cover
Contact Name
Aenor Rofek
Contact Email
aenor_rofek@unars.ac.id
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Jalan Tembus lama no.1 kecamatan Panarukan
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
CENDEKIA PENDIDIKAN
ISSN : 29640997     EISSN : 29640997     DOI : 10.36841
Journal Cendekia memiliki focus and scope dalam Kajian dan penelitian di bidang pendidikan, kajian menejemen Sekolah, PTK (penelitian tindakan kelas), dan hasil penelitian di bidang pendidikan dan pengembangan pembelajaran di sekolah SD-SMA.`
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 109 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MEMBUAT VIDEO PEMBELAJARAN MELALUI WORKSHOP DI SD NEGERI 1 PANJI KIDUL SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2021/20222 Ansori Ansori
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 2 No 1 (2023): BULAN FEBRUARI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.419 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v2i1.2829

Abstract

Sehubungan dengan keadaan tersebut penulis mengajukan alternatif pemecahan masalah yaitu dengan membekali para guru agar mampu membuat video pembelajaran inovatif dengan mengadakan workshop di SD Negeri 1 Panji Kidul Situbondo. Workshop merupakan sebuah kegiatan yang sengaja diadakan sebagai tempat berkumpulnya orang-orang yang berasal dari latar belakang serumpun untuk memecahkan suatu permasalahan tertentu dengan jalan berdiskusi ataupun saling memberikan pendapat antar satu anggota dengan anggota lainnya. Saat ini merupakan era perkembangan teknologi yang sangat pesat, sehingga mendorong manusia merespon perkembangan tersebut dengan ilmu dan keterampilan yang mumpuni agar dapat memanfaatkan teknologi dengan lebih baik. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah PTS dengan berkolaborasi dengan guru yang ditetapkan 2 siklus. Dalam PTS ada 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data primer dengan menggunakan tes ulangan dan observasi dengan di checklist, dan data sekunder dengan wawancara. Peneliti menggunakan keharusan nilai sasaran atau KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) menentukan kriteria sukses untuk menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian pada bab IV dapat disimpulkan sebagai berikut: Ada penerapan video pembelajaran melalui workshop di SD Negeri 1 Panji Kidul Situbondo Tahun Pelajaran 2021/2022. Upaya meningkatkan kemampuan guru mencapai 97% dalam membuat video pembelajaran melalui workshop di SD Negeri 1 Panji Kidul Situbondo Tahun Pelajaran 2021/2022.
PERBEDAAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DENGAN LINGKUNGAN SEKITAR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SDN 8 MIMBAAN KECAMATAN PANJI KABUPATEN SITUBONDO TAHUN AJARAN 2020/2021 Gustilas Ade Setiawan; Maulita lestari
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.614 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i2.2524

Abstract

Motivasi merupakan salah satu aspek yang diperlukan untuk membentuk kepribadian siswa dan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, permasalahan penelitian ini sampai pada pertanyaan “adakah perbedaan motivasi belajar terhadap media pembelajaran?”. Penelitian ini dilakukan di SDN 8 Mimbaan kelas IV dengan jumlah siswa 50 orang yang menggunakan media gambar dan lingkungan sekitar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Dalam tinjauan teori, Media adalah perantara atau penyampai pesan dari pengirim kepada penerima. Media dapat dibedakan menjadi media gambar dan media lingkungan sekitar yang membantu proses pembelajaran. Media gambar merupakan alat yang diwujudkan secara visual dalam dua dimensi. Hal ini dapat digunakan untuk membantu peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran. Media pembelajaran dapat terbentuk dari lingkungan, seperti: lingkungan sosial, lingkungan alam, dan lingkungan buatan. Masing-masing media memiliki kelebihan dan kekurangan. Ini memiliki fungsinya sendiri. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan hipotesis. Hasil perhitungan statistik menunjukkan adanya perbedaan motivasi belajar siswa yang menggunakan media gambar dan media lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran IPA kelas IV di SDN 8 Kecamatan Mimbaan Panji Kabupaten Situbondo. Hasilnya Thitung = 4,351 dan Ttabel = 2,011. Berdasarkan hasil uji statistik, penerapan media lingkungan sekitar lebih efektif dan signifikan dibandingkan dengan media gambar, meskipun media pembelajaran menggunakan standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang sama.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TIMED PAIR SHARE MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS V SEMESTER 1 SD NEGERI 2 JATISARI ARJASA SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Mulik Handayani
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.117 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i2.2717

Abstract

Alasan penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Timed Pair Share merupakan hasil wawancara dengan siswa pada saat observasi awal diketahui bahwa 70% siswa di SD Negeri 2 Jatisari Arjasa menganggap bahwa mata pelajaran IPS membosankan karena cara mengajar guru selama ini hanya dengan ceramah dan penugasan sehingga terlihat monoton. Dengan adanya anggapan tersebut dapat menumbuhkan sikap negatif siswa pada mata pelajaran yang akhirnya berpengaruh pula terhadap pencapaian hasil belajar siswa. Penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 3 siklus yaitu prasiklus, siklus I dan siklus II. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Jatisari Arjasa sebanyak 9 siswa. Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan sebagai berikut: Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Time Pair Share dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dari aktivitas prasiklus 51% meningkat menjadi persentase 89% tema ekosistem materi mengenali letak dan luas Indonesia melalui peta mata pelajaran IPS Pada siswa kelas V semester 1 di SD Negeri 2 Jatisari Arjasa Situbondo Tahun Pelajaran 2021/2022. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Timed Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari prasiklus 56% meningkat menjadi persentase 89% tema ekosistem materi mengenali letak dan luas Indonesia melalui peta mata pelajaran IPS Pada siswa kelas V semester 1 di SD Negeri 2 Jatisari Arjasa Situbondo Tahun Pelajaran 2021/2022.
KESALAHAN BERBAHASA DALAM MENULIS TEKS BUKU HARIAN SISWA KELAS 2 SDN 2 DUWET KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Rizal Eka Putra Permadi; Mory Victor Febrianto
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 1 (2022): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.903 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i1.2270

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kesalahan berbahasa dalam menulis teks buku harian siswa kelas 2 SDN 2 Duwet. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini merupakan siswa kelas 2 SD dengan permasalahan tentang kesalahan berbahasa dalam menulis. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data –data yang diperoleh kemudian dianalisis, data disajikan dengan menarik kesimpulan mengenai pemaknaan data yang telah terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas dalam pemberian tugas mengarang, guru menyajikan sebuah gambar cerita yang kemudian siswa diminta untuk mendeskripsikan gambar cerita tersebut dan guru juga meminta siswa untuk membuat karangan tentang pengalaman pribadi. Guru selalu memberikan metode pembelajaran yang efektif dan efisien dalam menyajikan materi terhadap siswa yaitu cara pertama dengan cara mengenalkan dan memberikan penjelasan tentang cara-cara menulis sebuah karangan pengalaman pribadi dengan baik dan benar. Cara kedua, guru memberikan contoh bentuk sebuah karangan pengalaman pribadi dengan baik dan benar. Cara ketiga, guru memberikan contoh bentuk sebuah karangan pengalaman pribadi kepada siswa-siswa berupa gambar. Cara keempat, guru menugasi siswa menulis sebuah karangan dari sebuah gambar yang guru tempelkan di papan tulis kemudian siswa diminta untuk mendeskripsikan gambar cerita tersebut dan guru juga meminta siswa untuk membuat karangan tentang pengalaman pribadi. Cara kelima, guru memeriksa hasil tugas siswa-siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah peneliti lakukan bahwa dari kelima subjek tersebut memiliki faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesalahan berbahasa dalam teks buku harian pada tugas mengarang yaitu intelegensi siswa rendah, motivasi belajar siswa rendah, kurangnya menguasai materi, malas mempelajari EBI (Ejaan Bahasa Indoenesia), sikap siswa yang kurang baik selama belajar, malu bertanya kepada guru, materi ajar khususnya pada huruf kapital yang kurang dipahami siswa, kurangnya latihan yang dilakukan siswa dalam menerapkan penulisan huruf kapital, pembelajaran bahasa Indonesia di kelas lebih menekankan aspek teoretikal dari pada keterampilan praktis bahasa tulis.
IMPLEMENTASI METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI WRITING SEMESTER 1 PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 KENDIT TAHUN PELAJARAN 2019/2020 R. Imam Soetrisno
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 2 No 1 (2023): BULAN FEBRUARI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.464 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v2i1.2830

Abstract

Masalah yang dihadapi siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kendit pada pembelajaran aspek writing ini cukup kompleks. Mulai dari kurangnya minat, kurangnya sarana, kurangnya motivasi sehingga kurang serius dalam mengikuti mata pelajaran Bahasa Inggris sehingga berdampak pada lemahnya penguasaan kosa kata dan tata bahasa yang sangat diperlukan dalam pembelajaran aspek writing ini. Kalau melihat macetnya penulisan, itu berarti karena kurangnya pengorganisasian pokok pikiran. Berdasarkan permasalahan-permasalahan tersebut di atas, peneliti mencoba menggunakan metode mind mapping untuk mengatasi sebagian dari permasalahan-permasalahan itu. Peneliti mencoba metode ini karena berdasarkan pemahaman peneliti, metode mind mapping dapat memunculkan ide, dapat mengembangkan ide dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa dengan metode mind mapping, sehingga peneliti menerapkan penelitian tindakan kelas dalam penelitian ini. Dalam penelitian tindakan kelas terdapat beberapa tahapan mulai dari perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi.Setelah melalui tahapan penelitian tindakan kelas diatas, pada penelitian ini didapatkan data yang menunjukkan hasil evaluasi belajar siklus I mencapai nilai rata-rata 80.3 meningkat menjadi 81.8 pada siklus 2. Secara prosentase pencapaian nilai ketuntasan minimum dapat diketahui adanya peningkatan prosentase jumlah siswa yang memenuhi kriteria dari 85 % pada siklus satu menjadi 87.1 % pada siklus kedua. Dengan kata lain pada siklus 1 terdapat 25 siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan dan pada siklus 2 sebanyak 27 siswa memenuhi ketuntasan minimum yang ditetapkan yaitu 78. Berdasarkan pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa implementasi metode mind mapping dapat mengingkatkan kompetensi dan prestasi writing semester 1 siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kendit pada tahun pelajarn 2019/2020.
PENINGKATAN DISIPLIN GURU MELALAUI SISTEM REWARD DAN PUNISHMENT UNTUK MENUNJANG EFEKTIVITAS PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SDN 2 TALKANDANG SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Ummul Kamilah
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.36 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i2.2525

Abstract

Keberhasilan proses pembelajaran sangat bergantung pada beberapa faktor diantaranya adalah faktor guru. Guru sangat memegang peranan penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Guru yang mempunyai kompetensi yang baik tentunya akan sangat mendukung keberhasilan proses pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah sistem Reward dan Punishment dapat meningkatkan disiplin guru dalam menunjang efektivitas proses belajar mengajar di SDN 2 Talkandang Situbondo Tahun Pelajaran 2018/2019. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Sekolah (School Action Research) dengan Setting penelitian meliputi: tempat penelitian, waktu penelitian dan siklus PTS. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara observasi, dan diskusi sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan menggunakan teknik persentase untuk melihat peningkatan yang terjadi dari siklus ke siklus. Peneliti mengharapkan secara rinci indikator pencapaian hasil paling rendah 75% guru membuat empat komponen disiplin guru melalaui sistem Reward dan Punishment untuk menunjang efektivitas proses belajar mengajar. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dapat disimpulkan bahwa penerapan Reward dan Punishment efektif untuk meningkatkan disiplin guru dikelas pada kegiatan belajar mengajar. Data yang diperoleh menunjukan bahwa setelah diadakan penerapan tindakan berupa Reward dan Punishment, guru yang memperoleh predikat baik dari 11 guru yang diamati dengan persentase secara klasikal sebesar 85%. Hal tersebut sudah mencapai pada pencapaian yang telah di tentukan yaitu suatu rinci indikator pencapaian hasil paling rendah 75% pada disiplin guru melalui sistem Reward dan Punishment untuk menunjang efektivitas proses belajar mengajar mampu mencapai skor 75 secara perseorangan, maka sistem Reward dan Punishment dapat meningkatkan disiplin guru dalam menunjang efektivitas proses belajar mengajar di SDN 2 Talkandang Situbondo Tahun Pelajaran 2018/2019.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GRAFIS (GAMBAR) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI DIAGRAM LINGKARAN SISWA KELAS IV SD NEGERI 4 SELETRENG TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Ach Munawi Husein; Ahmad Basofi
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i2.2718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan dan seberapa besar peningkatan hasil belajar matematika pada pembelajaran diagram diagram lingkaran melalui penerapan strategi pembelajaran Inkuiri dan penggunaan media grafis (gambar) siswa kelas IV SD Negeri 4 Seletreng. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dan desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Langkah-langkah tersebut terdiri dari perencanaan, pelaksanaan atau tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 4 Seletreng yang terdiri dari 11 siswa yang terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 4 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif untuk mengetahui data hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran Inkuiri dengan penggunaan media Grafik (gambar) pada mata pelajaran matematika materi diagram lingkaran tema makan sehat dan bergizi subtema manfaat makanan sehat dan bergizi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV. SD Negeri 4 Seletreng. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan yang lebih baik karena siswa mengalami peningkatan hasil belajar, padahal pada setiap siklusnya siswa dapat lebih memahami dan menguasai konsep materi pembelajaran. Hal lain juga dapat ditunjukkan dengan siswa menjadi lebih antusias dalam mengikuti proses kegiatan pembelajaran. Hasil tes peningkatan pembelajaran pada pra siklus hanya 27% dan meningkat menjadi 64% pada akhir siklus I atau meningkat sebesar 37%. Sedangkan pada akhir siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 82%, meningkat 18% dibandingkan akhir siklus I.
PENGARUH MINAT BACA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS NARASI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 CURAH iKALAK iKABUPATEN iSITUBONDO TAHUN AJARAN 2020/2021 mega silvia; Dodik Eko Yulianto; Heldie Bramantha
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 1 (2022): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.706 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i1.2337

Abstract

Minat ibaca imerupakan idorongan iuntuk imemahami ikata idemi ikata idan iisi iyang iterkandung idalam iteks ibacaan itersebut, isehingga imembaca idapat imemahami ihal-halyang idituangkan idalam ibacaan iitu. iDalam ikegiatan ipembelajaran iminat ibaca imenjadi isalah isatu ivariabel iyang imenentukan iprestasi ibelajar isiswa, imengingat idengan imembaca isiswa iakan imendapatkan ibanyak isekali iinformasi, iterutama idari ibuku ipelajaran idi isekolah. iMembaca idan imengarang iadalah isalah isatu istrategi iyang iberhasil idigunakan idalam isistem ipembelajaran. iKajian iini ibertujuan iuntuk: ia) imenentukan ikeunggulan isiswa idalam ibelajar, ib) imenentukan ikemampuan ibercerita isiswa, idan ic) imenyimpulkan ihubungan iantara iminat ibelajar idan ikemampuan imencipta icerita isiswaV iSD iNegeri i2 iKalak iTahun iPelajaran i2020/2021 iTahun iIlmiah. iPenelitian iini iadalah ipenelitian ikoneksi. iPopulasi iini iadalah i70 isiswa. iPemeriksaan iterhadap i15 imahasiswa. iFaktor iyang idipertimbangkan iadalah ipemahaman itentang iminat idan ikemampuan imembuat iakun. iStrategi iberbagai iinformasi imemanfaatkan ijajak ipendapat idan ites. iUji ilegitimasi imenggunakan ipersamaan iitem ikedua, isedangkan iuji iketergantungan imenggunakan iAlpha. iHasil iinvestigasi iterukur idengan imenggunakan imetode ihubungan ikedua iitem idiperoleh irhitung isebesar i0,961123, idengan iN=15 ipada itaraf ikepentingan i5%, ikhususnya irtabel i0,514. iDari ihasil itersebut icenderung iterlihat ibahwa inilai irhitung>rtabel, ihal iini imenunjukkan ibahwa iterdapat ihubungan iyang ipositif idan ibesar iantara iminat ibaca idengan ikemampuan imenulis iakuntansi isiswa ikelas iV iSD iNegeri i2 iCurah iKalak iKabupaten iSitubondo iKabupaten iSitubondo. iuntuk iTahun iPelajaran i2020/2021.
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF CARD SORT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PKN TEMA KELUARGAKU KELAS 1 DI SD NEGERI 1 KAPONGAN SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Megawati Megawati
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 2 No 1 (2023): BULAN FEBRUARI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.256 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v2i1.2831

Abstract

Dalam pembelajaran tersebut juga tidak mudah bagi para guru, terkadang terdapat siswa yang tidak begitu jelas terhadap penjelasan materi yang diterangkan oleh guru. Proses tersebut adalah salah satu contoh susahnya dalam pembelajaran untuk membuat siswa jelas terhadap materi pelajaran. Untuk membuat siswa lebih jelas dalam materi yang diajarkan. Untuk membuat siswa lebih jelas dalam materi yang diajarkan, biasanya guru membuat media pembelajaran dan juga sarana dan prasarana yang mendukung dalam pembelajaran. Contohnya dalam pembelajaran PKn yang sangat eratnya menggunakan sarana dan prasarana untuk mendukung kondusifnya pembelajaran PKn. Mata pelajaran PKn cenderung menjadi mata pelajaran menuntut siswa untuk membaca, memahami kemudian mengingat setiap materi yang telah disampaikan oleh guru. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah PTK dengan berkolaborasi dengan guru yang dilakukan 2 siklus. Dalam PTK ada 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data primer dengan menggunakan tes ulangan dan observasi dengan di checklist, dan data sekunder dengan dokumentasi. Peneliti menggunakan keharusan nilai sasaran atau KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) menentukan kriteria sukses untuk menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Penerapan pembelajaran kooperatif card sort dapat Meningkatkan aktivitas Belajar siswa mencapai persentase sebesar 95% mata pelajaran PKn Tema Keluargaku kelas 1 di SD Negeri 1 Kapongan Situbondo Tahun Pelajaran 2021/2022. Penerapan pembelajaran kooperatif card sort dapat Meningkatkan hasil Belajar siswa mencapai ketuntasan belajar sebesar 93% mata pelajaran PKn Tema Keluargaku kelas 1 di SD Negeri 1 Kapongan Situbondo Tahun Pelajaran 2021/2022.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE Teams Games Tournament (TGT) PADA PESERTA DIDIK KELAS XII IPA-1 SMA NEGERI 2 KOTO BARU Zuhriyani Fitri
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 2 No 2 (2023): BULAN MEI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v2i2.3039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar biologi melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada peserta didik kelas XII IPA 1 SMAN 2 Koto Baru. Penelitian tindakan kelas ini mengangkat pokok masalah yaitu bagaimana meningkatkan aktivitas dan kemampuan siswa dalam proses pembelajaran biologi melalui penerapan model pembelajaran koperatif tipe TGT. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA 1 SMA Negeri 2 Koto Baru. Adapun metode yang digunakan PTK kolaboratif dan diolah secara deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan lembar observasi sebagai alat pengumpul data yang diisi oleh observer selama pembelajaran berlangsung. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam pembelajaran biologi dapat meningkatkan aktivitas dan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah biologi dan hasil belajar siswa.

Page 2 of 11 | Total Record : 109