cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalfikom@yahoo.co.id
Editorial Address
Jalan Raya Kaligawe Km.4 Semarang 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna
ISSN : 20872461     EISSN : 23374616     DOI : 10.30659/jikm
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna (E-ISSN: 2337-4616, P-ISSN 2087-2461) is a Scientific Journal published by the Department of Communication Science, Faculty of Language and Communication Science, Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang. Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna is intended to the national and international scholarly community. The aim of this journal is to publish high-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of communication. Articles published are the results of research, bringing the new sights (scope) on Cultural Studies, Public Relations, and Media.
Articles 148 Documents
Kegiatan Direct Marketing di PT TELKOM Indonesia Datel Brebes Dalam Meningkatkan Pengguna Baru Indihome Rahmanita Budi Aisah; Dewi K Soedarsono
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 10, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v10i2.20847

Abstract

 Kegiatan direct marketing yang baik dan efektif penting dilakukan untuk meningkatkan pengguna baru serta target penjualan Indihome Brebes selama pandemi Covid-19. Penelitian ini akan mengkaji secara mendalam bagaimana kegiatan direct marketing dalam meningkatkan pengguna baru di tengah pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari kegiatan direct marketing dalam meningkatkan pengguna baru Indihome Brebes. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara secara mendalam, observasi serta dokumentasi yang melibatkan informan sebagai sumber informasi terkait kegiatan direct marketing yang dilakukan Telkom Datel Brebes. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan direct marketing yang diterapkan oleh Telkom Datel Brebes dalam meningkatkan pengguna baru di tengah pandemi Covid-19 dilakukan dengan menerapkan persepsi “Internetan terjangkau dengan Indihome”. Kegiatan direct marketing Telkom Datel Brebes dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap pelaksanaan yang dilakukan Telkom Datel Brebes mengidentifikasikan target audiens seluruh elemen masyarakat menengah ke bawah, merancang pesan sesuai AIDA hingga penetapan anggaran promosi. Pelaksanaan direct marketing dilakukan melalui pengelolaan database, penjualan langsung, telemarketing dan iklan tanggap langsung. Adanya pembatasan sosial dan kurangnya sales force menjadi hambatan yang diatasi dengan menggunakan media promosi cetak dan media promosi digital.Kata Kunci: Direct Marketing, Meningkatkan Pengguna Baru
Proses Media Relations Basarnas Provinsi Bengkulu dalam Menjalin Hubungan Baik dengan Media Massa Yanto - -
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 10, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v10i2.22534

Abstract

Setiap intitusi harus memiliki hubungan baik dengan media massa karena jangkauan penyebaran informasinya yang lebih tinggi. Untuk itu, penting bagi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Bengkulu untuk melakukan media relations mengingat Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Bengkulu adalah institusi Negara yang berkaitan langsung dengan masyarakat dan informasinya sangat dibutuhkan. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui proses media relations yang dilakukan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Bengkulu dalam menjalin hubungan baik dengan media massa yang ada di Bengkulu. Untuk pengambilan data penulis meggunakan metode kualitatif dengan instrument, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa proses media relations yang dilakukan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Bengkulu, dilakukan melaluipendekatan dengan semua media, tanpa membeda-bedakan jenis media. Ini langsung dibuktikan dengan pembuatan group whatsaap yang mengakomodir seluruh pekerja pers, dan selalu terbuka dalam informasi apapun yang dibutuhkan oleh media dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Bengkulu. Pendekatan selanjutnya adalah dengan menempatkan orang yang kompeten untuk bertemu dengan pihak wartawan, dan selalu melakukan kordinasi dengan kegiatan coffee morning.
Determinan Keputusan Belanja Online Customer Hijab Ar Rafi Di Galeri Diandra Demak Dyah Kusumawati; Anita Septiani Rosana
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 10, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v10i2.24610

Abstract

AbstractThis research was conduct to determine of the influence of brand image, intensity of promotion and online shopping culture to decision purchasing on Ar Rafi hijab customers Diandra galery Demak. The type of research is used explanatory research. The population of this research is all links under the Ar RAfi hijab agent in Diandra galery Demak. The research method used by quantitative methods. The technique of determining sample was used by purposive sampling. This study, used 50 respondents became sample. Data analysis was tested use multiple linear regression analysis technique, with SPSS software. Data collection techniques through online questionnaires used a Likert scale. The results based on partial tested are that brand image has a positive and significant effect on purchasing decision, promotion intensity has a positive and significant effect on purchasing decision, while online shopping culture also has a positive and significant effect on purchasing decision. Based on results of simultaneous tested, brand image, promotion intensity and online shopping culture have a positive and significant effect on decision by 57.4%. It means that, 42.6% of purchasing decision are influenced by other variable outsidefrom model of this reserch. For further researchers,  variables else should be included, such as product completeness, product quality, emotional factors, social bonding factors and others so that research results can be more varied so that it is possible to make alternative decision.Keywords: brand image, promotion intensity, online shopping culture, purchasing decision.AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh citra merk, intensitas promosi dan budaya belanja online terhadap keputusan pembelian pada customer  hijab Ar Rafi di galeri Diandra Demak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian explanatory research. Populasinya adalah semua link di bawah agen hijab Ar Rafi Diandra Demak. Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Teknik penentuan sampel dengan cara purposive sampling. Dalam penelitian ini jumlah sampel yang digunakan 50 responden. Analisis data diuji dengan menggunakan teknik analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS . Teknik pengumpulan data melalui kuesioner online dengan menggunakan skala likert. Hasil berdasarkan pengujian secara parsial dalam penelitian ini adalah citra merk terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, intensitas promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian  sedangkan budaya belanja online juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan hasil pengujian simultan menunjukan citra merk, intensitas promosi dan budaya belanja online berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan sebesar 57,4%. Dengan kata lain, 42,6% keputusan pembelian dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Untuk peneliti selanjutnya supaya disertakan variabel-variabel lain misalnya seperti kelengkapan produk, kualitas produk, faktor emosional, faktor ikatan sosial dan lain-lain supaya hasil penelitian dapat lebih bervariasi sehingga memungkinkan dalam pengambilan alternatif keputusan.Kata kunci : citra merk, intensitas promosi, budaya belanja online, keputusan pembelian   
Hubungan Antara Dukungan Keluarga dengan Kecemasan pada Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Skripsi Rizka Agustianisa
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 10, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v10i2.14577

Abstract

Dukungan keluarga merupakan rasa empati orang tua terhadap anaknya. Dukungan keluarga berupa motivasi,bantuan serta empati yang bisa membuat sesorang tersebut merasa aman. Melihat kondisi di indonesia yang sedang mengalami Pandemi COVID-19 mahasiswa terhambat dalam proses pengerjaan skripsi karena tidak semua layanan dilakukan secara online, dan tidak bisa melakukan penelitian langsung yang berdampak pada kondisi psikologis mereka sehingga banyak mahasiswa yang mengalami kecemasan karena skripsi. Tujuan umumnya menggambarkan hubungan antara dukungan keluarga dengan kecemasan pada mahasiswa untuk tujuan khususnya sendiri mengindentifikasi karakteristik responden, mengidentifikasi dukungan keluarga responden, mengidentifikasi kecemasan pada mahasiswa, dan menganalisis hubungan antara dukungan keluarga kecemasan pada mahasiswa. penelitian ini merupakan jenis survei analitik dengan studi cross sectional penggumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Jumlah responden sebanyak 84 responden dengan teknik total sampling, data yang diperoleh dan di olah secara statistik dengan menggunakan uji chi squar. Hasil didapatkan bahwa ada hubungan  antara dukungan keluarga  dengan kecemasan pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kecemasan pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi (P value < 0,036). Kata Kunci : Kecemasan, dukungan keluarga  
Hubungan Kuasa Antar Etnis dalam Serial Animasi Adit dan Sopo Jarwo Iky Putri Aristhya
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v11i1.29185

Abstract

This study aims to look at the power relations that occur between ethnic groups in the interactions shown. The theory used in this study is the power theory of Michel Foucault. Other concepts that help in analyzing are the concept of class and ethnicity by Karl Marx, Representation by Chris Barker, as well as the concept of class by Pierre Bourdieau. The research methodology used is Television Semiotics Analysis by John Fiske, with 3 (three) levels stages. Reality Level, Representation Level, Ideology Level. The results of the study show that the Javanese are in a powerless position, while the Betawi are in a powerful position. Meanwhile, other ethnic groups, such as: Batak, Sundanese and Non-Ethnic (Urban groups), often rely on the Betawi ethnicity to rely on truth. The tug-of-war between ethnic groups varies depending on the capital owned. Symbolic Capital, controlled by ethnic Betawi. Capital Culture, dominated by ethnic Batak. Economic Capital, dominated by ethnic Sundanese and Chinese. Meanwhile, the Javanese ethnicity dominates in terms of time and energy. The Javanese ethnicity is needed by everyone because they are willing to help.Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kuasa yang terjadi antar etnis dalam interaksi yang ditampilkan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori power dari Michel Foucault. Konsep-konsep lain yang turut membantu dalam menganalisis adalah konsep kelas dan etnis oleh Karl Marx, Representasi oleh Chris Barker, juga konsep kelas oleh Pierre Bourdieau. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Analisa Semiotika Televisi oleh John Fiske, dengan tahapan 3 (tiga) level. Level Realitas, Level Representasi, Level Ideologi. Hasil penelitian menunjukkan, etnis Jawa berada pada posisi powerless, sedangkan etnis Betawi berada pada posisi powerful. Sedangkan etnis lainnya, seperti : Batak, Sunda dan Non Etnis (kelompok Urban), sering menyerahkan sandaran kebenaran pada etnis Betawi. Tarik-menarik hubungan kuasa antar etnis berbeda-beda tergantung dari modal yang dimiliki. Modal Simbolik, dikuasai oleh etnis Betawi. Modal Kultur, dikuasai etnis Batak. Modal Ekonomi, dikuasai oleh etnis Sunda dan Tionghoa. Sedangkan etnis Jawa berkuasa dalam hal waktu dan tenaga. Etnis Jawa dibutuhkan oleh semua orang karena ringan tangan untuk membantu.
Festival Mangga sebagai Media Komunikasi dalam Mengoptimalkan Daya Tarik Wisata Desa Penggarit Himawan Ardhi Ristanto; Adhi Iman Sulaiman; Shinta Prastyanti
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v11i1.27969

Abstract

Various tourism potentials exist in Penggarit Village, such as agricultural, religious, cultural, and natural educational tours. Mango has become the identity of Penggarit Village. Because this village is a producer of mangoes with the branding "Mangga Istana." Mango farming is a tradition (local wisdom) in the Penggarit village community. Almost every resident's house and garden have a mango tree. Penggarit Village seeks to increase tourism by holding a mango festival. The purpose of this study is to consider the Mango Festival as a communication media in the tourist attraction Pengarit Village. The research method used in this study is a qualitative method using case studies. The data in this study were generated through observation and interviews with informants. Four informants participated in this survey. Penggarit village chief, BUMdes director, Penggarit community chief, and Puskapik journalist. According to research results, Mango Festival is a cultural festival, flagship product festival, tourism village festival. This makes the mango festival a communication medium for Penggarit's tourist attraction. The composition of cultural attractions, natural resource attractions, and man-made attractions is mixed in such a way as to attract public interest. Beragam potensi wisata ada di Desa Penggarit, seperti wisata edukasi pertanian, religi, budaya dan alam. Mangga telah menjadi identitas Desa Penggarit. Sebab desa ini merupakan penghasil komoditas buah mangga unggul dengan branding “Mangga Istana”. Pertanian mangga sudah menjadi tradisi (Local Wisdom) bagi masyarakat Desa Penggarit. Hampir setiap rumah dan kebun warga memiliki pohon mangga. Desa Penggarit berupaya mengangkat daya tarik wisata dengan menyelenggarakan festival mangga. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji festival mangga sebagai media komunikasi dalam mengoptimalkan daya tarik wisata Desa Penggarit. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan informan. Informan pada penelitian ini berjumlah empat orang, yaitu Kepala desa Penggarit, Direktur BUMDes Wiguna Utama, Tokoh Masyarakat Desa Penggarit dan Jurnalis Portal Berita Puskapik. Hasil penelitian, festival mangga merupakan festival budaya, festival produk unggulan dan festival desa wisata. Hal ini menjadikan Mango Festival sebagai sarana komunikasi objek wisata Penggrit. Komposisi daya tarik budaya, daya tarik sumber daya alam dan daya tarik buatan dipadukan sedemikian rupa sehingga menarik minat atau animo masyarakat.
Pengaruh Program “Gerakan Salatiga di Rumah Saja” terhadap Keberhasilan Program 5M pada Masa Pandemi Covid-19 Lintang Faradilaningtyas; Rini Darmastuti
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v11i1.22463

Abstract

Mass communication is a communication method used by government organizations, to communicate a public policy to the public, many types of media used by governments to support the success of the information provided. The Salatiga movement at Home Alone is a public policy in the form of programs made by the government, during the Covid-19 pandemic. The purpose of this writing is to examine the effect of the Salatiga movement at home alone on the 5m government program, during the Covid-19 pandemic. This study was conducted with a quantitative approach and the type of research used is descriptive type with sampling. Based on the regression test used to determine the relationship and influence between the needs obtained in terms of psychology, social, and health in the Salatiga Movement program at home alone, to the satisfaction that is met in terms of psycholgi, social, and education in the 5m program. So with the influence of the relationship between the needs met to the satisfaction obtained, produce a positive impact on the achievement of the Salatiga Movement program at home alone, in helping to optimize the 5m program. Komunikasi massa merupakan metode komunikasi yang digunakan organisasi pemerintahan, untuk mengkomunikasikan suatu kebijakan publik kepada masyarakat, banyak jenis media yang digunakan pemerintah untuk mendukung keberhasilan informasi yang diberikan. Gerakan Salatiga di Rumah Saja merupakan kebijakan publik berupa program yang dibuat pemerintah, pada masa pandemic Covid-19. Tujuan penulisan ini adalah untuk menguji pengaruh Gerakan Salatiga di Rumah Saja terhadap program pemerintah 5M, pada masa pandemic Covid-19. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis deskriptif dengan penarikan sampel. Berdasarkan uji regresi yang digunakan untuk mengetahui hubungan serta pengaruh antara kebutuhan yang didapat dalam hal psikologi, sosial, serta kesehatan dalam program Gerakan Salatiga di Rumah Saja, terhadap kepuasan yang terpenuhi dalam hal psikolgi, sosial, serta pendidikan dalam program 5M. Jadi dengan adanya pengaruh hubungan antara kebutuhan yang terpenuhi terhadap kepuasan yang didapat, menghasilkan dampak positif bagi tercapainya program Gerakan Salatiga di Rumah Saja, dalam membantu mengoptimalkan program 5M.
Representasi Feminisme Liberal dalam Anime Jujutsu Kaisen Kania Intan Rahadiani; Rahmawati Zulfiningrum
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v11i1.22492

Abstract

Many news media to entertainment media depict women as weak and powerless. The depiction of injustice against women is also often found in various entertainment media, such as films, dramas, comics, and animated series. Anime Jujutsu Kaisen is a Japanese animated series adapted from comics written by Gege Akutami and produced by MAPPA Studio. Anime Jujutsu Kaisen has succeeded in stealing the attention of its fans because of its well-packaged animation and storyline. Uniquely, the Jujutsu Kaisen anime also represents the struggle of women through the depiction of strong, tough, and courageous female characters. The purpose of this research is to find out the representation of liberal feminism in the anime series. This study uses qualitative research methods and John Fiske's television code semiotic analysis. Television code includes three levels, namely the level of reality, the level of representation, and the level of ideology. The results of the study show that there are seven representations of liberal feminism in Jujutsu Kaisen anime. This analysis was carried out based on the findings of feminism values at the level of reality, level of representation, and level of ideology. Banyak media berita hingga media hiburan yang menggambarkan perempuan sebagai kaum yang lemah dan tidak berdaya. Penggambaran ketidakadilan terhadap perempuan juga kerap ditemukan dalam berbagai media hiburan, seperti film, drama, komik, hingga serial animasi. Anime Jujutsu Kaisen merupakan serial animasi Jepang yang diadaptasi dari komik yang ditulis oleh Gege Akutami dan diproduksi oleh MAPPA Studio. Anime Jujutsu Kaisen telah sukses mencuri perhatian para penggemarnya karena animasi dan alur cerita yang dikemas secara apik. Uniknya, anime Jujutsu Kaisen turut merepresentasikan perjuangan perempuan melalui penggambaran karakter perempuan yang kuat, tangguh, dan berani. Tujuan dari peneitian ini adalah untuk mengetahui representasi feminisme liberal dalam serial anime tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan analisis semiotika kode televisi John Fiske. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima representasi femnisme liberal dalam anime Jujutsu Kaisen, meliputi perempuan yang kuat, perempuan independen, perempuan dalam pengambilan keputusan, upaya perempuan untuk terbebas dari diskriminasi, dan kebebasan perempuan dalam berekspresi. Analisis ini dilakukan berdasarkan temuan nilai-nilai feminisme pada level realitas, level representasi, dan level ideologi.
Strategi Komunikasi Pemasaran Pariwisata Tana Toraja dalam Meningkatkan Wisatawan di Masa Pandemi Covid-19 Qwintri Prima Sampe; Dian Novita Kristiyani
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v11i1.21691

Abstract

This study discusses the Tana Toraja tourism marketing communication strategy by the Tana Toraja Regency Tourism Office in increasing the number of tourists again during the Covid-19 pandemic. Where during the Covid-19 pandemic, the number of tourists in Tana Toraja greatly decreased and greatly impacted the economy in Tana Toraja Regency. The research method used in this research is descriptive qualitative research method with data collection techniques using in-depth interviews with the Department of Tourism and tourists in Tana Toraja Regency. The results of this study explain that the marketing communication used by the Tana Toraja Tourism Office during the Covid-19 period was by adjusting to the current Covid-19 pandemic conditions. By utilizing various media that are widely used by the community, namely, social media, news through online media, print media and through public relations to share the latest information about Tana Toraja tourism to the community to continue to attract people's attention to travel to Tana Toraja which can help increase the number of people who visit Tana Toraja. As well as explaining the image of Tana Toraja tourism based on current people's views, namely as a tourist city with various types of tourism, which by type consist of nature tourism, cultural tourism, religious tourism, and historical tourism. Penelitian ini membahas mengenai strategi komunikasi pemasaran pariwisata Tana Toraja oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Tana Toraja dalam meningkatkan kembali jumlah wisatawan di masa pandemi Covid-19. Dimana selama pandemi Covid-19, jumlah wisatawan di Tana Toraja sangat menurun drastis dan sangat berdampak bagi perekonomian di Kabupaten Tana Toraja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dengan pihak Dinas Pariwisata dan para wisatawan di Kabupaten Tana Toraja. Hasil penelitian ini menjelaskan komunikasi pemasaran yang digunakan oleh Dinas Pariwisata Tana Toraja pada masa Covid-19 adalah dengan penyesuaian kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Dengan memanfaatkan berbagai media yang banyak digunakan oleh masyarakat yakni, media sosial, pemberitaan melalui media online, media cetak dan melalui relasi masyarakat untuk membagikan informasi terkini mengenai pariwisata Tana Toraja kepada masyarakat untuk terus menarik perhatian masyarakat untuk berwisata ke Tana Toraja yang dapat membantu meningkatkan jumlah wisatawan di Tana Toraja. Serta menjelaskan citra pariwisata Tana Toraja berdasarkan pandangan masyarakat saat ini, yakni sebagai kota wisata dengan beragam jenis pariwisata, yang berdasarkan jenisnya terdiri dari wisata alam, wisata budaya, wisata religi hingga wisata sejarah.
Konvergensi Media: Studi pada LPP RRI Madiun di Era Digital Resti Amalia Sari; Eli Purwati; Niken Lestarini
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v11i1.22699

Abstract

Facing the digital era creates new challenges as well as the demands of conventional media to carry out media convergence to maintain its existence. This descriptive qualitative research study with data testing using triangulation techniques aims to determine the steps that have been taken by LPP RRI Madiun and Human Resources in implementing media convergence. The results show that the steps taken by RRI in media transformation are by launching a website, and presenting various applications that can be enjoyed via mobile phones, using YouTube channels and zoom meetings as new media in the broadcasting process, and utilizing social media in the process of promoting programs and interactions. with audiences. Human Resources at RRI Madiun has carried out training and training efforts to adapt skills and abilities to the times and current technology. Menghadapi era digital menjadikan tantangan baru serta menjadi tuntutan media konvensional untuk melakukan konvergensi media agar tetap terjaga eksistensinya. Studi penelitian kualitatif deskriptif dengan pengujian data menggunakan teknik triangulasi ini bertujuan untuk mengetahui langkah yang telah dilakukan LPP RRI Madiun serta Sumber Daya Manusia dalam melaksanakan konvergensi media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah yang diambil RRI dalam transformasi media yaitu dengan meluncurkan website, dan menyajikan berbagai aplikasi yang dapat dinikmati melalui handphone, menggunakan youtube channel dan zoom metting sebagai media baru dalam proses penyiaran, serta memanfaatkan sosial media dalam proses mempromosikan program acara dan interaksi dengan khalayak. Sumber Daya Manusia yang ada di RRI Madiun telah melaksanakan berbagai upaya pelatihan dan juga diklat untuk menyesuaikan skill dan juga kemampuan oleh perkembangan zaman dan juga teknologi saat ini.