cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalfikom@yahoo.co.id
Editorial Address
Jalan Raya Kaligawe Km.4 Semarang 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna
ISSN : 20872461     EISSN : 23374616     DOI : 10.30659/jikm
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna (E-ISSN: 2337-4616, P-ISSN 2087-2461) is a Scientific Journal published by the Department of Communication Science, Faculty of Language and Communication Science, Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang. Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna is intended to the national and international scholarly community. The aim of this journal is to publish high-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of communication. Articles published are the results of research, bringing the new sights (scope) on Cultural Studies, Public Relations, and Media.
Articles 148 Documents
KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA ETNIS INDIA, ETNIS CHINA SERTA PRIBUMI DI KAMPUNG LUBUK PAKAM Meilani Dhamayanti
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.6.1.13-21

Abstract

Keberagaman di Indonesia sudah terlihat sejak dulu. Adanya dominasi etnis tertentu  di sebuah kampung menunjukkan Indonesia sangat beragam. Komunikasi dan interaksi yang terjadi antara beberapa bangsa yang beragam akan tercipta komunikasi lintas budaya yang menghasilkan asimilasi, akulturasi dan difusi bila tercipta keterbukaan, toleransi. Di Kampung Lubuk Pakam, Medan 3 (tiga) etnis bertemu, yaitu India, China dan Pribumi. Riset ini menggunakan teori-teori komunikasi lintas budaya dengan menggunakan metodelogi kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui wawancara mendalam kepada 3 (tiga) orang narasumber. Kesimpulan dari penelitian ini adalah komunikasi memegang peranan penting dalam terciptanya asimilasi, dan akulturasi. Keterbukaan dan saling menghargai akan mempermudah tercapainya keharmonisan dalam hidup berdampingan. Keywords: komunikasi, komunikasi lintas budaya,asimilasi dan akulturasi
Pesan kegagalan dalam novel Marchella F.P melalui hermeneutika interpretasi Paul Ricouer Aufa Athaya; Dewi K. Soedarsono
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.7.2.23-29

Abstract

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) merupakan salah satu karya sastra dalam bentuk novel yang dikemas dalam bentuk kalimat-kalimat sederhana dengan diksi dan desain grafis yang menarik. NKCTHI merupakan novel dengan genre self healing yang berisi tentang solusi dari permasalahan-permasalahan yang banyak orang alami dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah kesamaan pemahaman makna antara penulis dari buku tersebut dengan pembacanya. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dan menggunakan paradigma fenomenologi. Dalam mendapatkan data yang kredibel peneliti melakukan penafsiran terhadap novel NKCTHI untuk mengetahui makna kegagalan. Hasil penelitiannya adalah (1) Langkah Simbolik, Gambar yang ada memudahkan proses penafsiran karena menggambarkan situasi pada kalimat yang berada di sebelahnya. (2) Pemberian Makna, Tergiringnya emosi seorang pembaca novel NKCTHI dikarenakan adanya penggunaan diksi yang tepat. (3) Langkah Filosofis, Penggunaan bahasa dan gaya penulisan yang ringkas akan memudahkan proses penafsirkan makna. Kata Kunci: Pemahaman makna, Hermeneutika Interpretasi, Fenomenologi, Analisis, Novel  ABSTRACTNanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) is one of the literary works in the form of novels which are packaged in the form of simple sentences with interesting diction and graphic design. NKCTHI is a novel with self healing genre that contains solutions to problems that many people experience in daily life. The purpose of this study is to find out whether there is a common understanding of meaning between the author of the book and the reader. This research was conducted with qualitative research methods and using the phenomenology paradigm. In obtaining credible data the researcher interpreted the NKCTHI novel to find out the meaning of it. The results of the study are (1) Symbolic Steps, Existing images ease the process of interpretation because they describe the situation in the sentence next to it. (2) Giving Meanings, The emotion of an NKCTHI novel reader is happened due to the use of the correct diction. (3) Philosophical Steps, Use of language and concise writing style will ease the process of interpreting meaning.Keywords: Understanding of meaning, Hermeneutics Interpretation, Phenomenology, Analysis, Novel
Pengaruh Penentuan Strategi Komunikasi Pemasaran Terhadap Minat Beli Masyarakat Pada Produk Lokal Nur Azizah; Putri Shafira Carolina; Mochamad Rifqi Alfaizi
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 8, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v8i2.11263

Abstract

Budaya hidup yang mengandalkan peralatan digital untuk mencapai produktivitas kinerja menjadi salah satu dampak positif. Namun, hal itu berpengaruh negatif jika  menimbulkan gaya hidup hedonisme dan pemenuhan kebutuhan karena prestige dan cepatnya informasi yang didapat. Hal ini menjadi bahasan serius bagi masyarakat dan pemerintah dalam perkembangan produk lokal khususnya pariwisata dan produk daerah yang  berada dalam kondisi darurat dikarenakan banyak masyarakat yang belum mengetahuinya. Oleh karena itu, sangat diperlukan strategi komunikasi pemasaran yang tepat agar minat beli masyarakat pada produk lokal meningkat. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui (1) pengaruh perilaku konsumen, promosi media sosial, Green Marketing terhadap minat masyarakat dalam mengkonsumsi produk lokal, (2) pengaruh strategi marketing terhadap minat beli masyarakat, (3) strategi komunikasi pemasaran yang tepat, dampak positif, serta hambatan penerapannya untuk meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan produk lokal. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data kuesioner yang disebarkan melalui google forms. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dan analisis komparatif.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perilaku konsumen berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap minat beli produk lokal, (2) promosi media sosial berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap minat beli produk lokal, (3) green marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli produk lokal, (4) perilaku konsumen, promosi media sosial, dan green marketing secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap minat beli produk lokal oleh masyarakat Indonesia. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa green marketing adalah strategi komunikasi pemasaran yang sangat tepat digunakan untuk meningkatkan minat beli produk lokal.Kata Kunci : green marketing, produk lokal, minat beli, perilaku konsumen, promosi media sosial
PEMBENTUKAN BUDAYA POPULER DALAM KEMASAN MEDIA KOMUNIKASI MASSA Inda Fitryarini
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 2, No 2 (2012): Jurnal Komunikasi Makna Vol. 2 No. 2 Agustus 2011 - Januari 2012
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.2.2.9-22

Abstract

Culture is people’s way of life, views and values. Learning about culture means learning about language, communication and elements of culture,  but more than that culture in our world today deals with what are the trends and act as popular items. We acknowledge popular culture as the culture that represents insubordination towards society’s strict old way of life.  Popular culture is what we eat, drink, sleep with, watch, and act with. The writer trids to read the reality built in popular culture and otherwise popular culture as a reality. Writer found that popular cultures are not just about people, language, fashion or even life necessities. Popular culture has its root in commercial values and likewise. Populer culture bears the burden of producing something that worth commercially. In return, popular culture held the identification of a society as a unity. What someone wears identify whether certain someone are a part of a popular society or not.Keywords: popular culture, mass communication, televisi
REPRESENTASI INDIA DAN BALI (INDONESIA) SEBAGAI DEPENDENT DALAM FILM EAT PRAY LOVE Amida Yusriana
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 5, No 1 (2014): Februari-Juli 2014
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.5.1.16-30

Abstract

Eat Pray Love merupakan film yang diangkat dari novel karya Elizabeth Gilbert, Eat Pray Love: A Woman’s Search for Everything Across Italy, India and Indonesia. Film tersebut berisi tentang perjalanan hidup sang penulis ke tiga negara yakni Italia, India dan Indonesia. Perjalanan tersebut merupakan upayanya memperoleh kembali makna kehidupan setelah perceraiannya. Film ini merupakan bentuk klise dari orientalisme. Salah satu perwujudan orientalisme adalah bagaimana media mainstream masih cenderung menggambarkan dunia timur sebagai primitif, perlu diselamatkan (tergantung/dependent), sensual, terjadi tekanan terhadap seksualitas wanita, diktator, terdapat kekerasan, eksotis/misterius/spiritual, tidak modern dan ekstremis. Dalam kajian ini orientalisme akan dipersempit fokusnya pada dependent. Dependent merupakan penggambaran bahwa timur perlu diselamatkan oleh barat yang jauh lebih modern. Objek kajian ini adalah film Eat Pray Love. Kajian ini berusaha memaparkan bagaimana film Eat Pray Love menggambarkan ketergantungan timur terhadap barat. Kajian dilakukan melalui pemaparan teori, analisa data sekunder dan analisa script. Teori yang digunakan adalah Teori Orientalisme, Teori Postcolonial dan Teori Hegemoni. Dalam kajian ini ditemukan bahwa representasi dependent ditemukan dalam penggambaran hubungan antara Liz dengan tiga tokoh pembantu yakni Tulsi dari India, Ketut dan Wayan dari Indonesia. Melalui naskah dan pengambilan angle kamera yang dikaji, diperoleh hasil representasi dependent pada tokoh – tokoh tersebut. Kata Kunci: Orientalisme, Eat Pray Love, Dependent
Konstruksi Media Online Detik.com dan Kompas.com terhadap Vanuatu Fikri Ali Kurnia; Shulfi Ana Helmi; Sunnah Dwi Rochmana
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v9i1.13312

Abstract

Vanuatu is one of the Pacific Island countries that consistently raises the issue of alleged human rights violations in Papua at every opportunity at the UN session. On September 27, 2020, Vanuatu, represented by the Prime Minister of the Republic of Vanuatu, Bob Loughman, returned to address the issue related to human rights violations of the Papuan at the 75th UN session. Vanuatu's statement and its reply from the Indonesian diplomat, Sylvany Austin Pasaribu, at the 75th UN session became the spotlight of various media. Detik.com and Kompas.com as online media pioneers and one of the most frequently accessed news sites, were also reported that occurrence. This research aims to find out the differences between those media on packaging its report of Vanuatu after the issue of Papuan human rights violations was raised at the 75th UN General Assembly. The news period under research is from 27 September to 2 October 2020. This research uses qualitative research method with the Zhongdang Pan and Gerald M Kosicki framing analysis model. In this research, Detik.com was more likely to corner Vanuatu. This matter can be seen in terms of quantity and packaging of news. Meanwhile, Kompas.com, didn't put Vanuatu in an advantageous position, but was trying to show balance in its report.
REPRESENTATION OF RACISM IN FILM (STUDY OF SEMIOTICS OF RASISM IN A GET OUT FILM Emerald Surya JR
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v9i1.4939

Abstract

Through the film "Get Out", the message of racism is shown to demonstrate the evolving behavior of human racists. This film tells the story of a modern black experience named Cris who carried the history of his ancestors. The study was conducted to represent a form of racism, the study used a qualitative method with a descriptive approach, data was obtained by observing images and dialogue. Data analysis using Roland Barthes's semiotic model which consists of a signaling order, namely denotation and connotation. The primary data source is behavior between players, and the main character, secondary data obtained from the literature. The results showed that there were three forms, the first black prejudice to whites, both discrimination against blacks, and the third change in the value of black racism. From the story on "Get Out" film shows the behavior of racism still exists today, and is growing
Strategi Komunikasi Pemasaran CV. AbankIrenk Yogyakarta Dalam Meningkatkan Penjualan Dimasa Pandemi Covid-19 Anggun Liliana Putri
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 9, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v9i2.15753

Abstract

Di masa pandemi Covid-19 industri kreatif jasa pembuatan buku taunan sekolah sedang menghadapi masalah, dikarenakan pemerintah memutuskan untuk menutup sekolah selama pandemi Covid-19 akhirnya banyak program OSIS yang tidak berjalan sesuai rencana salah satunya pembuatan buku taunan karena siswa kesusahan untuk bertemu, hal ini berdampak pada menurunnya penjualan pembuatan buku taunan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran CV.AbankIrenk Yogyakarta dalam meningkatkan penjualan di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dengan tim marekting dan obseravasi secara langsung di CV. AbankIrenk. Dari hasil yang didapatkan, strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan CV. AbankIrenk Yogyakarta dalam meningkatkan penjualan di masa pandemi Covid-19 yaitu berusaha untuk beradaptasi dengan keadaan sehingga strategi pemasaran dan komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh CV. AbankIrenk dilakukan secara online melalui media sosial yang dimiliki oleh CV. AbankIrenk.
Strategi Komunikasi Public Relations Aston Imperium Hotel dalam Mempertahankan Kearifan Lokal di Era 4.0 Sefy Andhriany
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v9i1.11355

Abstract

Preserving local culture by reflecting it in every organization's activities becomes a challenge for Public Relations in the digital era 4.0. This is due to a shift in local culture which was replaced by foreign cultures that entered Indonesia. Various kinds of communication strategies are carried out, one of them is by the Public Relations of Aston Imperium Purwokerto hotel which maintains the local cultural specialties at the hotel. This study aims to analyze the communication strategy carried out by Aston Imperium Hotel Public Relations in maintaining local diversity in the 4.0 era. This study uses qualitative research methods with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and related literature studies. The results of this study indicate that the Aston Imperium Hotel Public Relations communication strategy is implemented internally and externally. Internally, local culture is included in the forms of food and beverage, Banyumas regional specialties, hotel interiors and rooms by displaying puppet decorations and Banyumas batik motifs, employees inserting Banyumas local language in greeting guests, providing clothing counters and batik decorations in the hotel. Externally, Aston hotel PR cooperates with the local government and tourism office to support maintaining local wisdom.  
MENGGUGAT UU PENYIARAN DI INDONESIA (ANALISA FRAMING PEMBERITAAN GUGATAN RCTI DAN iNEWS TV TENTANG UU 32 Tahun 2002 pada SINDONEWS & DETIK.COM PERIODE 27 AGUSTUS – 20 SEPTEMBER 2020) Fitria Safiratun Nabilah; Jessica Wiguna; Noerazrie Imania Putri; Roziana Febrianita
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 9, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v9i2.15860

Abstract

Pada Juni 2020 RCTI dan iNEWS TV menggugat UU penyiaran Nomor 32 Tahun 2002 ke MK. Perihal yang digugat adalah menuntut pengajuan uji ulang materi soal UU Penyiaran dan menilai Pasal 1 angka 2 UU Penyiaran. Gugatan diajukan sebab pasal tersebut dinilai menyebabkan ketidakadilan atau perlakuan berbeda antara penyelenggara penyiaran konvensional yang menggunakan frekuensi radio dengan penyelenggara penyiaran Over The Top (OTT) yang menggunakan internet, seperti Instagram, Youtube, Netflix dan aplikasi streaming sejenisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pembingkaian oleh sindonews.com dan detik.com terkait pemberitaan tersebut. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan analisis framing model Zhongdan Pan dan Gerald M. Kosicki. Fokus penelitian ini adalah sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Data penelitian merupakan kumpulan berita dari Sindonews.com dan Detik.com periode 27 Agustus – 14 September 2020, sebab kedua media dinilai aktif mengunggah berita dengan topik tersebut. Kesimpulan penelitian menyebutkan bahwa terdapat framing yang berbeda antara kedua media. Sindonews.com memberikan dukungan pada gugatan RCTI dan iNews TV dan mendorong untuk segera dilakukannya revisi UU Penyiaran. Sementara detik.com memberikan framing melemahkan dukungan pada gugatan RCTI dan iNews TV serta tidak menstimulasi adanya urgensi revisi UU Penyiaran.

Page 10 of 15 | Total Record : 148