cover
Contact Name
Muktiarni
Contact Email
gizikuliner@upi.edu
Phone
+6283821575585
Journal Mail Official
gizikuliner@upi.edu
Editorial Address
Jl. Setiabudhi No. 207
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner
ISSN : 20859783     EISSN : 25496123     DOI : https://doi.org/10.17509/boga
Core Subject : Education, Social,
Journal of Nutrition and Culinary Education Media (JMPGK) is a six-monthly journal containing manuscripts in the fields of education, nutrition and culinary. The scope of JMPGK is in the form of research results and critical-analytical studies in the fields of Education, Nutrition and Culinary. The publication of articles in this journal is addressed to the editorial office. Complete information for loading articles and instructions for writing articles are available in each issue. Incoming articles will go through a bestari partner or editor selection process. This journal is published periodically twice a year, namely in April and November.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2016)" : 9 Documents clear
ANALISIS KESULITAN BELAJAR ILMU GIZI KELAS X PATISERI DI SMK NEGERI 9 BANDUNG Mellinda Oktavia; Elly Lasmanawati; Karpin Karpin
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.335 KB) | DOI: 10.17509/boga.v5i2.5172

Abstract

Latar belakang penelitian ini berdasarkan data yang peneliti peroleh pada saat pelaksanaan PLP di SMK Negeri 9 Bandung pada tahun ajaran 2014/2015, terdapat 30 dari 71 siswa yang memiliki nilai rata-rata ulangan harian di bawah KKM. Nilai ini merupakan perolehan nilai rata-rata dari lima kali ulangan harian pada kompetensi dasar  protein, vitamin, mineral, DKBM, dan AKG sebelum diadakan perbaikan. Permasalahan di atas merupakan salah satu gejala terjadinya kesulitan belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesulitan materi ilmu gizi dan peranan indikator berdasarkan faktor anak didik, sekolah, keluarga, dan lingkungan yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan belajar ilmu gizi. Sampel penelitian ini menggunakan sampel acak atau random sampling terhadap 84 responden yang merupakan gabungan dari kelas X Patiseri 1 sebanyak 35 siswa, X Patiseri 2 sebanyak 32 siswa, dan X Patiseri 3 sebanyak 17 siswa tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan instrumen penelitian tes dan angket. Hasil penelitian analisis kesulitan materi (siswa kelas X Patiseri di SMK Negeri 9 Bandung) menunjukkan materi ilmu gizi yang paling sulit dipahami adalah materi DKBM dan DBMP. Materi AKG, Mineral, dan Vitamin berada pada tingkat kesulitan materi “sedang”, protein dan lemak berada pada tingkat kesulitan materi “rendah”, dan karbohidrat merupakan materi dengan tingkat kesulitan “sangat rendah”. Hasil penelitian mengenai faktor penyebab yang berperan “besar” terhadap kesulitan belajar ilmu gizi adalah faktor anak didik, lingkungan dan keluarga, sedangkan faktor sekolah berperan “sedang” terhadap kesulitan belajar ilmu gizi. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi kepada guru pengampu untuk lebih mengoptimalkan pembelajaran ilmu gizi. Rekomendasi kepada siswa untuk mengetahui apa saja penyebab siswa kesulitan belajar sehingga dapat menjadi acuan untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik. Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Ilmu Gizi
PENERAPAN TEORI SAUCE PADA PRAKTIK PEMBUATAN SAUCE UNTUK APPETIZER OLEH SISWA SMK NEGERI 9 BANDUNG Widya Puspita Sari; Atat Siti Nurani; Ai Nurhayati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.67 KB) | DOI: 10.17509/boga.v5i2.5179

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini masih terdapat siswa yang belum menguasai pembuatan mayonnaise sauce dan turunannya tartare sauce dan remoulade sauce, sehingga sauce yang dihasilkan kurang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan teori mayonnaise sauce dan turunannya tartare sauce dan remoulade berkaitan dengan persiapan alat dan bahan, pengolahan dan penyajian mayonnaise sauce dan turunannya tartare sauce dan remoulade sauce untuk appetizer berupa hidangan salad. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif, dengan populasi 143 siswa dan sampel 36 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen observasi berupa Kriteria Unjuk Kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teori mayonnaise sauce dan turunannya tartare sauce dan remoulade sauce berkaitan dengan persiapan alat dan bahan, pengolahan dan penyajian  berada pada kriteria sangat diterapkan. Rekomendasi ditujukan kepada peserta didik untuk mempertahankan dan lebih meningkatkan pengetahuan tentang mayonnaise sauce dan turunannya tartare sauce dan remoulade sauce dengan banyak membaca buku atau mencari di berbagai sumber lain seperti internet. Kata Kunci : Penerapan, Teori Sauce, Pembuatan Sauce, Appetizer
MANFAAT HASIL BELAJAR MAKANAN PENUTUP (DESSERT) PADA UJI LEVEL SISWA SMK NEGERI 3 CIMAHI Merryanne Maulani; Sudewi Yogha; Cica Yulia
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.35 KB) | DOI: 10.17509/boga.v5i2.5174

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah hasil belajar makanan penutup (dessert) yang diharapkan dapat memberikan manfaat dalam tahap persiapan pembuatan dessert, pengolahan dessert dan penyajian dessert pada saat uji level. Penelitian bertujuan untuk mengetahui manfaat hasil belajar makanan penutup (dessert) pada uji level. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif, dengan menggunakan sampling purposive dan jumlah sampel 38 siswa. Instrumen penelitian menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar makanan penutup (dessert) pada uji level yang berkaitan dengan tahap persiapan pembuatan dessert memperoleh rata-rata nilai persentase 59% dengan kriteria cukup bermanfaat, berkaitan dengan tahap pengolahan dessert memperoleh rata-rata nilai persentase 54%% dengan kriteria cukup bermanfaat dan berkaitan dengan tahap penyajian dessert memperoleh rata-rata nilai persentase 62% dengan kriteria bermanfaat dan secara keseluruhan memperoleh rata-rata nilai persentase 58% dengan kriteria cukup bermanfaat. Rekomendasi ditujukan kepada siswa kelas XI Jasa Boga 1 SMK Negeri 3 Cimahi perlu adanya kesadaran siswa akan pentingnya pemahaman materi makanan penutup (dessert) dan untuk terus berlatih dalam membuat makanan penutup (dessert), agar materi yang diberikan dapat diterapkan pada ujian praktikum selanjutnya yaitu uji kompetensi di kelas XII dan bagi guru siswa kelas XI Jasa Boga 1 diharapkan dapat memberikan penguatan materi sehingga siswa dapat membuat hidangan makanan penutup (dessert) pada uji kompetensi dengan lebih optimal.Kata kunci : Manfaat hasil belajar, Makanan Penutup (Dessert), Uji Level
PENERAPAN PENGETAHUAN “MENGOLAH KUE INDONESIA” PADA PRAKTIK “MEMBUAT KUE-KUE INDONESIA DARI BERAS” SISWA SMKN 9 BANDUNG Nurhalimah Nurhalimah; Tati Setiawati; Ai Mahmudatusa’adah
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.251 KB) | DOI: 10.17509/boga.v5i2.5175

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh 26% siswa masih belum memenuhi KKM yang ditetapkan sebesar 75 pada penerapan praktik dalam mata pelajaran Kue Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran langsung kemampuan psikomotor siswa dengan penerapan pengetahuan mengolah kue Indonesia pada praktik membuat kue-kue Indonesia dari beras yang berkaitan dengan tahap persiapan, pengolaahan dan penyajian pembuatan arem-arem, bacang dan lontong oncom. Metode penelitian ini menggunakan metode dekskiptif. Sampel yang digunakan adalah sampel total yang berjumlah 34 siswa. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi berupa Kriteria Unjuk Kerja (KUK). Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan pengetahuan mengolah kue Indonesia pada tahap persiapan dan penyajian berada pada kriteria sangat diterapkan dan pada tahap pengolahan berada pada kriteria diterapkan. Saran yang ditunjukan pada siswa lebih mempertahankan dan meningkatkan kemampuan psikomotor mengolah kue Indonesia dengan cara memperbanyak latihan mengolah dan membungkus kue-kue Indonesia dari  beras. Kata Kunci :  Penerapan, Pengetahuan, Mengolah Kue Indonesia, Praktik, Membuat Kue-kue Indonesia dari Beras
PEMBELAJARAN BOGA DASAR DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING DI TINJAU DARI MANFAAT PADA PESERTA DIDIK DI SMKN 3 CIMAHI Detta Melsya Ratni Sari; Yulia Rahmawati; Rita Patriasih
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.934 KB) | DOI: 10.17509/boga.v5i2.5167

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah yang ditemukan pada pembelajaran boga dasar di SMKN 3 Cimahi yaitu 58% peserta didik  belum memahami dengan baik  pada saat mengikuti pembelajaran di kelas.  Tujuan penelitian  untuk menggali  informasi manfaat yang dirasakan oleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran Boga Dasar menggunakan model discovery learning, ditinjau dari kompetensi pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 145 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan sampel random jumlah sampel sebanyak 60 orang peserta didik kelas X jasa boga. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase manfaat yang dirasakan oleh peserta didik pada kemampuan pengetahuan sebesar 64% berada pada kriteria cukup bermanfaat, pada kemampuan sikap sebesar 71% berada pada kriteria bermanfaat sedangkan pada kemampuan keterampilan sebesar 73% berada pada kriteria bermanfaat. Rekomendasi ditujukan untuk peserta didik agar lebih menambah pengetahuan yang telah didapatkan khususnya tentang bumbu dasar dengan cara memperbanyak sumber belajar yang relevan, dan guru agar lebih memotivasi peserta didik dalam pembelajaran boga dasar Kata Kunci : Manfaat, Model Discovery Learning, Pembelajaran Boga Dasar
ANALISIS HASIL BELAJAR “MENGOLAH HIDANGAN SATE ATAU JENIS MAKANAN YANG DIPANGGANG” PADA KESIAPAN MEMBUKA USAHA SISWA Nurhayati Nufus; Ade Juwaedah; Tati Setiawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.089 KB) | DOI: 10.17509/boga.v5i2.5176

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa dalam Mengolah Hidangan Indonesia siswa diharapkan memiliki kemampuan pengetahuan dan kesiapan yang diperoleh dari hasil belajar “Mengolah Hidangan Sate atau Jenis Makanan yang di Panggang”. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar “Mengolah Hidangan Sate atau Jenis Makanan yang di Panggang” berkaitan dengan kemampuan pengetahuan dan kesiapan siswa pada kesiapan membuka usaha food court pada aspek kognitif meliputi aspek pengetahuan, aspek pemahaman dan aspek aplikasi. Metode yang digunakan yaitu metode deskriftif dengan sampel jenuh sebanyak 36 responden. Instrumen penelitian menggunakan tes. Hasil Penelitian ini mengungkapkan kemampuan pengetahuan siswa berada pada kriteria baik. Berdasarkan hasil penelitian bahwa siswa perlu mempertahankan dan meningkatkan belajar dengan membaca buku untuk menambah pengetahuan, wawasan dari sumber internet karena masih terdapat siswa yang mendapatkan nilai kurang baik. Kata kunci: hasil belajar, pengetahuan, sate, kesiapan, food court
MANFAAT PENGETAHUAN “MENGOLAH HIDANGAN BERBAHAN TERIGU (PASTA)” SEBAGAI KESIAPAN COOK HELPER PADA SISWA SMKN 9 BANDUNG Eliza Novrianti Rahayu; Elly Lasmanawati; Yulia Rahmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.534 KB) | DOI: 10.17509/boga.v5i2.8817

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini ingin mengetahui tingkat kemampuan pengetahuan siswa dalam “mengolah hidangan berbahan terigu (pasta) untuk mengembangkan potensi diri yang dimiliki sebagai cook helper hotel dan restoran. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang bagaimana manfaat pengetahuan mengolah hidangan berbahan terigu (pasta) pada kesiapan menjadi cook helper, pada tahap persiapan, pengolahan dan penyajian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan angket sebagai alat pengumpul data. Sampel yang digunakan adalah purposive yaitu siswa kelas XII Program Keahlian Jasa Boga 2 angkatan 2012 SMKN 9 Bandung yang telah lulus Kompetensi Dasar Mengolah Hidangan Berbahan Terigu (Pasta) dan belum melaksanakan praktek kerja industri sebanyak 24 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa pada tahap persiapan, tahap pengolahan, dan tahap penyajian berada pada kriteria bermanfaat, mengandung implikasi bahwa siswa mampu menyerap materi “Mengolah Hidangan Berbahan Terigu (Pasta)” bermanfaat sebagai kesiapan cook helper. Saran ditujukan kepada guru pengampu mata pelajaran Pengolahan Makanan Kontinental agar lebih mengembangkan materi pembelajaran tentang “Hidangan Berbahan Terigu (Pasta)”, serta dapat memberikan motivasi pada siswa sehingga siswa lebih siap melaksanakan praktek kerja industri dan bekerja di industri sebagai cook helper.Kata Kunci : Manfaat Pengetahuan, Mengolah Hidangan Berbahan Terigu (Pasta), Kesiapan, Cook Helper, Siswa SMK 
MANFAAT “DEKORASI PATISERI” PADA PRAKTIK DEKORASI CAKE Sarah Nurtin Halimah; Sudewi Yogha; Atat Siti Nurani
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/boga.v5i2.5177

Abstract

Kajian masalah dalam penelitian yang penulis lakukan mengenai Manfaat “Dekorasi Patiseri” Pada Praktik Dekorasi Cake kepada mahasiswa Pendidikan Tata Boga UPI Paket Pastry Angkatan 2012 dan 2013. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran Manfaat “Dekorasi Patiseri” Pada Praktik Dekorasi Cake berkaitan dengan persiapan praktik, proses pelaksanaan praktik dan evaluasi praktik. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling jenuh yang menunjukkan sampel berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument berupa angket. Penelitian menunjukkan bahwa pada persiapan praktik mendapatkan kriteria cukup bermanfaat akan pengetahuan yang dipahami mengenai persiapan praktik pada dekorasi cake. Berdasarkan proses pelaksanaan praktik menunjukkan bahwa kriteria yang didapat yakni kurang bermanfaat akan pengetahuan yang dipahami mengenai proses pelaksanaan praktik pada dekorasi cake. Berdasarkan evaluasi praktik menunjukkan bahwa kriteria yang didapat yakni cukup bermanfaat akan pengetahuan yang dipahami mengenai evaluasi praktik pada dekorasi cake. Menurut hasil penelitian secara keseluruhan, penelitian mendapatkan kriteria yang cukup bermanfaat mengenai manfaat “Dekorasi Patiseri” pada praktik dekorasi cake. Rekomendasi diajukan kepada mahasiswa agar dapat mengembangkan dan meningkatkan pengetahuannya mengenai dekorasi cake supaya saat praktik menghasilkan karya yang maksimal dengan membaca artikel dan sumber lainnya di internet, buku resep, majalah dan juga perbanyak latihan mendekorasi cake, juga perbanyak latihan praktik terkait dengan dekorasi cake untuk mempersiapkan diri dalam praktik dekorasi cake serta mahasiswa disarankan memahami materi dengan baik dan tidak melupakan materi yang pernah diajarkan dalam mata kuliah “Dekorasi Patiseri” supaya dalam pengisian angket selanjutnya memiliki hasil yang lebih baik.Kata kunci : Manfaat, Dekorasi, Patiseri, Dekorasi Cake
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF EXAMPLE NON EXAMPLE DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR ILMU GIZI DI SMK NEGERI 3 CIMAHI Konitati Nur Fitriani; Ade Juwaedah; Ellis Endang Nikmawati
Media Pendidikan Gizi dan Kuliner Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.698 KB) | DOI: 10.17509/boga.v5i2.5170

Abstract

Strategi pembelajaran kooperatif example non example merupakan salah satu strategi pembelajaran yang menggunakan gambar atau ilustrasi sebagai contoh dalam bentuk media pembelajaran. Ilmu Gizi merupakan salah satu mata pelajaran produktif yang ada di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hasil belajar siswa pada mata pelajaran ilmu gizi masih kurang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai penerapan strategi pembelajaran kooperatif example non examples pada mata pelajaran ilmu gizi dengan materi zat gizi sumber pembangun melalui hasil belajar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experimental Design dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan strategi pembelajaran kooperatif example non examples dapat digunakan untuk meningatkan hasil beajar siswa. Hasil belajar  pada kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 60,84% dengan nilai N-Gain 0,76 yang termasuk pada kriteria N-Gain “Tinggi”. Hal ini menunjukan bahwa pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran kooperatif example non examples yang dilakukan secara runtut melalui langkah pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ilmu gizi dengan materi zat gizi sumber pembangun dan dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran oleh guru Kata kunci : Penerapan, Strategi Pembelajaran Kooperatif Example non Examples, Ilmu Gizi

Page 1 of 1 | Total Record : 9