cover
Contact Name
Imam Kusmaryono
Contact Email
kusmaryono@unissula.ac.id
Phone
+6285799213272
Journal Mail Official
editorjpsa.fkip@unissula.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Kaligawe KM 04 Kota Semarang, 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sultan Agung
ISSN : -     EISSN : 27756335     DOI : http://dx.doi.org/10.30659/jp-sa.3.2
Jurnal Pendidikan Sultan Agung (JP-SA) is a journal that aims to facilitate and promote scientific conceptual ideas, systematic investigations or reviews, and dissemination of research results in the fields of early childhood education, primary and secondary education, higher education, teacher education, special education, adult education, non-formal education, and any new developments and advances in the field of education.
Articles 182 Documents
OPTIMALISASI PENINGKATAN PERILAKU DAN HASIL BELAJAR MATERI RANGKAIAN KONVERSI DA/AD MELALUI STRATEGI ‘BASO DISKO’ Nur Khayati
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.114 KB) | DOI: 10.30659/jp-sa.v1i3.17655

Abstract

Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui adanya peningkatan perilaku siswa kelas XII TEI 2 SMK Negeri Kendal pada materi rangkaian konversi DA/AD menggunakan strategi “Baso Disko” (Baca soal Diskusi komunikasi). 2) Mengetahui adanya peningkatan hasil belajar pada materi rangkaian konversi DA/AD menggunakan Strategi Baso Disko bagi siswa kelas XII TEI 2 SMK Negeri 3 Kendal. Penelitian tindakan kelas ini dilaksakan dalam dua siklus. Berdasarkan tindakan yang dilakukan selama 2 siklus dapat disimpulkan bahwa: (1) Adanya peningkatan perilaku siswa kelas XII TEI 2 SMK Negeri Kendal setelah belajar materi rangkaian konversi DA/AD menggunakan strategi Baso Disko. (2) Adanya peningkatan hasil belajar materi rangkaian konversi DA/AD menggunakan strategi Baso Disko bagi siswa kelas XII TEI 2 SMK Negeri 3 Kendal. Pada kondisi awal siswa yang tuntas hasil belajar rangkaian konversi DA/AD adalah 61% (KKM=75), pada kondisi akhir ketuntasan belajar aspek pengetahuan 33% pada siklus 1 menjadi 89% pada siklus 2 dan ketuntasan belajar aspek keterampilan 75% pada siklus 1 menjadi 100 % pada siklus 2.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING DENGAN INTEGRASI PEMANFAATAN LMS SMAN SIX LEARNING SYSTEM Nanik Widayati
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1292.455 KB) | DOI: 10.30659/jp-sa.v2i1.20250

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis Peserta didik kelas XII MIPA 8 SMAN 6 Semarang tahun ajaran 2021/2022 melalui penerapan model Discovery learning.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XII MIPA 8 SMAN 6 Semarang yang berjumlah 36 orang. Sumber data berasal dari guru, siswa, dan proses pembelajaran daring menggunakan LMS SMAN Six Learning System yang dikombinasikan dengan aplikasi Google Meet yang diterapkan pada masa pandemi. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan observasi, angket, dan dokumentasi atau perekaman. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Data kuantitatif dalam penelitian ini diperoleh dari nilai hasil pembelajaran berkaitan dengan tingkat kemampuan berfikir kritis peserta didik. Data kualitatif diperoleh melalui observasi, jurnal , dan dokumentasi foto serta video yang dideskripsikan dalam bentuk kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XII MIPA 8 SMAN 6 Semarang. Hal ini dapat dilihat dari hasil persentase ketercapaian indikator kemampuan berpikir kritis siswa pada prasiklus sebesar 60.30% meningkat menjadi 76.20% pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 82%.
The Effectiveness of Online Learning During the Covid-19 Pandemic for Students Hikmah Rahmatul Laili; Mochamad Widjanarko; Erik Aditia Ismaya
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v2i3.23371

Abstract

The purpose of this study was to reveal the effectiveness of online learning during the COVID-19 pandemic. The method used is a descriptive qualitative case study with a sample of teachers and students at SD Negeri Kendalagung, Kragan, Rembang. This study uses primary data and secondary data. To obtain primary data, conducted interviews and observations of respondents to the object of research. While secondary data obtained from literacy literature, books, journals and previous research results. The results show that to prevent the spread and transmission of COVID-19, online learning must be implemented. However, due to limited human resources and limited availability of facilities and infrastructure, online learning at SD Negeri Kendalagung, Kragan, Rembang has not been effective enough. Teachers also have difficulty measuring students' abilities, because the results of online work carried out by students include intervention and intervention from their respective families.
Analisis Faktor Penyebab Meningkatnya Angka Putus Sekolah di Indonesia pada Tahun 2022 Vita Nur Alifa
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.3.2.175-182

Abstract

Adanya peningkatan angka putus sekolah di Indonesia pada tahun 2022, pada semua jenjang pendidikan maka tujuan penelitian iniyaitu untuk mengetahui dan mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan meningkatnya angka putus sekolah di Indonesia pada tahun 2022, serta memperoleh informasi terkait apakah ada hubungan antara faktor-faktor. Penelitian menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Dengan analisis mengumpulkan data yang dapat diukur secara angka maupun grafik, dengan dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk mengindentifikasi faktor yang mempengaruhi terjadinya peningkatan angka putus sekolah pada tahun 2022. Dan didapatkan bahwa terjadi peningkatan angka putus sekolah di Indonesia pada tahun 2022 dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saling keterikatan. Secara umum faktor ekonomi, pendidikan, sosial dan budaya merupakan faktor yang paling umum yang saling terikat untuk mempengaruhi terjadinya peningkatan angka putus sekolah.
KEEFEKTIFAN MODEL PELATIHAN TEACHER TEAM COLLABORATION TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI TIK GURU SMA DI KOTA SEMARANG Joko Sulistiyono
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v1i2.15622

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keefektifan model manajemen pelatihan Teacher Team Collaboration untuk meningkatkan kompetensi TIK guru SMA di Kota Semarang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kombinasi kuantitatif dan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data secara wawancara, angket, dokumentasi, dan tes. Uji coba model pelatihan menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis kuantitatif. Teknik analisis kuantitatif dengan deskripsi kuantitatif untuk mengetahui kualitas pelaksanaan pelatihan dan untuk mengetahui keefektifan model dengan analisis statistik kuantitatif, yaitu uji t. Dari hasil analisis dengan uji t ini berarti terdapat perubahan atau peningkatan kemampuan peserta setelah diberikan pelatihan, sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan dengan model Teacher Team Collaboration efektif meningkatkan kompetensi TIK guru SMA di Kota Semarang.
MANAJEMEN EPILEPSI PADA SISWA SEKOLAH DASAR BERDASARKAN JENIS GANGGUAN KOGNITIF Salma Salsabila Yusifa; Salva Nurul Baiety Sam
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v2i1.19109

Abstract

Jumlah siswa pengidap epilepsi di Indonesia berdasarkan rekam medis pasien epilepsi rawat inap di RSUD Al-Ihsan pada tahun 2018-2019 yaitu 8,2 per 1000 penduduk dengan kejadian mencapai 50 per 100.000 penduduk Indonesia sebanyak 1, 8 juta penderita epilepsi memerlukan pengobatan. Sementara dampak epilepsi pada fungsi kognitif dapat membuat siswa kesulitan belajar serta menurunkan kualitas hidup dalam jangka waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen epilepsi pada siswa berdasarkan jenis gangguan kognitif yang dapat diimplementasikan oleh guru pada jenjang sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode narrative review. Pencarian literatur elektronik dilakukan untuk mengidentifikasi jurnal-jurnal yang sudah terbit dari tahun 2012 hingga 2021 yang membahas manajemen epilepsi di sekolah. Database elektronik yang digunakan adalah ScienceDirect, BMJ, Wiley, Nasen, Springer, Cambridge, dan BJPsych. Terdapat 10 jurnal penelitian yang sesuai dengan kriteria pada penelitian review ini. Berdasarkan hasil review jurnal penelitian bahwa manajemen epilepsi dengan gangguan kognitif dapat dilakukan rehabilitasi kognitif bukan untuk memulihkan seperti sediakala namun lebih kepada pencegahan kerusakan kognitif yang semakin parah. Epilepsi dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif, namun kerusakan kognitif yang lebih parah pada epilepsi dapat dicegah dengan melakukan berbagai aktivitas dan rehabilitasi kognitif. Manajemen epilepsi yang dapat dilakukan guru yaitu dengan pelatihan manajemen epilepsi oleh tenaga kesehatan ahli dan menyediakan buku pedoman manajemen epilepsi.Kata kunci: manajemen epilepsi, siswa SD, gangguan kognitif
KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI KELAS V SD NEGERI SEBANI II DITINJAU DARI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Nimas Masyitha Nur Aini
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v2i2.21266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejauh mana kemampuan literasi berhitung siswa kelas V SD Sebani II ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya beberapa siswa dan siswa yang belum memahami matematika dan belum terbiasa mengerjakan soal berupa pemecahan masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Subyek sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Sebani II. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan tes literasi berhitung dengan 2 soal. Analisis hasil yang diperoleh masih tergolong rendah dalam pemecahan masalah, hal ini disebabkan karena mereka tidak memahami masalah dan tidak terbiasa menyelesaikan masalah dalam bentuk pemecahan masalah
Studi Komparasi Hasil Pembelajaran Luring dan Pembelajaran Daring pada Mata Kuliah Bahasa Arab Resi Agustien
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v3i1.26747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil pembelajaran luring dan daring berdasarkan analisis hasil perolehan nilai belajar mahasiswa pada mata kuliah bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian komparatif. Pengumpulan data dilakukan setelah proses pembelajaran luring dan daring selesai dilaksanakan di semester yang berbeda. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa prodi PAI FITK IBN Tegal tingkat satu tahun akademik 2019/2020 berjumlah 51 mahasiswa dan mahasiswa tingkat satu tahun akademik 2020/2021 yang berjumlah 37 mahasiswa. Total sampel 88 mahasiswa. Mahasiswa yang dijadikan sampel penelitian adalah mahasiswa tingkat satu karena mata kuliah yang dijadikan objek penelitian berada di tingkat satu. Data penelitian yang dikomparasikan adalah hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah bahasa Arab 1 yang mencakup empat komponen penilaian yaitu nilai kehadiran, tugas, UTS, dan UAS yang diperoleh selama pembelajaran daring tahun akademik 2019/2020 dan pembelajaran luring tahun akademik 2020/2021. Data nilai yang ada lalu dianalisa dengan teknik analisa uji normalitas, homogenitas dan uji-t. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan perolehan nilai hasil pembelajaran luring dan daring dengan selisih nilai 06,58. Berdasarkan pada hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran secara luring menghasilkan nilai mata kuliah bahasa Arab yang lebih tinggi dibandingkan pembelajaran daring. Kata kunci: Pembelajaran daring, pembelajaran luring, studi komparasi
Analisis Literasi Numerasi Peserta Didik dalam Menyelesaikan Masalah Uncertainty and Data Rika Setiawati; Mohamad Aminudin; Mochamad Abdul Basir
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.3.2.123-133

Abstract

Literasi numerasi penting bagi peserta didik untuk mengembangkan pemikiran logis dan strategi penalaran dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil PISA tahun 2018 Indonesia mendapatkan skor matematika yang rendah. Salah satu konten PISA yaitu uncertainty and data. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis literasi numerasi peserta didik dalam menyelesaikan masalah uncertainty and data. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes literasi numerasi terhadap 30 peserta didik kelas X-3 SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang, dan wawancara yang dilakukan dengan satu peserta didik dari masing-masing kategori tinggi, sedang, dan rendah. Teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Saat menyelesaikan masalah uncertainty and data peserta didik dengan literasi numerasi tinggi dapat memenuhi semua indikator. Literasi numerasi sedang cukup lengkap dalam menggunakan simbol, cukup lancar dalam menyelesaikan masalah akan tetapi tidak dapat mengambil simpulan. Peserta didik dengan literasi numerasi rendah kurang lancar dalam menyelesaikan masalah sehingga tidak mampu mengambil simpulan. Peserta didik dengan literasi numerasi sedang dan rendah mampu menggunakan angka pada soal serta mampu menguraikan data yang digunakan untuk menyelesaikan masalah.
Profil Kemampuan Representasi Matematis Siswa pada Materi Program Linier Ditinjau dari Kecemasan Matematika Rachmawati, Silvia; Kusmaryono, Imam; Wijayanti, Dyana
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.v1i1.13665

Abstract

Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan profil kemampuan representasi matematis siswa ditinjau dari kecemasan matematika. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskripsif. Penelitian dilakukan di MAN 2 Trangkil Rembang dengan subjek penelitian 28 siswa kelas XI.Terdapat tiga instrument pada penelitian ini yaitu angket kecemasan matematika, soal tes kemampuan representasi matematis dan pedoman wawancara. Hasil perolehan data penelitian menunjukkan profil kemampuan representasi matematis (1) Subjek dengan tingkat  kecemasan matematika “ringan” memiliki kemampuan representasi visual, simbolik dan verbal sangat baik. Kemampuan representasi visual lebih menonjol dari pada kemampuan representasi simbolik dan verbal. Subjek mampu membuat grafik daerah penyelesaian, membuat model matematika dan menentukan nilai maksimum dari system pertidaksamaan linear dengan benar dan jelas; (2) Subjek dengan tingkat kecemasan matematika “sedang” pada subjek satu memiliki  kemampuan representasi matematis visual dengan kategori baik, namun masih salah dalam menemukan nilai maksimum dari sitem pertidaksamaan linear. Pada kemampuan representasi verbal subjek kurang jelas dalam merepresentasikan hasil penyelesaiannya; dan (3) Subjek tingkat kecemasan matematika “berat” subjek satu memiliki kemampuan representasi kategori kurang pada tiga bentuk kemampuan representasi matematika.Subjek hanya mengerjakan soal representasi simbolik, namun jawaban juga kurang lengkap dalam merepresentasikan model matematika. Kata Kunci: Representasi Matematis, Kecemasan Matematika AbstractThis research applies a qualitative descriptive approach. The purpose of this study was to describe the mathematical representation ability profile of students in terms of mathematics anxiety. This research method is a descriptive qualitative method. The research was conducted at MAN 2 Trangkil Rembang with the subject of 28 students of class XI. There were three instruments in this study, namely mathematics anxiety questionnaire, mathematical representation ability test questions, and interview guidelines. The results of the research data obtained indicate the mathematical representation ability profile (1) Subjects with a "mild" level of mathematics anxiety have excellent visual, symbolic, and verbal representation skills. The ability of visual representation is more prominent than the ability of symbolic and verbal representation. The subject is able to graph the area of solution, make mathematical models and determine the maximum value of the linear inequality system correctly and clearly; (2) Subjects with a "moderate" level of mathematics anxiety in subject one have a good category of visual mathematical representation ability but are still wrong in finding the maximum value of the linear inequality system. In the verbal representation ability of the subject is less clear in representing the results of the solution; and (3) The subject of “heavy” mathematics anxiety level, subject one, has a poor representation ability in the three forms of mathematical representation ability. The subject only works on symbolic representation problems, but the answers are also incomplete in representing mathematical models.Keywords: Mathematical Representation, Mathematical Anxiety

Page 3 of 19 | Total Record : 182