisis menggunakan uji T Berpasangan dengan tingkat kepercayaan (α = 0,05). Berdasarkan uji tersebut, didapatkan hasil dengan nilai P = 0.010 (p < 0.05 ) maka Ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rerata antara pemberian minuman air putih dengan minuman isotonik terhadap pemulihan denyut nadi pada pemain HOKI FIK UNM, yang mana pemulihan denyut nadi dengan pemberian minuman isotonik lebih baik daripada pemulihan denyut nadi dengan pemberian air putih pada pemain Hoki FIK UNM. Kata kunci: Perbandingan, Minum, Denyut Nadi, Pemain HOKI
Sifat Workability Beton Ramah Lingkungan Irma Aswani Ahmad; Nurlita Pertiwi; Nur Anny Suryaningsih Taufieq
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.376 KB)

Abstract

Salah satu sifat dari beton segar yang mempengaruhi kualitas beton ramah lingkungan yaitu workability dikaji dalam penelitian ini. Beton ramah lingkungan yang diteliti adalah jenis beton yang menggunakan limbah abu sekam padi (ASP) sebagai pengganti sebagian semen.Penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang dilakukan pada Laboratorium Uji Bahan Jurusan PTSP FT UNM. Benda uji beton segar dibuat berdasarkan rancangan campuran mutu beton 20 MPa dengan fas 0.45. Persentase ASP yang digunakan adalah 0% , 5% dan 7.5% dari berat semen.Sifat workability ini diukur dengan 3 parameter yaitu hasil dari uji slump, faktor kepadatan dan bleeding. Berbeda dengan penelitian lain, semen yang digunakan adalah tipe Portland Composite Cement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi persentase ASP, maka nilai slump, faktor kepadatan dan bleeding semakin rendah. Hasil penelitian ini memberikan gambaran jelas mengenai pengaruh persentase abu sekam padi terhadap workability. Hal ini bermanfaat dalam penentuan jumlah air sehingga mendapatkan workability yang layak dalam menciptakan beton ramah lingkungan. Kata kunci: workability, ramah lingkungan, bleeding, faktor kepadatan, slump
Pemahaman Guru Tentang Peraturan Perundang-Undangan Profesi Pendidik Muhammad Akbal; Firman Umar
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.556 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru tentang peraturan perundang-undangan profesi pendidik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Dengan populasi 38 orang guru yang mengajar di SMK 1 YPGRI. Sampel penelitian sebanyak 20 orang yang ditetapkan secara random sampling. Serta metode pengumpulan data digunakan yaitu dengan mengunakan angket. Teknik analisis data yaitu dengan cara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman guru tentang dasar konstitusional di bidang pendidikan berada pada kategori tinggi, yaitu 90%. Hal ini menunjukkan bahwa guru telah memahami dengan baik tentang pendidikan sebagaimana diatur dalam konstitusi. Sedangkan pemahaman guru pada tataran operasional/petunjuk teknis pelaksanaan tugas-tugas guru menunjukkan bahwa tingkat pemahaman guru berada pada kategori sedang/cukup memadai, yaitu berada pada rentan 57% sampai 75 %. Kata kunci: Pemahaman Hukum Bidang Profesi Pendidik
PROSES MORFOLOGIS KATA BENDA Hasmawati Hasmawati
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.042 KB)

Abstract

Makalah ini bertujuan mendeskripsikan langkah-langkah proses morfologis kata benda suatu bahasa dengan menggunakan piranti analisis linguistik deskriptif struktural yang menekankan bahwa analisis bahasa harus bersifat deskriptif bukan preskriptif, yaitu telaah harus berdasarkan pada bahasa yang diteliti sebagaimana adanya dan bukan yang semestinya ada. Pembentukan kata benda terdiri atas dua jenis yaitu kata benda dasar atau pokok dan kata benda turunan. Dalam proses pembentukan kata benda terdapat dua jenis proses yang akan dilewati, yakni proses afiksasi/derivasi, reduplikasi, dan proses pemajemukan kata. Kata Kunci: linguistik, proses morfologis, kata benda
PENGARUH VOLUME DAN SALURAN PEMASARAN TERHADAP MARGIN PEMASARAN TELUR IKAN TERBANG SEGAR Abdul Rahim; Aco Saparuddin Pernyata
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.574 KB)

Abstract

Rantai pemasaran telur ikan terbang yang panjang menyebabkan margin pemasaran menjadi besar sehingga pemasaran tidak efisien atau mekanisme pasar yang bersaing tidak sempurna. Penelitian yang dilakukan di wilayah pesisir pantai Barat Kecamatan Kalmas Kabupaten Pangkep bertujuan menganalisis pengaruh volume dan saluran pemasaran terhadap margin pemasaran telur ikan terbang segar. Penelitian ini bersumber dari data primer dengan menggunakan data berdasarkan dimensi waktu, yaitu cross-section Tahun 2016 dengan responden sebanyak 124 nelayan telur ikan terbang di Kabupaten Pangkep yang pilih dilakukan secara Sensus, sedangkan perantara 29 (pedagang pengumpul dan pengecer) dengan snowball sampling. Metode analisis yang digunakan estimasi dengan persamaan regresi non linear. Hasil penelitian menemukan bahwa distribusi saluran pemasaran telur ikan terbang segar di Kabupaten Pangkep terdiri dari 3 (tiga) saluran pemasaran dengan 3 (dua) lembaga pemasaran, yaitu pengecer, pengumpul, pedagang besar pengecer sehingga pemasarannya tidak efisien. Selanjutnya margin pemasaran telur ikan terbang dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh volume pemasaran dan saluran pemasaran I dan II.
PERLINDUNGAN HAK PEREMPUAN DALAM PERSFEKTIF KEADILAN GENDER Andi Kasmawati
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gender adalah seperangkat peran seperti halnya kostum dan topeng di teater, menyampaikan kepada orang lain bahwa kita adalah feminim atau maskulin. Sedankan perempuan merupakan mahluk ciptaan Tuhan yang maha esa, yang memiliki keistimewaan dan kodrat untuk melahirkan, mengasuh, menjaga tumbuh kembang anak, dan mengatur rumah tangga, sekaligus mamapu berperan sebagai pencari nafkah, serta berkiprah diberbagai bidang. Namun tidak sedikit perempuan mengalami permasalahan baik dalam rumah tangga maupun dalam dunia kerja, masih ada diskriminasi terhadap perempuan, dari sisi kesehatan, masih tingginya angka kematian ibu dan tingginya angka kekerasan terhadap perempuan, belum diakuinya partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan sehingga kepentingannya tidak terwakili, kondisi ini menyebabkan perempuan makin tertinggal atau tidak setara dibandingkan dengan laki-laki. Peran perempuan selain melahirkan, peran lainnya dapat dibagi dengan laki-laki sebagai wujud kesetaraan gender. Terjadinya diskriminasi dan kekerasan karena tidak adnya keadilan gender dalam menjalanakan kehidupannya, padahal perempuan sudah memberikan sumbangan besar bagi kesejahteraan keluarga dan pembangunan masyarakat. Untuk memberi perlindungan terhadapa kondisi yang dialami kaum perempuan yang terindikasi mengalami pelanggaran terhadap hak-haknya, yang mengakibatkan terjadinya diskiriminasi dan kekerasan, pemerintah mengupanyakan suatu perlindungan dengan melakukan konfensi dan membuat regulasi, serta gerakan-gerakan yang menjadi ujung tombak perlindungan terhadap perempuan. Upaya ini ditunjukkan dengan dikeluarkannya resolusi No. 34/180 Tanggal 18 Desember 1979 tentang Convention an the Elimination of all forms of Discrimination Againts Women (CEDAW) bagi masyarakat Internasional, Menindak lanjuti CEDAW pemerintah Indonesia melahirkan undang-undang No. 7 Tahun 1984 yang berlaku 3 September 1981 sebagai wujud komitmen pemerintah memberikan perlindungan kepada perempuan dalam mewujudkan keadilan dan penegakan Hak Asasi Manusia. Kata Kunci: Hak Perempuan dan Keadilan Gender
Teaching Methods used by Professional EFL Teachers of High School Level in Makassar Baso jabu; Chairil Anwar Korompot
Seminar Nasional LP2M UNM 2017
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of the research is to describe the teachers’ concept of good teaching methods, kinds of teaching methods used by professional EFL teachers, and the reasons of the professional EFL teachers used the methods. The data sources for the research are three professional EFL teachers from three high school level in Makassar. This research employed qualitative approach with a grounded theory method for the research. The researchers act as the main instrument, using field notes, audio and video recorders. In the data collection, the researchers conducted interview and direct classroom observation. In analyzing the data, the researchers employed coding method that comprised three steps, open coding, axial coding, and selective coding. The result of the research shows that the three subjects have different statements about teaching methods, but their concept is basically in line with the theories about teaching method proposed by the experts. They stated that the teaching method is a set of principles, procedures or strategies to be implemented by teachers to achieve desired learning in students. During their teaching the teachers used PPP (presentation, practice and production) method, communicative approach, discussion method, task-based learning, audio lingual method, and ESA (engage, study, and activate) method. The three research subjects suggest similar points considered by teachers in choosing a teaching method to be applied in the classroom. To choose a method the most important things to consider are the material and the students learning style

Page 11 of 13 | Total Record : 130


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 12 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 8 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 7 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 6 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 5 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 4 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 3 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 2 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 1 Prosiding Edisi 7 Prosiding Edisi 6 Prosiding Edisi 5 Prosiding Edisi 4 Prosiding Edisi 3 Prosiding Edisi 2 Prosiding Edisi 1 2017 More Issue