cover
Contact Name
Imam Kusmaryono
Contact Email
kusmaryono@unissula.ac.id
Phone
+6285799213272
Journal Mail Official
editorjpsa.fkip@unissula.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Kaligawe KM 04 Kota Semarang, 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sultan Agung
ISSN : -     EISSN : 27756335     DOI : http://dx.doi.org/10.30659/jp-sa.3.2
Jurnal Pendidikan Sultan Agung (JP-SA) is a journal that aims to facilitate and promote scientific conceptual ideas, systematic investigations or reviews, and dissemination of research results in the fields of early childhood education, primary and secondary education, higher education, teacher education, special education, adult education, non-formal education, and any new developments and advances in the field of education.
Articles 207 Documents
PENGEMBANGAN DESAIN INSTRUKSIONAL DAN APLIKASI PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK SISWA DENGAN MENGGUNAKAN ANYFLIP Kartonah Kartonah; Evi Chamalah
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 5, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.5.3.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain instruksional dan aplikasi pembelajaran menulis cerita pendek berbasis AnyFlip bagi siswa Sekolah Dasar serta mengetahui tingkat kelayakan dan keefektifannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli media, guru Sekolah Dasar, dan siswa Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan tes keterampilan menulis cerita pendek. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain instruksional memperoleh tingkat kelayakan sebesar 86% dengan kategori sangat layak, sedangkan aplikasi pembelajaran berbasis AnyFlip memperoleh tingkat kelayakan sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Uji keefektifan melalui desain pretest–posttest menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis cerita pendek siswa, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 65,0 dan posttest sebesar 82,0. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa desain instruksional dan aplikasi pembelajaran menulis cerita pendek berbasis AnyFlip layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar.
PENGGUNAAN METODE PSIKOLOGIS DALAM MENGATASI MASALAH UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN BAHASA INDONESIA SISWA SD Tin Susanti; Evi Chamalah; Rida Fironika Kusumadewi
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 5, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.5.3.545-557

Abstract

Psychological methods in Indonesian language lessons focus on approaches that consider the psychological aspects of students to enhance learning effectiveness. One commonly used method is constructivism, where students are encouraged to build their own understanding based on prior experiences and knowledge. The aim of this study is to explore and analyze the effectiveness of using psychological methods to improve elementary students' comprehension of the Indonesian language. By applying educational psychology techniques such as game-based learning, positive reinforcement, and individualized learning approaches, it is hoped that students can more easily grasp Indonesian language concepts. Data collection techniques through qualitative methods include direct classroom observation and interviews with teachers and students. Research on the use of psychological methods to address issues in improving elementary students' understanding of the Indonesian language shows significant results. The applied psychological methods help students overcome emotional and cognitive barriers that often disrupt their learning process. With this approach, students can be more focused and motivated in learning the Indonesian language. Moreover, these methods boost students' confidence in their language skills, as they feel more understood and emotionally supported. The results of this study emphasize the importance of psychological approaches in learning, which do not only focus on academic aspects.
MODIFIKASI AKTIVITAS FISIK DALAM PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAH RAGA KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA Sutrianingsih Sutrianingsih; Imam Kusmaryono
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.6.1.216-226

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sering menghadapi kendala berupa perbedaan kemampuan fisik siswa yang berdampak pada rendahnya partisipasi dan kepercayaan diri sebagian siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas modifikasi aktivitas fisik dalam meningkatkan partisipasi dan kepercayaan diri siswa pada pembelajaran PJOK. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Subjek penelitian terdiri atas 29 siswa sekolah dasar dan satu guru PJOK. Data kuantitatif diperoleh melalui tes lari 40 meter dan tes lempar–tangkap bola yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi kemampuan fisik siswa yang cukup lebar, yang memengaruhi tingkat partisipasi dan kepercayaan diri. Modifikasi aktivitas fisik terbukti mampu meningkatkan partisipasi siswa secara lebih merata dan menumbuhkan kepercayaan diri dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini menegaskan pentingnya modifikasi aktivitas fisik untuk menciptakan pembelajaran PJOK yang inklusif.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN GENIALLY TERHADAP KEAKTIFAN SISWA PADA MATERI PERAN PELAKU EKONOMI Delvy Agustina; Hety Mustika Ani; Lisana Oktavisanti Mardiyana; Sela Rachmawati; Prima Ratna Sari
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.6.2.354-363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh penggunaan media Genially terhadap keaktifan siswa pada materi peran pelaku ekonomi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan Quasi Experimental Design. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 69 siswa dari SMA Negeri 5 Jember, yaitu 33 siswa dari kelas X-8 sebagai kelas eksperimen dan 36 siswa dari kelas X-6 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi keaktifan siswa, wawancara, dokumentasi, dan lembar observasi keerlaksanaan sintaks model Problem Based Learning (PBL). Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji Independent Sample T-Test, dan uji N-Gain. Hasil menunjukkan bahwa kelas X-8, sebagai kelas eksperimen yang menggunakan media pembelajaran Genially, memiliki tingkat aktivitas siswa yang lebih tinggi dengan skor rata – rata 53,27% dibandingkan dengan kelas X-6 dengan sor rata – rata 40,78%, sebagai kelas kontrol yang menggunakan media pembelajaran PowerPoint. Hasil uji Independen Sample T-test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05, artinya H1 diterima dan H0 ditolak. Hasil uji N-Gain untuk rata-rata memperoleh skor 0,60, sehingga penggunaan media pembelajaran Genially dapat mempengaruhi keaktifan siswa dengan kriteria sedang. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Genially memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan keaktifan siswa. 
STRATEGI PENGGUNAAN MEDIA KARTU BERGAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI ANAK USIA DINI Halimah Saadiyah; Inten Risna; Mashiana Mina Laili; Yolanda Pahrul
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.6.2.235-247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi penggunaan media kartu bergambar dalam meningkatkan kemampuan literasi anak usia 4–5 tahun di PAUD. Latar belakangnya adalah rendahnya kemampuan literasi anak usia dini akibat minimnya media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung pada proses pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru di Pendidikan anak usia dini Mentari Kp. Lapang, Ds. Kragilan . Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kartu bergambar secara nyata berpengaruh positif terhadap kemampuan literasi anak. Anak-anak terlihat antusias dan aktif mengenali huruf, mengasosiasikan huruf dengan gambar, serta mampu melaksanakan instruksi ganda dalam kegiatan bermain kartu. Strategi pembelajaran yang efektif mencakup pengenalan huruf secara bertahap (vokal lalu konsonan), pemberian rangsangan motivatif dari guru, serta variasi permainan dan aktivitas manipulatif seperti membuat huruf dari plastisin. Aspek afektif anak juga meningkat; kepercayaan diri, minat belajar, dan partisipasi mereka makin tinggi selama proses pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media kartu bergambar tidak hanya sebagai alat bantu visual, melainkan sebagai stimulus holistik yang dapat mengembangkan kemampuan kognitif, bahasa, dan motivasi literasi anak usia dini.
DINAMIKA PELAKSANAAN SUPERVISI KLINIS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENGAJARAN GURU DI SMAN 9 TANGERANG SELATAN Rias Fitria; Tri Wahyu Ristiyanto; Ila Rosmilawati
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.6.2.403-414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika pelaksanaan supervisi klinis serta kontribusinya terhadap peningkatan kualitas pengajaran guru di SMA Negeri 9 Tangerang Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis untuk menggali pengalaman, persepsi, dan interaksi guru serta supervisor selama proses supervisi klinis. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi kelas, dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi klinis dilaksanakan melalui tiga tahap utama, yaitu praobservasi, observasi, dan pascaobservasi, yang masing-masing memiliki dinamika tersendiri. Pada tahap praobservasi, kesiapan administrasi pembelajaran dan beban kerja guru memengaruhi tingkat kepercayaan diri dan keterbukaan guru. Tahap observasi memperlihatkan adanya tekanan performatif pada sebagian guru, meskipun supervisi dilakukan secara terjadwal dan objektif. Tahap pascaobservasi menjadi fase paling menentukan karena dialog reflektif yang bersifat kolaboratif mendorong guru melakukan perbaikan praktik mengajar. Penelitian ini menemukan bahwa supervisi klinis berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pengajaran guru, khususnya dalam perencanaan pembelajaran yang lebih sistematis, variasi metode pembelajaran, penggunaan media pembelajaran yang lebih inovatif, serta pengelolaan kelas yang lebih efektif. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa supervisi klinis yang dilaksanakan secara kolaboratif, berkelanjutan, dan berbasis data mampu menjadi strategi pembinaan profesional guru yang efektif dalam meningkatkan kualitas pengajaran.
PENGEMBANGAN MATH ESCAPE ROOM BERBASIS UNPLUGGED CODING UNTUK MELATIH COMPUTATIONAL THINKING SISWA KELAS VIII MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS Dimas Teguh Nur Rohmad; Mohamad Aminudin
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.6.2.455-466

Abstract

This research aims to develop a Math Escape Room based on Unplugged Coding (MER-UC) to train eighth-grade students' Computational Thinking (CT) skills in the Straight Line Equation (LLE) topic. The study used a Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, which includes the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation.The Analysis stage demonstrated that mathematics learning remains conventional and does not optimally train CT. The Design stage resulted in an escape room game design integrated with CT indicators: decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithmic thinking. The Development stage produced a product consisting of mission cards, instruction cards, worksheets, and teacher and student guides, validated by material and media experts. Implementation was carried out with eighth-grade students, while evaluation was conducted through quantitative and qualitative analysis.The results showed that MER-UC was categorized as adequate based on expert validation. Students' CT skills were in the good to excellent category. Qualitatively, students were able to identify important information, find patterns, simplify problems, and systematically organize problem-solving steps. Thus, MER-UC is declared feasible and potentially effective in training students' CT abilities. Keywords: Math Escape Room, Unplugged Coding, Computational Thinking, Straight Line Equations, ADDIE.
ANALISIS KENAKALAN SISWA SMK DAN KETERKAITANNYA DENGAN KONSEP DIRI: PERSPEKTIF TEORI CARL ROGERS Tuti Azizah; Rafida Rafida
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.6.2.294-305

Abstract

This study aims to analyze the delinquent behavior of vocational high school (SMK) students through a literature review approach by linking it to the concept of self-concept according to Carl Rogers. Based on the humanistic psychology perspective, self-concept is understood as an internal perceptual structure that influences how individuals understand themselves and behave in a social context. The literature review shows that SMK student delinquency is often triggered by internal factors (emotional instability, low self-esteem, distorted self-concept) and external factors (permissive school environment, family parenting patterns, and peer group dynamics). Previous studies also confirm that a positive self-concept plays a protective role in preventing adolescents from engaging in deviant behavior. The findings of this study produce several practical recommendations for vocational school teachers, including: (1) developing a student-centered learning approach to strengthen a positive self-concept; (2) implementing basic counseling based on Rogers' principle of unconditional positive regard to build a supportive teacher-student relationship; (3) conducting preventive behavior monitoring through collaboration with homeroom teachers and school counselors; and (4) building a school climate conducive to adolescent psychosocial development. The implications of this study emphasize the importance of the role of teachers as facilitators of personality development, not merely as conveyors of knowledge.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA JAWA RAGAM NGOKO LUGU MENGGUNAKAN MEDIA TARPAPEL Restituta Amelia Respatiningrum; Diyah Nur Hidayati; Harbono Harbono
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.6.2.248-254

Abstract

Tujuan penelitian ini  untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa jawa ragam ngoko lugu dengan menggunakan media Tarpapel (tarpaulin-papel) pada siswa kelas II SD kasatriyan Surakarta.Dalam penelitian ini menggunakan subjek seluruh siswa kelas II terdiri dari 13 siswa. Yang melatar belakangi penelitian ini adalah rendahnya minat siswa dan tidak terbiasanya siswa menggunakan bahasa jawa khusunya ragam ngoko lugu di kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan penelitian Tindakan kelas dengan teknik pengumpulan data melalui angket,observasi,tes,dokumentasi Teknik analisis data menggunakan model pendekatan analisis interaktif oleh miles dan huberman. Dalam penelitian ini terdapat pra siklus, siklus 1 dan siklus 2. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu,perencanaan,pelaksanaan,pengamatan,refleksi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui media tarpapel dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa jawa serta minat belajar bahasa jawa ragam ngoko lugu pada siswa kelas II SD Kasatriyan Surakarta. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai hasil belajar siswa. Dari kondisi awal hanya 30% siswa yang mengalami ketuntasan setelah menggunakan media tarpapel nilai ketuntasan siswa mengalami sedikit peningkatkan yaitu 70% lalu dilanjutkan pada siklus 2 mengalami puncak peningkatan yaitu 76%. Dengan demikian berdasarkan penelitian tindakan kelas ini pada siklus 1 dan 2 mengalami peningkatan keterampilan berbicara bahasa jawa ragam ngoko lugu pada siswa kelas II SD Kasatriyan Surakarta dengan menggunakan bantuan media Tarpapel.
STUDI LITERATUR TENTANG SUPERVISI KINERJA GURU: ANTARA REALITAS TANTANGAN DAN PELUANG Fadilatul Laila; Veby Anggraeni; Ila Rosmilawati
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.6.2.364-375

Abstract

Supervisi kinerja guru merupakan salah satu kegiatan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme pendidik. Namun dalam praktiknya supervisi di lapangan menunjukkan bahwa supervisi masih cenderung berorientasi administratif sehingga belum sepenuhnya berfungsi sebagai proses pelatihan prosesonal yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi realitas, tantangan, serta peluang pengawasan pendidikan melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 28 jurnal ilmiah terbitan lima tahun terakhir, terakreditasi sinta 2, 3, dan 4 yang diperoleh melalui Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengawasan menghadapi sejumlah kendala, seperti beban kerja kepala sekolah dan pengawas yang tinggi, keterbatasan waktu untuk observasi dan tindak lanjut, minimnya kompetensi supervisor dalam menjalankan peran instruksional, serta lemahnya budaya refleksi profesional di sekolah. Selain itu, integrasi teknologi dalam pengawasan juga menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur dan rendahnya literasi guru digital serta pengawas. Meski demikian, terdapat peluang signifikan melalui pemanfaatan platform digital, pengawasan berbasis coaching dan mentoring, serta pembentukan komunitas belajar yang memungkinkan pengawasan lebih kolaboratif, fleksibel, dan terdokumentasi dengan baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model supervisi transformasi yang lebih formatif, digital, dan kolaboratif perlu dilakukan secara sistematis agar mampu memberikan kontribusi optimal terhadap peningkatan kinerja guru dan mutu pembelajaran.