cover
Contact Name
Eka Widiyananto
Contact Email
ewdynt@gmail.com
Phone
+628122089782
Journal Mail Official
jurnalarsitektur@sttcirebon.ac.id
Editorial Address
© Redaksi Jurnal Arsitektur Program Studi Arsitektur Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon Gd.Lt.1 Jl.Evakuasi No.11, Cirebon 45135
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Arsitektur
ISSN : 20879296     EISSN : 26856166     DOI : 10.59970/jas
Core Subject : Engineering,
Fokus Jurnal Arsitektur adalah mahasiswa dan dosen pembimbing untuk Mata Kuliah Metodologi Penelitian, Seminar atau Skripsi di Program Studi Arsitektur Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon atau Prodi Arsitektur pada Perguruan Tinggi lain di Indonesia. Ruang lingkup pada Jurnal Arsitektur adalah ilmu kearsitekturan dengan bidang keilmuan diantaranya bidang keilmuan kota, perumahan dan permukiman, bidang keilmuan ilmu sejarah Arsitektur, filsafat dan teori arsitektur, bidang keilmuan teknologi bangunan, manajemen bangunan, building science, serta bidang keilmuan perancangan arsitektur.
Articles 114 Documents
DARI LOKAL KE SAKRAL : TRANSFORMASI DESAIN GEREJA BERBASIS IDENTITAS LOKAL Bramasta Putra Redyantanu
Jurnal Arsitektur Vol. 17 No. 1 (2025): Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merefleksikan proses desain rumah ibadah Gereja Kristen Indonesia (GKI) yang berbasis pada kekayaan lokalitas dari tapak Papua. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode riset melalui desain, yang memungkinkan eksplorasi dan analisis mendalam terhadap proses kreatif dan konseptual dalam desain arsitektur. Kerangka studi mengacu pada pendekatan berbasis konsep, yang memandu dalam mengintegrasikan elemen-elemen lokal dalam transformasinya ke dalam desain modern. Salah satu isu utama dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi rumah adat Papua, khususnya rumah Honai, dapat berfungsi sebagai basis transformasi arsitektur modern dalam fungsi peribadatan Gereja. Pendekatan ini tidak menggunakan elemen rumah adat secara mentah, melainkan melalui proses transfer domain yang memungkinkan adaptasi bentuk, material, pengalaman dan kefungsian untuk memenuhi kebutuhan ruang sakral masa kini. Selain itu, simbol khas seperti burung Cenderawasih juga diintegrasikan dalam desain, menciptakan identitas lokal yang kuat dalam konteks modern dan spiritual. Penelitian ini menunjukkan bahwa desain berbasis lokalitas tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga membuka peluang untuk inovasi arsitektur yang relevan dan berdampak bagi komunitas lokal.
STRATEGI DESAIN FAÇADE TERHADAP OPTIMALISASI PENCAHAYAAN ALAMI PADA SDN 02 CIPUTAT, TANGERANG SELATAN Jasmine Lalita; Utami
Jurnal Arsitektur Vol. 17 No. 1 (2025): Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu hal yang penting untuk mendukung aktivitas siswa dan mendukung pembelajaran di sekolah adalah pencahayaan alami. Penelitian ini membahas mengenai desain bukaan pada façade bangunan sekolah SDN 02 Ciputat, Tangerang Selatan yang mempengaruhi masuknya pencahyaan alami. Penelitian ini berfokus pada distribusi Cahaya, nilai iluminasi, dan efisiensi penccahaayaan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dimana menggunakan software VELUX Daylight Visualizer 3.1 dan Sketchup untuk mengsimulasikan kondisi pencahayaa, distribusi Cahaya, dan menemukan area yang perlu diperbaiki pada bangunan sekolah SDS 02 Ciputat, Tangerang Selatan. Hasilnya adalah bahwa bukaan fasad pada bangunan tersebut belum memenuhi standar kenyamanan visual karena distirbusi Cahaya yang tidak merata dan nilai iluminasi yang rendah. Nilai iluminasi pada ruang kelas sebesar 65,32 lux sedangkan standar minimum kenyamanan visual sebesar 250 – 300 lux. Dilakukan simulasi dengan saran rancangan fasad yang baru, didapatkan nilai iluminasi sebesar 269,34 lux. Hasil tersebut sudah sesuai dengan standar kenyamanan visual untuk pencahayaan alami.
PENGARUH KELEMBABAN RUANG TERHADAP KERUSAKAN PLAFOND : Studi Kasus : Ruang Kerja Bidang Penataan Ruang Pada Gedung Dinas PUTR Kabupaten Cirebon Revina Ulfa Giardita; Eka Widiyananto
Jurnal Arsitektur Vol. 17 No. 1 (2025): Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan kantor yang kondusif dapat berdapat baik pada produktifitas karyawan. Salah satu cara Untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif terebut adalah dengan menciptakan ruang kerja yang nyaman. Namun, memiliki ruang kerja yang nyaman bukanlah sesuatu yang mudah. Salah satu yang mendasari kenyamanan ruang kerja adalah faktor lingkungan kenyamanan termal pada ruang kerja tersebut. Faktor lingkungan yang mempengaruhi kondisi kenyamanan seseorang terebut diantaranya suhu udara, kelembaban, aliran udara atau angin. Bangunan Bidang Tata Ruang pada Dinas PUTR Kabupaten Cirebon terbagi menjadi 2 fungsi ruangan yaitu ruangan yang berfungsi sebagai penerima tamu dan pemberian informasi yang berukuran 3 x 3 m dan dan ruang kantor utama. Kondisi ruangan yang terasa panas,kelembaban yang tinggi dan tidak adanya pergerakan angin memunculkan kerusakan pada area plafond ruangan yang ditandai dengan munculnya jamur pada plafond tersebut menjadi latar belakang penelitian ini. Metoda penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan mengukur faktor lingkungan kenyamanan termal pada ruangan tersebut. Penelitian menunjukan bahwa pada area dengan kelembaban tinggi dan tidak adanya ventilasi muncul jamur pada plafond yang jika dibiarkan maka akan merusak plafond tersebut dan keruntuhan plafond dapat membahayakan penghuni ruangan.
PENERAPAN KONSEP EKOLOGI PADA RE-DESAIN TAMAN KOBER DI PURWOKERTO Nesa Indira Jani; Ayu Krisnawati; Wita Widyandini
Jurnal Arsitektur Vol. 17 No. 1 (2025): Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Sekolah Tinggi Teknologi Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini kondisi Taman Kober sangat memprihatinkan dengan fasilitas yang tidak dipelihara dengan baik dan terkesan seadanya saja, selain itu juga desain taman yang cenderung sama dengan taman desa lainnya kurang menampilkan citra khas yang dimiliki oleh Taman Kober. Redesain dilakukan untuk meningkatkan fungsi ruang terbuka hijau (RTH) yang tidakhanya estetis, tetapi juga fungsional dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.Untuk itu re-desain Taman Kober menggunakanpendekatan konsep ekologi. Elemen desain mencakup pemanfaatan tanaman lokal, fasilitas ramah lingkungan, serta partisipasi masyarakat untuk menciptakan ruang komunitas yang inklusif danedukatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat setempat, dan studi literatur. Hasil penelitian berupa konsep desain taman, meliputi site plan dan ilustrasi 3D, yang diharapkan dapat memberikan manfaat lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Page 12 of 12 | Total Record : 114