cover
Contact Name
Muktiarni
Contact Email
gizikuliner@upi.edu
Phone
+6283821575585
Journal Mail Official
gizikuliner@upi.edu
Editorial Address
Jl. Setiabudhi No. 207
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner
ISSN : 20859783     EISSN : 25496123     DOI : https://doi.org/10.17509/boga
Core Subject : Education, Social,
Journal of Nutrition and Culinary Education Media (JMPGK) is a six-monthly journal containing manuscripts in the fields of education, nutrition and culinary. The scope of JMPGK is in the form of research results and critical-analytical studies in the fields of Education, Nutrition and Culinary. The publication of articles in this journal is addressed to the editorial office. Complete information for loading articles and instructions for writing articles are available in each issue. Incoming articles will go through a bestari partner or editor selection process. This journal is published periodically twice a year, namely in April and November.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2009)" : 8 Documents clear
PENGARUH DIFERENSIASI PRODUK KRIPIK TEMPE TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN Rina Rifqie Mariana
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.219 KB) | DOI: 10.17509/boga.v1i1.6284

Abstract

All producers offer the superiority of their products by showing the unique thing among the differences called differentiation. This strategy is used to keep the product position not to decline in its Life Cycle. All these are to keep the consumers’ loyalty. This research used correlation aiming to know the influence of product’s (X) differentiation consisting of: package (X1), Price (X2), Service (X3), Brand (X4) and quality (X5) on consumers’ loyalty (Y) through consumers’ satisfaction (Z) partially and simultaneously. The samples are 100 respondents. The technique of data collection is closed questionnaire. The data analysis used is double linear regression analysis using t test and F, and PATH analysis to measure the influence of X variable on Y through Z. The result showed (1) There is a significant influence of package, price, service, and quality product but brand. Brand doesn’t influence consumers’ loyalty. (2) There is a significant influence of consumers’ satisfaction on loyalty (3) There is a significant influence of package, price, service, and quality on loyalty through satisfaction. However, brand doesn’t give a significant influence on loyalty through satisfaction. The result showed that the most influencing point on loyalty is the package and product quality.. It is suggested to (1) Kripik tempe producers to improve their work on service speed, quality of product and kinds of flavor, package cleanliness, and package specification. (2) Next researchers to add the research object and area.
PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTEK GIZI PADA REMAJA DAN IMPLIKASINYA PADA SOSIALISASI PERILAKU HIDUP SEHAT Esi Emilia
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.168 KB) | DOI: 10.17509/boga.v1i1.6276

Abstract

Analisis pengetahuan, sikap dan praktek gizi sangat penting sebagai informasi perilaku gizi remaja dan upaya mengubah perilaku gizi kearah yang lebih baik serta mencegah penyebab penyakit degeneratif sejak dini. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengetahuan, sikap dan praktek gizi pada remaja sekolah dan putus sekolah. Penelitian dilakukan selama 4 bulan di kota dan kabupaten Bogor. Jumlah contoh 472 orang remaja sekolah dan putus sekolah. Analisis pengetahuan, sikap dan praktek gizi remaja dilakukan secara deskriptif. Pengkategorian setiap peubah yang menggunakan angka rata-rata dan standar deviasi. Untuk membandingkan peubah seperti pengetahuan, sikap dan praktek gizi contoh sekolah dan putus sekolah, dilakukan uji Anova sesuai dengan jenis datanya. Uji analisis Anova digunakan untuk membandingkan rata-rata lebih dari dua kelompok sampel. Rata-rata skor pengetahuan gizi contoh tergolong sedang dan rata-rata skor pengetahuan gizi contoh sekolah lebih tinggi dibanding putus sekolah. Rata-rata skor sikap terhadap gizi contoh tergolong baik dengan sikap positif terhadap gizi lebih tinggi dibanding sikap negatif. Rata-rata skor sikap terhadap gizi contoh sekolah lebih tinggi dibanding putus sekolah. Rata-rata skor praktek gizi contoh tergolong sedang dan rata-rata skor praktek gizi contoh sekolah lebih tinggi dibanding putus sekolah. Pesan-pesan yang digunakan untuk sosialisasi perilaku hidup sehat untuk remaja adalah pesan ke 1,6,7,8,9,11,17 dan 18 yaitu makan beranekaragam makanan, mengkonsumsi makanan sumber karbohidrat secukupnya, batasi konsumsi lemak dan minyak, mengkonsumsi makanan sumber zat besi, konsumsi fast food, konsumsi makanan berserat, hindari rokok dan minuman beralkohol, memantau berat badans ecara teratur.
PENGARUH KOMPETENSI KERJA TERHADAP KINERJA DOSEN Tati Setiawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.305 KB) | DOI: 10.17509/boga.v1i1.6286

Abstract

Penilaian terhadap Kinerja dosen yang termasuk dalam lingkup pegawai negri sipil diklarifikasikan, adalah sebagai berikut : (1) Komitmen dan konsistensi terhadap visi, misi, dan tujuan organisasi belum efektif. (2). Menjalankan wewenang dan tanggung jawab yang masih rendah, wewenang yang kurang jelas, dedikasi yang rendah serta sistem manajemen pelayanan yang masih kurang baik sehingga layanan terhadap mahasiswa jauh dari harapan (3). Saat ini masih banyak Dosen yang integritas dan profesionalisme rendah. (4). Kebiasaan bekerja sangat terburu-buru, sehingga banyak kesalahan atau bekerja sangat lamban. Tidak mempunyai rencana kerja yang tepat, rinci, dan akurat, jelas dan kurang giat mengembangkan metode kerja yang efisien. (5). Keteguhan dan ketegasan aparatur negara masih rendah. (6). Kedisiplinan dan keteraturan Dosen masih rendah (7). Banyak aparatur negara yang tidak berani mengambil risiko dalam pengambilan keputusan karena tuntutan baru yang tidak pasti atau diluar kebiasaan Konsekuensinya kalau gagal mereka akan kena sanksi sehingga mereka tidak berbuat apa-apa dan menunggu perintah. (8). Aparatur yang asal kerja tanpa merasa malu berbuat kesalahan berulang kali, karena segalanya dianggap biasa dan diperbaiki oleh atasannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif. Responden adalah seluruh dosen FPTK UPI. Untuk mencari besarnya pengaruh diantara variabel-variabel utama, digunakan analisis statistik regresi linier berganda.Hasil uji statistic dari hipotesis yang diajukan, diterima kompetensi berpengaruh terhadap kinerja dosen tinggi sebesar 8.968. Hal ini menunjukkan bahwa jika kompetensi berpengaruh terhadap kinerja dosen dengan katagori baik, maka kinerja dosen akan baik
PEMANFAATAN PATI GANYONG (Canna Edulis) PADA PEMBUATAN MIE SEGAR SEBAGAI UPAYA PENGANEKARAGAMAN PANGAN NON BERAS Lucia Tri Pangesthi
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.55 KB) | DOI: 10.17509/boga.v1i1.6277

Abstract

Mie ganyong adalah wujud produk diversivikasi pangan sumber karbohidrat berbasis tepung komposit dari terigu dan pati ganyong. Penelitian ini bertujuan menemukan formula mie ganyong dari tepung komposit, terigu dan pati ganyong dengan penambahan soda abu. Dilakukan eksperimen dengan desain pola factor ganda. Rancangan penelitian terdiri atas sembilan perlakuan terbagi atas tiga perlakuan proporsi tepung komposit (terigu: pati ganyong), yaitu: 70:30; 60:40; 50:50 dan tiga perlakuan proporsi soda abu, yaitu 0,5 %, 0,75 %, 1 %. Metode yang digunakan observasi melalui uji organoleptik dengan panelis ahli sebanyak 15 orang. Data uji organoleptik mie dianalisis dengan anava ganda dengan bantuan program SPSS. Hasil uji Anava ganda menunjukkan (1) proporsi pati ganyong berpengaruh terhadap warna, aroma, kekenyalan, rasa dan kesukaan mie ganyong.; (2) proporsi soda abu berpengaruh terhadap aroma dan kekenyalan, akan tetapi tidak pada warna, rasa dan kesukaan mie ganyong; (3) interaksi antara proporsi pati ganyong dan proporsi soda abu berpengaruh terhadap warna, aroma, rasa, dan kesukaan, akan tetapi tidak pada kekenyalan mie ganyong; (4) hasil penilaian rerata terbaik untuk warna, rasa adalah mie ganyong perlakuan 2 ( proporsi pati ganyong- terigu 30 % : 70 % dan soda abu 0,75 %), untuk aroma adalah mie ganyong perlakuan 1( proporsi pati ganyong- terigu 30 % : 70 % dan soda abu 0,75 %), untuk kekenyalan adalah mie ganyong perlakuan 6 ( proporsi pati ganyong- terigu 40 % : 60 % dan soda abu 1 %), untuk tingkat kesukaan adalah mie ganyong perlakuan 2 (proporsi pati ganyong – terigu 30 % : 70 % dan soda abu 0,75 %) dengan kriteria warna kuning cukup kusam, sedikit berasa dan beraroma ganyong dan cukup kenyal; (5) hasil penilaian kimiawi mie ganyong segar (per 100 gram) dari formulasi dengan komposisi proporsi pati ganyong – terigu, 30 % : 70 %, air 30%, garam 0,8 % dan soda abu 3,75% (dari berat total tepung ) adalah protein kasar 9,5109 %, lemak kasar 0,8361 %, serat kasar 0,3067 %, Ca 0,2792 %, abu 1,3712 %, bahan kering 71, 7447 %, BETN 59,7198 %, ME 2574,63 Kcal/kg.
PENINGKATAN PEMBELAJARAN PEMBUATAN ROTI MANIS MELALUI INDEPENDENT STUDY PADA MAHASISWA TATA BOGA DI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Nurlaila Nurlaila
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.59 KB) | DOI: 10.17509/boga.v1i1.6278

Abstract

Peserta didik seringkali mengalami kesulitan belajar, oleh karena itu perlu adanya suatu strategi belajar mengajar yang dapat memecahkan permasalahan tersebut. Untuk mencapai tujuan pembelajaran yang menghasilkan peserta didik yang memiliki pemahaman dan penguasaan yang baik maka dibutuhkan metode pembelajaran yang kondusif bagi proses belajar mengajar. Salah satu metode pengajaran yang digunakan sebagai sumber utama dalam menyampaikan ilmu dan pengetahuan kepada mahasiswa adalah Independent Study. Metode yang digunakan Independent Study, dengan melakukan pra observasi,siklus I, II, dan III yang dilaksanakan sebanyak 9 kali pertemuan. Hasil belajar siklus pertama: Nilai rata-rata teori roti (bahan, alat, jenis dan teknik pengolahan roti) 76,1. Hasil belajar pada siklus kedua, pada hasil produk roti manis yang mereka adalah 82,6.dan hasil belajar bakery pada siklus ketiga adalah 91,8. Dari hasil refleksi pada siklus pertama, kedua, dan ketiga, pendekatan pembelajaran melibatkan mahasiswa melalui mencari sendiri gaya belajar mereka sehingga dapat tumbul ide-ide yang menjadikan mahasiswa lebih kreatif. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan prestasi belajar mulai dari siklus I nilai rata-rata yaitu 76,1; siklus II nilai rata-rata yaitu 82,6 ; siklus III nilai rata-rata yaitu 91,8.
UJI ORGANOLEPTIK SNACK NOODLE DENGAN SUBSTITUSI UMBI SUWEG KUKUS Nunung Nurjanah; Ummi Rohajatien; Diah Rahayu Fitriati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.1 KB) | DOI: 10.17509/boga.v1i1.6280

Abstract

Snack noodle merupakan makanan ringan berupa mi yang berbahan dasar tepung terigu. Mengingat impor gandum yang terus naik maka diperlukan alternatif bahan pengganti tepung terigu dengan memperkenalkan umbi suweg (Amorphophallus campanalatus Bl) yang belum terolah secara maksimal untuk dijadikan sebagai substitusi tepung terigu dalam pembuatan snack noodle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu hedonik dan sifat organoleptik snack noodle yang disubstitusi umbi suweg kukus, meliputi warna, rasa dan tekstur. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan satu faktor yaitu substitusi suweg kukus 10%, 20%, 30% dan 40%. Pengamatan dilakukan terhadap sifat fisik dan organoleptik (warna, rasa, dan tekstur). Analisis data fisik menggunakan analisis sidik ragam dan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Sifat organoleptik diuji dengan uji hedonik yang dilanjutkan dengan perhitungan persentase masing-masing kategori.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang sangat nyata pada warna, rasa dan tekstur snack noodle yang disubsitusi umbi suweg kukus 10%, 20%, 30% dan 40%. Saran yang dapat diajukan untuk menghasilkan snack noodle dengan warna kuning, rasa gurih dan tekstur renyah adalah dengan mensubstitusi umbi suweg kukus 40%.
PENERAPAN HAZARD ANALYSIS CRITICAL CONTROL POINT (HACCP) DALAM PENYELENGGARAAN WARUNG MAKAN KAMPUS Rina Febriana; Guspri Devi Artanti
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.687 KB) | DOI: 10.17509/boga.v1i1.6283

Abstract

secara operasional penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) atau Analisis Bahaya dan Pengendalian Titik Kritis pada warung makan kampus dilingkungan Kampus A Universitas Negeri Jakarta yang meliputi komponen penanganan bahan mentah, pemilihan bahan, persiapan, pengolahan, dan penyajian makanan. Penelitian menggunakan metode survey untuk mengetahui tingkat penerapan HACCP pada warung makan kampus. Lokasi penelitian ini di sekitar kampus A Universitas Negeri Jakarta dengan 25 responden pemilik warung makan kampus. Penelitian dilakukan pada bulan Juli – Oktober 2006. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan HACCP pada warung kampus menunjukkan data penanganan bahan mentah 96.15%, pemilihan bahan 95%, persiapan 94.25%, pengolahan 99%, dan penyajian 91.5%. Secara umum rata-rata penerapan HACCP pada warung makan kampus dilingkungan kampus A Universitas Negeri Jakarta tergolong tinggi dengan tingkat penerapan rata-rata 95%.
REKA CIPTA MENU BALITA SEBAGAI UPAYA MENGATASI SULIT MAKAN DAN KURANG GIZI PADA BALITA Ai Nurhayati; Sudewi Yogha
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.486 KB) | DOI: 10.17509/boga.v1i1.6275

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengembangkan aneka menu Balita berbahan dasar dengan karakteristik ”sehat”, ”disenangi” balita, ”murah” harganya dan ”mudah” memperolehnya. Sampel penelitian adalah ibu balita sebanyak 122 ibu, sedangkan objek penelitian adalah hidangan balita. Penelitian di lakukan di Laboratorium Tata Boga untuk mengembangkan produk dan uji organoleptik oleh 36 panelis agak terlatih,  Kecamatan Bandung Kulon Kota Bandung dan Kecamatan Ciseureuh Kabupaten Purwakarta untuk mengetahui data awal tentang bahan makanan dengan karateristik tersebut. Desain penelitian menggunakan Research and Development melalui langkah-langkah 1) Studi pendahuluan; 2) Pengembangan produk; 3) Uji coba dalam lingkungan terbatas; 4) Uji Validasi dengan melakukan uji organoleptik dan revisi; dan 5) Finalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahu merupakan bahan makanan yang populer untuk anak balita dengan karakteristik ”sehat”, ”disenangi” balita, ”murah” harganya dan ”mudah” memperolehnya. Sebanyak 16 produk dikembangkan dan 9 produk di validasi dengan melakukan uji organoleptik dengan hasil pada umumnya disukai dengan mutu yang baik dari segi bentuk, warna, aroma, tekstur dan rasa, sehingga diharapkan dapat mengatasi sulit makan dan kurang gizi pada balita.

Page 1 of 1 | Total Record : 8