cover
Contact Name
Dayat
Contact Email
littledyt@gmail.com
Phone
+6281331572134
Journal Mail Official
journalofedukasiborneo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kesehatan Komplek Sinar Usaha Dalam No. 11 B Pontianak, Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal of Edukasi Borneo
ISSN : 27746321     EISSN : 27471535     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Edukasi Borneo (JEB) welcomes a multidisciplinary open-access journal with blind peer-reviewed articles in educational research areas. JEB takes into account original research and reviews articles in broad topical fields: Curriculum Development & Teaching Study; Education Policy; Test, Assessment, & Evaluation; Leadership & Management in Education; Education of Religion; Psychology & Counselling in Education; Information & Communications Technology in Education; Professional Development & Teacher Education; and Early Childhood & Young Education. An objective and constructive approach to peer review is conducted by our academic editors, assuring each manuscript is assessed by scholarly merits and research integrity. Three types of manuscripts are published in JEB: substantive papers of up to 8,000 words, and short pieces of up to 3,000 words describing Research-in-Practice or Research-in-Progress. Papers are published in English and Bahasa Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 51 Documents
Partisipasi Siswa dalam Instruksi Kooperatif Think-Pair-Share: Studi Pembelajaran Kimia di Sekolah Menengah Atas Kabupaten Sanggau Yan Yan
Journal of Edukasi Borneo Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : PT. Media Edukasi Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.171 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine and analyze the effect of the TPS model of cooperative learning on the chemistry learning outcomes of class XII students. By using direct observation research techniques and measurement techniques. The data obtained include: student learning outcomes taken from giving test questions at the end of the cycle, teacher's ability in learning taken from observation sheets and student activities. The indicators of success in this study are: (1) if the average value of student learning outcomes is 65, classical learning completeness is 75%, with individual mastery of 61 (2) if student activity in learning increases as measured by looking at the result sheet student learning. The results of the study in cycle 1 showed that the average student learning outcomes were 55.% and the percentage of learning completeness was 82.50%.   ABSTRAK TuJuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  dan menganalisis pengaruh pembelajaran kooperatif model tps terhadap hasil belajar Kimia  siswa kelas XII. Dengan menggunakan teknik penelitian observasi langsung dan teknik pengukuran. Data yang diperoleh  meliputi: hasil belajar siswa yang diambil dari pemberian soal tes pada akhir siklus, kemampuan guru dalam pembelajaran yang diambil dari lembar observasi dan aktivitas siswa . Adapun Indikator keberhasilan pada penelitian ini adalah: (1) apabila nilai rata-rata hasil belajar siswa ≥ 65, ketuntasan belajar secara klasikal ≥ 75  %, dengan ketuntasan individu sebesar 61 (2) apabila aktivitas siswa dalam pembelajaran meningkat yang diukur dengan melihat lembar hasil belajar siswa. Hasil penelitian pada siklus 1 menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 55,% dan persentase ketuntasan belajar sebesar 82,50% Dari penelitian ini diperoleh simpulan bahwa dengan menggunakan Model pembelajaran kooperatif   dapat meningkatkan hasil belajar Kimia  siswa kelas XII  SMK Negeri 1 Balai. KATA KUNCI: kimia, hasil belajar, TPS
Penerapan Diskusi dalam Pembelajaran Kooperatif pada Mata Pelajaran Sejarah di SMA Kelas XII Kabupaten Sekadau Agus Supriyanto
Journal of Edukasi Borneo Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : PT. Media Edukasi Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.54 KB)

Abstract

The aim of this research was to explore the application of group discussion in cooperative learning at SMAN Sekedau Regency. The data obtained from the observation of learning with learning by combining the lecture method with group work on the subject of history. The findings of this study, namely cycle I people (86.11%), cycle II 17 people (87.00%), learning by combining the lecture method with group work on the subject matter has a positive influence, which could increase student learning motivation which is shown with the average student answers stating that students were interested and interested in learning by combining the lecture method with group work on the subject matter so that they become motivated to learn. The combined learning of the lecture method with group work on the subject matter was effective for reminding the teaching materials that had been received by students during the learning process, so that they felt ready to face general tests together.   ABSTRAK TuJuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penerapan diskusi kelompok dalam pembelajaran kooperatif di SMAN Kabupaten Sekedau. Data yang diperoleh  hasil observasi pembelajaran dengan pembelajaran dengan gabungan metode ceramah dengan kerja kelompok pada mata pelajaran sejarah. Adapun temuan penelitian ini, yaitu siklus I orang ( 86,11%),  siklus II 17 orang ( 87,00 %), Pembelajaran dengan gabungan metode ceramah dengan kerja kelompok pada materi pelajaran mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan rata-rata jawaban siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan pembelajaran dengan gabungan metode ceramah dengan kerja kelompok pada materi pelajaran sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar. Pembelajaran gabungan metode ceramah dengan kerja kelompok pada materi pelajaran efektif untuk mengingatkan kembali materi ajar yang telah diterima siswa selama proses pembelajaran, sehingga mereka merasa siap untuk menghadapi ulangan umum bersama. KATA KUNCI: diskusi, ceramah, hasil belajar, sejarah
Partisipasi Siswa dalam Quantum Wiriting: Sebuah Studi Pembelajaran Menulis pada Siswa Kelas XII SMAN di Kabupaten Sekadau Kusnadi Kusnadi
Journal of Edukasi Borneo Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : PT. Media Edukasi Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.532 KB)

Abstract

The purpose of this study was to describe an increase in the ability to write job application letters through the Quantum Writing method in Class XII SMAN students in Jongkong. This type of research was classroom action research. The subjects in this study amounted to 35 people which were carried out in 2 cycles. Data collection techniques consisted of observation and tests. The procedures used were (1) planning, (2) implementation, (3) observation, (4) reflection. The results of this study indicated it can improve learning activities. This can be seen from the teacher's activities in the first cycle obtained an average of 27.5 with "enough" criteria and increased in the second cycle with an average of 34 with "good" criteria. In the student activity in the first cycle obtained an average of 29 with "enough" criteria and increased in the second cycle with an average score of 32 with "good" criteria. The results of the classical learning completeness analysis in the first cycle were 50% with an average value of 72.9. In the second cycle, the classical learning completeness was 75% with an average value of 79.6. Based on these data, classical learning completeness has increased. Thus, it can be concluded that the application of the Quantum Writing method can improve learning activities in learning to write student job applications in class XII.   ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran peningkatan kemampuan menulis surat lamaran pekerjaan melalui metode Quantum Writing pada siswa Kelas XII  SMAN  di Jongkong. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas.Subjek dalam penelitian ini berjumlah 35 orang yang dilaksanakan dalam 2 siklus.Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi dan tes.Prosedur yang digunakan adalah (1) tahap perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, (4) refleksi.Hasil penelitian ini menunjukkan dapat meningkatkan aktivitas belajar. Hal ini dapat dilihat dari aktivitas guru pada siklus I diperoleh rata-rata 27,5 dengan kriteria “cukup” dan meningkat pada siklus II dengan rata-rata 34 dengan kriteria “baik”. Pada aktivitas siswa pada siklus I diperoleh rata-rata 29 dengan kriteria “cukup” dan meningkat pada siklus II dengan skor rata-rata 32 dengan kriteria “baik”. Hasil analisis ketuntasan belajar secara klasikal pada siklus I sebesar 50% dengan nilai rata-rata 72,9. Pada siklus II ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 75% dengan nilai rata-rata 79,6. Berdasarkan data tersebut ketuntasan belajar klasikal mengalami peningkatan.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Quantum Writing dapat meningkatkan aktivitas belajar dalam pembelajaran menulis surat lamaran pekerjaan siswa di kelas XII . KATA KUNCI: menulis, hasil belajar, quantum writing
Penggunaan Strategi Index Card Match dalam Pembelajaran Ekonomi: Penelitian Tindakan pada Siswa Kelas XII Sman di Kapuas Hulu Rafeah Rafeah
Journal of Edukasi Borneo Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : PT. Media Edukasi Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.673 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the involvement of students in learning Economics by using the Index Card Match Learning strategy in Class XII SMAN in Kapuas Hulu. This research was a classroom action research (CAR) with research subjects of class XII students, totaling 30 people, the data collection techniques used were direct observation techniques, measurement techniques, and documentary study techniques. Data collection tools used were: observation guide, test and document analysis. The data analysis technique used was descriptive. The findings of this study indicated that the activeness of students in learning has increased, it can be seen in cycle I and cycle II. In the first cycle the students' average score was 77.63 and the second cycle the students' average score was 80.83. Thus, the use of Index Card Match in Economics learning is said to be effective.   ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterlibatan siswa dalam pembelajaran Ekonomi dengan menggunkana strategi Pembelajaran Index Card Match pada Kelas XII SMAN di Kapuas Hulu. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subyek penelitian siswa kelas XII , yang berjumlah 30 orang, teknik pengumpulan data yang digunakana dalah teknik observasi langsung, teknik pengukuran, dan teknik studi dokumenter. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa: panduan observasi, tes dan analisis dokumen. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa keaktifan siswa dalam belajar mengalami peningkatan ini dapat dilihat pada siklus I dan siklus II. Siklus I rata-rata nilai siswa 77,63 dan siklus II rata-rata nilai siswa 80,83. Dengan demikian, penggunaan Index Card Match dalam pembelajaran Ekonomi dikatakan efektif. KATA KUNCI: PTK, aktivitas belajar, hasil belajar, pelajaran ekonomi.
Peningkatan Kualitas Pelajaran Matematika melalui Pembelajaran Portofolio Kelas VI SLB Negeri 65 Babai Cinga’ Sanggau Burhan Burhan
Journal of Edukasi Borneo Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : PT. Media Edukasi Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.561 KB)

Abstract

This study aims to improve the learning process and learning outcomes of children so that children's learning achievement can be increased through a portfolio approach. This research method was taken in two cycles, each cycle consists of four stages, namely, planning, implementation, observation, and reflection. The location and subject of the research were the sixth grade students of SlBN 65 Babai Cinga Sanggau. The focus of this research were students, teachers, and the learning process. The data and data sources to be analyzed in this study are (1) the observation sheet of the learning process and student activity. (2) Written questions. The results showed that the improvement of the learning process from cycle I to cycle III could be seen from the results of the questionnaire given before and after the action. The observation score given by the observer teacher in the first cycle: 60% s; cycle II: 83%. Student activity observation scores also increased from cycle I to cycle II. The results of one student's observation indicate a conducive learning process. The increase in student discipline during class actions from cycle I to cycle II can be seen from the results of the questionnaire, before and after the action shows an increase. Student discipline with portfolio assignments collected is very creative and all collects. Mastery of student learning in cycles I, II, experienced a very significant increase so that it is very influential on the final score obtained by students.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran dan hasil pembelajaran anak sehingga prestasi belajar anak dapat meningkat melalui pendekatan portofolio. Metode penelitian ini ditempuh dengan dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu, perncanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Lokasi dan subyek penelitian adalah siswa kelas  65 Babai Cinga Sanggau  Fokus yang diteliti dalam penelitian ini adalah siswa, guru, dan proses pembelajaran. Data dan sumber data untuk dianalisis dalam penelitian ini yaitu (1) Lembar pengamatan proses pembelajaran dan keaktifan siswa. (2) Soal tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proses pembelajaran dari siklus I sampai dengan siklus III dapat dilihat dari hasil angket yang diberikan sebelum dan setelah tindakan. Skor pengamatan yang diberikan oleh guru observer pada siklus I: 60% s; siklus II: 83 %. Skor pengamatan keaktifan siswa juga meningkat dari siklus I sampai siklus II. Hasil pengamatan salah seorang siswa menunjukkan adanya proses pembelajaran yang berlangsung kondusif. Peningkatan kedisiplinan siswa selama tindakan kelas dari siklus I sampai dengan siklus II dapat dilihat dari hasil angket, sebelum dan sesudah tindakan menunjukkan adanya peningkatan. Kedisiplinan siswa dengan tugas portofolio yang dikumpulkan sangat kreatif dan semua mengumpulkan. Ketuntasan belajar siswa pada siklus I, II, mengalami peningkatan yang sangat signifikan sehingga sangat berpengaruh pada nilai akhir yang didapat oleh siswa KATA KUNCI: PTK, kualitas belajar, portofolio
Think-Pair-Share dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen: Penelitian Tindakan Diagnostik Danawi Danawi
Journal of Edukasi Borneo Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : PT. Media Edukasi Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.83 KB)

Abstract

The purpose of this study was to explore the application of TPS in learning Christian Religious Education (PAK) at the high school level. The diagnostic action research was employed with 12 students participating. Collecting data used participatory observation and formative tests. Data from observations were analyzed qualitatively using thematic, while, formative test were analyzed statistically. The findings of this study indicated that the students responded positively to the application of TPS, and considered this technique useful, as well as the creation of cooperation and mutual respect for ideas expressed through answering questions during the discussion. In addition, although at the beginning of the cycle they still did not achieved the expected results, the student learning outcomes increased in the second cycle after the TPS was modified, namely 10 students out of 12 students were declared successful in obtaining scores according to the KKM. Thus, TPS can be said to be effectively applied in PAK learning at the high school level.   ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penerapan TPS dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) di tingkat SMA. Penelitian Tindakan diagnostik diterapkan dengan jumlah partisipan 12 siswa. Pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif dan tes fomatif. Data dari hasil pengamatan dianalisis secara kualitatif menggunakan tematik dan data hasil tes formatif analisis secara statistik deskripif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa siswa merespon penerapan TPS secara positif, dan menganpgap teknik ini berguna, serta terciptanya kerja sama dan saling menghargai ide yang diungkapkan melalui jawaban pertanyaan-pertanyaan saat diskusi berlangsung. Selain itu, walaupun pada awal siklus masih belum memperoleh hasil yang diahrapkan, hasil belajar siswa meningkat pada siklus kedua setelah TPS dimodifikasi, yaitu ada 10 siswa dari 12 siswa dinyatakan berhasil memperoleh skor sesuai dengan KKM. Dengan demikan, TPS dapat dikatakan efektif diterapkan dalam pembelajaran PAK di tingkat SMA. KATA KUNCI: PAK, TPS, penelitian tindakan diagnostik.
Implementasi Running Dictation Sebagai Strategi Pengajaran Speaking Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Di Kalimantan Barat Agusno Sumantri
Journal of Edukasi Borneo Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : PT. Media Edukasi Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.219 KB)

Abstract

The purpose of this study was to describe the use of running dictation in learning to speak English in junior high schools (SMP) in Bengkayang Regency, West Kalimantan. This classroom action research involved 33 junior high school students, 1 colleague as a collaborator during the application of the running dictation method. Data was collected through direct observation, where the researcher acted as a teacher. In addition, speaking tests were also applied to measure students' ability to express five simple sentences. The results of the observations were analyzed thematically (qualitatively) and the recordings of the speaking test were analyzed in 4 categories. Based on the results of observational data analysis, it was found that students were motivated in learning to use running dictation, as seen in their engagement in the class both with their own group and the group as a whole. In addition, the results of the analysis of the speaking test (quantitatively) improved in the second cycle, 71% of students had reached the KKM. Thus, it can be said that running dictation is effective in learning to speak English at the secondary school level. ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan running dictation dalam pembelajaran berbicara bahasa Inggris di sekolah menengah pertama (SMP) di Kapupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Penelitian tindakan kelas ini melibatkan 33 siswa SMP, 1 orang teman sejawat sebagai kolaborator selama penerapan metode running dictation. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung, dimana peneliti bertindak sebagai pengajar. Selain itu, tes berbicara juga diterapkan untuk mengukur kemampuan siswa dalam mengungkapkan kalimat sederhana. Hasil observasi dianalisis secara tematik (kualitatif) dan rekaman tes berbicara dianalisis dengan 4 kategori. Berdasarkan hasil analisis data observasi ditemukan bahwa siswa termotivasi dalam pembelajaran menggunakan running dictation terlihat keterlibatan mereka dalam kelas baik dengan kelompoknya sendiri dan kelompok secara keseluruhan. Selain itu, hasil analisis tes berbicara (secara kuantitatif) mengalami peningkatan pada siklus kedua, yaitu sebesar 71% siswa sudah mencapai KKM. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa running dictation efektif dalam pembelajaran berbicara bahasa Inggris di tingkat sekolah menengah. KATA KUNCI: kemampuan berbicara, SMP, running dictation.
Supervisi Klinis sebagai Strategi dalam Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Memilih dan Menerapkan Metode Mengajar di SDN 09 Rangkang Kecamatan Bengkayang Erlin
Journal of Edukasi Borneo Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : PT. Media Edukasi Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.832 KB)

Abstract

To support effective clinical supervision for developing education at school, evaluative steps in reflective concepts for teachers were required. In addition, the satisfaction and effectiveness of client services (especially elementary school teachers) were also important in supporting their existence. This article reports on the use of clinical supervision in the action research concept by Bustingorry (2008), the stages of planning, implementing, observing, and reflecting, involving three elementary school (SD) teachers in Indonesian and mathematics subjects. Direct observation and document analysis were carried out to collect data and analyzed qualitatively and quantitatively. The results showed that teachers were happy to be involved in clinical supervision activities because they could add new insights into the selection and application of appropriate teaching methods. Furthermore, the teacher's ability to apply teaching methods was assessed from six aspects: 1) the suitability of the method with the learning objectives, 2) the suitability of the method with the material, 3) the method motivating student learning, 4) the method involving students in learning, 5) the effective method in learning activities and 6) the methods used improving student engagement and learning outcomes. Thus, it can be said that clinical supervision is important to be applied to meet the practical challenges of elementary school teachers in choosing and implementing teaching methods in the classroom.   ABSTRAK Untuk mendukung supervisi klinis yang efektif bagi pengembangan pendidikan di sekolah, diperlukan langkah evaluatif dalam konsep reflektif untuk guru. Selain itu, kepuasan dan keefektifan layanan klien (terutama guru sekolah dasar) merupakan hal yang juga penting dalam mendukung adanya. Artikel ini melaporkan penggunaan supervisi klinis dalam konsep penelitian tindakan oleh Bustingorry (2008), tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, dengan melibatkan tiga orang guru sekolah dasar (SD) mata pelajaran Bahasa Indonesia dan matematika. Pengamatan langsung dan analisis dokumen dilakukan untuk mengumpulkan data dan dianalsis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru senang terlibat kegiatan supervisi klinis karena dapat menambah wawasan tentang pemilihan dan penerepan metode mengajar yang tepat. Selanjutnya, kemampuan guru dalam menerapkan metode mengajar dinilai dari enam aspek 1) kesesuaian antara metode dengan tujuan pembelajaran, 2) kesesuaian metode dengan materi, 3) metode dapat memotivasi belajar siswa, 4) metode dapat melibatkan siswa dalam pembelajaran, 5) metode dapat mengefektifkan kegiatan pembelajaran, dan 6) metode yang digunakan dapat meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa supervisi klinis penting diterapkan untuk memenuhi tantangan praktik guru SD dalam memilih dan menerapkan metode pengajaran di kelas. KATA KUNCI: supervisi klinis, penelitian tindakan, SD, kemampuan mengajar.
Dampak Penggunaan Multimedia dalam Pendidikan Menengah: Sebuah Studi Kasus Danar Santoso; Chandra Lesmana
Journal of Edukasi Borneo Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : PT. Media Edukasi Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.896 KB)

Abstract

The purpose of this study was to explore the impact of using multimedia in teaching in one of the public junior high schools (SMP) in West Kalimantan. This research was a multi-case study involving 47 teachers and a school principal. Data was collected by observing directly at the research site. Interviews with semi-structured questions and document analysis were also carried out. The data, then, were analyzed thematically. The research findings covered six aspects of multimedia-based learning, including learning resources, teaching materials, use of audio and visual, computer-based learning, and teaching aids. They also emerged more varied learning, availability of subject matter for students that can be accessed anytime and anywhere, teachers had begun to be enthusiastic about deepening understanding related to multimedia because this was a basic need in supporting effective learning, and principals and teachers were also committed to continuing to develop themselves for the sake of progress in the field of education in schools. The implication of this findings was that the impact of multimedia can improve learning activities at the junior high school level. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dampak penggunaan multimedia dalam pengajaran di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) Negeri di Kalimanatan Barat. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus kolektif yang melibatkan 47 guru dan seorang Kepala sekolah. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengamati langsung di situs penelitian. Wawancara dengan pertanyaan semi-terstruktur dan analisis dokumen juga digunakan. Data, kemudian, dianalisis secara tematik. Adapun temuan penelitian mencakup enam aspek pembelajaran berbasis multimedia, diantaranya sumber belajar, bahan ajar, penggunaan audio dan visual, pembelajaran berbasis komputer, dan alat peraga. pembelajaran lebih variative, ketersediaan materi pelajaran untuk siswa yang dapat diakses kapan dan dimana saja, guru-guru sudah mulai antusias memperdalami pemahaman terkait multimedia karena ini merupakan kebutuhan pokok dalam mendukung pembelajaran yang efektif, dan Kepala Sekolah dan guru juga berkomitmen untuk terus mengembangkan diri demi kemajuan dalam bidang pendidikan di sekolah. Implikasi temuan ini adalah dampak multimedia dapat meningkatkan kegiatan pembelajaran di tingkat SMP. KATA KUNCI: multimedia, pembelajaran berbasis komputer, SMP.
Pembelajaran Berbasis Student-Constructed Questions dalam Meningkatkan Kelancaran Prosedural Matematis pada Materi Barisan Aritmatika di Madrasah Aliyah Fitri Agustiningsih
Journal of Edukasi Borneo Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : PT. Media Edukasi Borneo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.886 KB)

Abstract

The purpose of this study was to explore the application of student-constructed questions-based learning in the learning of arithmetic sequences for 34 students of class XI in one of the Islamic madrasah aliyah in Pontianak. This research was a pedagogical action research developed by Norton (2009). The research involves observing, planning, acting, and reflecting activities. Learning begins by giving students a story text, grouping students and assigning groups to make open-ended questions as well as their solutions, and asking other groups to respond to the questions. The data collection technique used tests and interviews. Then, the data were analyzed descriptively and thematically. The results of this study indicated that there was an improvement between the pre- and post-test scores. Qualitatively, SCQ could reduce cognitive conflict and improve classroom learning. Thus, the implication of this study was that SCQ with open-ended questions coul improve learning outcomes and reduce cognitive conflicts. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penerapan pembelajaran berbasis student-constructed questions dalam pembelajaran barisan artimatika pada 34 siswa kelas XI di salah satu madrasah aliyah negeri Pontianak. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan pedogogis yang dikembangkan oleh Norton (2009). Penelitian melibatkan kegiatan observing, planning, acting, dan reflecting. Pembelajaran dimulai dengan memberikan siswa teks cerita, mengelompokan siswa dan menugaskan kelompok membuat soal open-ended sekaligus penyelesaianya, dan meminta kelompok lain untuk menanggapi soal tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan wawancara. Kemudian, data dianalisis secara deskritif dan tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan antara nilai pre-dan post-test. Secara kualitatif, SCQ dapat mengurangi konflik kognitif dan meningkatkan pembelajaran di kelas. Dengan demikian, implikasi penelitian ini adalah SCQ dengan soal open-ended dapat meningkat hasil belajar dan mengurangi konflik kognitif. KATA KUNCI: barisan artimatika, soal open-ended, student-constructed questions