cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalfikom@yahoo.co.id
Editorial Address
Jalan Raya Kaligawe Km.4 Semarang 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna
ISSN : 20872461     EISSN : 23374616     DOI : 10.30659/jikm
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna (E-ISSN: 2337-4616, P-ISSN 2087-2461) is a Scientific Journal published by the Department of Communication Science, Faculty of Language and Communication Science, Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang. Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna is intended to the national and international scholarly community. The aim of this journal is to publish high-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of communication. Articles published are the results of research, bringing the new sights (scope) on Cultural Studies, Public Relations, and Media.
Articles 148 Documents
KOMUNIKASI RETORIKA OLEH BRAND AMBASSADOR DALAM KAMPANYE KOSMETIK CRUELTY-FREE Monica Aprillia Gunti Saputri; Indra Novianto Adibayu Pamungkas
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v9i1.11257

Abstract

Sebelum sebuah produk kosmetik siap dipasarkan, produk tersebut harus mengalami pengujian terlebih dahulu. Pengujian ini biasanya dilakukan terhadap binatang, khususnya kelinci putih. Tidak jarang binatang-binatang tersebut teracuni, buta, bahkan mati akibat pengujian ini. Pengujian terhadap binatang atau animal testing adalah salah satu bentuk dari penyiksaan terhadap binatang atau animal abuse. Hal ini lah yang ditentang oleh The Body Shop sejak pertama berdiri pada 1976, merek ini berkomitmen untuk menjadi merek kosmetik cruelty-free, merek yang tidak melakukan pengujian terhadap binatang. Di pasar Indonesia, The Body Shop sudah hadir sejak tahun 1992 dan baru pada tahun 2017 memiliki seorang Brand Ambassador, yaitu Cinta Laura. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu bagaimana komunikasi retorika Cinta Laura sebagai Brand Ambassador kosmetik cruelty- free. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma konstruktivisme, serta menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan tiga jenis informan, yaitu informan kunci, informan ahli, dan juga informan pendukung. Dari penelitian ini dapat diperoleh hasil bahwa komunikasi retorika yang dilakukan oleh Cinta Laura sebagai brand ambassador dari The Body Shop Indonesia yang mengampanyekan kosmetik cruelty-free sudah sesuai arahan yang diberikan oleh pihak perusahaan. Namun, audience melihat komunikasi retorika yang ia lakukan lebih fokus pada agenda untuk meningkatkan penjualan saja, dan kurang meyakinkan audience dalam hal kampanye yang dibawakan.
MENYELESAIKAN MASALAH INTOLERANSI: ANALISIS PERAN DAN BENTUK KOMUKASI (Studi Kontroversi Pondok Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta) Muhyidin Abdillah; Nila Izzamillati
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v9i1.11302

Abstract

Indonesia is a multicultural country that upholds the values of tolerance. But along with the development of increasingly sophisticated times the value of tolerance is increasingly lost. Tolerance that is always held in high esteem is now replaced by an attitude of intolerance that is increasingly common in this increasingly sophisticated digital era. Intolerance is a serious problem that must be faced by Indonesia. The digital age makes it easy for people to spread information. However, this increasingly sophisticated era if not utilized properly will cause problems. One of them is the problem of intolerance that occurs in the waria boarding school Al-Fatah Yogyakarta. This problem occurs because there is information from a media that is still in doubt. Transvestites who are vulnerable groups whose presence is only underestimated by both the state and society. Thus, transgenders who are only a minority group often receive discriminatory actions from intolerant mass organizations. The intolerant mass organization demands to close the pesantren which is a gathering place for transvestites to study religion. So then it is interesting to study. This study aims to determine the role and form of education in solving problems of intolerance in the waria al-Fatah Islamic boarding school in Yogyakarta. This study uses a qualitative descriptive approach with Miles and Huberman analysis techniques. While data collection through observation, interviews and documentation. The results of this study are intolerance that occurs in the Al-Fatah transgender boarding school due to misunderstandings in communication and acts of intolerant mass organizations in spreading information Communication has an important role in resolving these problems. Form of communication between groups with the aim of mediating the problem successfully carried out by the parties concerned. Communication between groups consisting of pesantren, government and the community provides solutions to the problem of intolerance.
Strategi Komunikasi di Masa Pandemi COVID-19 dengan menggunakan Komunikasi Non-verbal Fanuella Justine Inchaosy Loupatty
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v10i1.19642

Abstract

Pandemic covid-19 telah memberikan dampak yang buruk bagi seluruh aspek aktivitas di Indonesia, bahkan di seluruh dunia. Dampak tersebut sangat dirasakan terkhususnya bagi aktivitas parawisata. Sebagian besar dampak tersebut terjadi pada bisnis perhotelan. Proses komunikasi yang dilangsungkan juga, merupakan komunikasi non-verbal, dikarenakan adanya perintah dari pemerintah untuk harus melakukan physical distancing dan social distancing maka strategi komunikasi yang tadinya dilakukan dengan tatap muka bisa diubah dengan startegi komunikasi melalui online, yang dimana bisa memanfaatkan media sosial sebagai media komunikasi. Dengan begitu komunikasi yang dilakukan secara tidak langsung sudah menunjukkan komunikasi non-verbal. Hal ini juga terjadi pada Swiss-belhotel Ambon, dimana harus melakukan strategi komunikasi yang sesuai dengan dampak yang terjadi dari pandemic covid-19. Penelitian ini akan menjelaskan bagaimana Swiss-belhotel Ambon membuat strategi komunikasi di masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian eksplorasi dan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Hasil dan kesimpulan dari penelitian ini yaitu, Komunikasi Swiss-belhotel Ambon selama pandemi covid-19.
Optimalisasi Instagram @Siapdarling Sebagai Media Komunikasi Sosial Pembangunan Untuk Mengkampanyekan Generasi Muda Sadar Lingkungan Fitria Safiratun Nabilah; Jessica Wiguna; Novreza Malafitri; Saifuddin Zuhri
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v10i1.18511

Abstract

Di era globalisasi ini Kepedulian terhadap isu lingkungan saat ini masih sering diabaikan oleh generasi muda. Bahkan  survei yang dilakukan oleh Change.org hasilnya menunjukkan bahwa generasi muda masih sedikit yang peduli terhadap isu lingkungan yakni hanya sebesar 10 %. Oleh sebab itu diperlukan adanya aksi nyata untuk menyadarkan generasi millenials agar peduli terhadap lingkungan. Siap Darling merupakan sebuah gerakan peduli lingkungan yang diprakarsai oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation melalui sosial media. Gerakan ini mengajak generasi muda untuk peduli terhadap lingkungan dengan cara menyebarkan konten-konten positif di social media mengenai isu lingkungan dan tentang kegiatan mencintai lingkungan dan bumi. Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ingin menganalisis bagaimana pemanfaatan isntagram yang dilakukan oleh @siapdarling dalam upaya mengkampanyekan generasi muda sadar lingkungan. Penelitian ini berfokus pada optimalisasi pemanfaatan instagram sebagai media  Komunikasi Sosial Pembangunan Untuk Mengkampanyekan Generasi Muda Sadar Lingkungan #Siapdarling. Adapun metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Pendekatan analisis isi  digunakan untuk menganalisis konten pesan secara mendalam pada akun instagram @siapdarling mengenai edukasi kepedulian terhadap lingkungan. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah postingan instagram yang telah diunggah dalam media sosial @siapdarling mengenai topik - topik edukasi lingkungan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Instagram sebagai media sosial mampu menjadi media komunikasi pembangunan untuk mengoptimalisasikan gerakan kampanye generasi muda sadar lingkungan.
Tingkat Pengetahuan dan Persepsi Masyarakat Jawa Tengah tentang Virus Corona di Masa Pandemi Covid-19 Made Dwi Adnjani; Trimanah Trimanah
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 9, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v9i2.20561

Abstract

Abstract The year 2020 is a worrying for the entire world community. This is due to the emergence of the Corona virus outbreak, which started in the Chinese city of Wuhan, and spread throughout the world. The circulation of information about the covid virus causes high anxiety and worries. In the current crisis conditions, the dissemination of information that is not necessarily true causes the public to be in an uncertain situation, even though the truth and accuracy of the information is a reference for the community to act. The purpose of this study was to analyze the level of public knowledge and the perception of the people of Central Java about the Covid19 virus. The most accessible source of information is social media, but the habit of people who rarely check and re-check the truth of information causes hoax information to continue to grow. On the other hand, it turns out that there are still many who lack information about Covid-19 so that they do not realize how to prevent the spread of this virus. Various cases that occurred in Central Java such as refusal to be tested by members of the Council, dishonesty of residents to medical personnel, refusal of burial of corpses and ostracism of people under supervision are examples of the level of knowledge and differences in perceptions about corona virus. This type of research is an analytic survey with a descriptive approach for 348 respondents from the people of Central Java who are willing to fill out a questionnaire via google form. This study shows that 290 (83,3%) respondents have adequate knowledge about Covid-19, and as many as 289 (83%) have a negative perception of this virus by stating that this virus is a terrible epidemic. Socialization about health protocols and information about this pandemic needs to be carried out continuously, because even though they have negative perceptions, there are many people in Central Java who do not obey the health protocols. Key word:   level of knowledge, perceptions, corona virus, covid-19   Abstrak Tahun 2020 merupakan tahun yang mengkhawatirkan bagi seluruh masayarakat dunia. Hal ini disebabkan karena munculnya wabah virus Corona, yang bermula dari Kota Wuhan China, dan menyebar ke seluruh dunia. Beredarnya  informasi tentang virus covid ini menyebabkan keresahan dan kecemasan yang tinggi. Dalam kondisi krisis sekarang ini, penyebaran informasi yang belum tentu benar menyebabkan masyarakat berada dalam situasi yang tidak menentu,  padahal kebenaran dan keakuratan informasi menjadi acuan bagi masyarakat dalam bertindak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat pengetahuan masyarakat dan persepsi masyarakat Jawa Tengah tentang  virus Covid19.  Sumber informasi yang paling mudah diakses adalah media sosial namun kebiasaaan masyarakat yang jarang melakukan cek dan ricek terhadap kebenaran informasi menyebabkan informasi hoaks terus berkembang. Di sisi lain, ternyata masih banyak  yang justru kekurangan informasi seputar Covid-19 sehingga mereka belum menyadari cara untuk mencegah penyebaran virus ini.  Berbagai kasus yang terjadi di Jawa Tengah seperti penolakan dilakukan tes oleh anggota Dewan, ketidakjujuran warga pada tenaga medis, penolakan pemakaman jenazah dan pengucilan pada orang dalam pengawasan menjadi contoh tingkat pengetahuan dan perbedaan persepsi tentang virus corona ini. Tipe penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan deksriptif untuk 348 responden masyarakat Jawa Tengah  yang bersedia mengisi kuesioner melalui google form. Penelitian ini menunjukkan sebanyak 290 (83,3%) responden memiliki pengetahuan yang memadai tentang Covid-19, dan sebanyak 289 (83%) memiliki persepsi yang negatif tentang virus ini dengan menyatakan bahwa virus ini adalah wabah yang mengerikan. Sosialisasi tentang protokol kesehatan dan informasi tentang pandemi ini perlu untuk dilakukan terus menerus, karena walaupun memiliki persepsi yang negatif tetapi masih banyak masyarakat di Jawa Tengah yang tidak taat pada protokol kesehatan. Key word:  tingkat pengetahuan, persepsi, corona, Covid-19 
PEMANFAATAN NEW MEDIA UNTUK EFEKTIVITAS KOMUNIKASI DI ERA PANDEMI fikri shofin mubarok
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v10i1.20302

Abstract

The Covid-19 pandemic that hit the world at the end of 2019 brought a torrent of changes in human life. The starting point for change occurs mainly in the aspect of human communication. The Covid-19 virus is transmitted through droplets in human activities. Where as an effort to contain the pandemic, face-to-face meetings are avoided. So direct communication that causes crowds in various public places is avoided and prohibited so as not to become a base for virus transmission. As a result, communication switches to new media through a set of digital technologies that are connected to the internet. Along with the advancement of the digital era in the 21st century, the role of new media as a means of communication is very urgent. This research is in the form of descriptive qualitative describing that the role of new media in the pandemic era is able to create effectiveness in supporting the continuity of social-community life.
ANALISIS PENGARUH AKTOR PADA TAGAR #ROKETCHINA DI MEDIA SOSIAL TWITTER MENGGUNAKAN SOCIAL NETWORK ANALYSIS (SNA) Chryshella Jovanica; Denok Dwi Rahmintaningrum; Hanin Annisa Nuradni; Anisa Salsabila
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v10i1.15644

Abstract

The world was shocked by the news that the Chinese rocket had fallen back to earth. The news attracted the attention of the public from foreign countries to the people of Indonesia. With the presence of news on Chinese rockets, social media, one of which is Twitter, has the trending hashtag #roketchina which is widely discussed by Indonesians. This study aims to determine social networking in conversations on twitter using the hashtag #roketchina. In this study using a social network analysis research method by analyzing participant observation. The results of this study describe the communication network formed based on the hashtag #roketchina. In this network there are 12 actors and 40 ties or accounts interacting on the hashtag #roketchina. In addition, there are two types of relationships on social media twitter using the hashtag #roketchina (two modes), because communication networks are not only monitored by individuals but also official institutions or agencies. In addition, there is a Y-shaped communication network pattern, where the perpetrators have the initiative to give or even receive information about the hashtag #roketchina.
Islamic Book Publishing in Indonesia in the Cultural Industry Perspective Mubarok Mubarok; Urip Mulyadi
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v10i1.21567

Abstract

AbstrakBuku merupakan jendela ilmu pengetahuan yang di dalamnya terkandung representasi beragam ideologi. Buku dengan konten Islami menjadi salah satu jenis buku yang mendominasi ruang baca di Indonesia. Buku berkonten Islami menjadi jembatan untuk mengkomunikasikan beragam ideologi, aliran, purifikasi agama, sosial, politik, ekonomi dalam pandangan Islam. Buku-buku tersebut membawa pengaruh yang signifikan dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini akan menguraikan perkembangan penerbitan buku Islami dimulai dari era 70 an, 80 an, dan masa reformasi sampai sekarang. Data diperoleh dari studi dokumen dalam bentuk artikel, buku, dan pemberitaan di media massa. Hal lain yang menarik adalah munculnya kekuatan aktor, fenomena buku terjemahan gratis yang disponsori beberapa negara dan kaitan antara industri buku yang berafiliasi dengan ideologi keagamaan tertentu. Menggunakan kerangka kritik industri budaya dari Theodore Adorno, data penelitian ditelaah dan dibahas. Kritik Adorno tentang industri budaya dalam industri penerbitan buku Islami di Indonesia mendapatkan kesesuainya. Meskipun demikian dalam tekanan industri budaya masih muncul karya-karya bermutu yang menjadi pembatal dari asumsi-asumsi kritik Adorno.Kata kunci : komunikasi, Islam, buku, konten, industri budaya  AbstractBooks are windows of knowledge in which there are representations of various ideologies. Books with Islamic content are one of the types of books that dominate reading rooms in Indonesia. Books with Islamic content become a bridge to communicate various ideologies, sects, religious purification, social, political, economic views of Islam. These books have had a significant impact on people's lives. This research will describe the development of Islamic book publishing starting from the era of the 70s, 80s, and the reformation period until now. Data were obtained from document studies in the form of articles, books, and reports in the mass media. Another interesting thing is the emergence of the power of actors, the phenomenon of free translation books sponsored by several countries and the link between the book industry which is affiliated with certain religious ideologies. Using Theodore Adorno's cultural industry critique framework, research data are analyzed and discussed. Adorno's critique of the cultural industry in the Islamic book publishing industry in Indonesia finds it appropriate. However, under pressure from the culture industry, quality works still emerge which invalidate Adorno's critical assumptions.Keywords: communication, Islam, books, content, culture industry 
Indra Kenz's Self-Disclosure Analysis on Social Media Rita Herlina; Zyana Nurhaliza
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 10, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v10i2.22567

Abstract

Self-disclosure on social media by an influencer is the background of this research with the theme “Indra Kenz Self Disclosure Analysis on Social Media”. This study aims to determine Indra Kenz's self-disclosure in terms of self-awareness, benefits, and dangers. The methodology used in this research is a qualitative content analysis method with a discourse analysis approach. The data collection technique used is the Literature. The results of this study show that the self-disclosure that he shows on social media is carried out on the basis of self-awareness for the benefit of his personal branding, then the benefits are that the community looks entertained and inspired by the life story of Indra Kenz, but has the danger of being too open to social media, which has an impact on his detention for being a suspect in spreading fake news and money laundering under the guise of trading. As a suggestion, it would be better if Indra Kenz did not open up too much on social media beyond reasonable limits and it would be better if Indra Kenz did not use inappropriate words when responding or joking with netizens, because of course not everyone can accept it. well.
Pengaruh Tingkat Literasi Digital Terhadap Pengelolaan Privasi Komunikasi Remaja Dalam Peer Group (Survei Pada Siswa Ma Usb Filial Man Batam) Nuria Milga Yusuf; Intan Putri Cahyani; Garcia Krisnando Nathanael
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 10, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v10i2.21999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tingkat literasi digital terhadap pengelolaan privasi komunikasi remaja dalam peer group pada siswa MA Usb Filial MAN Batam serta mengkaji keterkaitan antara tingkat literasi digital dan pengelolaan privasi komunikasi remaja dalam peer group dengan menggunakan teori manajemen privasi komunikasi (CPM). Metode yang digunakan yaitu kuantitatif, dengan jenis penelitian eksplanasi. Teknik pengambilan sampel probability sampling dengan menggunakan proportionate stratified random sampling. Peneliti menggunakan teknik survei dengan menyebarkan kuesioner kepada 86 responden. Hasil akhir penelitian ini yaitu hubungan antara tingkat literasi digital dan pengelolaan privasi komunikasi terletak pada kategori cukup lemah. Peneliti mendapatkan hasil bahawa tingkat Literasi Digital berpengaruh positif dan berkontribusi sebesar 36,30% terhadap Pengelolaan Privasi Komunikasi. Penelitian ini sejalan dengan teori manajemen privasi komunikasi (CPM) dimana literasi digital sebagai sarana pengelolaan privasi komunikasi remaja dalam peer group.

Page 11 of 15 | Total Record : 148