cover
Contact Name
Dewi Yunita
Contact Email
dewi_yunita@usk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jimfp@usk.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Jl. Tgk Hasan Krueng Kalee No. 3 Darussalam Banda Aceh, Indonesia 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
ISSN : 26152878     EISSN : 26146053     DOI : http://dx.doi.org/10.17969/jimfp
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian (JIMFP) diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Merupakan media jurnal elektronik sebagai wadah untuk penyebaran dan publikasi hasil penelitian dari skripsi/tugas akhir dan atau sebagian dari skripsi/tugas akhir mahasiswa strata satu (S1) Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala yang merupakan kewajiban setiap mahasiswa untuk mengunggah karya ilmiah sebagai salah satu syarat untuk yudisium dan wisuda sarjana. Artikel ditulis bersama dosen pembimbingnya serta diterbitkan secara online setelah melewati proses review oleh 2 orang reviewer dan editor JIMFP. JIMFP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi (Prodi), yaitu Prodi Agribisnis, Prodi Agroteknologi, Prodi Peternakan, Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Prodi Teknik Pertanian, Prodi Ilmu Tanah, Prodi Proteksi Tanaman dan Prodi Kehutanan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu setiap bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Articles 1,028 Documents
Kajian Daya Terima Sirup Terung Belanda (Solanum betaceum Cav.) Sarah Fitria; Fahrizal Fahrizal; Yanti Meldasari Lubis
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.752 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v7i1.19016

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima sirup terung belanda berdasarkan perbedaan penambahan jenis penstabil dan lama pemanasan. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 2 (dua) faktor. Faktor pertama adalah penambahan jenis penstabil (P) yang terdiri dari 2 taraf, yaitu P1= CMC dan P2= gum xanthan. Faktor kedua adalah lama pemanasan (L) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu L1= 5 menit, L2= 10 menit dan L3= 15 menit. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya terima panelis untuk atribut warna 3.59 (suka), rasa 3.36 (netral) dan aroma 3.68 (suka).Study of Acceptability of Dutch Eggplant Syrup (Solanum betaceum Cav.)Abstract. This study aims to determine the acceptability of dutch eggplant syrup based on differences in the addition of stabilizer types and heating time. This research method uses a factorial Completely Randomized Design (CRD) consisting of 2 (two) factors. The first factor is the addition of stabilizer (P) which consists of 2 levels, namely P1=CMC and P2=xanthan gum. The second factor is the heating time (L) which consists of 3 levels, namely L1=5 minutes, L2= 10 minutes and L3= 15 minutes. Each treatment was repeated three times. The results showed that the panelists’ acceptance for color attributes was 3.59 (like), taste was 3.36 (neutral) and aroma was 3.68 (liked).
Pengaruh Pemberian Prebiotik Immuno Forte dengan Level Berbeda terhadap Berat dan Persentase Karkas Ayam Broiler Jaunul Abdillah; Yunasri Usman; Herawati Latif
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.446 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v1i1.905

Abstract

Abstrak.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian prebiotik Immuno Forte dengan level berbeda terhadap berat dan persentase karkas ayam broiler. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lapangan Peternakan (LLP) Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, pada tanggal 22 Agustus sampai 19 September 2015. Penelitian ini menggunakan 100 ekor (DOC) ayam broiler CP 707 Strain Arbor Acres produksi PT. Charoen Pokphand. Ransum yang digunakan adalah ransum komersial R511 Hy-provite priode starterdan R512 Bravo priode finisher. Perlakuan yang diberikan terdiri dari : P0 (0 ml Immuno forte/3 l air ), P1 (0,5 ml Immuno forte/3 l air), P2 (1 ml Immuno forte/3 l air), P3 (1.5 ml Immuno forte/3 l air) dan P4 (2 ml Immuno forte/3 l air). Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Parameter yang diamati meliputi berat akhir, berat karkas, persentase karkas, berat potongan karkas dan persentase potongan karkas ayam broiler. Hasil penelitian menunjukkan penambahan prebiotik Immuno forte belum memberikan pengaruh positif terhadap berat  karkas ayam broiler. Penambahan prebiotik immuno forte dalam air minum berpengaruh nyata terhadap berat sayap, persentase sayap dan berat punggung ayam broiler, namun tidak berpengaruh nyata terhadap berat hidup, berat karkas, persentase karkas, berat dada, persentase dada, berat paha, persentase paha, berat punggung dan persentase punggung ayam broiler umur 28 minggu. Prebiotics Giving Effect Immuno Forte With Different Level of Carcass Weight and Percentage Broiler Chikens Abstract. This study aimed to determine the effect of prebiotics Immuno Forte with different levels of the weight and the percentage of broiler chicken carcasses. This research was conducted at the Laboratory of Animal Husbandry Field (LLP) Faculty of Agriculture, University of Syiah Kuala, Banda Aceh, on August 22 to 19, 2015. This study used 100 individuals (DOC) CP 707 broilers Arbor Acres strain produced by PT. Charoen Pokphand. Rations used was a commercial ration Hy-provite R511 and R512 starter period Bravo period finisher. Treatments consisted of: P0 (0 ml Immuno Forte / 3 l water), P1 (0.5 ml Immuno Forte / 3 l water), P2 (1 ml Immuno Forte / 3 l water), P3 (1.5 ml Immuno Forte / 3 l water) and P4 (2 ml Immuno forte / 3 l water). The design used was completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 4 replications. The parameters observed final weight, carcass weight, carcass percentage, pieces of carcass weight and the percentage of broiler chicken carcass pieces. The results showed the addition of prebiotics Immuno Forte has not been a positive influence on broiler chicken carcass weight. The addition of prebiotics immuno forte in drinking water significantly affect the weight of the wing, the percentage of the wings and heavy backs broiler chickens, but did not significantly affect live weight, carcass weight, carcass percentage, heavy chest, the percentage of the chest, heavy thighs, the percentage of thigh, severe back and backs percentage broilers aged 28 weeks
Penambahan CMC, Gum Xanthan, dan Pektin sebagai Stabilizer pada Sirup Air Kelapa Maulidita Agustina; Fahrizal Fahrizal; Eti Indarti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.835 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v4i2.10966

Abstract

Abstrak. Sirup air kelapa merupakan minuman ringan berupa larutan kental dengan cita rasa air kelapa yang diolah melalui proses evaporasi. Selama penyimpanan, timbul lapisan di permukaan sirup air kelapa yang diduga merupakan lemak. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh jenis stabilizer terbaik untuk sirup air kelapa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu jenis stabilizer (M) yang terdiri atas 3 taraf yaitu M1=CMC (0,75%), M2=xanthan gum (0,075%), dan M3=pektin (0,5%) Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis stabilizer tidak berpengaruh nyata terhadap pH, total padatan terlarut, dan kestabilan emulsi. Berdasarkan perhitungan skor prioritas, CMC dan xanthan gum memperoleh nilai yang lebih tinggi dibandingkan pektin. Berdasarkan perhitungan harga bahan penstabil dikalikan konsentrasi penstabil yang digunakan dalam pembuatan sirup, xanthan gum diperoleh sebagai penstabil yang lebih baik dibandingkan CMC dan pektin.The Addition of CMC, Gum Xanthan, and Pectin as The Stabilizers in Coconut Water SyrupAbstract. Coconut water syrup is a soft drink in the form of thick solution with the taste of coconut water which processed through evaporation. During storage, fat layer appeared on the surface of coconut water. The purpose of this research is to obtain the best stabilizer for coconut water syrup. This research used a Randomized Complete Design (RBD) with one factor that is the type of stabilizer (M), consist of 3 levels which are M1 = CMC (0.75%), M2 = xanthan gum (0.075%), and M3 = pectin (0,5%). The result shows that the type of stabilizer has no significant effect on pH, total dissolved solids, and emulsion stability. The priority score calculation shows that CMC and xanthan gum obtain a higher value than pectin. Based on the calculation of the stabilizers’ price multiplied by the stabilizers’ concentration, xanthan gum is a better stabilizer than CMC and pectin.
Analisis kelayakan usahatani karet rakyat di kecamatan langsa lama kota langsa Daris Hudaya; Teuku Makmur; Mustafa Usman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.831 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v3i4.8535

Abstract

Abstrak.tingkat kesejahteraan petani sering dikaitkan dengan keadaan usahatani yang dicerminkan oleh tingkat pendapatan petani. Penerimaan yang berkurang akan diikuti dengan semakin rendahnya pendapatan yang diterima petani., penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui kelayakan usahatani karet rakyat di Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa ditinjau dari aspek finansial dan aspek teknis.. Penarikan Pengambilan sampel dari masing-masing desa dilakukan dengan menggunakan metode acak sederhana (simple-random sampling). Dari 316 total populasi di ambil 10% maka sampel sebesar 32 orang. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kelayakan finansial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani karet rakyat di kecamatan Langsa Lama Kota Langsa layak untuk diusahakan ditinjau dari aspek finansial dan aspek teknis.Kata Kunci :Usahatani, aspek finansial, aspek teknis.  Abstract. farmers 'welfare level is often associated with farming conditions as reflected by farmers' income levels. Reduced revenue will be followed by the lower income received by farmers, this study aims to determine to determine the feasibility of rubber farming in Langsa Lama District Langsa City viewed from the financial aspect and technical aspects .. Withdrawal Sampling of each village is done with using simple random sampling method. Of the total population 316 taken 10% then the sample of 32 people. The analysis technique used in this research is financial feasibility analysis. The results showed that rubber farming in Langsa Lama district Langsa City is feasible to be sought in terms of financial and technical aspects.Keywords :Farming, financial aspects, technical aspects.
Variasi Pasta dan Essence Kakao Pada Proses Pembuatan Sabun Cair Dedi Fahrozi; Heru Prono Widayat; Ismail Sulaiman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.625 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v3i1.6470

Abstract

Abstrak. Penggunaan essence dan pasta kakao sebagai bahan utama pembuatan sabun cair yang mengandung theobromin  dan phenethylamin dapat menghasilkan efek fisiologi bagi tubuh manusia yaitu aphrodisial (rasa senang). Kandungan yang terdapat dalam kakao memiliki banyak manfaat bagi kulit, misalnya berfungsi untuk menjaga kelembutan, melembapkan, mengencangkan, mengangkat sel-sel kulit mati, memperhalus kulit.Tujuan penelitian yaitu untuk mempelajari pembuatan sabun mandi dalam bentuk cair dengan penambahan kakao dan minyak kakao sebagai flavour dan essence sehingga dapat menambah nilai ekonomis yang tinggi dari produksinya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari 1 (satu) faktor, yaitu perbadingan Konsentrasi Pasta Kakao (C) dan Konsentrasi Essence Kakao (M), dengan 3 (tiga) taraf  30% : 70% (A), 50% : 50% (B), dan 70% : 30% (C) dimana setiap perlakuan dilakukan 2 kali ulangan. Pada tahap ini, formulasi yang terpilih dari pembuatan sabun mandi cair  dibandingkan antara yang satu dengan yang lainnya. Analisis yang dilakukan meliputi analisa pH, uji mikroba dan uji organoleptik. Secara keseluruhan, sabun cair dengan taraf perbandingan B (50% : 50%) menjadi sabun yang paling disukai panelis dengan nilai 4,3 untuk tekstur, 4,2 untuk aroma dan 4,2 untuk warna. Abstract. The use of essence and cocoa paste as the ingredient of liquid soap which containing theobromin and phenethylamin can produce physiological effects for the human body that is give the feeling of aphrodisial. The content contained in cocoa has many benefits for the skin, for example serves to maintain softness, moisturize, tighten, remove dead skin cells, soften the skin. The purpose of this research is to study the making of bath soap in liquid form with the addition of cocoa paste and essence so that can add high economic value from its production. This research was conducted by using Randomized Non-Factor Complete (RAL) design consisting of 1 (one) factor, ie Comparison of Cocoa Pasta Concentration and Cocoa Essence Concentration, consisting of 3 (three) levels 30%: 70% (A), 50%: 50% (B), and 70%: 30% (C) where each treatment was performed twice repeated. At this stage, the selected formulation of liquid bath soap production is compared to each of formulas. The analysis included pH analysis, microbial test and organoleptic test. Overall, the liquid soap with a B (50% : 50%) ratio of soap was the most preferred panelist choice with 4.3 for texture, 4.2 for aroma and 4.2 for color.
Efektivitas Pemberian Bantuan Pemerintah Pada Masyarakat di Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur Syibram Malisi; Elvira Iskandar; Ahmad Humam Hamid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.436 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v2i2.2970

Abstract

Abstrak. Pemerintah saat ini memiliki berbagai program penanggulangan kemiskinan yang terintegrasi mulai dari program penanggulangan kemiskinan berbasis bantuan sosial, program penanggulangan kemiskinan yang berbasis pemberdayaan masyarakat serta program penanggulangan kemiskinan yang berbasis pemberdayaan usaha kecil, yang dijalankan oleh berbagai elemen Pemerintah baik pusat maupun daerah. Kajian terhadap efektivitas pemberian bantuan kepada masyarakat miskin perlu dilakuan, agar dapat menentukan proses administrasi program bantuan pemerintah untuk masyarakat desa sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku atau belum. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efekttifitas pemberian bantuan pemerintah pada masyarakat di Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah semua rumah tangga penerima program bantuan pemerintah di Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur. Hasil penelitian dilapangan diperoleh bahwa proses pelaksanaan pemberian bantuan Proses administrasi program bantuan pemerintah di Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur yang meliputi Program Keluarga Harapan dan Bantuan Siswa Miskin sudah efektif sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sedangkan program bantuan Raskin belum efektif sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Rumah tangga penerima bantuan Raskin dan Bantuan Siswa Miskin sudah mengelola bantuan dengan efektif, sedangkan bantuan Program Keluarga Harapan belum dikelola dengan efektif oleh masyarakat di Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur. Manfaat program bantuan yang mengacu pada indikator pendapatan, pengeluaran, dan tabungan masyarakat belum sepenuhnya tercapai.The Effectiveness of The Provision of Government Assistance to The Society in The Madat Sub-District of East Aceh RegencyAbstract. The government currently has a variety of integrated poverty reduction programs ranging from poverty reduction programs based on social assistance, poverty reduction programs based on community empowerment and poverty reduction programs based on the empowerment of small business, which is run by the various elements of both central and local government. The study on the effectiveness of aid to poor communities need was done, in order to determine the administrative process of government aid programs for rural communities is in conformity with applicable regulations or not. Accordingly, this study was conducted to determine efekttifitas provision of government assistance to the people in the District of opium East Aceh district. The research method used was survey method. The population in this study were all of households receiving government aid program in East Aceh District of opium. The results of the field studies showed that the process of implementing aid administrative process of government assistance programs in the District of opium East Aceh District which includes the Family Hope Program and Help Poor Students have been effective in accordance with applicable regulations, while the aid program Raskin have not been effective in accordance with applicable regulations. Raskin beneficiary households and Help Poor Students already manage aid effectively, while the Family Hope Program assistance is not managed effectively by the people in the District of opium East Aceh district. Benefits assistance program which refers to indicators of income, expenses, and savings society has not fully achieved.
Sistem Kendali Penjatah Pupuk Tanaman Jagung Berbasis Arduino dan Sensor Soil NPK Affandi Putra Zebua; Indra Sakti Nasution; Mustaqimah Mustaqimah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.499 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v8i2.24255

Abstract

Abstrak. Tanah sebagai salah satu media pertumbuhan tanaman yang mengandung unsur hara bagi tanaman. Salah satu cara agar dapat memenuhi ketersediaan unsur hara tanah adalah dengan melakukan pemumupukan. Sulitnya pemupukan secara manual, tepat dosis karena keterbatasan manusia dalam memprediksi unsur hara yang tersedia di dalam tanah.  Perlu dirancang sistem kendali penjatah pupuk tanaman jagung berbasis Arduino uno dan sensor soil NPK untuk mengatasi masalah pada pemupukan tanaman jagung secara manual yaitu menentukan dosis yang sesuai dengan kebutuhan tanaman tersebut. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengembangkan sistem penjatah pupuk pada tanaman jagung berbasis Arduino uno dan sensor soil NPK yang dapat mengukur unsur hara tanaman serta mampu menghasilkan takaran pupuk sesuai dengan kebutuhan tanaman. Alat dan bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah sensor soil NPK, Arduino uno, IC, LCD, power supply, breadboard, connecting wires, motor servo serta laptop. Beberapa software pendukung berupa fritzing, software Arduino, serta Microsoft excel 2013. Prosedur penelitian ini meliputi beberapa tahan yaitu menentukan kebutuhan unsur hara pada tanaman jagung, merumuskan konsep desain, penentuan perangkat, meliputi proses perancangan alat system penjatah pupuk menggunakan sensor soil NPK berbasis skala Laboratorium, menentukan mekanisme kerja dari alat system penjatah pupuk, serta melakukan analisa Teknik pada alat tersebut. Dari hasil pengambilan data diperoleh hasil yaitu pupuk urea memperoleh nilai yang dikategorikan sangat bagus yaitu 0,24 dan hasil pupuk sp-36 memperoleh nilai yang dikategorikan bagus yaitu 0,47. Sedangkan hasil pupuk KCL memperoleh nilai yang dikategorikan tidak tepat yaitu 1,87.
Pengaruh Kombinasi Biochar Sekam Padi dan Pupuk Kotoran Kambing aterhadap N-Total Tanah dan Tinggi Tanaman Padi INPARI-36 Arif Aqli Hadi; Yusnizar Yusnizar; Munawar Khalil
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.41 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v8i1.22473

Abstract

Abstrak. Salah satu permasalahan dalam budidaya tanaman adalah tercucinya unsur hara seperti N baik karena disebabkan oleh siraman air hujan maupun penguapan. Adapun cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak tersebut adalah dengan penambahan bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan kombinasi biochar sekam padi dan pupuk kotoran kambing terhadap N-total tanah dan tinggi tanaman pada 15 HST. Parameter yang diamati yaitu N-total tanah dan tinggi tanaman pada 15 HST. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode rancangan acak kelompok (RAK) pola non faktorial yang terdiri dari 10 perlakuan dan 3 kali ulangan. Adapun dosis perlakuannya yaitu A (tanpa perlakuan), B (biochar 5 ton/ha + kotoran kambing 5 ton/ha), C ( biochar 5 ton/ha + kotoran kambing 10 ton/ha), D (biochar 5 ton/ha + kotoran kambing 15 ton/ha), E (biochar 10 ton/ha + 5 ton/ha), F (biochar 10 ton/ha + kotoran kambing 10 ton/ha), G (biochar 10 ton + kotoran kambing 15 ton/ha), H (biochar 15 ton/ha + kotoran kambing 5 ton/ha), I (biochar 15 ton/ha + kotoran kambing 10 ton/ha) dan J (biochar 15 ton/ha + kotoran kambing 15 ton/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi biochar dan kotoran kambing berpengaruh tidak nyata terhadap N-total tanah dan berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman pada 15 HST.EFFECT OF THE COMBINATION OF BIOCHAR RICE HUSKS AND GOAT MANURE FERTILIZER ON N-TOTAL AND INPARI-36 RICE PADDY PLANT HEIGHTAbstract. One of the problems in plant cultivation is the washing of nutrients such as N both because it is caused by rainwater flushing and evaporation. The way that can be done to reduce the impact of soil degradation is by adding organic matter. This study aims to determine the effect of biochar treatment of rice husks and goat manure on N-total and plant height at 15 DAP. The parameters observed were N-total and height plant at 15 DAP. This study was carried out by a non-factorial pattern randomized group design (RAK) method consisting of 10 treatments and 3 repeats. The treatment doses are A (without treatment), B (biochar 5 tons/ha+ goat manure 5 tons/ha), C (biochar 5 tons/ha+ goat manure 10 tons/ha), D (biochar 5 tons/ha+ goat manure 15 tons/ha), E (biochar 10 tons/ha + 5 tons/ha), F (biochar 10 tons/ha + goat manure 10 tons/ha), G (biochar 10 tons/ha  + goat manure 15 tons/ha),  H (biochar 15 tons/ha + goat manure 5 tons/ha), I (biochar 15 tons/ha + goat manure 10 tons/ha) and J (biochar 15 tons/ha + goat manure 15 tons/ha). The results showed that the treatment of biochar and goat manure had unnoticeable effect on N-total and very noticeable effect on plant height at 15 DAP.
Pengaruh Pandemi Covid-19 Terhadap Rantai Pasok Beras di Kota Banda Aceh Sona Marfirah; Irfan Zikri; Ahmad Humam Hamid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 4 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.915 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v7i4.21980

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pandemi Covid-19 terhadap rantai pasok beras di Kota Banda Aceh. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Desember tahun 2021. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari pengamatan, wawancara langsung dengan pedagang dan konsumen yang berada di Pasar Kp.Baru, Pasar Al-Mahirah, Pasar Seutui, Pasar Ulee Kareng dan Pasar Rukoh. Data sekunder dikumpulkan dan diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan instansi lainnya. Metode pengambilan sampel dilaksanakan dengan menggunakan metode snowball sampling untuk pedagang dan metode accidental sampling untuk konsumen. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 10 responden pedagang yang terdiri atas: 3 pedagang besar, 3 pedagang grosir, dan 4 pedagang pengecer serta 10 orang konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pasok beras di Kota Banda Aceh mendapat gangguan akibat hadirnya pandemi Covid-19, diantaranya perilaku konsumen, permintaan, persediaan, dan sumber produk sedangkan harga tidak mendapat pengaruh oleh hadirnya Pandemi Covid-19.The Effect of The Covid-19 Pandemic on The Rice Supply Chain in The City of Banda AcehAbstract. This study aims to determine the effect of the Covid-19 pandemic on the rice supply chain in Banda Aceh City. This research was conducted in December 2021. The data used in this study were primary data and secondary data. Primary data were obtained from observations, direct interviews with traders and consumers in Kp. Baru Market, Al-Mahirah Market, Seutui Market, Ulee Kareng Market and Rukoh Market. Secondary data is collected and obtained from the Central Statistics Agency and other agencies. The sampling method was carried out using the snowball sampling method for traders and the accidental sampling method for consumers. The number of samples used in this study were 10 merchant respondents consisting of: 3 distributor, 3 wholesalers, 4 retailer and 10 consumers. The results showed that the rice supply chain in Banda Aceh City was disrupted due to the presence of the Covid-19 pandemic, including consumer behavior, demand, supply, and product sources while prices were not affected by the presence of the Covid-19 pandemic.
Penilaian Sensori Minuman Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) Sultan Rahmat Septian; Sri Hartuti; Raida Agustina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 4 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.257 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v7i4.22342

Abstract

Abstrak. Belimbing wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) merupakan tanaman yang banyak ditemukan di pekarangan rumah. Belimbing wuluh kurang diminati masyarakat jika dikonsumsi langsung karena rasanya yang sangat asam. Sehingga perlu dilakukan pengolahan Belimbing wuluh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan perlakuan terbaik terhadap minuman belimbing wuluh berdasarkan penilaian konsumen terhadap kriteria sensori. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa minuman belimbing wuluh dengan 75 gram gula pasir dan 300 ml ekstrak menghasilkan warna yang agak disukai oleh panelis dengan nilai tertinggi sebesar 5,13, sedangkan untuk perlakuan 125 gram gula pasir dan 100 ml ekstrak, panelis memberikan nilai agak suka pada kriteria aroma (4,47) dan rasa (4,73). Pada kriteria aftertaste, nilai terbaik diperoleh pada perlakuan ekstrak 200 ml dan gula pasir 135,36 gram. Sensory Assessment of Averrhoa Bilimbi DrinkAbstract. Averrhoa Bilimbi L. is a plant that is commonly found in home gardens. Averrhoa Bilimbi L is less attractive to the public if consumed directly because of its very sour taste. So it is necessary to process Averrhoa Bilimbi L. The purpose of this study was to obtain the best treatment for Averrhoa Bilimbi L drink based on consumer assessments of sensori criteria. The results obtained showed that the belimbing wuluh L drink with 75 grams of sugar and 300 ml of extract produced a color that was kinda like by the panelists with the highest value of 5.13, while for the treatment of 125 grams of sugar and 100 ml of extract, the panelists gave  kinda like value on the criteria of flavor (4.47) and taste (4.73). On the aftertaste criteria, the best value was obtained from the 200 ml extract and 135.36 grams of sugar.

Page 25 of 103 | Total Record : 1028