cover
Contact Name
Abdul Jalil
Contact Email
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
p3di@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 Sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
National Multidisciplinary Sciences
ISSN : -     EISSN : 28096959     DOI : https://doi.org/10.32528/nms
Discover the diverse processes in National Multidisciplinary Sciences, with prospective papers from researchers and Community Service who are productive in their respective fields. Research and service reports support study demonstrations in current trends in society and observations through field research and Community Service that contribute to the development of studies. Psychology Philosophy and Behavioral Studies Sociology Law and Legal Studies Economics Language and Literature History Political Studies Islamic Studies Religion and Cultural Studies Art Tourism Remote Sensing Computer Science Civil engineering Material Science Applied Mathematics Aquaculture Plant Science Horticulture Soil Plant Science Agroforestry Forest Science Plant Protection Aquatic Processing Diversification MicrobiologyAstronomy Medical-surgical nursing Pediatric nursing Maternity nursing Community nursing Family nursing Gerontic nursing Psychiatric nursing Nursing management and palliative nursing Public health science Midwifery
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH" : 9 Documents clear
Efektifitas Kombinasi Ews (Seismograf Dan Cctv) Terhadap Respon Masyarakat Kelompok Rentan Dalam Situasi Gawat Darurat Di Gunung Semeru Prasojo, Ardhi Gigih; Susilo, Cipto; Ali Hamid, Mohammad
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung Semeru sebagai gunung api aktif di Indonesia memiliki potensi tinggi menyebabkan bencana, terutama bagi masyarakat yang tinggal di Kawasan Rawan Bencana (KRB). Kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas memiliki risiko lebih tinggi ketika terjadi erupsi. Sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) menjadi kunci untuk menyelamatkan mereka. Kombinasi antara seismograf dan CCTV dapat meningkatkan kecepatan dan akurasi informasi untuk merespons bahaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kombinasi seismograf dan CCTV terhadap respon masyarakat kelompok rentan terhadap EWS di situasi gawat darurat Gunung Semeru. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah masyarakat kelompok rentan di dusun Sumbersari wilayah KRB 3 dengan jumlah responden sebanyak 30 orang yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner CASPER Preparedness berbasis skala Guttman. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman’s Rho dengan tingkat signifikansi α ≤ 0,05. Hasil: Sebagian besar responden menilai kombinasi seismograf dan CCTV kurang efektif (53,3%). Namun, sebanyak 33,3% menilai kombinasi tersebut efektif. Respon terhadap sistem EWS juga mayoritas cukup (60,0%), diikuti respon baik (33,3%). Hasil uji Spearman menunjukkan nilai p = 0,000 dan koefisien korelasi r = 0,949, menunjukkan hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara efektivitas kombinasi seismograf dan CCTV terhadap respon masyarakat kelompok rentan dalam situasi gawat darurat. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara efektivitas kombinasi seismograf dan CCTV dengan respon masyarakat kelompok rentan terhadap Early Warning System dalam situasi gawat darurat di Gunung Semeru.
Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Kanker di Instalasi Kemoterapi RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso Islamiyah, Yuniar Ayu; Asmuji, Asmuji; Haryanti, Dwi Yunita
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi terapeutik adalah salah satu komponen penting dalam pelayanan keperawatan berkualitas. Komunikasi terapeutik yang buruk sering kali menyebabkan pasien merasa tidak dihargai, tidak mendapatkan informasi yang cukup, atau tidak memperoleh perhatian yang layak sehingga mempengaruhi motivasi pasien dalam pengobatan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien kanker di Instalasi Kemoterapi RSUD dr. H Koesnadi Bondowoso. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kolerasional cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien kanker yang menjalani kemoterapi di instalasi kemoterapi RSUD dr. Koesnadi Bondowoso sebanyak 43 orang dan sampel pada penelitian ini ditetapkan 39 menggunakan rumus slovin dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk menilai komunikasi terapeutik perawat adalah Global International Therapeutic Communication Scale (GITCS), sedangkan tingkat kepuasan pasien diukur dengan membandingkan kenyataan dengan harapan pasien. Analisis data menggunakan uji statistik spearman rho menunjukkan hasil pahwa p value = 0.002 < 0.05. hasil ini menunjukkan bahwa H1 diterima dengan koefisien korelasi (r) = 0, 489 yang dapat diartikan hubungan cukup. Ada hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien kanker di Instalasi Kemoterapi RSUD dr. H Koesnadi Bondowoso.
Pengaruh Seduhan Teh Hijau dan Kayu Manis Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pembantu Sumberjeruk, Kalisat, Jember Maulidiyah, Ananda Riskiyatul; Widada, Wahyudi; Sasmiyanto, Sasmiyanto
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah yang konsisten pada nilai ≥140/90 mmHg. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan melalui pendekatan farmakologis maupun non-farmakologis. Teh hijau dan kayu manis dikenal memiliki berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi memengaruhi tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh seduhan teh hijau dan kayu manis terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pembantu Sumberjeruk, Kalisat, Jember. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sampel berjumlah 30 pasien hipertensi, dibagi menjadi kelompok eksperimen (15 orang, menerima seduhan) dan kontrol (15 orang). Pengukuran tekanan darah sistolik dan diastolik dilakukan sebelum dan sesudah eksperimen. Data dianalisis dengan paired t-test dan independent t-test (α<0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok eksperimen setelah pemberian seduhan teh hijau dan kayu manis Rata-rata selisih penurunan tekanan darah sistolik pada kelompok intervensi adalah 17,33 mmHg dan diastolik 9,53 mmHg. Sementara itu, pada kelompok kontrol, tidak ditemukan perubahan tekanan darah yang besar. Perbandingan antara kedua kelompok menunjukkan perbedaan penurunan tekanan darah yang sangat signifikan (p-value sistolik = 0,002; p-value diastolik = 0,013). Kesimpulannya, seduhan teh hijau dan kayu manis memiliki efek dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi
Pengaruh Edukasi Bencana Model Disaster Escape Room Terhadap-Pengetahuan Dan Sikap Anak Dalam Menghadapi Erupsi Gunung Semeru Di SMP Negeri 5 Candipuro Islamy, Fikhih Wahyu; Asih, Susi Wahyuning; Andriani, Sri Wahyuni
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Erupsi Gunung Semeru merupakan ancaman nyata bagi masyarakat di sekitarnya, termasuk anak usia sekolah yang tergolong kelompok rentan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi bencana menggunakan model Disaster Escape Room terhadap pengetahuan dan sikap siswa dalam menghadapi erupsi Gunung Semeru di SMP Negeri 5 Candipuro. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VII dan VIII sebanyak 97 siswa, dan sampel diambil sebanyak 78 siswa melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan kuesioner sikap. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan dan sikap siswa setelah diberikan edukasi Disaster Escape Room dengan nilai p = 0,000. Edukasi berbasis simulasi ini memberikan pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan, sehingga mampu meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi erupsi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model Disaster Escape Room merupakan metode edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesiapan bencana pada anak. Disarankan agar pendekatan ini diimplementasikan secara luas, khususnya di sekolah yang berada di wilayah rawan bencana, sebagai bagian dari promosi kesehatan dan perlindungan kelompok rentan.
Hubungan Kenakalan Remaja Dengan Tingkat Kecemasan Orang Tua di Desa Kemuningsari Kidul Jember Yusuf, Moh Aftoni Ilman; Suryaningsih, Yeni; Zaini, Mad
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenakalan remaja merupakan fenomena yang kian meningkat dan menjadi sumber kecemasan bagi orang tua, terutama di wilayah Desa Kemuningsari Kidul, Jember. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kenakalan remaja dengan tingkat kecemasan orang tua. Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional, melibatkan 87 orang tua yang memiliki anak remaja usia 10–19 tahun, dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Self-Report Delinquency (SRD) untuk mengukur kenakalan remaja dan State-Trait Anxiety Inventory (STAI) untuk mengukur tingkat kecemasan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja berada pada kategori kenakalan sedang hingga tinggi, dan sebagian besar orang tua mengalami kecemasan sedang. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rho menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat kenakalan remaja dengan kecemasan orang tua (ρ = 0,000 < α = 0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kenakalan remaja, maka semakin tinggi pula tingkat kecemasan yang dialami orang tua. Oleh karena itu, penting bagi pihak keluarga, masyarakat, dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan peran dalam pengawasan dan pembinaan remaja guna menekan perilaku menyimpang serta mengurangi kecemasan orang tua.
Hubungan Tugas Kesehatan Keluarga Dengan Perilaku Pemenuhan Gizi Balita Di Desa Menampu Kec. Gumukmas Agatha, Mohamad Rafli; Andriani, Sri Wahyuni; Hidayat, Cahya Tribagus
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan gizi balita menjadi indikator penting dalam mendukung pertumbuhan optimal anak. Keluarga berperan sentral melalui tugas kesehatan keluarga yang mencakup pencegahan, perawatan, dan pemenuhan kebutuhan gizi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tugas kesehatan keluarga dengan perilaku pemenuhan gizi balita. Desain penelitian menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 567 keluarga, dengan sampel 123 responden yang dipilih melalui proportional random sampling. Instrumen berupa kuesioner terstruktur yang terbukti valid (r hitung > 0,361) dan reliabel (Cronbach’s Alpha 0,842 dan 0,881). Analisis Spearman Rho menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tugas kesehatan keluarga dengan perilaku pemenuhan gizi balita (p = 0,001; r = 0,701). Hasil ini menunjukkan semakin baik keluarga melaksanakan tugas kesehatannya, semakin optimal pula perilaku gizi balita. Intervensi berbasis keluarga direkomendasikan untuk meningkatkan kapasitas orang tua dalam mendukung pemenuhan gizi balita.
Hubungan Fungsi Kognitif Dengan Resiko Jatuh Pada Lansia Di UPT Panti Sosial Tresna Werdha ( PSTW ) Bondowoso Saadah, Nafilatus; Dewi, Sofia Rhosma; Zulka, Ayesie Natasa
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jatuh pada lansia merupakan masalah kesehatan serius yang dapat menimbulkan cedera, menurunkan kualitas hidup, membatasi mobilitas, hingga meningkatkan risiko kematian. Kejadian jatuh sering berkaitan dengan penurunan fungsi kognitif, yang membuat lansia kurang mampu mengenali bahaya, lambat merespons lingkungan, dan kesulitan mengambil keputusan. Studi pendahuluan di UPT. Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Bondowoso menunjukkan dari 93 lansia terdapat 40 orang yang berisiko jatuh. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan fungsi kognitif dengan risiko jatuh pada lansia di PSTW Bondowoso. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 40 responden dipilih menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian adalah MoCA-Ina untuk menilai fungsi kognitif dan Morse Fall Scale (MFS) untuk menilai risiko jatuh. Data dianalisis dengan uji Spearman Rank pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara fungsi kognitif dengan risiko jatuh (p < 0,05), di mana penurunan fungsi kognitif meningkatkan risiko jatuh. Kesimpulannya, fungsi kognitif berperan penting dalam menentukan risiko jatuh lansia, sehingga diperlukan deteksi dini gangguan kognitif, edukasi, dan intervensi keperawatan berkesinambungan.
Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Dengan Indeks Keluarga Sehat (IKS) Di Desa Balung Kidul Jember Putri, Nanda Ayuningtiyas Eka; Hidayat, Cahya Tribagus; Andriani, Sri Wahyuni
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan keluarga merupakan indikator krusial pembangunan kesehatan nasional, namun Indeks Keluarga Sehat (IKS) di Indonesia masih rendah. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi IKS adalah penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tingkat rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara PHBS dengan IKS. Menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah 316 keluarga dengan ibu balita (0-5 tahun) yang tercatat dalam KK di Desa Balung Kidul, Sampel berjumlah 79 dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen berupa kuesioner PHBS dan Formulir Profil Kesehatan Keluarga dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki PHBS sehat (83.5%) dan IKS pra sehat (75%). Uj Spearman Rho menghasilkan signifikansi p (value) = 0.000 < 0.001 dan koefisien korelasi (r) = 0,438 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan indeks keluarga sehat (IKS) di Desa Balung Kidul Kecamatan Balung Kabupaten Jember. Dan hubungan kedua variabel cukup kuat, dimana semakin sehat perilaku PHBS, maka semakin tinggi capaian IKS keluarga.
Hubungan Penurunan Visus Penglihatan Dengan Kualitas Hidup Pada Penderita Hipertensi di RSD Kalisat Jember Wulandari, Putri; Sasmiyanto, Sasmiyanto; Adi, Ginanjar Sasmito
National Multidisciplinary Sciences Vol. 4 No. 4 (2025): SEMNAS-HEALTH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Visus penglihatan merupakan baik buruknya fungsi mata secara keseluruhan. Kondisi medis yang kronis seperti hipertensi dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang berakibat pada penurunan visus penglihatan. Penurunan visus penglihatan dapat membatasi aktivitas sehari-hari dan menimbulkan ketergantungan, koondisi ini berpotensi memengaruhi kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penurunan visus penglihatan dengan kualitas hidup pada penderita hipertensi di RSD Kalisat Jember. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasi pendekatan cross sectional. Jumlah responden sebanyak 55 orang penderita hipertensi di RSD Kalisat Jember yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi visus menggunakan Snellen Chart dan kuesioner WHOQOL-BREF untuk mengukur kualitas hidup. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan secara statistik antara penurunan visus penglihatan dengan kualitas hidup pada penderita hipertensi. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi (rho) sebesar -0.340 dan nilai signifikansi (p-value) sebesar 0.011 (p < 0.05). Mayoritas pasien hipertensi di RSD Kalisat Jember sebesar (54,5%) mengalami penurunan visus sedang, dan (70,9%) memiliki kualitas hidup rendah. Pasien dengan angka penurunan visus sedang didapatkan kualitas hidup rendah pada pasien hipertensi di RSD Kalisat Jember di RSD Kalisat. Temuan ini menekankan perlunya perhatian lebih terhadap kondisi penglihatan pasien hipertensi guna meningkatkan kualitas hidupnya secara holistik.

Page 1 of 1 | Total Record : 9